analisis faktor-faktor yang mempengaruhi · konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko....

105
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user i ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2007-2011 SKRIPSI Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat guna Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Disusunoleh : Aji Diarto Purnomo F0209008 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

Upload: lethu

Post on 02-Mar-2019

238 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

Page 1: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

i

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN ASURANSI

YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

TAHUN 2007-2011

SKRIPSI

Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan

Memenuhi Syarat-syarat guna Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi

Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi

Universitas Sebelas Maret

Disusunoleh :

Aji Diarto Purnomo

F0209008

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2013

Page 2: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ii

Page 3: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

iii

Page 4: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

iv

MOTTO

“Sesungguhnya sesudah kesulitan Pasti ada kemudahan”

(QS Al Insyirah : 5)

“Segala sesuatu yang dikerjakan dengan iklas akan memberi nikmat lebih”

Page 5: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

v

HALAMAN PERSEMBAHAN

Ku persembahkan karya ini dengan rasa cinta & kasih yang

mendalam untuk :

• Ibuku tercinta, atas do’a dan kasih sayangnya

• Adik2ku yang tersayang

• Dan untuk semua orang2 yang sudah aku kenal semoga

sehat selalu

Page 6: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

vi

ABSTRAK

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR

MODAL PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG GO PUBLIC DI

BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2007-2011

Aji Diarto Purnomo

F0209008

Penelitian ini digunakan untuk menganalisis pengaruh Struktur aktiva

(TA), Ukuran perusahaan (Size), Profitabilitas (ROA), Pertumbuhan pendapatan

(RG),dan Likuiditas (QR) terhadap Struktur modal (DR) pada perusahaan asuransi

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2011.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan asuransi yang

terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2011. Setelah melewati tahap

purposive sampling, didapatkan 11 perusahaan dengan data sampel berupa

laporan keuangan dan ringkasan kinerja keuangan. Teknik analisis yang

digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda dan uji hipotesis

menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta f-statistik

untuk menguji pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%.

Hasil menunjukkan bahwa struktur aktiva (TA) memiliki hubungan

positif dan signifikan, Ukuran perusahaan (Size) memiliki hubungan negatif dan

tidak signifikan, Profitabilitas (ROA) memiliki hubungan positif dan signifikan,

Pertumbuhan pendapatan (RG) memiliki hubungan positif dan tidak signifikan,

Likuiditas (QR) memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan terhadap Struktur

modal (DR).

Kata Kunci: Struktur aktiva (TA), Ukuran perusahaan (Size), Profitabilitas

(ROA), Pertumbuhan pendapatan (RG),dan Likuiditas (QR), Struktur

modal (DR)

Page 7: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

vii

ABSTRACT

ANALYSIS OF FACTORS THAT AFFECT CAPITAL STRUCTURE IN

INSURANCE COMPANIES THAT LISTED IN INDONESIA STOCK

EXCHANGE DURING 2007-2011

Aji Diarto Purnomo

F0209008

This study used to analize the effect of Tangibility asset (TA), Firm Size,

Profitability(ROA), Revenue growth (RG),and Liquidity(QR) on Capital Structure

in insurance companies that listed in Indonesia Stock Exchange during 2007-

2011.

The Population in this study are all insurance companies that listed ini

Indonesia Stock Exchange during 2007-2011. After passing through the stage of

pusposive sampling, it gained 11 companies with sample data that form in

financial statements and summary financial performance during 2007-2011. The

analysis technique that used in this study is multiple regression and hypothesis

testing using the t-statistic for testing the partial regression coefficients and F-

statistics to test together effect with a significance level at 5%.

Results showed that Tangibility asset (TA), has positively and significant

association, Firm Size has negatively and not significant association,

Profitability(ROA) has positively and significant association, Revenue growth

(RG) has positively and not significant association, Liquidity(QR) has negatively

and not significant association with Capital Structure.

Keywords: Tangibility asset (TA), Firm Size, Profitability(ROA), Revenue growth

(RG),and Liquidity(QR), Capital Structure

Page 8: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ....................................... ii

HALAMAN PNGESAHAN........................................................................ iii

MOTTO ....................................................................................................... iv

HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................. v

ABSTRAK ................................................................................................... vi

ABSTRACT ................................................................................................. vii

DAFTAR ISI ................................................................................................ viii

KATA PENGANTAR ................................................................................. x

DAFTAR TABEL ....................................................................................... xii

DAFTAR GAMBAR ................................................................................... xii

DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xiv

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1

A. Latar Belakang Masalah .............................................................. 1

B. Rumusan Masalah ....................................................................... 5

C. Tujuan Penelitian ........................................................................ 6

D. Manfaat Penelitian ...................................................................... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................. 7

A. Landasan Teori ............................................................................ 7

B. Penelitian Terdahulu ................................................................... 19

C. Kerangka Pemikiran .................................................................... 22

Page 9: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ix

D. Perumusan Hipotesis ................................................................... 22

BAB III METODE PENELITIAN ............................................................ 26

A. Desain penelitian ......................................................................... 26

B. Populasi dan Sampel Penelitian .................................................. 26

C. Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data ............................. 27

D. Devinisi Operasional Variabel .................................................... 28

E. Metode Analisis Data .................................................................. 31

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN .............................................. 41

A. Deskripsi Objek Penelitian .......................................................... 41

B. Statistik Deskriptif ...................................................................... 41

C. Uji Asumsi Klasik ....................................................................... 44

D. Hasil Uji Hipotesis ...................................................................... 51

E. Pembahasan ................................................................................. 56

BAB V PENUTUP ....................................................................................... 62

A. Kesimpulan ................................................................................. 62

B. Keterbatasan Penelitian ............................................................... 63

C. Saran ............................................................................................ 64

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Page 10: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

x

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kepada Allah SWT atas segala karunia dan

rahmat yang telah diberikan saya, sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini

dengan judul “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG GO PUBLIC

DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2007-2011”. Skripsi ini disusun

guna memenuhi prasyarat menyelesaikan studi pada jenjang Strata (S1) di

Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret. Penulisan skripsi ini merupakan

bentuk penerapan dari apa apa yang telah saya peroleh di Fakultas Ekonomi

Universitas Sebelas Maret.

Keberhasilan penulisan skripsi ini bukan hanya karena kerja keras penulis

semata, melainkan juga berkat dukungan dan bantuan dari segenap pihak. Dengan

segala kerendahan hati, penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Dr. Wisnu Untoro, MS selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas

Maret.

2. Dr. Hunik Sri Runing S, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas

Ekonomi Universitas Sebelas Maret.

3. Dra. Mahastuti Agoeng, M. Si selaku Pembimbing Akademik dan

Pembimbing Skripsi yang telah meluangkan waktu untuk member bimbingan,

nasihat dan pengarahan dalam proses penulisan skripsi ini.

4. Segenap dosen dan staf pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret.

Page 11: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xi

5. Semua pihak yang memberi bantuan dan dukungan untuk menyelesaikan

skripsi ini.

Semoga amalan baik yang diberikan akan memperoleh balasan rahmat dan

karunia dari Allah SWT. Penulis menyadari sepenuhnya akan keterbatasan

kemampuan, pengallaman, dan pengetahuan penulis, sehingga tidak menutup

kemungkinan skripsi ini masih banyak kekurangan. Penulis berharap skripsi ini

dapat memberikan manfaat untuk semua pihak.

Surakarta, Juni 2013

Penulis

Aji Diarto Purnomo

NIM. F0209008

Page 12: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xii

DAFTAR TABEL

Tabel Perusahaan Asuransi yang Menjadi Sampel ....................................... 29

Tabel 4.1 Hasil Analisis Deskriptif ............................................................... 42

Tabel 4.2 Uji Normalitas Data ...................................................................... 44

Tabel 4.3 Uji Multikolinearitas ..................................................................... 47

Tabel 4.4 Uji Autokorelasi dan Uji R2 ......................................................... 48

Tabel 4.5 Durbin Watson pada 11 Perusahaan Asuransi .............................. 48

Tabel 4.6 Hasil Runs test .............................................................................. 49

Tabel 4.7 Hasil Uji Glesjer ........................................................................... 51

Tabel 4.8 Hasil Uji F ..................................................................................... 52

Tabel 4.9 Hasil Uji t ...................................................................................... 54

Page 13: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Modal dan Nilai Perusahaan Menurut Model MM-1 ................ 12

Gambar 2.2 Modal dan Nilai perusahaan Menurut Model MM-2 ................ 14

Gambar 2.3 Kerangka Pemikiran .................................................................. 22

Gambar 4.1 Gambar Histogram .................................................................... 45

Gambar 4.2 Normal Probability Plot ............................................................ 46

Gambar 4.3 Uji Heteroskesdatisitas .............................................................. 50

Page 14: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Daftar Perusahaan yang Menjadi Sampel Penelitian

Lampiran 2: Struktur Modal

Lampiran 3: Struktur Aktiva

Lampiran 4: Ukuran Perusahaan

Lampiran 5: Profitabilitas

Lampiran 6: Pertumbuhan Pendapatan

Lampiran 7: Likuiditas

Lampiran 8: Tabel

Lampiran 9: Gambar

Page 15: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,

industrialisasi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat,salah satunya

adalah lembaga keuangan. Lembaga keuangan secara umum dibagi menjadi

dua yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank. Salah satu

dari lembaga keuangan non bank adalah perusahaan asuransi. Bisnis asuransi

atau pertanggungan mengalami perkembangan yang signifikan seiring

berkembanganya industrialisasi. Secara singkat manusia ingin mencari

kepuasan dalam pemenuhan kebutuhannya menuju kesejahteraan dengan suatu

hal yaitu kepastian. Menurut Latumaerissa (2011) dalam Yesy

Marriana,Devi(2012) asuransi adalah suatu perjanjian seorang penanggung

yang mengikatkan diri kepada seorang tertanggung dengan menerima suatu

premi untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu

keinginan,kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang

mungkin akan diderita karena suatu peristiwa yang tidak tentu atau tidak pasti.

Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk

mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan

asuransi. Dalam industri asuransi, pengetahuan tentang kondisi keuangan

sebuah perusahaan asuransi menjadi suatu hal yang penting terutama

kaitannya dengan kepercayaan nasabah. Hal ini disebabkan karena,perusahaan

Page 16: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

2

asuransi yang menjual produk berupa jaminan atas kerugian yang ditanggung

karena terjadinya risiko-risiko bahaya yang dijamin dalam sebuah polis.

Industri perasuransian di Indonesia tetap optimistis menatap masa

depan. Di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi makro dunia yang

diperkirakan akan melambat, industri asuransi Indonesia optimis akan tetap

tumbuh. Kajian LRMA (Lembaga Riset Media Asuransi) 2012, dalam hal

pendapatan premi (premi penutupan langsung), asuransi jiwa mencatat

pertumbuhan 26,02%, asuransi umum sebesar 20,04%, dan reasuransi

mencatat pertumbuhan premi tidak langsung sebesar 17,65%.

Sedangkan dari indikator laba setelah pajak, industri asuransi jiwa mencatat

pertumbuhan 41,63%, asuransi umum 43,58%, dan reasuransi 23,51%.

. Untuk meningkatkan nilai perusahaan asuransi, manajer dituntut

untuk mampu membaca situasi persaingan yang terjadi antara perusahaan

asuransi lokal maupun asing, sehingga dapat menjalankan fungsi-fungsinya

dengan baik. Salah satu keputusan penting yang harus diambil oleh manajer

keuangan dalam mencapai tujuan maksimalisasi nilai perusahaan adalah

membuat keputusan pendanaan. Keputusan pendanaan atau keputusan struktur

modal, yaitu suatu keputusan keuangan yang berkaitan dengan komposisi

utang, saham preferen dan saham biasa yang harus digunakan oleh

perusahaan. Keputusan mengenai pilihan antara utang atau ekuitas akan

memengaruhi struktur modal. Perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa

faktor yang dapat memengaruhi struktur modal yang nantinya bisa digunakan

sebagai tolak ukur dalam melakukan keputusan struktur modal.

Page 17: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

3

Menurut Brigham dan Houston (2011; 155) terdapat empat faktor yang

mempengaruhi struktur modal yaitu risiko usaha, posisi pajakperusahaan,

fleksibilitas keuangan, dan konservatisme atau keagresifan manajerial. Secara

lebih umum faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal adalah stabilitas

penjualan, struktur aset, leverage operasi, tingkat pertumbuhan, profitabilitas,

pajak, kendali, sikap manajemen, sikap pemberi pinjaman dan lembaga

pemeringkat, kondisi pasar, kondisi internal perusahaan dan fleksibilitas

keuangan. Menurut McCue dan Ozcan (1992) dalam Saidi (2004) struktur

modal dipengaruhi oleh struktur aktiva, pertumbuhan aktiva, kemampulabaan,

risiko, ukuran perusahaan, pajak, struktur kepemilikan perusahaan, sistem

pembayaran dari konsumen, dan kondisi pasar.

Penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal

diantaranya adalah penelitian yang dilakukan oleh Khoig dan Tran (2006)

mempelajari struktur permodalan usaha kecil dan menengah di Vietnam. Studi

mereka tergantung pada dua faktor: (1) karakteristik perusahaan dan (2)

perilaku manajemen, baik dari yang memainkan peran penting dalam

menentukan rasio utang. Mereka menemukan bahwa hubungan antara ukuran

perusahaan dan rasio utang yang lebih jelas di perusahaan publik daripada di

perusahaan swasta, sedangkan profitabilitas dan Struktur aset tidak memiliki

efek yang jelas pada Rasio Utang di perusahaan Vietnam.

