jabar dalam angka

Download jabar dalam angka

Post on 17-Feb-2015

52 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Jabar dalam Angka 2011

TRANSCRIPT

Geographical Condition

GEOGRAPHICAL CONDITION

Jawa Barat memiliki lahan yang subur, sebagian besar dari luas tanahnya digunakan untuk pertanian. Ini lebih dimungkinkan karena Jawa Barat yang beriklim tropis. Secara geografis terletak di antara 5o50' 7o50' Lintang Selatan dan 104o48' - 108o48' Bujur Timur, dengan batas-batas wilayahnya: sebelah Utara, berbatasan dengan Laut Jawa dan DKI Jakarta sebelah Timur, berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah sebelah Selatan, berbatasan dengan Samudra Indonesia sebelah Barat, berbatasan dengan Provinsi Banten

Jawa Barat has fertile area and most of the land is used for agriculture. This condition is supported by tropical climate with high rainfall. Geographically, Province of Jawa Barat lies between 5o50 - 7o50 South Latitude and 104o48 - 108o48 East longitude; it is bounded : on the North by Java Sea and Special Province of Jakarta on the East by Province of Central Java on the South by Indonesian Ocean and on the West by Province of Banten

Untuk tahun 2010, Kota Bandung sebagai Ibukota Propinsi Jawa Barat memiliki curah hujan yang tertinggi pada bulan Februari yaitu mencapai 557,1 mm, sedangkan curah hujan terendah pada bulan April yaitu 93,0 mm. Curah hujan tertinggi selama tahun 2011 pada bulan April sebesar 381,5 mm. Kecepatan angin rata-rata selama tahun 2010 sebesar 3 knot dengan tekanan udara sebesar 922,4 mb dan kelembaban nisbi mencapai 84 persen. Sementara pada tahun 2011 sampai kondisi bulan Juni kecepatan rata-rata angin sudah berkisar 4 knot dengan kelembaban nisbi 78 persen.

In 2010, Bandung city, as the capital of Jawa Barat Province, had the highest rainfall in February that was 557.1 mm, while the lowest rainfall happened in April that was 93.0 mm. For the first semester in 2011, the highest rainfall happened in April that was 381.5 mm. The average wind speed in 2010 was 3 knots with the average air pressure was 922.4 mb and relative humidity reached 84 percent. However, in 2011 until June condition, the wind speed was 4 knot with the relative humidity as 78 percent.

Jawa

Barat Dalam Angka/ Jawa Barat in Figures 2011

3

GEOGRAPHICAL CONDITIONPosisi Geografi dan Tinggi Gunung Api di Jawa Barat Geographical Position and Height of Vulcanos in Jawa Barat 2010 Posisi Geografi (LS/BT) dari Jakarta Geographical Position from Jakarta [2] 6 6 /106 020 0

Tabel Table

1.1

Nama Gunung Name of Mountain [1] 01. Karang 02. Kiara Beres-Gagak 03. Gagak 04. Perbakti 05. Salak 06. Gede 07. Patuha 08. Wayang 09 Windu 10. Tangkuban Perahu 11. Papandayan 12. Kawah Manuk 13. Kawah Kamojang 14. Guntur 15. Galunggung 16. Kawah Karah 17. Ceremai

Tinggi Gunung (m) Height of Vulcanos [3] 1 778 1 511 1917 1 699 2 211 2 958 2 434 2 182 2054 2 084 2 665 1 950 1 730 2 249 2 168 1 125 3 078

60 43 / 1060 39 70 12 / 107 0 43 60 45 /1060 40 60 43 / 1060 44 60 47 / 106 0 59 70 09 / 107 0 23 70 12 /1070 38 70 13 1 /1070 37 60 46 / 1070 36 70 19 / 1070 44 70 13 / 1070 44 70 7 /1070 48 70 08 /1070 20 70 15 /1080 03 70 15 /1080 05 60 53 /1080 24

Sumber : Departemen Pertambangan Direktorat Teknologi Vulkanologi Bandung Source : Department of Mining Directorate of Vulcanology Bandung

Jawa Barat Dalam Angka / Jawa Barat in Figures 2011

5

KONDISI GEOGRAFISCurah Hujan Temperatur dan Hari Hujan di Bandung Rainfall Temperature and Rainy days in Bandung 2010/2011 Temperatur (0C) Temperature Bulan/ Month Rata-rata Average [2] Maksimum Maximum [3] Minimum Minimum [4]

