karya tulis

35
Keunggulan Komik Jepang/Manga dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat Karya tulis ini dibuat untuk melengkapi pelajaran bahasa Indonesia semester 2 tahun 2007-2008 Oleh: Diajeng Tyagita Ayuningtyas Kelas/No: IX-1/11 Guru: Kusrini, S.Pd, M.Pd 1

Upload: diajengtyagit2157

Post on 11-Aug-2015

41 views

Category:

Documents


0 download

DESCRIPTION

Anime Manga

TRANSCRIPT

Page 1: Karya Tulis

Keunggulan Komik Jepang/Manga dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat

Karya tulis ini dibuat untuk melengkapi pelajaran bahasa Indonesia semester 2 tahun 2007-2008

Oleh: Diajeng Tyagita Ayuningtyas

Kelas/No: IX-1/11

Guru: Kusrini, S.Pd, M.Pd

SMP Negeri 85 Jakarta Selatan2008

1

Page 2: Karya Tulis

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di zaman globalisasi sekarang ini, banyak sekali hiburan-hiburan baru yang muncul

dan digunakan oleh masyarakat. Sebagai contoh, alat-alat seperti komputer, televisi,

playstation, iPod dan lain-lain. Walaupun begitu, ada satu hiburan lagi yang mekipun

sudah ada sejak lama, tetapi sampai sekarang masih disenangi banyak orang yaitu buku.

Jenis-jenis buku bacaan bermacam-macam. Ada novel, biografi, majalah, buku

cerita, komik dan lain-lain. Salah satu jenis buku yang paling laris adalah komik.

Negara-negara pembuatnya bermacam-macam. Diantaranya Amerika, Prancis,

Indonesia dan Jepang. Tetapi, yang paling banyak diminati oleh masyarakat adalah

manga, atau yang kita sebut dengan komik jepang. Karena itu, penulis ingin mencari

tahu keunggulan manga dari komik lain dan pengaruh manga bagi masyarakat

Indonesia.

1.2 Permasalahan

Permasalahan-permasalahan yang mengenai judul karya tulis ini yang akan

dibicarakan oleh penulis antara lain:

1.Arti manga

2. Keunggulan manga dibandingkan komik lain

3. Alasan mengapa manga lebih disukai masyarakat Indonesia

2

Page 3: Karya Tulis

4. Pengaruh negatif dan positif dari manga

1.3 Tujuan Penelitian

Setiap penulis pasti mempunyai tujuannya masing-masing dalam pembuatan karya

tulis. Inilah beberapa tujuan penulis dalam karya tulis ini:

1. Mengetahui keunggulan manga

2. Mengenal arti manga lebih jauh

3. Memberikan informasi baru kepada pembaca

4. Memberitahukan pengaruh baik dan buruk tentang manga

1.4 Metode Penelitian

Penulis menggunakan metode-metode sebagai berikut dalam pembuatan karya tulis

ini:

1. Metode Pustaka. Penulis mencari informasi dari media cetak dan media

elektronik. Sebagai contoh, pengertian manga diambil dari media cetak yaitu majalah

dan yang lainnya berasal dari media elektronik yaitu internet.

2. Metode Pengamatan. Penulis mengamati sebuah toko buku dan melihat

banyaknya pengunjung yang mendatangi bagian komik. Penulis juga mengamati

mayoritas komik yang ada disana.

3. Metode Wawancara. Penulis mewawancarai beberapa anak untuk

mendapatkan alasan mereka tentang kesukaan mereka terhadap manga.

3

Page 4: Karya Tulis

1.5 Kegunaan Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapar berguna bagi pembacadalam:

1. Bertambahnya ilmu pembaca

2. Memberitahu pembaca informasi baru tentang manga

3. Dapat membuat pembaca mempertimbangkan pendapatnya tentang

manga

4. menghibur pembaca

1.6 Sistimatika Penelitian

Karya tulis mempunyai sisitimatika penelitian. Inilah sistimatika penelitian karya

tulis yang berjudul Keunggulan Komik Jepang/Manga dan Pengaruhnya Bagi

Masyarakat.

