analisis kualitatif kation-anion

Download Analisis Kualitatif Kation-Anion

Post on 10-Oct-2015

75 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kimia analitik

TRANSCRIPT

Analisis Kation

Analisis KualitatifSarah Alya Firnadya(1)(1306368066)

Nur Arief Meyviawan(2)(1306368085)Kimia Analitik 02RegulerKelompok 1Analisis kualitatifAnalisis kualitatif adalah pengujian untuk menguji keberadaan suatu ion/unsur dalam suatu sampel

Agar mendapatkan hasil yang sesuai diperlukan pengujian terhadap sampel, berikut ini adalah beberapa jenis pengujianUntuk menganalisa suatu zat dalam sampel diperlukkan rangkaian pengujian yang terstruktur dan penggolongan terhadap sampel

Penggolongan ini dapat diartikan juga pemisahan antar zat-zat yang terkandung dalam sampel

Analisa kualitatif sendiri terbagi atas dua bagian , yaitu :Analisa Kation

Analisa Anion

Bertujuan untuk mengidentifikasi ion ion kation di dalam sampel

Kation di kelompokkan dalam 5 kelompok berdasarkan reaksi terhadap reagen(membentuk endapan atau tidak)Analisa KationProses Analisis Kationdilakukan dengan sentrifuge dan dekantasiSerangkaian reaksi1 atau lebih reaksi untuk menentukan ciri khas zat Golongan dalam kationGolongan I : Ag+, Hg+, Pb2+Reagen : HCl

Ag+ + Cl- AgCl Pb+2 + 2Cl- PbCl2 Hg2+2 + 2Cl- Hg2Cl2

Golongan IEndapan PbCl2 larut dengan suhu naik PbCl2 dapat dipisahkan dengan + H2O panas di sentrifuge

Identifikasi Ion Pb2+

ATAU

Pb2+H2SO4K2CrO4Endapan PutihEndapan KuningIdentifikasi Hg+ dilakukan dengan penambahan NH3. Hg2Cl2+ NH3 endapan abu-abu

Identifikasi Ag+Jika terbentuk padaendapan putih padaputaran kedua, menandakan terdapat Ion Ag+

+ asam HNO3+ Cl-+ NH3 berlebih

Golongan II : Cu2+, Cd2+, Bi3+, Hg2+, As5+, As3+, Sn2+, Sn4+, Sb3+, Sb5+, Pb2+Reagen : H2S

Penggolongan ini dilakukan dengan membuat endapan garam sulfida dengan pH sekitar 0.5(penting)

pH tembaga, kadmium, kobalt dan timbal tidak akan sempurna pengendapannya

pH sulfida dari golongan 3 dapat ikut terendapkanGolongan IISampel (ion)Penambahan ReagenCu2+CuS (hitam)Cd2+CdS (kuning)Bi3+Bi2S3 (coklat)Hg2+HgS (hitam)As3As2S3(kuning)As5+As2S5 (kuning)Sn2+SnS (coklat)Sn4+SnS2 (kuning)Sb3+Sb2S3 (jingga)Sb5+Sb2S5(jingga)Pb2+PbS (hitam)Reaksi pemisahanPemisahan ion Hg dapat dilakukan dengan penambahan asam nitrat. Ini dikarenakan sulfida Hg tidak larut dalam asam iniHgS + NO3- HgCl42-+ Sn2+ Hg2Cl2 (putih) + Sn2+ berlebihHg (hitam) Pemisahan ion Pb didasarkan pada sifat PbSO4 yang tidak mudah larut di airPbSO4 + ammonium asetat kompleks Pb-asetat

+K2CrO4 endapan PbCrO4 Identifikasi ion Bi dari ion Cu dan Cd, penambahan NH4OHNH4OHPenambahan NH4OH secara berlebihan mengakibatkan terbentuknya

Namun tidak dengan ion bismut. Maka dari itu pengendapan pada penambahan NH4OH secara berlebih menunjukan adanya ion bismutIdentifikasi ion Cu dapat dilakukan mengamati warna larutan yang berwarna biru.

Jika larutan tidak berwarna biru, maka dapat dilakukan pengujian

Cu2++ Fe(CN)63- [Cu2Fe(CN)6] Identifikasi ion Cd dapat dilakukan dengan penambahan ammonium sulfide terdapat endapan kuning terdapat ion Cd

Namun jika terdapat Cu, perlu ditambahkan reaksi yang menghasilkan ion kompleks Cd(CN)42-.