Profitabilitas dapat didefinisikan dalam berbagai cara. Don Hofstrand

(2009) mendefinisikan profitabilitas sebagai laba Akuntansi (Laba) dan

Keuntungan Ekonomi. Laba Akuntansi memberikan perspektif jangka pendek

Page 18: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

4

, sementara keuntungan ekonomi memberikan perspektif jangka panjang dari

bisnis. Beberapa studi menemukan hubungan antara struktur modal,

profitabilitas, dan pertumbuhan. Cassar dan Holmes (2003) memeriksa

determinan struktur modal di perusahaan-perusahaan kecil dan menengah, dan

lebih khusus lagi, apakah karakteristik ukuran, pertumbuhan, dan profitabilitas

dapat mempengaruhi struktur modal atau tidak. Mereka telah menyarankan

bahwa profitabilitas dan pertumbuhan pendapatan memainkan peran penting

dalam pembiayaan usaha kecil dan menengah. Penelitian Neokosmidi dan

vasilou (2007) menemukan hubungan antara pertumbuhan pendapatan dan

hutang yaitu pertumbuhan pendapatan yang tinggi menunjukkan risiko yang

lebih tinggi dan pembiayaan hutang yang lebih sulit.

Mengenai ukuran perusahaan, kebanyakan studi menunjukkan bahwa

semakin besar perusahaan, utang lebih itu akan digunakan, dan

sebaliknya(Marsh, 1982; Bennett dan Donnelly, 1993). Nivorozhkin (2005)

mempelajari hubungan antara Rasio Utang dan kehidupan penuaan

perusahaan. memperkirakan bahwa semakin tua perusahaan, semakin kecil

Rasio Utang.

Likuiditas berarti kemudahan mengkonversi aset ke kas dengan cepat.

Dalam pengertian yang lebih luas, likuiditas adalah sejauh mana aset yang

dibeli atau dijual di pasar tanpa menyebabkan pergerakan harga apapun dalam

aset tersebut (Anderson, 2002)

Page 19: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

5

Jumlah aset yang dapat dijadikan sebagai jaminan digambarkan

dengan struktur aktiva(tangibility). Secara umum perusahaan yang memiliki

jaminan terhadap utang akan lebih mudah mendapatkan utang daripada

perusahaan yang tidak memiliki jaminan. semakin besar proporsi aktiva tetap

dalam perusahaan, semakin mudah untuk meningkatkan lebih banyak utang

pada tingkat lebih rendah.

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis ingin membuktikan

adanya pengaruh struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan dan likuiditas terhadap struktur modal. Yang

diterjemahkan dalam karya tulis yang bejudul “ Analisis Faktor-Faktor yang

Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Asuransi yang Go Public di

Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2007-2011 “

Page 20: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

6

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas,maka perumusan masalah dalam penelitian ini

adalah:

1. Apakah Struktur aktiva(tangibility) berpengaruh terhadap struktur

modal?

2. Apakah ukuran perusahaan(firm size) berpengaruh terhadap struktur

modal?

3. Apakah profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal?

4. Apakah pertumbuhan pendapatan (revenue growth) berpengaruh

terhadap struktur modal?

5. Apakah likuiditas berpengaruh terhadap struktur modal?

C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah

1. Untuk menguji pengaruh antara Struktur aktiva(tangibility) terhadap

struktur modal

2. Untuk mengujii pengaruh antara ukuran perusahaan(firm size) terhadap

struktur modal

3. Untuk menguji pengaruh antara profitabilitas terhadap struktur modal

4. Untuk menguji pengaruh antara pertumbuhan pendapatan (revenue

growth) terhadap struktur modal

5. Untuk menguji pengaruh antara likuiditas terhadap struktur modal

Page 21: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

7

D. Manfaat Penelitian

1. Bagi penulis / peneliti

Penelitian ini diharapkan bisa menambah pengetahuan penulis/peneliti

dalam hal menentukan struktur modal yang optimal dalam perusahaan

asuransi.

2. Bagi Perusahaan Asuransi

Dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan

keputusan terkait dengan kebijakan struktur modal khususnya dalam

pengambilan kebijakan pendanaan jangka panjang.

3. Bagi Investor

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan bagi investor

dalam berinvestasi, khususnya investasi pada perusahaan asuransi.

4. Bagi Akademisi

Dapat membuktikan ada tidaknya hubungan antara struktur aktiva, ukuran

perusahaan,profitabilitas, pertumbuhan pendapatan dan likuiditas pada

perusahaan asuransi di Indonesia.

Page 22: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Landasan Teori

1. Struktur Modal

Struktur modal adalah bauran (proporsi) pendanaan permanen

jangka panjang perusahaan yang ditujukan oleh utang, ekuitas saham

preferen dan saham biasa (Horne dan Wachowicz,1997:474). Struktur

modal adalah perbandingan nilai utang dengan nilai modal sendiri yang

tercermin pada laporan keuangan perusahaan akhir tahun (Sujoko dan

Ugy,2007). Struktur modal merupakan masalah penting dalam

pengambilan keputusan mengenai pembelanjaan perusahaan. Untuk

mengukur struktur modal tersebut digunakan rasio struktur modal yang

disebut dengan leverage ratio. Leverage ratio adalah perbandingan yang

dimaksudkan untuk mengukur seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai

dengan utang.

2. Teori Struktur Modal

a. Teori keagennan (Agency teory)

Dikemukakan oleh Michael C. Jensen dan William H.Meckling

pada tahun 1976 dimana agency theory mengemukakan hubungan

antara agent (manajer) dengan principal (kreditur dan investor) .

Manajemen merupakan agen dari pemegang saham,sebagai pemilik

perusahaan. Untuk dapat melakukan fungsinya dengan baik,

Page 23: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

9

manajemen harus diberikan insentif dan pengawasan yang memadai.

Pengawasan dapat dilakukan melalui cara-cara seperti pengikatan

agen, pemeriksaan laporan keuangan, dan pembatasan terhadap

keputusan yang dapat diambil agensi. Kegiatan pengawasan tentunya

membutuhkan biaya yang disebut biaya agensi yaitu biaya-biaya yang

berhubungan dengan pengawasan manajemen untuk meyakinkan

manajemen bertindak konsisten sesuai dengan perjanjian kontraktual

perusahaan dengan kreditur dan pemegang saham (Horne dan

Wachowicz,1998:482). Menurut Horne dan Wachowicz (1998; 482),

salah satu pendapat dalam teori agensi adalah siapapun yang

menimbulkan biaya pengawasan, biaya yang timbul pasti merupakan

tanggung jawab pemegang saham, sebagai misal, pemegang obligasi

mengantisipasi biaya pengawasan, membebankan bunga lebih tinggi,

semakin besar peluang timbulnya pengawasan, semakin tinggi tingkat

bunga dan semakin rendah nilai perusahaan bagi pemegang saham.

Biaya pengawasan berfungsi sebagai diisensif dalam penerbitan

obligasi, terutama dalam jumlah besar. Jumlah pengawasan yang

diminta oleh pemegang obligasi akan meningkat seiring dengan

meningkatnya jumlah obligasi beredar.

b. Pendekatan Laba Operasi Bersih

Teori struktur modal dimana rata-rata tertimbang biaya modal dan

nilai total perusahaan bersifat konstan walaupun pengungkit keuangan

berubah. Melalui pendekatan ini, laba operasi bersih didiskonto pada

Page 24: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

10

tingkat kapitalisasi total perusahaan untuk memperoleh nilai total pasar

perusahaan. Nilai pasar pinjaman kemudian dikurangi dari nilai total

pasar untuk memperoleh nilai pasar saham biasa (Horne dan

Wachowicz,1998:475).

c. Pendekatan Tradisional

Pendekatan terhadap struktur dan penilaian modal mengasumsikan

adanya struktur modal optimal dan manajemen dapat meningkatkan

nilai total perusahaan melalui penggunaan pengungkit keuangan.

Pendekatan ini menyatakan perusahaan pada awalnya dapat

mengurangi biaya modalnya dan meningkatkan nilai totalnya melalui

peningkatan penggunaan pengungkit keuangan(Horne dan

Wachowicz,1998:477). Menurut Husnan (1993:258) Dalam pasar

modal yang sempurna dan tidak ada pajak, nilai perusahaan ( atau

biaya modal perusahaan) bisa dirubah dengan cara merubah struktur

modalnya.

d. Pendekatan Modligani dan Miller

Modligani dan Miller berpendapat bahwa pendekatan tradisional

tidak benar dan menunjukkan kemungkinan munculnya proses abitrase

yang akan membuat harga saham (atau nilai perusahaan) perusahaan

yang tidak menggunakan utang ataupun yang menggunakan utang,

akhirnya sama. Proses arbitrase muncul apabila investor selalu

menyukai investasi yang memerlukan dana yang lebih sedikit tetapi

Page 25: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

11

bisa memberikan penghasilan bersih yang sama dengan risiko yang

sama pula (Husnan,1993:259).

1) Teori MM tanpa Pajak

Menurut Brigham dan Houston (2006) teori struktur modal

modern dimulai pada tahun 1958, dengan sekumpulan asumsi yang

membatasi, bahwa nilai sebuah perusahaan tidak terpengaruh oleh

struktur modalnya. Atau dengan kata lain, hasil yang diperoleh

MM menunjukkan bahwa bagaimana cara sebuah perusahaan akan

mendanai operasinya tidak akan berarti apa-apa, sehingga struktur

modal adalah suatu hal yang tidak relevan. Studi MM ini

didasarkan pada beberapa asumsi yang tidak realistis, yaitu :

a) Tidak ada biaya pialang

b) Tidak ada pajak

c) Tidak ada biaya kebangkrutan

d) Investor dapat meminjam pada tingkat yang sama dengan

perusahaan

e) Semua investor memiliki informasi yang samadengan

manajemen tentang peluang-peluang investasi perusahaan di

masa depan.

f) EBIT tidak dipengaruhi oleh penggunaan utang.

Dalam situsasi tanpa pajak, nilai perusahaan tidak

dipengaruhi oleh struktur modal. Jadi, perusahaan tidak

dipengaruhi oleh jumlah utang, sehingga WACC juga tidak

Page 26: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

12

dipengaruhi oleh struktur modal. Kecenderungan perusahaan yang

semakin banyak menggunakan utang akan lebih berisiko, sebab

harus membayar biaya bunga yang lebih banyak. Perusahaan tidak

dapat mengabaikan pembayaran biaya bunga, sehingga pemegang

saham “menuntut” kembalian yang lebih tinggi. Dalam kondisi

demikian, perusahaan memperoleh penghematan yang semakin

banyak dengan menggunakan utang yang lebih banyak karena

lebih murah dari ekuitas. Meskipun demikian, biaya ekuitas akan

meningkat selaras dengan penambahan utang. Penghematan yang

dihasilkan dari penggunaan utang otomatis akan meningkatkan

biaya ekuitas, sehingga WACC tidak berubah. Hal tersebut

tercermin pada gambar berikut:

Gambar 2.1 Biaya modal dan nilai perusahaan menurut model MM-1

Page 27: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

13

2) Teori MM dengan Pajak

Menurut Brigham dan Houston (2006) teori MM tanpa

pajak dianggap tidak realistis dan kemudian MM memasukkan

faktor pajak ke dalam teorinya. Pajak dibayarkan kepada

pemerintah, yang berarti merupakan aliran kas keluar. Utang dapat

digunakan untuk menghemat pajak, karena bunga dapat dipakai

sebagai pengurang pajak. Dalam proposisi 1, struktur modal tidak

memengaruhi nilai perusahaan. Dalam kenyataannya, struktur

modal mempunyai pengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

Bertambahnya penggunaan utang akan meningkatkan nilai

perusahaan. Dengan kata lain, pajak memberi manfaat dalam

pendanaan yang berasal dari utang. Manfaat penggunaan utang

diperoleh dari beban biaya bunga utang yang dapat diperhitungkan

sebagai elemen biaya yang mengurangi besaran laba kena pajak,

sedangkan pembayaran dividen tidak dapat diperhitungkan sebagai

elemen biaya. Jadi, perusahaan (seperti) menerima subsidi dari

pemerintah atas penggunaan utang untuk menambah modal.

Dengan adanya pajak perseroan, diperoleh dua manfaat

penggunaan utang yakni utang merupakan sumber modal yang

lebih murah daripada ekuitas, dan biaya bunga menjadi elemen

pengurang pajak. Dari teori MM tanpa pajak, diketahui bahwa

penghematan dari penggunaan utang yang lebih murah sepenuhnya

Page 28: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

14

digantikan oleh peningkatan biaya penggunaan ekuitas. Meskipun

demikian, dalam situasi dengan adanya pajak perseroan,

keuntungan yang diperoleh perusahaan dari penggunaan utang

lebih besar daripada penghematan biaya. Dengan kata lain,

pemegang saham memperoleh kompensasi lebih kecil dalam

situasi ada pajak perseroan. Penghematan dari penggunaan utang

yang lebih besar daripada peningkatan ekuitas, menghasilkan

WACC yang semakin kecil seiring dengan bertambahnya utang.