BAB I PENDAHULUAN:

1.1 Latar Belakang

1.2 Permasalahan

1.3 Tujuan Penelitian

1.4 Metode Penelitian

1.5 Kegunaan Penelitian

1.6 Sistimatika Penelitian

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dan Sejarah Manga

2.2 Keunggulan Manga

4

Page 5: Karya Tulis

2.3 Pengaruh Baik Manga

2.4 Pengaruh Buruk Manga

BAB III KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan

3.2 Saran

5

Page 6: Karya Tulis

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dan Sejarah Manga

Sebenarnya arti dari kata manga adalah gambar yang tidak karuan. Tetapi, menurut

Katsusshika Hoksai, manga adalah ilustrasi yang lucu dan konyol. Sedangkan menurut

website wikipedia, manga adalah bahasa jepang untuk komik dan katun yang dicetak.

Jadi, bisa kita simpulkan bahwa manga adalah bahasa Jepang dari gambar khas jepang

yang lucu dan konyol. Manga menjadi populer di Jepang sejak berakhirnya perang

dunia II. Tetapi, manga mempunyai sejarah yang panjang dalam perkembangan lukisan

Jepang. Orang yang membuat manga disebut mangaka. Berbeda dengan komik

Amerika, manga biasanya dibaca dari kanan ke kiri, sesuai dengan arah tulisan kanji

Jepang. Manga pertama diketahui dibuat oleh Suzuki Kankei tahun 1771 berjudul

Mankaku Zuihitsu. Berikutnya terbit Shiji no yukikai oleh Santo Kyoden (1798) dan

Manga hyakujo karya Aikawa Minwa (1814). Namun ada juga yang menyebut manga

pertama kali muncul abad 12. Manga generasi awal ini bertajuk choju jinbutsu giga

yang berisi berbagai gambar lucu hewan dan manusia. Manga yang dibuat banyak

seniman ini memenuhi hampir semua persyaratan manga. Sederhana, memiliki cerita di

dalamnya, dan memiliki gambar artistik. Pada mulanya, komik Jepang sangat

dipengaruhi gaya Amerika. Ini terlihat dari komik-komik buatan Osamu Tezuka yang

sangat bergaya Walt Disney. Ia mengadaptasi karakter wajah komik Amerika, seperti

mata, mulut, alis, dan hidung. Beberapa komiknya yang sangat terkenal dan sudah

6

Page 7: Karya Tulis

difilmkan adalah: Kimba the White Lion, Black Jack, dan Astro Boy. Keahlian Osamu

Tezuka membuat manga menjadikannya tempat berguru para mangaka. Beberapa

diantara muridnya adalah Ishinomori Shotaro, Akatsuka Fujio, and Fujiko Fujio yang

terkenal dengan Doraemonnya. Osamu Tezuka merupakan salah seorang yang paling

mempengaruhi perkembangan manga.

Manga mulai menemukan ciri khasnya setelah perang dunia kedua. Salah satu

pelopornya adalah Fujiko Fujio yang sukses dengan Doraemon. Ciri khas itu meliputi

karakter wajah serta penceritaan. Tokoh-tokoh manga kini bermata besar, memiliki raut

wajah halus dengan pipi bulat, hidung sempit dan bibir tipis. Latar belakang gambarnya

pun dibuat senatural mungkin. Para mangaka diketahui sangat memerhatikan detail.

Konon mereka rela memotret sebuah objek berkali-kali dari berbagai sudut pandang

untuk mendapatkan 'rasa' tempat. Bila sebelumnya lembaran komik hanya terdiri atas

empat kotak gambar, kotak gambar manga bisa lebih dari itu. Para mangaka berusaha

membuat gambarnya bergerak. Karena itulah mereka kadang membuat hingga sepuluh

kotak gambar dalam satu lembar manga untuk mendapat kesan pergerakan. Membuat

kita seolah sedang menonton film kartun saat membaca manga. Manga juga dibedakan

menjadi dua yaitu shonen dan shoujou. Manga shounen biasanya dikhususkan untuk

pembaca laki-laki. Ceritanya tentang olahraga, petualangan dan lain-lain. Kalau

shoujou, dikhususkan untuk perempuan. Manga shoujou biasanya bercerita tentang cinta

dan lain-lain.