Ion ini sangat tidak stabil (yang mana kompleks Cu(CN)42- sangat stabil) sehingga akan terdisosiasi menjadi ion Cd2+

Kation ini cukup untuk membentuk endapan kuning dengan penambahan ammonium sulfideGolongan III : Fe2+, Fe3+, Al3+, Cr3+, Cr6+, Ni2+, Co2+, Mn2+, Mn7+, Zn2+Reagen : NH4Cl, NH4OH, H2S

Kation golongan 3 membentuk sulfida yang lebih larut dibandingkan kation golongan 2. Untuk mengendapkan kation golongan 3 sebagai garam sulfida konsentrasi ion H+ dikurangi menjadi pH 9. Hal ini dapat dilakukan dengan penambahan amonium hidroksida dan amonium klorida.Golongan IIIPenambahan dua pereaksi ini menyebabkan endapan

Kation yang lain juga membentuk hidroksida, namun dengan penambahan yang berlebih terbentuk kompleks Zn(NH3)42+ , Ni(NH3)62+ ,Co(NH3)62+ yang larut

Al3+Fe3+ Cr3+Fe(OH)3 Al(OH)3 Cr(OH)3Hasil Pengendapan Lainnya adalah FeS (hitam) dan MnS (merah jambu).

endapanZn(NH3)42+ Ni(NH3)62+ Co(NH3)62++ ion sulfidaZnSNiSCoSSampel (ion)Penambahan ReagenFe3+Fe(OH)3 (merah)Fe2+FeS (hitam)Al3+Al(OH)3(putih)Cr3+Cr(OH)3 (hijau)Ni2+NiS(hitam)Co2+CoS (hitam)Mn2+MnS (merah jambu)Zn2+ZnS (putih)Untuk kation golongan IV, dilakukan pengujian ion Ba2+, Sr2+, Ca2+Reagen golongan ini adalah Amonium Karbonat 1M. Penambahan ammonium karbonat kepada ketiga senyawa diatas akan menghasilkan endapan berwarna putih (BaCO3, SrCO3, CaCO3)

Sampel+ K2CrO4+ Na2CO3Uji NyalaBa2+BaCrO4 (end. kuning) BaCO3 (end. putih)Kuning KehijauanCa2+CaCrO4 (Lrt. kuning)CaCO3 (end. keruh)Merah KekuninganSr2+SrCrO4 (Lrt. kuning)SrCO3MerahGolongan IVPengujian Kation golongan V untuk mengidentifikasi ion Mg2+, Na+, K2+, NH4+

Uji spesifik dapat dilakukan untuk Na+ dengan menggunakan pereaksi seng uranil asetat membentuk endapan kuning [NaZn(UO2)3(C3H3O2)9] atau dengan uji nyala yang menghasilkan warna kuning

Uji spesifik ion Mg2+ akan bereaksi dengan ion OH- membentuk endapan putih Mg(OH)2

Golongan VUntuk uji spesifik K+ dapat dilakukan dengan pereaksi natrium heksanitrikobaltat (III) memberikan endapan kuning [K2NaCo(NO2)6] atau uji nyala yang menghasilkan warna merah keunguan

NH4+ dapat diketahui dengan memanaskan larutan sampel asli dengan NaOH 6 M. Bau gas amoniak yang khas menunjukkan adanya kation ini. Gas tersebut dapat merubah lakmus merah menjadi biru.

Rangkuman Uji Kation Filtrat Gol VLarutan kation gol I, II, III, IV, V+ HClEndapan Gol (I) KloridaFiltrat Gol II, III,IV,V+ H2SEndapan Gol (II) SulfidaFiltrat Gol III,IV,V+ NH4OH, NH4Cl, H2SEndapanGol (III) Sulfida & ion hidroksidaFiltrat Gol IV,V+ (NH4)2CO3 ,NH4OH, NH4ClEndapan Gol (IV) KarbonatAnalisa AnionBertujuan untuk mengidentifikasi ion ion anion di dalam sampelUntuk menganalisa anion dibutuhkan soda ekstrak terlebih dahuluSoda ekstrakNa2CO3 + 2LA L2CO3 +

Soda ekstrak untuk analisis anion2NaAGolongan pada uji anionsecara umum anion dapat dikelompokkan menjadi 3 golongan, yaitu :

ion Sulfat (SO42-)

ion fosfat (PO42-)

ion kromat (CrO42-)ion Nitrat (NO3-)ion Nitrit (NO2-)+ asam asetat encer / asam sulfat encerterbentuk cincin coklat terdapat ion nitritTHANK YOU