Proposisi 1 dan 2 model MM dengan pajak perseroan dapat

disajikan dalam bentuk grafik berikut ini

Gambar 2.2 Biaya modal dan nilai perusahaan menurut model MM-2

e. Teori Persinyalan (Signaling Theory)

Sinyal adalah suatu tindakan yang diambil oleh manajemen suatu

perusahaan yang memberi petunjuk kepada investor tentang bagaimana

manajemen menilai prospek perusahaan tersebut. Investor memiliki

informasi yang sama tentang prospek sebuah perusahaan seperti para

Page 29: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

15

manajer. Perusahaan dengan prospek yang cerah lebih memilih untuk

tidak melakukan pendanaan melalui penawaran saham baru, sedangkan

perusahaan dengan prospek buruk akan memilih untuk melakukan

pendanaan dengan ekuitas pihak luar (Brigham dan Houston,2004:38-

39).

f. Pecking Order Theory

Secara singkat teori ini menyatakan bahwa, perusahaan menyukai

internal financing (pendanaan dari hasil operasi perusahaan berwujud

laba ditahan). Dana internal lebih disukai karena memungkinkan

perusahaan untuk tidak perlu membuka diri lagi dari sorotan pemodal

luar

3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal

Menurut Brigham dan Houston (2006), perusahaan umumnya

mempertimbangkan faktor-faktor berikut ketika membuat

keputusankeputusan struktur modal :

a. Stabilitas penjualan

Sebuah perusahaan yang penjualannya relatif stabil dapat dengan

aman mengambil lebih banyak utang dan menanggung beban tetap

yang lebih tinggi daripada perusahaan dengan penjualan yang tidak

stabil.

b. Struktur aset

Perusahaan yang asetnya memadai untuk digunakan sebagai

jaminan pinjaman cenderung akan cukup banyak menggunakan utang.

Page 30: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

16

c. Leverage operasi

perusahaan dengan leverage operasi yang lebih rendah akan lebih

mampu menerapkan leverage keuangan karena perusahaan tersebut

akan memiliki risiko usaha yang lebih rendah.

d. Tingkat pertumbuhan

Perusahaan yang tumbuh dengan cepat harus lebih banyak

mengandalkan diri pada modal eksternal. Lebih jauh, biaya emisi yang

terkait dalam penjualan saham biasa melebihi biaya yang terjadi ketika

menjual utang, yang selanjutnya mendorong perusahaan yang tumbuh

dengan pesat untuk lebih mengandalkan diri pada utang.

e. Profitabilitas

Perusahaan-perusahaan yang memiliki tingkat pengembalian atas

investasi yang sangat tinggi menggunakan utang yang relatif sedikit.

f. Pajak Bunga

Merupakan suatu beban pengurang pajak, dan pengurang ini adalah

hal yang sangat bernilai bagi perusahaan dengan tarif pajak yang

tinggi. Oleh karena itu, semakin tinggi tarif pajak sebuah perusahaan,

semakin besar manfaat yang diperoleh dari utang.

g. Pengendalian

Dampak utang dibanding saham pada posisi pengendalian suatu

perusahaan dapat mempengaruhi struktur modal. Jika manajemen saat

ini memiliki lebih dari 50 persen saham tetapi berada dalam posisi di

Page 31: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

17

mana mereka tidak dapat membeli saham lagi, manajemen mungkin

akan memilih utang untuk pendanaan-pendanaan baru. Pertimbangan

pengendalian dapat mengarah pada penggunaan dari utang maupun

ekuitas, karena jenis modal yang paling dapat melindungi manajemen

akan bervariasi dari situasi yang satu ke situasi yang lainnya.

h. Sikap manajemen

Tidak ada yang dapat membuktikan bahwa satu struktur modal

akan mengarah pada harga saham yang lebih tinggi daripada struktur

modal lainnya, manajemen dapat menerapkan pertimbangan sendiri

tentang struktur modal yang tepat. Beberapa manajemen cenderung

lebih konservatif daripada yang lainnya dan menggunakan lebih sedikit

utang daripada rata-rata perusahaan di dalam industrinya, sementara

manajemen yang agresif menggunakan lebih banyak di dalam

pencarian mereka akan laba yang lebih tinggi.

i. Ukuran Perusahaan

Perusahaan besar lebih sering memilih utang jangka panjang,

sedangkan perusahan kecil lebih memilih utang jangka pendek.

Perusahaan yang lebih besar cenderung untuk mengungkapkan lebih

banyak informasi kepada investor luar daripada perusahaan yang kecil

j. Sikap pemberi pinjaman dan lembaga pemeringkat

Sikap pemberi pinjaman dan lembaga pemeringkat sering kali

mempengaruhi keputusan struktur modal. Perusahaan sering kali

Page 32: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

18

membahas struktur modalnya dengan pihak pemberi pinjaman dan

lembaga pemeringkat dan sangat memperhatikan saran dari mereka.

k. Kondisi pasar

Kondisi pasar saham dan obligasi dapat mengalami perubahan

dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Hal tersebut dapat

memberikan arah penting pada struktur modal optimal suatu

perusahaan. Perusahaan berperingkat rendah yang membutuhkan

modal terpaksa pergi ke pasar saham atau pasar utang jangka pendek,

tanpa melihat sasaran struktur modalnya. Saat keadaan melonggar,

perusahaan-perusahaan tersebut akan menjual obligasi jangka panjang

untuk mengembalikan struktur modalnya pada sasaran.

l. Kondisi internal perusahaan

Kondisi internal perusahaan juga dapat berpengaruh terhadap

sasaran struktur modal.

m. Fleksibilitas Keuangan

Fleksibilitas keuangan atau kemampuan untuk memperoleh modal

dengan persyaratan yang wajar dalam kondisi yang buruk. Baik

potensi kebutuhan dana di masa depan maupun konsekuensi dari

kekurangan dana akan memengaruhi sasaran struktur modal, dimana

semakin tinggi kemungkinan kebutuhan modal di masa mendatang dan

semakin buruk konsekuensi dari kekurangan dana,maka neraca

perusahaan harus semakin kuat.

Page 33: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

19

B. Penelitian terdahulu

Penelitian Saidi(2004) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi

struktur modal pada perusahaan manufaktur go public di BEJ tahun 1997-

2002, dengan menggunakan variabel ukuran perusahaan, risiko bisnis,

pertumbuhan aktiva, profitabilitas dan struktur kepemilikan. Hasil penelitian

ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan,pertumbuhan aktiva,profitabilitas

dan struktur kepemilikan mempunyai pengaruh positif terhadap struktur modal

perusahaan. Sedangkan risiko bisnis mempunyai pengaruh negatif terhadap

struktur modal perusahaan. Perbedaan antara penelitian terdahulu dengan

penelitian sekarang perusahaan yang menjadi obyek penelitian terdahulu

adalah perusahaan manufaktur, sedangkan penelitian sekarang menggunakan

obyek penelitian perusahaan asuransi. Persamaan antara penelitian terdahulu

dengan penelitian sekarang adalah sama-sama menggunakan variabel

dependen struktur modal dan sama-sama menggunakan variabel independen

ukuran perusahaan dan profitabilitas.

Prabansari dan Hadri (2005) melakukan penelitian tentang faktor-faktor

yang memengaruhi struktur modal perusahaan manufaktur go public di Bursa

Efek Jakarta, sampel penelitian adalah sebagian dari perusahaan manufaktur.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa ukuran perusahaan,

pertumbuhan perusahaan dan struktur kepemilikan berpengaruh signifikan

terhadap struktur modal sedangkan profitabilitas dan risiko bisnis berpengaruh

negatif signifikan terhadap struktur modal.Perbedaan antara penelitian

terdahulu dengan penelitian yang akan dilakukan adalah pada perusahaan yang

Page 34: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

20

menjadi objek penelitian terdahulu adalah perusahaan manufaktur, sedangkan

penelitian sekarang menggunakan perusahaan asuransi. Persamaan antara

penelitian terdahulu dengan penelitian sekarang adalah variable dependen

yang digunakan sama-sama struktur modal. Sama-sama menggunakan ukuran

perusahaan, struktur aktiva dan profitabilitas sebagai variabel independennya.

Fitriah Soesan (2006) melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang

mempengaruhi struktur modal pada perusahaan asuransi go public yang

terdaftar di BEJ tahun 2001- 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

Ukuran perusahaan dan resiko bisnis berpengaruh positif dan tidak signifikan

terhadap struktur modal perusahaan, Pertumbuhan aktiva secara parsial

berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Profitabilitas dan struktur

aktiva secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur

modal perusahaan. . Persamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian

sekarang adalah objek penelitian perusahaan asuransi go public, sama-sama

menggunakan variable dependen struktur modal, dan variable independen

struktur aktiva,ukuran perusahaan,dan profitabilitas. Perbedaan antara

penelitian terdahulu dengan penelitian yang sekarang akan diteliti adalah

variable independen yang lain ,yaitu penelitian yang sekarang menggunakan

variabel pertumbuhan pendapatan dan likuiditas,sedangkan penelitian

sebelumnya menggunakan variabel pertumbuhan aktiva dan resiko bisnis.

Sedangkan untuk sampel perusahaan penelitian terdahulu menggunakan 10

perusahaan, penelitian sekarang menggunakan 11 perusahaan asuransi yang go

public

Page 35: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

21

Ali Kesuma (2009) ) melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang

mempengaruhi struktur modal pada perusahaan Real Estate yang go public di

BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan

profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal maupun harga

saham. Rasio hutang berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Dan

profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.

Yesy Marriana,Devi(2012) melakukan penelitian tentang faktor-faktor

yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan asuransi go public yang

terdaftar di BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur aktiva,ukuran

perusahaan, dan profitabilitas terbukti mempengaruhi struktur modal,

sedangkan pertumbuhan asset dan resiko bisnis tidak terbukti mempengaruhi

struktur modal. Persamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian

sekarang adalah objek penelitian perusahaan asuransi go public, sama-sama

menggunakan variable dependen struktur modal, dan variable independen

struktur aktiva,ukuran perusahaan,dan profitabilitas. Perbedaan antara

penelitian terdahulu dengan penelitian yang sekarang akan diteliti adalah

variable independen yang lain ,yaitu penelitian yang sekarang menggunakan

variabel pertumbuhan pendapatan dan likuiditas,sedangkan penelitian

sebelumnya menggunakan variabel pertumbuhan aktiva dan resiko bisnis.

Sedangkan untuk sampel perusahaan penelitian terdahulu menggunakan 9

perusahaan, penelitian sekarang menggunakan 11 perusahaan asuransi yang go

public.

Page 36: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

22

C. Kerangka Pemikiran

Pengaruh variabel struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan dan likuiditas terhadap struktur modal secara

sistematis digambarkan sebagai berikut

Gambar 2.3. Kerangka Pemikiran

Keterangan:

Variabel Independen = Struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan, dan likuiditas.

Variabel dependen = Struktur modal

= pengaruh masing-masing variabel independen terhadap

variabel dependen

Struktur aktiva

profitabilitas

Ukuran perusahaan

Pertumbuhan

pendapatan

likuiditas

Struktur modal

Page 37: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

23

D. Hipotesis

Menurut Riyanto (1995;298) dalam Saidi (2004), kebanyakan

perusahaan dimana sebagian besar daripada modalnya tertanam dalam aktiva

tetap (fixed assets), akan mengutamakan pemenuhan modalnya dari modal

yang permanen, yaitu modal sendiri sedangkan utang sifatnya sebagai

pelengkap. Dan perusahaan yang sebagian besar dari aktivanya terdiri atas

aktiva lancar akan mengutamakan kebutuhan dananya dengan utang. Struktur

aktiva menggambarkan jumlah aset yang dapat dijadikan jaminan. Secara

umum perusahaan yang memiliki jaminan terhadap utang akan lebih mudah

mendapatkan utang daripada perusahaan yang tidak memiliki jaminan

(Brigham dan Gapenski :1996) dalam Yesy Marriana,Devi(2012). Struktur

aktiva merupakan rasio antara aktiva tetap dengan total aktiva yang dimiliki

perusahaan. Struktur aktiva memengaruhi sumber– sumber pembiayaan

perusahaan. Pada saat permintaan produk meningkat dengan pesat, akan

memengaruhi pembelian aktiva yang kebanyakan menggunakan utang jangka

panjang (Husnan, 1995).

H1 : Struktur Aktiva berpengaruh positif terhadap struktur modal.

Ukuran perusahaan (firm size) adalah tingkat penjualan, jumlah tenaga

yang terlibat dan total aset (Umar Mai,2006:234) dalam Febriyani dan

Ceacilia (2010). Ukuran perusahaan menggambarkan besar kecilnya suatu

perusahaan. Ukuran perusahaan juga bisa menjadi ukuran mengenai

Page 38: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

24

kemungkinan terjadinya kegagalan perusahaan dalam mengembalikan hutang.

Hal ini terkait dengan tingkat kepercayaan yang diberikan oleh kreditur

kepada perusahaan-perusahaan besar, dibandingkan dengan kepercayaan

mereka kepada perusahaan kecil.Perusahaan besar yang sudah berdiri lama

dan memiliki sejarah keuangan yang baik tentunya akan lebih mudah

memperoleh modal dibandingkan dengan perusahaan kecil.

H2 : Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur

modal.

Brigham dan Weston (2001;40) mengatakan bahwa perusahaan dengan

tingkat pengembalian yang tinggi atas investasi menggunakan utang yang

relatif kecil. Tingkat pengembalian yang tinggi memungkinkan untuk

membiayai sebagian besar kebutuhan pendanaan dengan dana yang dihasilkan

secara internal. Semakin tinggi keuntungan yang diperoleh berarti semakin

rendah kebutuhan dana eksternal (utang) sehingga semakin rendah pula

struktur modalnya.

H3 : Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal.