Manga juga sangat populer di Indonesia. Dua penerbit manga terbesar di Indonesia

adalah Elex Media Komputindo dan M&C Comics yang keduanya adalah bagian dari

7

Page 8: Karya Tulis

kelompok Gramedia. Sekitar tahun 2005, kelompok Gramedia juga telah menghadirkan

Level Comics, yang lebih terfokus pada penerbitan manga-manga bergenre Seinen

(dewasa).Memang ada beberapa penerbit ilegal di Indonesia, namun tampaknya

peredarannya hanya sebatas di wilayah kota kota besar, karena untuk beberapa daerah

tidak ditemukan komik-komik jenis ini. Perbedaan yang mencolok dari penerbit ilegal

ini, mereka tampak lebih terbuka terhadap sensor dibandingkan dengan manga terbitan

Elex yang jauh lebih ketat dalam hal sensor. Sebelum tahun 2000-an, manga

diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Gambar dan halamannya umumnya dibalik

sehingga dapat dibaca dari kiri ke kanan. Tetapi, karena banyaknya masalah, format

tersebut diganti menjadi format Jepang yaitu dari kanan ke kiri.

2.2 Keunggulan Manga Dibandingkan Komik Lain

Di toko buku, kita melihat bahwa manga mendominasi bagian komik. Disana, kita

hampir tidak bisa melihat ada komik Indonesia maupun Amerika.Kita juga dapat

menemukannya di supermarket yang menjual majalah Sedangkan komik dari Amerika

dapat kita temukan di toko buku yang menjual buku-buku bahasa Inggris. Itupun bukan

toko yang sering didatangi oleh banyak orang. Lalu, mengapa hanya manga yang

persediaannya lebih lengkap dari komik-komik negara lain ? Apa saja keunggulan

manga? Menurut wawancara yang dilakukan oleh penulis, beberapa keunggulan manga

antara lain seperti yang dijelaskan di paragraf-paragraf di bawah ini.

Pertama, ilustrasi latar belakangnya lebih jelas. Biasanya, manga mengambil latar

belakang negara Jepang. Nah, ketika kita membacanya, kita dapat melihat bahwa tempat

yang di gambar dalam manga tersebut mirip degan aslinya. Mengapa begitu? Ternyata

8

Page 9: Karya Tulis

para mangaka memang sangat teliti dalam menggambarnya. Bahkan, mereka bisa

memotret model yang akan dipakainya berkali-kali dari sudut yang berbeda. Mereka

melakukannya karena ingin menggambar perspektif tempat tersebut dengan sempurna.

Hasilnya? tempat yang dimaksud digambar sesuai aslinya. Ilustrasi tersebut dapat

menyiratkan dimana adegan dalam manga tersebut berlangsung. Latar belakangnya juga

bersifat natural, tidak di lebih-lebihkan. Tidak jarang tempat-tempat terkenal yang ada

di Jepang ditampilkan di dalam karya mangaka terssebut. Sebagai contoh, Ono Eriko,

pembuat manga Miiko, pernah mengambil Hiroshima, kota yang pernah dijatuhi bom

atom oleh Amerika Serikat, sebagai latar belakang salah satu ceritanya. Dalam cerita itu,