Tabel Table

1.2

Curah Hujan Rainfall (mm) [5]

Hari Hujan Rainy days (Hari) [6]

[1] Tahun 2010 Januari/January Februari/February Maret/March April/April Mei/May Juni/June Juli/July Agustus/August September/September Oktober/October November/November Desember/December Rata-rata/ Average Tahun 2011 Januari/January Februari/February Maret/March April/April Mei/May Juni/Juny Rata-rata/ Average Sumber Source

22,9 23,2 23,1 24,6 24,0 23,3 22,9 23,3 22,9 23,2 23,3 23,0 23,3

27,9 28,2 28,5 30,2 29,6 28.2 27,9 28,6 28,0 28,4 28,3 27,5 28,4

20,0 20,1 19,9 20,7 20,7 19,6 19,5 19,6 19,9 20,0 20,2 20,3 20,0

353,3 557,1 531,0 93,0 345,0 191,9 220,8 220,8 424,4 292,2 401,4 237,5 322,4

27 25 31 17 21 18 20 21 26 25 28 26 23,8

23,0 23,5 23,5 23,4 23,6 23,3 23,4

27,6 28,5 28,6 29,4 29,0 29,3 28,4

20,7 20,5 20,5 20,3 19,8 18,7 20,1

63,0 76,7 89,4 381,5 193,4 117,6 153,6

21 16 22 26 24 9 20

: Badan Meteorologi dan Geofisika Provinsi Jawa Barat : Meteorological and Geophysical Agency of Jawa Barat

6

Jawa Barat Dalam Angka / Jawa Barat in Figures 2011

GEOGRAPHICAL CONDITION

Tabel Table

1.3

Tekanan Udara Kelembaban dan Kecepatan Angin di Bandung Atmospheric Pressure Humidity and Wind Velocity in Bandung 2010/2011 Angin/Wind (knot) Tekanan Udara Atmospheric Pressure (mb) [6] 923,4 923,3 923,1 922,8 921,5 922,9 922,8 922,8 922,4 922,0 921,7 919,9 Lembab Nisbi Relative Humidity (%) [7] 84 87 86 78 83 84 85 81 85 82 85 82

Bulan/Month

[1] Tahun 2010 Januari/January Februari/February Maret/March April/April Mei/May Juni/June Juli/July Agustus/August September/September Oktober/October November/November Desember/December

Kecepatan Rata-rata Velocity Average [2] 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

Kecepatan Terbesar Highest Velocity [3] 11 7 9 12 10 10 7 13 9 17 9 10

Penguapan Evaporahin (mm) [4] 3,2 3,1 3,5 4,3 3,4 2,9 2,8 3,3 3,5 3,3 3,5 3,2

LPM (%)

[5] 49 43 46 72 57 51 49 56 48 43 42 38

Rata-rata/ Average Tahun 2011 Januari/January Februari/February Maret/March April/April Mei/May Juni/June Rata-rata/Average

3 4 5 3 3 3 3 4

17 12 13 10 9 10 8 13

3,3 3,9 4,3 3,6 3,8 3,2 3,6 3,7

50 42 59 49 50 60 74 56

922,4 920,7 921,2 921,2 922,2 922,5 922,5 921,7

84 79 78 77 79 80 75 78

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika Provinsi Jawa Barat Source : Meteorological and Geophysical Agency of Jawa Barat Catatan/Note : LPM = Lama Penyinaran Matahari/ Length of Sunshining

)