Profitabilitas dapat didefinisikan dalam berbagai cara. Don Hofstrand

(2009) mendefinisikan profitabilitas sebagai laba Akuntansi (Laba) atau

Keuntungan Ekonomi. Laba Akuntansi memberikan perspektif jangka pendek

, sementara keuntungan ekonomi memberikan perspektif jangka panjang dari

bisnis. Beberapa studi menemukan hubungan antara struktur modal,

Page 39: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

25

profitabilitas, dan pertumbuhan. Cassar dan Holmes (2003) memeriksa

determinan struktur modal di perusahaan-perusahaan kecil dan menengah, dan

lebih khusus lagi, apakah karakteristik ukuran, pertumbuhan, dan profitabilitas

dapat mempengaruhi struktur modal atau tidak. Profitabilitas dan

pertumbuhan pendapatan memainkan peran penting dalam pembiayaan usaha

kecil dan menengah. Semakin tinggi pertumbuhan pendapatan yang

diperoleh berarti semakin rendah kebutuhan dana eksternal (utang) sehingga

semakin rendah pula struktur modalnya

H4: Pertumbuhan pendapatan berpengaruh negatif terhadap

struktur modal

Likuiditas merupakan masalah penting untuk dipertimbangkan ketika

menetapkan struktur modal. Kim, Mauer, dan Sherman (1998) menyajikan

sebuah teori mengenai pilihan aset likuid ketika pembiayaan eksternal mahal.

Mereka menjelaskan Alasan untuk memegang aset likuid: memungkinkan

manajer untuk mengejar kesempatan yang menarik investasi masa depan

dengan dana internal tanpa perlu mengubah struktur modal dasar mereka.

Dengan demikian, likuiditas memungkinkan untuk ekspansi masa depan

sambil mempertahankan struktur modal yang relatif stabil mendekati tingkat

target. Pecking Order Theory Secara singkat teori ini menyatakan bahwa,

perusahaan menyukai internal financing (pendanaan dari hasil operasi

perusahaan berwujud laba ditahan). Dana internal lebih disukai karena

memungkinkan perusahaan untuk tidak perlu membuka diri lagi dari sorotan

Page 40: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

26

pemodal luar. Semakin tinggi likuiditas berarti semakin rendah kebutuhan

dana eksternal (utang) sehingga semakin rendah pula struktur modalnya

H5: Likuiditas berpengaruh negatif terhadap struktur modal

Page 41: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

27

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

1. Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan rencana dari struktur riset yang

mengarahkan proses dan hasil riset sedapat mungkin menjadi valid,

objektif, efisien, dan efektif (Jogiyanto, 2004: 53). Penelitian ini

merupakan studi empiris, berupa penelitian penjelasan (explanatory

research) yang memfokuskan pada hubungan antara variabel penelitian

dan menguji hipotesis. Penelitian melibatkan data time series dan cross

section pada perusahaan asuransi di Indonesia. Adapun data yang

dipergunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data

berupa angka-angka dan dapat dianalisis secara sistimatis.

2. Populasi dan sampel penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan asuransi yang telah

go-public di Indonesia. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian

ini yaitu perusahaan asuransi yang tercatat dan telah go-publik di Bursa

Efek Indonesia dengan periode pengamatan tahun 2007-2011 yaitu

berjumlah 11 perusahaan yang dipilih berdasarkan kriteria, adapun

penentuan perusahaan sampel yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah

Page 42: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

28

menggunakan metode purposive sampling, yaitu sampel yang dipilih

berdasarkan pertimbangan dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti

(Jogiyanto,2008). Kriteria perusahaan yang dijadikan sampel adalah:

a. Perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan tidak

mengalami delisting selama periode penelitian.

b. Perusahaan tidak menghentikan operasinya selama periode penelitian.

c. Menerbitkan laporan keuangan secara berturut-turut selama periode

penelitian dan memiliki variabel-variabel yang dibutuhkan dalam

penelitian.

d. Periode pelaporan keuangan didasarkan pada tanggal 31 Desember.

Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa sampel yang digunakan

tidak meliputi perusahaan dengan laporan tahunan yang berbeda-beda.

Page 43: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

29

Perusahaan asuransi go-public di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun

2007-2011 yang memenuhi kriteria adalah sebagai berikut:

No Kode Perusahaan

1 ABDA PT. Asuransi Bina Dana Artha Tbk.

2 AHAP PT. Asuransi Harta Aman Pratama Tbk.

3 AMAG PT. Asuransi Multi Artha Guna Tbk.

4 ASDM PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk

5 ASBI PT. Asuransi Bintang Tbk

6 ASJT PT. Asuransi Jasa Tania Tbk

7 ASRM PT. Asuransi Ramayana Tbk.

8 LPGI PT. Lippo General Insurance Tbk.

9 MREI PT. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.

10 PNIN PT. Panin Insurance Tbk.

11 PNLF PT. Panin Life Tbk.

3. Sumber data dan teknik pengumpulan data

Penelitian ini menggunakan data sekunder. Menurut Indriantoro dan

Supomo (2002) data sekunder umumnya berupa bukti, catatan atau

laporan historis yang telah tersusun dalam arsip (data dokumenter) yang

dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan. Alasan penulis

menggunakan data sekunder karena data ini mudah diperoleh dan memiliki

waktu yang lebih luas. Data sekunder tersebut berupa laporan keuangan

dari perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Page 44: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

30

yang diperoleh dari Indonesia Capital Market Directory (ICMD) serta

laporan keuangan yang dipublikasikan di internet melalui website resmi

Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id).

4. Definisi Operasional variabel

Penelitian ini melibatkan 6 variabel, terdiri atas 1 varibel terikat dan 5

variabel bebas. Variabel bebas tersebut adalah: struktur aktiva

(tangibility),ukuran perusahaan (size), profitabilitas, pertumbuhan

pendapatan (Revenue Growth), dan likuiditas . Sedangkan variabel

terikatnya adalah struktur modal. Adapun definisi dari masing-masing

variabel tersebut adalah sebagai berikut:

a) Struktur Modal

Untuk mengukur struktur modal digunakan rasio struktur modal

yang disebut dengan rasio leverage. Rasio leverage adalah rasio yang

digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar

hutang apabila pada suatu saat perusahaan mengalami kesulitan

keuangan (financial distress) dalam membayar bunga dan pokok

pinjaman. Rasio leverage yang digunakan adalah rasio debt to total

assets

Struktur modal =

b) Struktur aktiva

adalah rasio yang mengukur porsi Aktiva Tetap dari Total Aktiva.

Rasio tinggi menunjukkan banyak aktiva tetap dan modal kerja yang

relatif kecil yang berpotensi membatasi kemampuan perusahaan untuk

Page 45: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

31

merespon permintaan yang lebih besar untuk produk atau jasa mereka.

Namun, perusahaan bisa lebih mudah meminjam dengan

menggadaikan aset tetap. Rumus untuk rasio adalah:

TA=

c) Ukuran Perusahaan (Size)

Ukuran perusahaan merupakan ukuran atau besarnya aset yang

dimiliki perusahaan. Dalam penelitian ini, pengukuran terhadap ukuran

perusahaaan. mengacu pada penelitian Krishnan dan Moyer (1996),

dimana perusahaan diproxy dengan nilai logaritma dari total aset atau

dapat dituliskan sebagai berikut:

Ukuran Perusahaan = log (Total Aktiva)

d) Profitabilitas (Profitability)

Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam

memperoleh laba. Ukuran dari profitabilitas yang digunakan dalam

penelitian ini yaitu menggunakan Return on Asset sebagai ukuran

profitabiliatas. ROA adalah rasio profitabilitas yang mengukur

efisiensi perusahaan untuk mengelola aset dan memanfaatkan aset

untuk menghasilkan keuntungan. ROA mengukur keuntungan relatif

terhadap total aset perusahaan.

ROA=

Page 46: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

32

e) Pertumbuhan pendapatan(Revenue Growth)

proxy untuk Pertumbuhan Pendapatan adalah persentase kenaikan

Premi Bruto (GP).

Persamaan dinyatakan sebagai berikut:

GR =

t = time atau waktu

GP= Gross Premium atau premi bruto

f) Likuiditas

Rasio Likuiditas mengukur kemampuan perusahaan untuk

menggunakan uang tunai dalam waktu dekat atau "cepat" dalam

pengunaan asset untuk memenuhi kewajibannya. Analisis Kepailitan

menggunakan rasio likuiditas untuk mengetahui kemungkinan bahwa

perusahaan akan dapat terus melayani utang dan untuk bertahan dalam

bisnis. Likuiditas biasanya diukur sebagai rasio aset jangka pendek

untuk beberapa kewajiban. Penulis lebih memilih untuk fokus pada

kewajiban jangka pendek, dengan menggunakan Quick Ratio. Quick

Ratio adalah rasio antara aktiva lancer dalam perusahaan asuransi

dengan kewajiban lancer. Dalam neraca perusahaan asuransi aktiva

lancar tersusun dari Investasi(Deposito berjangka,obligasi, efek

tersedia untuk di jual), kas dan setara kas, dan piutang(piutang premi

dan piutang reasuransi). Sementara kewajiban lancar tersusun dari

Page 47: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

33

hutang bank dan hutang lain-lain yang akan segera dibayarkan.

Persamaan dinyatakan sebagai berikut:

Quick ratio =

5. Metode Analisis Data

a) Uji Kualitas Data

1. Uji normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam

model regresi,variabel dependen dan variabel independen

mempunyai distribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik

adalah yang memiliki distribusi data normal/mendekati normal.

Ada dua cara untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi

normal atau tidak, yaitu dengan analisis grafik dan analisis statistik

(Ghozali, 2006). Pengujian normalitas ini dapat dilakukan melalui

analisis grafik dan analisis statistik.

a. Analisis Grafik

Salah satu cara termudah untuk melihat normalitas

residual adalah dengan melihat grafik histogram yang

membandingkan antar data observasi dengan distribusi yang

mendekati normal. Namun demikian, hanya dengan melihat

histogram, hal ini dapat membingungkan, khususnya untuk

jumlah sampel yang kecil. Metode lain yang dapat digunakan

Page 48: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

34

adalah dengan melihat normal probability plot yang

membandingkan kumulatif dari distribusi normal. Dasar

pengambilan keputusan dari analisis normal probability plot

adalah sebagai berikut:

1) Jika data menyebar disekitar garis diagonal dan

mengikuti arah garis diagonal menunjukkan pola distribusi

normal, maka model regresi tersebut memenuhi asumsi

normalitas.

2) Jika data menyebar jauh dari garis diagonal dan atau

tidak mengikuti arah garis diagonal tidak menunjukkan

pola distribusi normal, maka model regresi tidak memenuhi

asumsi normalitas.

b. Analisis Statistik

Uji normalitas dengan grafik dapat menyesatkan kalau

tidak hati-hati secara visual kelihatan normal, padahal secara

statistik bisa sebaliknya. Oleh sebab itu dianjurkan disamping

uji grafik dilengkapi dengan uji statistik. Salah satu uji statistik

yang bisa digunakan untuk menguji normalitas residual adalah

uji statistik non-parametrik Kolmogrov Smirnov (K-S). Uji

dilakukan dengan membuat hipotesis:

H0 : Data residual berdistribusi normal

HA : Data residual tidak berdistribusi normal

Pedoman pengambilan keputusan :

Page 49: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

35

1) Nilai Sig atau signifikan atau nilai probabilitas < 0.05.

Distribusi adalah tidak normal.

2) Nilai Sig atau signifikan atau nilai probabilitas > 0.05.

Distribusi adalah normal.

b) Uji Asumsi klasik

1. Uji Multikolinieritas

Uji multikolineritas ini diperlukan untuk

mengetahui ada tidaknya variabel independen yang

memiliki kemiripan dengan variabel independen lain dalam

satu model. Kemiripan antarvariabel independen dalam

suatu model akan menyebabkan terjadinya korelasi yang

sangat kuat antara suatu variable independen dengan

variabel independen yang lain. Selain itu, deteksi terhadap

multikolineritas juga bertujuan untuk menghindari kebiasan

dalam proses pengambilan kesimpulan mengenai pengaruh

pada uji parsial masing-masing variabel independen

terhadap variabel dependen. Model regresi yang baik

seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel

independen. Untuk mengetahui ada tidaknya

multikolinearitas dengan mendasarkan pada nilai tolerance

dan variance inflation factor (VIF). Apabila nilai tolerance

Page 50: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

36

lebih besar dari 0,1 dan nilai VIF kurang dari 10 maka tidak

terdapat multikolinearitas dalam penelitian.

2. Uji Autokorelasi

Autokorelasi adalah situasi dimana terdapat korelasi

yang terjadi pada kondisi serangkaian data dalam observasi

yang terletak berderetan secara series dalam bentuk waktu

maupun tempat yang berdekatan. Autokorelasi timbul

karena kesalahan pengganggu tidak bebas dari satu

observasi ke observasi lainnya.

Uji Autokorelasi bertujuan untuk menguji model

regresi linear terdapat korelasi antar kesalahan pengganggu

pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode

sebelumnya (t-1). Untuk mendeteksi ada tidaknya auto

korelasi dapat digunakan metode Durbin Watson (DW test).

DW test digunakan untuk autokorelasi tingkat satu yang

mensyaratkan adanya intercept dalam model regresi dan

tidak ada variabel lagi di antara variabel independen

(Ghozali, 2011). Metode pengujian Durbin-Watson (DW

test) dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Jika d lebih kecil dari dL atau lebih besar dari (4-dL)

maka hipotesis nol ditolak, berarti terdapat autokorelasi

Page 51: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

37

2) Jika d terletak antara dL dan dU atau diantara (4-dU)

dan (4-dL)’ maka tidak menghasilkan kesimpulan yang

pasti

3) Jika d terletak antara dU dan (4-dU), maka hipotesis nol

tidak ditolak, berarti tidak ada autokorelasi.

Jika didapatkan hasil pengujian yaitu tidak mendapat

kesimpulan yang pasti perlu dilakukan pengujian Runs Test

untuk mengetahui apakah data bersifat acak.

3. Uji Heteroskedastisitas

Heteroskedastisitas adalah varian residual yang tidak

konstan pada regresi sehingga akurasi hasil prediksi

menjadi meragukan. Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk

menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan

variance dari residual satu observasi ke observasi yang lain.