Miiko dan temannya , Tappei, mengunjungi Hiroshima dan bertemu seorang gadis kecil

yang ternyata adalah roh salah satu korban pemboman tersebut. Latar belakang yang

dibuat oleh Ono Eriko benar-benar samaa seperti aslinya. Ia menggambar tugu

peringatan dan bangunan yang digunakan sebagai pengingat kejadian tersebut dengan

detail. Gambar sebenarnya dapat kita lihat di halaman belakang manga yang biasanya

digunakan penulis untuk sekedar mengucapkan terima kasih dan bercerita tentang

pembuatan manga tersebut. Memang ilustrasi yang dibuat hampir serupa seperti

aslinya. Tidak hanya ilustrasi di lokasi Jepang saja. Mangaka juga terkadang

menggambar suasana di negara lain. Latar belakang seperti ini digunakan oleh para

mangaka yang ingin lokasi manga mereka serupa seperti aslinya. Walaupun begitu, ada

juga mangaka yang membuat manga secara imajinatif. Mereka membuat suatu kota

yang seharusnya tidak ada dalam negara tersebut atau membuat dunia yang sebernanya

tidak ada dan hanya imajinasi belaka. Contohnya seperti Naruto yang dibuat oleh

9

Page 10: Karya Tulis

mangaka Masashi Kishimoto. Naruto bercerita tentang seorang anak yang ingin menjadi

ninja terhebat di dunia. Latar belakang yang digambarkan sebenarnya tidak nyata.

Mangaka mengambil informasi dan model dari berbagai tempat dan menggabungkannya

menjadi satu sehingga menjadi ilustrasi yang menarik. Ilustrasi tersebut juga digambar

dengan teliti, tidak asal-asalan. Dibandingkan dengan komik lain, manga memilki latar

belakang yang lebih menarik. Walapun latar belakangnya tidak digambar secara asal-

asalan, ilustrasi yang di gambar kurang detail. Sering kali komik tersebut memfokuskan

gambarnya hanya pada tokoh dan cerita. Memang pembuat komik-komik tersebut juga

mengambar imajinasi, tetapi seringkali ini menyebakan gambarnya kurang natural.

Latar belakang selain utuk memperindah komik, juga berfungsi sebagai penerangan

tempat secara tersirat. Jika latar belakangnya dibuat secara detail, pembaca lebih mudah

mengimajinasikan tempat tersebut. pembaca juga dengan mudahnya dapat mengetahi

suatu tempat yang belum pernah dikunjungi hanya dengan membayangkan ilustrasi

tersebut. selain itu, latar yang bagus juga mempengaruhi minat pembaca untuk

menjelajahi komik tersebut.

Yang kedua, gambarnya lebih menarik. Mengapa gambar manga sangat menarik?

Selain latar belakang yang sudah kita bahas, gambar tokoh manga juga sangat menarik.

Para mangaka membuat tokoh-tokoh dalam manga mereka secara imajinatif. Memang

tidak sesuai aslinya. Biasanya, tokoh manga yang digambarkan mempunyai ciri-ciri

seperti mata besar, maata bersinar, rambut besar dan kepala besar. Entah mengapa,

penggambaran manusia yang seperti ini sering dianggap lucu. Tokoh yang dibuat oleh

para mangaka jepang memang ada yang sesuai dengan karateristik orang Jepang seperti

10

Page 11: Karya Tulis

jarangnya ada tokoh yang berbadan besar karena orang-orang Jepang beradan kecil.

Tetapi, ciri-ciri tokoh yang digambar ada yang tidak sesuai dengan karateristik tersebut.

Misalnya, mata tokoh yang besar padahal mata orang Jepang sipit. Mangaka

menggambarkan mata tersebut karena keinginan mereka memiliki mta yang lebar. Sama

juga dengan bdan yang tinggi padahal kebanyaka orang Jepang memiliki badan yang

kurang tinggi. Penggambaran tokoh sering diperhatikan pembaca dalam suatu komik.

Banyak pembaca yang membaca komik dengan melihat penggambaran tokohnya

terlebih dahulu. Jika bagus, maka mereka tertarik membacanya. Jika tidak, mereka

mungkin akan membacanya kapan-kapan. Dalam menggambarkan tokoh, mangaka juga

sangat teliti. Bayangan, hewan, rambut dan pakaian yang dikenakan disesuaikan dengan

kepribadian suatu tokoh. Dapat kita lihat dalam manga, pakaian yang dikenakan

tokohnya berkerut-kerut sesuai gerakan tokoh. Bayangan dan siluet juga sama detailnya.