Jawa Barat Dalam Angka/Jawa Barat in Figures 2011

7

KONDISI GEOGRAFIS

Jumlah Perusahaan Pemakaian Air Permukaan Berdasarkan Air yang Diijinkan di Jawa Barat 1.4 Number of Establishment Using Legal Surface Water in Jawa Barat 2010 Balai PSDA Sungai Jumlah Perusahaan Kabupaten/Kota Number of Establishment Terdaftar/Registered Aktif/Active Irrigation Service in Regency/City [1] [2] [3] I Cisadane-Ciliwung 1. Kota Bogor 7 7 2. Kab. Bogor 9 9 3. Kota Depok 51 51 4. Kab. Bekasi 28 28 5. Kota Bekasi 10 10 Jumlah I 105 105 II Cisadea Cimandiri 1. Kota Sukabumi 80 80 2. Kab. Sukabumi 4 4 3. Kab. Ciajur 9 9 Jumlah II 93 93 III Citarum 1. Kota Bandung 25 25 2. Kab. Bandung 131 131 3. Kota Cimahi 22 22 4. Kab. Cianjur 10 10 5. Kab. Bekasi 12 12 6. Kab. Karawang 43 43 7. Kab. Purwakarta 25 25 8. Kab. Subang 8 8 9. Kab. Sumedang 6 6 10. Kab. Bandung Barat 39 39 Jumlah III 321 321 IV Cimanuk 1. Kab. Kuningan 3 3 2. Kota Cirebon 1 1 3. Kab. Cirebon 9 9 4. Kab. Majalengka 50 50 5. Kab. Garut 6 6 6. Kab. Indramayu 12 12 7. Kab. Sumedang 7 7 Jumlah IV 88 88 V Citanduy 1. Kab. Ciamis 17 17 2. Kab. Tasikmalaya 4 4 3. Kota Banjar 3 3 4. Kota Tasikmalaya 6 6 Jumlah V 30 30 Tabel Table Jumlah /Total 637 637

Sumber : Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Source : Provincial Irrigation Services of Jawa Barat

8

Jawa Barat Dalam Angka / Jawa Barat in Figures 2011

GEOGRAPHICAL CONDITIONPengelompokan Volume Pemakaian Air Permukaan Berdasarkan Air Yang Diijinkan Di Provinsi Jawa Barat 1.5 Surface Water Usage Clasified by Legal Volume Allowed in Jawa Barat 2010 Volume Berdasarkan SIPA /Volume based on SIPA Balai PSDA Sungai Kabupaten/Kota (M3) Irrigation Service in Regency/City PDAM Industri / Industry Non PDAM [1] [2] [3] [4] I Cisadane - Ciliwung 1. Kota Bogor 1 062 720 418 716 388 800 2. Kab. Bogor 4 574 880 1 692 368 3. Kota Depok 609 120 4. Kab. Bekasi 620 006 1 964 131 1 381 000 5. Kota Bekasi 3 963 686 112 500 126 640 Jumlah I 10 830 412 4 187 715 1 896 440 II Cisadea Cimandiri 1. Kota Sukabumi 36 288 2. Kab. Sukabumi 1 639 440 64 826 764 16 220 3. Kab. Ciajur 48 029 960 Jumlah II 1 639 440 112 893 012 16 220 III Citarum 1. Kota Bandung 3 066 336 243 288 855 2. Kab. Bandung 6 091 200 9 885 663 752 593 3. Kota. Cimahi 326 489 1 000 4. Kab. Cianjur 11 413 7 776 5. Kab. Bekasi 1 360 800 1 428 816 1 296 000 6. Kab. Karawang 670 080 4 001 125 1 549 692 7. Kab. Purwakarta 336 860 5 880 970 8. Kab. Subang 388 800 1 507 776 115 500 9. Kab. Sumedang 103 680 566 040 10. Kab. Bandung Barat 635 040 495 680 1 526 806 Jumlah III 12 652 796 24 347 260 5 250 222 IV Cimanuk 1. Kota Cirebon 12 500 2. Kab. Cirebon 362 880 1 032 134 3. Kab. Kuningan 207 360 67 910 4. Kab. Majalengka 103 290 7 776 5. Kab. Garut 371 520 6. Kab. Indramayu 861 840 47 894 7. Kab. Sumedang 596 160 Jumlah IV 2 028 240 1 635 248 7 776 V Citanduy 1. Kab. Ciamis 298 280 1 673 692 2. Kab. Tasikmalaya 39 744 3. Kota Banjar 293 760 1 440 4. Kota Tasikmalaya Jumlah V 592 040 1 714 876 Tabel Table Jumlah /Total 27 742 928 144 778 111 7 170 658

Sumber : Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Source : Provincial Irrigation Services of Jawa Barat Catatan : SIPA = Surat Ijin Pengambilan Air ) Jawa Barat Dalam Angka/Jawa Barat in Figures 2011

9

KONDISI GEOGRAFISLanjutan Continued Volume Berdasarkan SIPA Volume based on SIPA (M3) Pertanian Niaga Jumlah Agriculture Trading Total [5] [6] [7] 53 032 53 032 228 240 864 4 458 233 562 49 248 10 000 19 457 186 624 265 329 4 957 198 4 957 198 5 184 5 184 5 514 305 150 781 14 110 518 400 28 848 712 139 63 609 1 296 90 720 155 625 7 536 107 772 8 120 116 640 283 358 21 860 545 286 38 400 13 092