Cara memprediksi ada tidaknya heteroskedastisitas pada

satu model dapat dilihat dari pola gambar Scatterplot model

dan Uji glesjer. Analisis pada gambar Scatterplot yang

menyatakan model regresi linier berganda tidak terdapat

heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah

homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas.

Heteroskesdastisitas dapat dilihat dari pola pada scatterplot.

Page 52: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

38

Heteroskesdastisitas tidak terjadi apabila pada scatterplot

menunjukkan sebagai berikut:

a) Titik-titik data menyebar di atas dan di bawah atau

di sekitar nol.

b) Titik-titik data tidak mengumpul hanya di atas dan

di bawah.

c) Penyebaran titik tidak boleh membentuk pola

berulang melebar, menyempit, kemudian melebar

kembali.

d) Penyebaran tidak berpola.

Analisis pada Uji Glesjer dengan meregresi nilai absolute

residual terhadap variabel independen. Jika variabel

independen signifikan secara statistic mempengaruhi

variabel dependen’ maka diindikasikan terjadi

heterokedastisitas.

c) Uji Hipotesis

1. Analisis Regresi Berganda

Data dianalisis dengan menggunakan model regresi

berganda (multiple regression method) yang mendasarkan diri pada

hubungan antara dua variabel, yaitu: variabel dependen dan

variabel independen. Sebagai variabel independen yaitu Struktur

aktiva (Tgb), ukuran perusahaan (size), profitabilitas (prof),

Page 53: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

39

pertumbuhan pendapatan (RG), dan likuiditas (Liq), sedangkan

variabel dependen yaitu Struktur Modal (SM). Dengan model

regresi berganda adalah sebagai berikut:

SM= a + b1Tgb+ b

2Size

+ b

3Prof+ b

4RG

+ b

5Liq+ e

Keterangan simbol:

SM= Struktur Modal

Tgb = Struktur aktiva(tangibility)

Size = ukuran perusahaan(firm size)

Prof = Profitabilitas(profitability)

GR = pertumbuhan pendapatan(Revenue Growth)

Liq = Likuiditas(likuidity)

a = Konstanta (intercept)

b1-5

= Koefisien regresi

e = Variabel penggangu (Disturbance error)

2. Pengujian Regresi simultan (Uji F)

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable

independen secara bersama sama terhadap variable dependen

dengan melihat signifikansi F. Jika nilai signifikansi F lebih kecil

dari taraf signifikansi tertentu maka hipotesis alternatif tidak dapat

ditolak dan variable independen secara statistik mempengaruhi

variabel dependen secara bersama-sama.

Page 54: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

40

3. Pengujian Regresi Parsial (Uji t)

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang

signifikan dari masing-masing variable bebas terhadap variable

terikatnya. Apabila tingkat signifikasi yang diperoleh (p-value)

lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan maka Ho dapat

ditolak atau dengaan variable independen tersebut berhubungan

secara statistik terhadap variable dependennya.

4. Koefisien Determinasi

Koefisien determinansi (R2) digunakan untuk mengukur

seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi

variabel dependen. Nilai koefisien determinansi adalah antara 0

dan 1. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel

independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat

terbatas (Ghozali, 2005). Nilai yang mendekati 1 (satu) berarti

variabel–variabel independen memberikan hampir semua informasi

yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen.

Page 55: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

41

BAB IV

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Objek Penelitian

Penelitian ini menggunaan lima variabel independen dan satu variabel

dependen. Variabel independen yang digunakan adalah Struktur aktiva,

Ukuran perusahaan, profitabilitas, Pertumbuhan pendapatan dan Likuiditas

sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah Struktur modal .

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan asuransi yang telah go-

public di Indonesia. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini

yaitu perusahaan asuransi yang tercatat dan telah go-publik di Bursa Efek

Indonesia dengan periode pengamatan tahun 2007-2011 yaitu berjumlah 11

perusahaan yang dipilih berdasarkan kriteria, adapun penentuan perusahaan

sampel yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah menggunakan metode

purposive sampling.

B. StatistikDeskriptif

Statistik Deskriptif digunakan untuk melihat distribusi data yang

digunakan dalam penelitian ini. Berikut ini adalah tabel statistik deskriptif

data dari 11 perusahaan asuransi :

Page 56: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

42

Tabel 4.1

Statistik Deskriptif pada 11 perusahaan asuransi

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

SM 55 .1825 .7665 .482036 .1563519

Tgb 55 .0007 .1679 .045511 .0419750

Size

55 4.6946 7.0634

5.752595E

0

.6168358

Prof 55 -.0677 .1096 .053315 .0324649

RG 55 -.2164 .9910 .186217 .2227553

Liq

55 .0770 6.1134

1.546457E

0

1.2575639

Valid N (listwise) 55

Sumber : data yang diolah

Tabel 4.1 menunjukkan data dari 11 perusahaan asuransi yang terdaftar

di Bursa Efek Indonesia tahun 2007- 2011. Nilai rata-rata dari Struktur modal

sebesar 48,2%, dengan nilai maksimum sebesar 76,6% dan nilai minimum

sebesar 18,25%. Karena nilai standar deviasi dari Struktur modal 15,63%

lebih kecil dari nilai rata-rata maka tidak ada kesenjangan yang cukup besar

antara nilai minimum dan nilai maksimum dari variabel Struktur modal.

Page 57: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

43

Variabel Struktur aktiva memiliki rata-rata 4,5% dengan nilai minimum

0,07% dan nilai maksimum 16,79%. Karena nilai standar deviasi struktur

aktiva 4,19% lebih kecil dari nilai rata-rata maka tidak ada kesenjangan yang

cukup besar antara nilai minimum dan nilai maksimum dari Struktur aktiva.

Variabel Ukuran perusahaan (size) memiliki rata-rata 575% dengan

nilai minimum 469,4% dan nilai maksimum 706,3% . Karena nilai standar

deviasi Ukuran perusahaan 61,68% lebih kecil dari nilai rata-rata maka tidak

ada kesenjangan yang cukup besar antara nilai minimum dan nilai maksimum

dari variabel Ukuran perusahaan(size)

Variabel Profitabilitas memiliki rata-rata 5,3% dengan nilai minimum -

6,7% dan nilai maksimum 10,96%. Karena nilai standar deviasi profitabilitas

3,24% lebih kecil dari nilai rata-rata maka tidak ada kesenjangan yang cukup

besar antara nilai minimum dan nilai maksimum dari variabel Profitabilitas.

Variabel Pertumbuhan pendapatan memiliki rata-rata 18,6% dengan

nilai minimum -21,64% dan nilai maksimum 99,10%. Karena nilai standar

deviasi Pertumbuhan pendapatan 22,27% lebih besar dari nilai rata-rata maka

ada kesenjangan yang cukup besar antara nilai minimum dan nilai maksimum

dari variabel Pertumbuhan pendapatan.

Variabel Likuiditas memiliki rata-rata 154,6% dengan nilai minimum

7,7% dan nilai maksimum 611,3%. Karena nilai standar deviasi Likuiditas

125,7% lebih kecil dari nilai rata-rata maka tidak ada kesenjangan yang

cukup besar antara nilai minimum dan nilai maksimum dari variabel

Likuiditas.

Page 58: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

44

C. Uji Asumsi Klasik

1. Uji Normalitas

Uji normalitas data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik

non-parametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S)yang dilakukan dengan

program IBM SPSS16. Hasil pengujian normalitas dengan Kolmogorov-

Smirnov ditunjukkan oleh tabel – tabel berikut:

Tabel 4.2

Hasil uji normalitas data pada 11 perusahaan asuransi

Tabel 4.2 menunjukkan bahwa nilai Kolmogorov – Smirnov

sebesar 0.439 dan signifikansi pada 0.990. Karena nilai Asymp. Sig.(2-

tailed) lebih besar dari 0.05, maka dapat dinyatakan bahwa data residual

terdistribusi secara normal. Hasil tersebut juga didukung dengan hasil

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized

Residual

N 55

Normal Parametersa Mean .0000000

Std. Deviation .10958479

Most Extreme Differences Absolute .059

Positive .057

Negative -.059

Kolmogorov-Smirnov Z .439

Asymp. Sig. (2-tailed) .990

a. Test distribution is Normal.

Sumber : data yang diolah

Page 59: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

45

grafik histogram dan grafik Normal Probability Plot seperti Gambar 4.1

dan Gambar 4.2 berikut ini.

Sumber : data yang diolah

Gambar 4.1 Grafik Histogram pada 11 Perusahaan Asuransi

Page 60: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

46

Sumber : data yang diolah

Gambar 4.2 Normal P-Plot pada 11 Perusahaan Asuransi

Dengan melihat hasil pada grafik histogram dapat disimpulkan data

terdistribusi secara normal. Sedangkan pada grafik normal plot terlihat

titik-titik menyebar disekitar garis diagonal. Dengan hasiltersebut dapat

simpulkan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas.

2. Uji Multikolinearitas

Uji Multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam

model regresi ditemukan adanya kolerasi antara variabel independen.Ada

tidaknya multikolinieritas dapat di deteksi dari nilai Tolerance dan

Varians Inflating Factor (VIF).Hasil uji multikolinearitas pada

perusahaan asuransi dapat dilihat pada tabel berikut :

Page 61: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

47

Tabel 4.3

Hasil Uji Multikolinearitas pada 11 Perusahaan Asuransi

Coefficientsa

Model Collinearity Statistics

Tolerance VIF

1

Tgb .513 1.951

Size .628 1.593

Prof .704 1.420

RG .922 1.085

Liq .933 1.071

a. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Suatu model regresi dinyatakan bebas dari multikolinearitas jika

mempunyai nilai Tolerence lebih besar dari 0.10 dan nilai VIF kurang

dari 10. Dari Tabel 4.3 diatas dapat diketahui bahwa semua variabel

independen memiliki nilai Tolerence lebih besar dari 0.10 dan nilai VIF

kurang dari 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada

multikolinieritas antar variabel independen dalam model ini.

Page 62: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

48

3. Uji Autokorelasi

Tabel 4.4

Hasil uji Autokorelasi pada 11 Perusahaan Asuransi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .713a .509 .459 .1150401 2.543

a. Predictors: (Constant), Liq, Prof, RG, Size, Tgb

b. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Nilai DW sebesar 2.543 akan dibandingkan dengan nilai tabel

dengan menggunakan signifikasi 5%, jumlah sampel 11 perusahaan dan

variabel independen 5, maka pada tabel Durbin Watson akan didapatkan

nilai sebagai berikut :

Tabel 4.5

Tabel Durbin Watson pada 11 perusahaan asuransi

n

dL dU

10 0,2417 2,8217

. . .

. . .

. . .

55 1,3743 1,7681

k=5

Sumber : ghozali, 2011

Page 63: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

49

Karena nilai dari Durbin Watson 2,543 terletak diantara (4-dU) dan

(4-dL), maka tidak menghasilkan kesimpulan yang pasti sehingga

diperlukan Runs Test untuk menguji apakah data bersifak acak.

Tabel 4.6

Tabel Runs test pada 11 perusahaan asuransi

Runs Test

Unstandardized

Residual

Test Valuea .00711

Cases < Test Value 27

Cases >= Test Value 28

Total Cases 55

Number of Runs 34

Z 1.500

Asymp. Sig. (2-tailed) .134

a. Median

Sumber : data yang diolah

Dari table 4.6 diatas didapat nilai asymptotic significant uji Runs

test sebesar 0,134(>0,05)’ maka hipotesis nol (H0) tidak ditolak yang

berarti data bersifak acak.

4. Uji Heteroskedastisitas

Uji Heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam

model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu

pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali, 2011). Untuk mendeteksi

Page 64: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

50

ada tidaknya heteroskedastisitas dalam penelitian ini menggunakan grafik

scatterplots dan Uji Glesjer.

Sumber : data yang diolah

Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas

Dari hasil pengujian heteroskedastisitas diatas dapat diketahui

bahwa titik-titik dalam grafik scatterplot tidak membentuk pola tertentu

yang teratur melainkan menyebar diatas dan dibawah angka nol pada

sumbu Y, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat

heterokesdastisitas dalam model regresi ini.

Page 65: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

51

Tabel 4. 7

Hasil Uji Glesjer pada 11 Perusahaan Asuransi

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients

T Sig. B Std. Error Beta

1 (Constant) .114 .117 .970 .337

Tgb .014 .302 .009 .045 .964

Size -.005 .019 -.042 -.243 .809

Prof -.164 .333 -.080 -.492 .625

RG .078 .042 .260 1.825 .074

Liq -.005 .007 -.096 -.682 .499

a. Dependent Variable: abs_res

Sumber : data yang diolah

Dari hasil perhitungan menunjukkan tidak ada gangguan

heterokedastisitas yang terjadi dalam proses estimasi parameter model

penduga, dimana nilai signifikansi lebih dari 5% atau 0,05. maka dapat

disimpulkan bahwa tidak terdapat heterokesdastisitas dalam model

regresi ini.

D. Hasil pengujian Hipotesis

1. Uji Signifikansi Simultan (Uji Statistik F)

Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua

variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai

pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen

(Ghozali,2011).

Page 66: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

52

Tabel 4.8

Hasil Uji F pada 11 Perusahaan Asuransi

Sumber : data yang diolah

Dari hasil regresi dapat diketahui bahwa secara bersama-sama

variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap

variabel dependen pada perusahaan manufaktur. Hal ini terlihat dari

nilai F hitung sebesar 10,150 dengan probabilitas 0,000. Karena

probabilitas jauh lebih kecil dari 0,05 atau 5%, maka F hitung tersebut

signifikan(tidak dapat diabaikan). Berdasarkan hasil pengujian

hipotesis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, struktur aktiva,

ukuran perusahaan,profitabilitas, pertumbuhan pendapatan dan

likuiditas perusahaan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh

terhadap Struktur Modal.

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression .672 5 .134 10.150 .000a

Residual .648 49 .013

Total 1.320 54

a. Predictors: (Constant), Liq, Prof, RG, Size, Tgb

b. Dependent Variable: SM

Page 67: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

53

2. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh

kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen.

Nilai R2 yang mendekati satu berarti variabel-variabel independennya

memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk

memprediksi variasi variabel dependen (Ghozali, 2011).

Tabel 4.4

Hasil Uji pada 11 Perusahaan Asuransi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .713a .509 .459 .1150401 2.543

a. Predictors: (Constant), Liq, Prof, RG, Size, Tgb

b. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Hasil uji regresi menunjukkan nilai adjusted sebesar 0,459

atau 45,9 %. Hal ini menunjukkan 45,9% penyebab variasi dalam

struktur modal adalah perubahan yang terjadi pada stuktur

aktiva(tangibility), ukuran perusahaan(size), profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan dan likuiditas secara bersama sama;

sedangkan 54,1% sisanya disebabkan oleh variabel-variabel lain yang

tidak tercakup dalam penelitian ini.

Page 68: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

54

3. Uji Hipotesis (Signifikansi Parameter Individual/Uji Statistik t)

Nilai t digunakan untuk mengetahui pengaruh dari masing-

masing variabel penelitian terhadap struktur modal. Hasil nilai t dapat

dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.9

Hasil Uji Hipotesis

Coefficientsa

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

T Sig.

Collinearity

Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constan

t)

.587 .202

2.902 .006

Tgb 2.385 .521 .640 4.580 .000 .513 1.951

Size

-.052 .032 -.206

-

1.633

.109 .628 1.593

Prof 1.749 .575 .363 3.045 .004 .704 1.420

RG .061 .073 .086 .827 .412 .922 1.085

Liq -.011 .013 -.089 -.857 .396 .933 1.071

a. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Dengan melihat tabel 4.8 di atas, dapat disusun persamaan

regresi linear berganda sebagai berikut :

SM = 0,587+2,385Tgb-0,052Size+1,749Prof+0,061RG-0,011Liq+e

Page 69: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

55

Berdasarkan persamaan regresi linier tersebut maka dapat dijelaskan

sebagai berikut:

a) Persamaan ini menunjukkan bahwa apabila tidak ada perubahan

pada variabel struktur aktiva (Tgb), ukuran perusahaan (Size),

profitabilitas (Prof), pertumbuhan pendapatan (RG), dan Likuiditas

(Liq) maka struktur modal(SM) akan bernilai 0,587. Dengan kata

lain α= 0,587, artinya apabila variabel independen nilainya sama

dengan 0, maka nilai variabel dependen diharap sebesar 0,587.

b) Struktur Aktiva mempunyai pengaruh positif terhadap struktur

modal perusahaan. Setiap peningkatan skor sebesar 1 satuan, maka

akan berdampak pada peningkatan struktur modal perusahaan

sebesar 2,385 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya tidak

mengalami perubahan (konstan).

c) Ukuran perusahaan mempunyai pengaruh negatif terhadap struktur

modal perusahaan. Setiap peningkatan skor sebesar 1 satuan, maka

akan berdampak pada penurunan struktur modal perusahaan

sebesar 0,052 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya tidak

mengalami perubahan (konstan).

d) Profitabilitas mempunyai pengaruh positif terhadap struktur modal

perusahaan. Setiap peningkatan skor sebesar 1 satuan, maka akan

berdampak pada peningkatan struktur modal perusahaan sebesar

Page 70: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

56

1,749 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya tidak

mengalami perubahan (konstan).

e) Pertumbuhan pendapatan mempunyai pengaruh positif terhadap

struktur modal perusahaan. Setiap peningkatan skor sebesar 1

satuan, maka akan berdampak pada peningkatan struktur modal

perusahaan sebesar 0,061 dengan asumsi bahwa variabel bebas

lainnya tidak mengalami perubahan (konstan).

f) Likuiditas mempunyai pengaruh negatif terhadap struktur modal

perusahaan. Setiap peningkatan skor sebesar 1 satuan, maka akan

berdampak pada penurunan struktur modal perusahaan sebesar

0,011 dengan asumsi variabel bebas lainnya tidak mengalami

perubahan (konstan).

E. Pembahasan hasil pengujian statistik

1. Pembahasan hasil pengujian statistik untuk H1

Hipotesis pertama (H1) mengatakan bahwa terdapat hubungan

positif antara struktur aktiva dengan struktur modal. Besarnya nilai

koefisien regresi untuk variabel struktur aktiva adalah bTgb=2,385;

nilai p=0,000. Pada tingkat signifikansi α=5%; maka koefisien regresi

tersebut signifikan (tidak dapat diabaikan), karena p=0,000<0,05.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis maka dapat simpulkan bahwa

struktur aktiva berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal

Page 71: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

57

perusahaan. Hasil ini mengindikasikan Ha diterima dan H0 ditolak,

dengan demikian H1 penelitian ini dapat dibuktikan kebenarannya.

Dengan demikian, hasil analisis ini telah mendukung teori yang telah

dikemukakan dan sesuai dengan prediksi sebelumnya dimana struktur

aktiva diharapkan mempunyai koefisien positif terhadap struktur

modal. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi struktur aktiva

(tangibility), maka akan semakin tinggi hutang yang dimiliki

perusahaan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki

struktur aktiva (tangibility) yang tinggi mempunyai jaminan yang

cukup untuk mendapatkan pinjaman atau hutang dari pada perusahaan

yang tidak memiliki jaminan yang cukup terhadap hutang.

2. Pembahasan hasil pengujian statistik untuk H2

Hipotesis kedua (H2) mengatakan bahwa terdapat hubungan

positif antara ukuran perusahaan dengan struktur modal. Besarnya nilai

koefisien regresi untuk variabel ukuran perusahaan adalah bsize=-

0,052; nilai p=0,109. Pada tingkat signifikansi α=5%; maka koefisien

regresi tersebut tidak signifikan (dapat diabaikan), karena

p=0,109>0,05. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, maka dapat

simpulkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif tidak

signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Hasil ini

mengindikasikan Ha ditolak dan H0 diterima, dengan demikian

hipotesis kedua penelitian ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Dari hasil analisis diketahui bahwa ukuran perusahaan memiliki

Page 72: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

58

pengaruh negatif tidak signifikan terhadap struktur modal,

kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi dari hasil analisis diatas

bahwa perusahaan besar (established company) yang mempunyai akses

yang lebih mudah ke pasar modal dibandingkan dengan perusahaan

kecil (immature company) belum tentu dapat memperoleh dana dengan

mudah di pasar modal. Hal ini mungkin disebabkan karena para

investor akan membeli saham atau menanamkan modalnya tidak hanya

mempertimbangkan besar-kecilnya perusahaan tetapi juga

memperhatikan atau mempertimbangkan faktor-faktor lainnya,

misalnya prospek perusahaan,inovasi perusahaan, sifat manajemen

perusahaan saat ini, dan lain sebagainya.

3. Pembahasan hasil pengujian statistik untuk H3

Hipotesis ketiga (H3) mengatakan bahwa terdapat hubungan

negatif antara profitabilitas dengan struktur modal. Besarnya nilai

koefisien regresi untuk variabel profitabilitas adalah bProf= 1,749;

nilai p=0,004. Pada tingkat signifikansi α=5%; maka koefisien regresi

tersebut signifikan (tidak dapat diabaikan), karena p=0,004<0,05.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis maka dapat simpulkan bahwa

profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal

perusahaan. Hasil ini mengindikasikan Ha ditolak dan H0 diterima,

dengan demikian H3 penelitian ini tidak dapat dibuktikan

kebenarannya. Dengan demikian, hasil analisis ini belum mendukung

teori yang telah dikemukakan dan tidak sesuai dengan prediksi

Page 73: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

59

sebelumnya dimana profitabilitas diharapkan mempunyai koefisien

negatif terhadap struktur modal.

Dari hasil penelitian kemungkinan bahwa perusahaan-perusahaan

dengan tingkat profitabilitas yang tinggi cenderung memilih

pembiayaan dengan eksternal fund sehingga tingkat leverage menjadi

lebih tinggi. Dana internal dirasa tidak cukup untuk memenuhi

kebutuhan perusahaan. Perusahaan lebih banyak menggunakan hutang

untuk pembiayaan. Hasil penelitian ini bertentangan dengan Brigham

dan Houston (2001: 40), yang mengatakan bahwa perusahaan dengan

tingkat pengembalian yang tinggi atas investasi menggunakan hutang

yang relatif kecil. Tingkat pengembalian yang tinggi memungkinkan

untuk membiayai sebagian besar kebutuhan pendanaan dengan dana

yang dihasilkan secara internal. Kondisi ini menunjukkan bahwa

keputusan manajemen menaikkan penggunaan hutang ketika

profitabilitas yang dihasilkan tinggi. Penambahan hutang dapat

dipandang sebagai meningkatnya kepercayaan investor terhadap

perusahaan mampu dalam mengelola hutang dengan baik (signaling

theory).

4. Pembahasan hasil pengujian statistik untuk H4

Hipotesis keempat (H4) mengatakan bahwa terdapat hubungan

negatif antara pertumbuhan pendapatan dengan struktur modal.

Besarnya nilai koefisien regresi untuk variabel pertumbuhan

pendapatan adalah bRG= 0,061; nilai p=0,412. Pada tingkat

Page 74: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

60

signifikansi α=5%; maka koefisien regresi tersebut tidak signifikan

(dapat diabaikan), karena p=0,412>0,05. Berdasarkan hasil pengujian

hipotesis diatas maka dapat simpulkan bahwa pertumbuhan pendapatan

berpengaruh positif tidak signifikan terhadap struktur modal

perusahaan. Hasil ini mengindikasikan Ha ditolak dan H0 diterima,

dengan demikian H4 penelitian ini tidak dapat dibuktikan

kebenarannya. Hasil ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan

oleh Neokosmidi dan Vasilou (2007) yang menyatakan bahwa

perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi cenderung untuk

tidak menggunakan utang. Hasil penelitian ini bertentangan dengan

Brigham dan Houston (2001: 40), yang mengatakan bahwa perusahaan

dengan tingkat pengembalian yang tinggi atas investasi menggunakan

hutang yang relatif kecil. Hal tersebut dapat terjadi dengan

kemungkinan bahwa perusahaan-perusahaan dengan tingkat

pertumbuhan yang tinggi cenderung membutuhkan dana yang tinggi.

Dana internal dirasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan

perusahaan.

Pertumbuhan pendapatan belum dapat dijadikan sumber

pembiayaan utama karena masih mudah dalam mendapatkan

pembiayaan dari luar. Kondisi ini menunjukkan bahwa keputusan

manajemen menaikkan penggunaan hutang ketika pertumbuhan

pendapatan yang dihasilkan tinggi. Penambahan hutang dapat

dipandang sebagai meningkatnya kepercayaan investor terhadap

Page 75: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

61

perusahaan mampu dalam mengelola hutang dengan baik dan

berprospek baik.

5. Pembahasan hasil pengujian statistik untuk H5

Hipotesis kelima (H5) mengatakan bahwa terdapat hubungan

negatif antara likuiditas dengan struktur modal. Besarnya nilai

koefisien regresi untuk variabel likuiditas adalah bLiq= -0,011; nilai

p=0,396. Pada tingkat signifikansi α=5%; maka koefisien regresi

tersebut tidak signifikan (dapat diabaikan), karena p=0,396>0,05.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diatas maka dapat simpulkan

bahwa Likuiditas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap

struktur modal perusahaan.

Hasil ini mengindikasikan Ha diterima dan H0 ditolak, dengan

demikian H5 penelitian ini dapat dibuktikan kebenarannya. Hasil ini

sesuai dengan penelitian Kim, Mauer, dan Sherman (1998) menyajikan

sebuah teori mengenai pilihan aset likuid ketika pembiayaan eksternal

mahal. Penelitian tersebut menjelaskan alasan untuk memegang aset

likuid, memungkinkan manajer untuk mengejar kesempatan yang

menarik investasi masa depan dengan dana internal tanpa perlu

mengubah struktur modal dasar mereka. Dengan demikian, likuiditas

memungkinkan untuk ekspansi masa depan sambil mempertahankan

struktur modal yang relatif stabil mendekati tingkat target perusahaan.

Untuk pembiayaan hutang jangka pendek, perusahaan memilih

pembiayaan internal selama mencukupi untuk menutup kebutuhan

modal yang diperlukan.

Page 76: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

62

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik

kesimpulan sebagai berikut :

1. Nilai uji F pada variabel struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan dan likuiditas terhadap struktur modal sebesar

10,150 dan nilai signifikansi 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa secara

bersama-sama struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas,

pertumbuhan pendapatan dan likuiditas berpengaruh terhadap struktur

modal.

2. Dari hasil penelitian diperoleh nilai adjusted R2 sebesar 0,459 atau 45,9 %

yang berarti 45,9 % variabel struktur modal dipengaruhi oleh struktur

aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas, pertumbuhan pendapatan dan

likuiditas sedangkan sisanya sebesar 54,1 % dipengaruhi oleh variabel lain

yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

3. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial (uji t) diperoleh analisis sebagai

berikut :

a. Struktur aktiva berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal

pada 11 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia

pada periode 2007-2011,

Page 77: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

63

b. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap

struktur modal pada 11 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa

Efek Indonesia pada periode 2007-2011,

c. Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal

pada 11 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia

pada periode 2007-2011,

d. Pertumbuhan pendapatan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap

struktur modal pada 11 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa

Efek Indonesia pada periode 2007-2011,

e. Likuiditas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap struktur modal

pada 11 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia

pada periode 2007-2011.

B. Keterbatasan Penelitian

Terdapat beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, di antaranya

yaitu :

1. Jumlah sampel yang relatif kecil dan hanya terbatas pada perusahaan

asuransi sehingga hasil penelitian ini tidak dapat digunakan sebagai dasar

generalisasi.

2. Periode pengamatan dalam penelitian ini yang relatif pendek yaitu periode

2007-2011.

3. Jumlah variabel independen yang digunakan masih sedikit sehingga

banyak variabel lain yang belum digunakan dalam penelitian ini.

Page 78: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

64

4. Penelitian ini hanya terbatas pada kajian empiris tentang faktor-faktor

yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan asuransi go public

di BEI, tetapi tidak sampai kepada pemecahan masalah tentang

bagaimana dampak struktur modal itu sendiri terhadap kinerja

perusahaan.

C. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan dalam penelitian ini, maka

dapat diberikan saran sebagai berikut:

1. Bagi Akademisi

Mengingat penelitian ini hanya membatasi pada perusahaan go

public di sektor asuransi saja, sehingga hasil penelitian ini tidak

dapat digunakan sebagai dasar generalisasi. Untuk penelitian

selanjutnya diharapkan perusahaan yang menjadi sampel

diusahakan lebih banyak.

Penelitian ini hanya membatasi waktu pengamatan selama lima

tahun, yaitu dari tahun 2007-2011, apabila waktunya lebih lama

ataupun dengan mengambil tahun pengamatan yang berbeda,

kemungkinan hasil yang diperoleh berbeda, bahkan mungkin akan

lebih baik. Sehingga untuk tahun-tahun yang lain atau tahun-tahun

mendatang, hasil penelitian ini masih perlu diuji validitasnya.

Penelitian ini hanya menggunakan faktor internal (fundamental)

perusahaan, sehingga penelitian selanjutnya diharapkan untuk

Page 79: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

65

memasukkan faktor-faktor ekternal dari perusahaan, seperti:

inflansi, kurs rupiah, tingkat bunga, situasi politik, dan kondisi

pasar modal, dan lain-lain.

2. Bagi Perusahaan

Penanganan Struktur aktiva untuk mengoptimalkan struktur modal

perusahaan perlu perhatian yang lebih. Struktur aktiva yang besar

dapat dijadikan jaminan atas modal eksternal dalam pemenuhan

kebutuhan permodalan perusahaan. Dari hasil penelitian

menunjukkan semakin besar struktur aktiva semakin besar tingkat

hutang. Namun hal tersebut harus dipertimbangkan oleh para

manajer dalam menentukan rasio yang tepat yang

memperhitungkan risiko yang mungkin terjadi dari penggunaan

hutang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan yang

besar belum tentu akan mendapatkan dana eksternal dengan

mudah. Investor lebih menyoroti kinerja perusahaan dan prospek

perusahaan tidak dari fundamental perusahaan, seperti sifat

manajemen, inovasi ,dan lain-lain.

Manajer harus dapat memperhitungkan manfaat dan risiko yang

timbul dari penambahan hutang yang dilakukan seiring dengan

peningkatan profitabilitas. Dari hasil penelitian menunjukkan

bahwa meningkatnya profitabilitas mempengaruhi peningkatan

jumlah hutang perusahaan. Hal ini kemungkinan terjadi karena

Page 80: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

66

dana internal tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan permodalan.

Manajer harus memperhitungkan dan mengevaluasi risiko dari

penambahan hutang dan besaran profitabilitas perusahaan.

Manajer harus tetap menjaga aset likuid untuk mendapatkan

fleksibilitas keuangan perusahaan dalam pemenuhan kewajiban

jangka pendek.

3. Bagi Investor

Selain faktor fundamental, investor harus memperhatikan faktor-

faktor eksternal perusahaan asuransi seperti kinerja manajer dalam

mengelola aset dan inovasi perusahaan.

Investor harus memperhatikan pengelolaan aset perusahaan

asuransi. ukuran perusahaan yang dilihat dalam total aset belum

tentu dapat dijadikan pegangan untuk memberikan tambahan

permodalan karena dalam kenyataan di lapangan perusahaan besar

belum tentu lebih baik dari perusahaan kecil dalam segi kinerja dan

manajemen aset.

Investor harus memperhatikan pertumbuhan pendapatan dan

profitabilitas perusahaan asuransi untuk memaksimalkan nilai

investasi mereka kedepannya untuk menghasilkan sinergi dengan

perusahaan yang berkesinambungan.

Page 81: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

DAFTAR PUSTAKA

Brigham, Eugene F. Dan Joel F. Houston. (2006). Dasar-Dasar Manajemen

Keuangan(Terjemahan). Edisi 10. Jakarta : Salemba Empat.

Brigham, Eugene F. Dan Joel F. Houston.2004. Fundamental of Financial

Management. South-Western. Edisi 10. Thompson.

Diunduh dari http: www.lintas.me/Nasional/Bisnis/. 5 April 2013. 21.00 WIB.

Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM

SPSS 19. Edisi 5. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hanafi, Mamduh M. (2003). Manajemen Keuangan Internasional. Edisi

2003/2004. Cetakan Pertama. Yogyakarta : BPFE.

Husnan, Suad. (1993). Pembelajaran Perusahaan (Dasar-Dasar Manajemen

Keuangan).Yogyakarta : LIBERTY.

Horne, James Van dan John M. Wachowicz, Jr. (1998). Fundamentals of

Financial management. McGraw-Hill Companies

Jogiyanto,H.M. (2008). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi 2008.

Yogyakarta : BPFE.

Naser Najjar and Krassimir petrov.2011.”Capital Structure of insurance

Companies in Bahrain”.International Journal of business and

Management. Vol 6,no.11

Prabansari, Yuke dan Hadri Kusuma.(2005). “ Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Go Public di Bursa Efek Jakarta

“. Sinergi kajian bisnis dan manajemen (edisi khusus on finance Tahun

2005). Hlm 1-15.

Riza Fatoni (2013).”Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur Modal

pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode

2007-2011”.Skripsi. Universitas Diponegoro

Saidi (2004). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada

Perusahaan Manufaktur Go Public di BEJ Tahun 1997-2002.” Jurnal

Bisnis dan Ekonomi, Vol. 11, No. 1 (Maret), 44-58.

Sekaran, Uma. (2006). Metodologi Penelitian dan Bisnis.Edisi 1 dan 2. Jakarta:

Salemba Empat.

Page 82: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Soesan,Fitriah.(2006). “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur

Modal Pada Perusahaan Asuransi yang Go Public di Bursa Efek Jakarta

(BEJ) Tahun 2001-2004 ”.Skripsi.Universitas Islam Indonesia

Weston, Fred J. Dan Brigham, Eugene F. (1994). Dasar-Dasar Manajemen

Keuangan. Jakarta : Erlangga.

Yesy Marriana,Devi(2012).”Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur

Modal Perusahaan Asuransin Go Public di Bursa Efek Indonesia(BEI)

Tahun 2006-2010”.Thesis.Universitas Diponegoro

Page 83: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

LAMPIRAN

Page 84: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Page 85: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 1 .

Perusahaan asuransi go-public di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2007-

2011

No Kode Perusahaan

1 ABDA PT. Asuransi Bina Dana Artha Tbk.

2 AHAP PT. Asuransi Harta Aman Pratama Tbk.

3 AMAG PT. Asuransi Multi Artha Guna Tbk.

4 ASDM PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk

5 ASBI PT. Asuransi Bintang Tbk

6 ASJT PT. Asuransi Jasa Tania Tbk

7 ASRM PT. Asuransi Ramayana Tbk.

8 LPGI PT. Lippo General Insurance Tbk.

9 MREI PT. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.

10 PNIN PT. Panin Insurance Tbk.

11 PNLF PT. Panin Life Tbk.

Sumber : ICMD2011

Page 86: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 2. Struktur Modal

tahun kode total hutang total aktiva Sm

2007 ABDA 166060 270809 0.61319971

AHAP 20584 49503 0.41581318

AMAG 168902 365225 0.46246013

ASDM 131751 236690 0.55663949

ASBI 108129 181709 0.59506684

ASJT 67316 155438 0.43307299

ASRM 142893 244721 0.58390167

LPGI 120371 659657 0.18247513

MREI 98316 196420 0.50053966

PNIN 2590794 7346979 0.35263392

PNLF 2351156 6557147 0.35856387

2008 ABDA 302494 421304 0.71799461

AHAP 33724 79831 0.42244241

AMAG 215482 437340 0.49271048

ASDM 154682 257516 0.60066947

ASBI 120226 200359 0.60005291

ASJT 69436 160000 0.433975

ASRM 203102 315374 0.64400363

LPGI 132838 724796 0.1832764

MREI 143838 258600 0.5562181

PNIN 1849340 6790788 0.27233069

PNLF 1592391 5903045 0.26975756

2009 ABDA 394265 518268 0.76073576

AHAP 47984 100770 0.47617346

AMAG 234513 506324 0.46316785

ASDM 149876 262885 0.57012001

ASBI 99634 186854 0.53321845

ASJT 78330 178337 0.43922461

ASRM 237190 364015 0.65159403

LPGI 132735 616238 0.21539568

MREI 236396 347909 0.67947653

PNIN 2458022 8107143 0.30319214

PNLF 2288750 7084614 0.32305924

2010 ABDA 648320 845779 0.76653594

AHAP 68021 126550 0.53750296

AMAG 303392 654357 0.46364905

ASDM 178432 308123 0.57909341

ASBI 145390 243601 0.59683663

Page 87: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 2. struktur modal

2010 ASJT 76889 182571 0.42114575

ASRM 315698 457415 0.6901785

LPGI 188777 883223 0.21373651

MREI 300885 445082 0.6760215

PNIN 2748350 9518977 0.28872325

PNLF 2526725 8304062 0.30427579

2011 ABDA 701529 1106155 0.63420497

AHAP 74603 144972 0.51460282

AMAG 415529 1051934 0.39501433

ASDM 184583 331259 0.55721656

ASBI 144079 245566 0.5867221

ASJT 83861 193696 0.43295164

ASRM 440869 609497 0.72333252

LPGI 235717 894612 0.26348518

MREI 329987 565527 0.58350353

PNIN 3527284 11572771 0.30479165

PNLF 3314319 10511097 0.31531618

tahun kode total hutang total aktiva sm

Page 88: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 3. Struktur aktiva

tahun kode aktiva tetap total aktiva Tangibility

2007 ABDA 26212 270809 0.09679147

AHAP 5084 49503 0.10270085

AMAG 4423 365225 0.01211034

ASDM 8629 236690 0.03645697

ASBI 30500 181709 0.16785079

ASJT 13267 155438 0.08535236

ASRM 23158 244721 0.09463021

LPGI 6993 659657 0.01060096

MREI 18032 196420 0.09180328

PNIN 33939 7346979 0.00461945

PNLF 5147 6557147 0.00078495

2008 ABDA 35782 421304 0.08493155

AHAP 5507 79831 0.06898323

AMAG 12583 437340 0.02877167

ASDM 12172 257516 0.04726697

ASBI 28605 200359 0.14276873

ASJT 3623 160000 0.02264375

ASRM 21991 315374 0.06972991

LPGI 5999 724796 0.00827681

MREI 17423 258600 0.06737432

PNIN 18673 6790788 0.00274975

PNLF 14288 5903045 0.00242045

2009 ABDA 33452 518268 0.06454576

AHAP 5318 100770 0.05277364

AMAG 5539 506324 0.01093964

ASDM 12914 262885 0.04912414

ASBI 27686 186854 0.14816916

ASJT 2961 178337 0.0166034

ASRM 29506 364015 0.0810571

LPGI 9227 616238 0.01497311

MREI 17465 347909 0.05019991

PNIN 21380 8107143 0.00263718

PNLF 13384 7084614 0.00188916

2010 ABDA 32119 845779 0.03797564

AHAP 5682 126550 0.04489925

AMAG 4939 654357 0.00754787

ASDM 11732 308123 0.0380757

Page 89: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 3. Struktur aktiva

Tahun kode aktiva tetap total aktiva tangibility

2010 ASBI 28090 243601 0.11531151

ASJT 848 182571 0.00464477

ASRM 28838 457415 0.06304559

LPGI 12769 883223 0.01445728

MREI 20360 445082 0.04574438

PNIN 22290 9518977 0.00234164

PNLF 11056 8304062 0.0013314

2011 ABDA 51666 1106155 0.04670774

AHAP 7730 144972 0.05332064

AMAG 4816 1051934 0.00457823

ASDM 13477 331259 0.04068418

ASBI 25893 245566 0.10544212

ASJT 827 193696 0.00426958

ASRM 36651 609497 0.06013319

LPGI 28961 894612 0.03237269

MREI 19320 565527 0.03416283

PNIN 32558 11572771 0.00281333

PNLF 7734 10511097 0.00073579

Page 90: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 4. Ukuran perusahaan

tahun kode total aktiva size

2007 ABDA 270809 5.432663093

AHAP 49503 4.694631519

AMAG 365225 5.562560498

ASDM 236690 5.37417991

ASBI 181709 5.259376438

ASJT 155438 5.1915572

ASRM 244721 5.388671239

LPGI 659657 5.819318175

MREI 196420 5.293185707

PNIN 7346979 6.866108798

PNLF 6557147 6.81671492

2008 ABDA 421304 5.624595582

AHAP 79831 4.902171569

AMAG 437340 5.640819201

ASDM 257516 5.410804218

ASBI 200359 5.301808855

ASJT 160000 5.204119983

ASRM 315374 5.498825886

LPGI 724796 5.860215788

MREI 258600 5.412628521

PNIN 6790788 6.831920173

PNLF 5903045 6.771076094

2009 ABDA 518268 5.714554395

AHAP 100770 5.003331259

AMAG 506324 5.704428514

ASDM 262885 5.419765806

ASBI 186869 5.271537262

ASJT 178337 5.251241457

ASRM 364015 5.56111928

LPGI 616238 5.789748475

MREI 347909 5.541465664

PNIN 8107143 6.908867834

PNLF 7084614 6.850316193

2010 ABDA 845779 5.927256898

AHAP 126550 5.102262149

AMAG 654357 5.815814753

ASDM 308123 5.488724118

Page 91: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 4. Ukuran perusahaan

Tahun kode total aktiva size

2010 ASBI 243601 5.386679067

ASJT 182571 5.261431794

ASRM 457415 5.660310402

LPGI 883223 5.94607037

MREI 445082 5.648440031

PNIN 11572771 7.063437359

PNLF 8304062 6.919290583

2011 ABDA 1106155 6.043815987

AHAP 144972 5.16128413

AMAG 1051934 6.021988492

ASDM 331259 5.520167686

ASBI 245566 5.390168236

ASJT 193696 5.287120652

ASRM 609497 5.784971572

LPGI 894612 5.951634719

MREI 565527 5.752453344

PNIN 11572771 7.063437359

PNLF 10511097 7.021648044

Page 92: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 5 Profitabilitas

tahun kode laba bersih total aktiva profitabilitas

2007 ABDA 12940 270809 0.047782755

AHAP 1309 49503 0.026442842

AMAG 19289 365225 0.052814019

ASDM 3038 236690 0.012835354

ASBI -12296 181709 -

0.067668635

ASJT -5971 155438 -0.03841403

ASRM 15503 244721 0.063349692

LPGI 15399 659657 0.02334395

MREI 12507 196420 0.063674779

PNIN 341599 7346979 0.046495165

PNLF 446543 6557147 0.068100197

2008 ABDA 14087 421304 0.033436663

AHAP 2565 79831 0.032130375

AMAG 29829 437340 0.068205515

ASDM 5022 257516 0.019501701

ASBI 5968 200328 0.029791143

ASJT 3837 160000 0.02398125

ASRM 17098 315374 0.054214996

LPGI 12094 724796 0.016686074

MREI 21151 258600 0.08179041

PNIN 314815 6790788 0.046359127

PNLF 367137 5903045 0.062194511

2009 ABDA 26055 518268 0.050273218

AHAP 7277 100770 0.072213953

AMAG 49193 506324 0.097157156

ASDM 7696 262885 0.029275158

ASBI 3637 186869 0.019462832

ASJT 9206 178337 0.051621369

ASRM 22049 364015 0.06057168

LPGI 23127 616238 0.037529331

MREI 31736 347909 0.091219256

PNIN 400168 8107143 0.049359929

PNLF 465701 7084614 0.065734139

2010 ABDA 45297 845779 0.053556544

AHAP 9413 126550 0.074381667

AMAG 59363 654357 0.090719592

ASDM 14150 308123 0.045923219

Page 93: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 5. Profitabilitas

Tahun kode laba bersih total aktiva profitabilitas

2010 ASBI 2677 243601 0.010989282

ASJT 12007 182571 0.065766195

ASRM 24383 457415 0.053306079

LPGI 54059 883223 0.061206513

MREI 46003 445082 0.103358482

PNIN 575848 9518977 0.060494736

PNLF 712196 8304062 0.085764774

2011 ABDA 87622 1106155 0.07921313

AHAP 14431 144972 0.09954336

AMAG 95466 1051934 0.090752842

ASDM 21805 331259 0.065824627

ASBI 9119 245566 0.03713462

ASJT 12494 193696 0.064503139

ASRM 37437 609497 0.06142278

LPGI 42014 894612 0.046963376

MREI 62006 565527 0.109642864

PNIN 1065243 11572771 0.092047358

PNLF 928424 10511097 0.088327983

Page 94: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 6. Pertumbuhan pendapatan

tahun kode GP(t) GP(t-1) GP(t)-GP(t-1) RG

2007 ABDA 167856 174643 -6787 -0.038862136

AHAP 54155 45737 8418 0.184052299

AMAG 213840 180090 33750 0.187406297

ASDM 241641 255313 -13672 -0.053549956

ASBI 200425 174658 25767 0.147528312

ASJT 101350 99821 1529 0.015317418

ASRM 390798 331729 59069 0.178064022

LPGI 199590 201490 -1900 -0.009429748

MREI 244128 189683 54445 0.287031521

PNIN 1460447 1262836 197611 0.156481918

PNLF 1369767 1168378 201389 0.172366306

2008 ABDA 334198 167856 166342 0.990980364

AHAP 70816 54155 16661 0.307653956

AMAG 238720 213840 24880 0.116348672

ASDM 307634 241641 65993 0.273103488

ASBI 157062 200425 -43363 -0.216355245

ASJT 135429 101350 34079 0.336250617

ASRM 440014 390798 49216 0.125937185

LPGI 224630 199590 25040 0.125457187

MREI 334999 244128 90871 0.372226865

PNIN 1315476 1460447 -144971 -0.099264814

PNLF 1185885 1369767 -183882 -0.134243269

2009 ABDA 438182 334198 103984 0.31114489

AHAP 107784 70816 36968 0.52202892

AMAG 244670 238720 5950 0.024924598

ASDM 313269 307634 5635 0.018317221

ASBI 145091 157062 -11971 -0.076218309

ASJT 150507 135429 15078 0.111335091

ASRM 455219 440014 15205 0.034555719

LPGI 250150 224630 25520 0.113609046

MREI 480632 334999 145633 0.434726671

PNIN 1191336 1315476 -124140 -0.094368882

PNLF 1038399 1185885 -147486 -0.124367877

2010 ABDA 640877 438182 202695 0.462581758

AHAP 150028 107784 42244 0.391932012

AMAG 290660 244670 45990 0.187967466

ASDM 379154 313269 65885 0.210314458

ASBI 168247 145091 23156 0.159596391

Page 95: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 6. Pertumbuhan pendapatan

Tahun kode GP(t) GP(t-1) GP(t)-GP(t-1) RG

2010 ASJT 179552 150507 29045 0.192981057

ASRM 480224 455219 25005 0.054929605

LPGI 319180 250150 69030 0.275954427

MREI 564304 480632 83672 0.174087452

PNIN 1551314 1191336 359978 0.302163286

PNLF 1380179 1038399 341780 0.329141303

2011 ABDA 772599 640877 131722 0.205533979

AHAP 165182 150028 15154 0.101007812

AMAG 377300 290660 86640 0.298080231

ASDM 413543 379154 34389 0.090699294

ASBI 190598 168247 22351 0.132846351

ASJT 171569 179552 -7983 -0.044460658

ASRM 553991 480224 73767 0.153609566

LPGI 411640 319180 92460 0.289679804

MREI 625158 564304 60854 0.107839037

PNIN 2622784 1551314 1071470 0.690685445

PNLF 2449227 1380179 1069048 0.774571994

Page 96: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 7 Likuiditas

tahun kode aktiva lancar kewajiban lancar Liq

2007 ABDA 81975 100255 0.817664954

AHAP 27716 5642 4.912442396

AMAG 34754 109351 0.317820596

ASDM 133728 82963 1.61189928

ASBI 52809 44469 1.187546381

ASJT 71987 44661 1.611853743

ASRM 96726 68437 1.413358271

LPGI 56473 39868 1.416499448

MREI 25050 24457 1.024246637

PNIN 339533 170005 1.9971942

PNLF 214720 35123 6.113373003

2008 ABDA 95385 166958 0.571311348

AHAP 30658 13305 2.304246524

AMAG 21946 139793 0.156989263

ASDM 172159 101434 1.697251415

ASBI 81920 63972 1.280560245

ASJT 78900 41160 1.916909621

ASRM 134052 109983 1.218842912

LPGI 35059 49395 0.709768195

MREI 35624 33888 1.051227573

PNIN 826083 198362 4.164522439

PNLF 26309 36161 0.727551782

2009 ABDA 155434 225096 0.690523155

AHAP 34244 23495 1.457501596

AMAG 18793 156632 0.119981868

ASDM 128200 94596 1.355237008

ASBI 58212 72463 0.803334115

ASJT 80831 42920 1.883294501

ASRM 176016 113577 1.54975039

LPGI 45367 50865 0.891909958

MREI 85332 30972 2.755133669

PNIN 1150792 272122 4.22895613

PNLF 2239469 645252 3.470688971

2010 ABDA 105785 279480 0.378506512

AHAP 59344 33813 1.75506462

AMAG 20003 236095 0.084724369

ASDM 149887 114346 1.310819793

ASBI 99730 88181 1.130969256

Page 97: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lanjutan lampiran 7. Likuiditas

tahun kode aktiva lancar kewajiban lancar Liq

2010 ASJT 79862 19632 4.067950285

ASRM 179883 109082 1.649062173

LPGI 93759 64763 1.447724781

MREI 129118 98123 1.31587905

PNIN 150217 1448637 0.103695405

PNLF 2534865 857156 2.957297155

2011 ABDA 110397 356896 0.309325406

AHAP 68099 40418 1.684868128

AMAG 17135 222456 0.077026468

ASDM 133413 111569 1.195789153

ASBI 113058 94878 1.191614494

ASJT 54413 28677 1.897443945

ASRM 157105 146773 1.070394419

LPGI 92106 160867 0.572559941

MREI 172927 150279 1.150706353

PNIN 177235 1227432 0.144394964

PNLF 3908703 1835150 2.129909272

Page 98: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 8. Tabel

Tabel 4.1 Statistik Deskriptif

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

SM 55 .1825 .7665 .482036 .1563519

Tgb 55 .0007 .1679 .045511 .0419750

Size

55 4.6946 7.0634

5.752595

E0

.6168358

Prof 55 -.0677 .1096 .053315 .0324649

RG 55 -.2164 .9910 .186217 .2227553

Liq

55 .0770 6.1134

1.546457

E0

1.2575639

Valid N (listwise) 55

Sumber : data yang diolah

Page 99: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Tabel 4.2 Hasil uji normalitas

Sumber : data yang diolah

Tabel 4.3 Hasil Uji Multikolinearitas

Coefficientsa

Model Collinearity Statistics

Tolerance VIF

1

Tgb .513 1.951

Size .628 1.593

Prof .704 1.420

RG .922 1.085

Liq .933 1.071

Sumber : data yang diolah

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized

Residual

N 55

Normal Parametersa Mean .0000000

Std. Deviation .10958479

Most Extreme Differences Absolute .059

Positive .057

Negative -.059

Kolmogorov-Smirnov Z .439

Asymp. Sig. (2-tailed) .990

Page 100: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Tabel 4.4 Hasil uji Autokorelasi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of

the Estimate

Durbin-

Watson

1 .713a .509 .459 .1150401 2.543

a. Predictors: (Constant), Liq, Prof, RG, Size, Tgb

b. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Tabel 4.5 Tabel Durbin Watson

n

dL dU

10 0,2417 2,8217

. . .

. . .

. . .

55 1,3743 1,7681

k=5

Sumber : ghozali, 2011

Page 101: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Tabel 4.6 Hasil Runs Test

Sumber : data yang diolah

Runs Test

Unstandardized

Residual

Test Valuea .00711

Cases < Test Value 27

Cases >= Test Value 28

Total Cases 55

Number of Runs 34

Z 1.500

Asymp. Sig. (2-tailed) .134

a. Median

Page 102: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Tabel 4. 7 Hasil Uji Glesjer pada 11 Perusahaan Asuransi

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients

t Sig. B Std. Error Beta

1 (Constant) .114 .117 .970 .337

Tgb .014 .302 .009 .045 .964

Size -.005 .019 -.042 -.243 .809

Prof -.164 .333 -.080 -.492 .625

RG .078 .042 .260 1.825 .074

Liq -.005 .007 -.096 -.682 .499

b. Dependent Variable: abs_res

Sumber : data yang diolah

Tabel 4.8 Hasil Uji F

ANOVAb

Model

Sum of

Squares df

Mean

Square F Sig.

1 Regression .672 5 .134 10.150 .000a

Residual .648 49 .013

Total 1.320 54

a. Predictors: (Constant), Liq, Prof, RG, Size, Tgb

b. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Page 103: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Tabel 4.9 Hasil Uji Hipotesis

Coefficientsa

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardize

d

Coefficient

s

T Sig.

Collinearity

Statistics

B Std. Error Beta

Toleranc

e VIF

1 (Constan

t)

.587 .202

2.902 .006

Tgb 2.385 .521 .640 4.580 .000 .513 1.951

Size -.052 .032 -.206 -1.633 .109 .628 1.593

Prof 1.749 .575 .363 3.045 .004 .704 1.420

RG .061 .073 .086 .827 .412 .922 1.085

Liq -.011 .013 -.089 -.857 .396 .933 1.071

a. Dependent Variable: SM

Sumber : data yang diolah

Page 104: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Lampiran 9. Gambar

Sumber : data yang diolah

Gambar 4.1. Grafik Histogram

Sumber : data yang diolah

Gambar 4.2. Normal P-Plot

Page 105: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI · Konsep asuransi didasarkan pada teknik transfer risiko. Untuk mentransfer risiko, tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan Dalam

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

Gambar 4.3. Hasil Uji Heteroskedastisitas