Sedangkan gaya rambut dibuat bermacam-macam. Dibandingkan dengan tokoh komik

lain, aju yang dikenakan tokoh seringkali tidak ada kerutan ketika tokoh melakukan

gerakan sehingga tidak terlalu terlihat seperti sebenarnya. Tokoh manga juga dibagi

dalam beberapa tipe. Contohnya seperti Chibi dan Bishounen. Gambar tokoh chibi

adalah gambar tokoh yang digambarkan kecil dan imut. Contohnya adalah Miiko dari

Miiko. Biasanya, chibi digunakan mangaka untuk menggambarkan suatu tokoh ketika

sedang marah, sedih, gembira atau lainnya agar lebih lucu dan konyol. Tetapi, ada juga

mangaka yang memang menggunakan chibi sebagaai gambar tokoh mereka. Lalu ada

juga bishounen. Bishounen berarti laki-laki atau pria cantik. Penggambaran tokoh ini

juga berdasarkan model nyata. Tokoh bishounen digambarkaan dengan bulu mata lentik

11

Page 12: Karya Tulis

dan mukaa yang lucu. Contoh penggambaran bishounen seperti Kanmuri Shigeru dalam

Yakitate!! Japan yang dibuat oleh Hashiguchi Takashi dan bercerita tentang seorang

anak bernama Azuma Kazuma yang ingin membuat roti khas jepang bernama “Japan”.

Shigeru adalah teman Kazuma dan digambarkan dengan mata lentik, rambut sebahu

berwarna pink dan cantik. Terkadang ada yang bilang bahwa bishounen itu seperti

bencong atau setengah perempuan setengah pria. Tetapi, tokoh bishounen bukanlah

seperti itu. Walaupun ada cerita dimana dua tokoh pria yang bishounen bertunangan,

tokoh bishounen ada juga yang benar-benar pria tulen yang hanya mmpunyai wajah

cantik. Juga menurut penulis, penulis lebih menyukai tokoh pria bishounen daripada

yang biasa karena lebih unik. Selain sebagai pemeran dalam manga tersebut, tokoh

dalam manga juga menggambarkan sifatnya dengan menyiratkannya dari penampilan

tokoh tersebut. Contohnya seperti Tsukamoto Tenma dari School Rumble dan Nobi

Nobita dari Doraemon. School Rumble diceritakan oleh Kobayashi Jin tentang

kehidupan masa SMA Tsukamoto Tenma dan teman-temannya. Di manganya, tokoh

Tenma digambarkan dengan muka polos ,selalu gembira dan sangat perhatian.

Sedangkan pada manga Doraemon buatan Fujiko F Fujio yang bercerita tentang seorang

anak bernama Nobita yang sering terkena masalah lalu dibantu oleh robot yang datang

dari masa depan bernama Doraemon. Nobita digambarkan sebagai anak yang pemalas,

cengeng dan polos. Jadi, mangaka tidak harus menuliskan sifat tokoh-tokoh masing-

masing. Cukup menggambarkannya, pembaca tahu kira-kira bagaimana sifat tokoh

tersebut. Dalam komik lain, kita dapat melihat bahwa tokoh-tokohnya digambarkan

hampir serupa dengan aslinya dan terkadang kurang menarik. Alasan lain, gambar

12

Page 13: Karya Tulis

mangaka terliihat lebih lucu dan imajinatif daripada gambar komik lain. Penggambaran

tokoh juga termasuk dalam bagusnya cerita. Jika pembaca kurang suka dengan gambar

tokoh, mereka juga dapat menjadi kurang tertarik membacanya.

Ketiga, cerita manga lebih luas dan menarik. Pernah dengar tentang manga berjudul

Detective Conan? manga yang dibuat oleh mangaka bernama Gosho Aoyama ini sangat

populer dimana-mana. Manga ini bercerita tentang seorang detektif SMA bernama

Kudou Shinichi yang tubuhnya dikecilkan dengan racun oleh organisasi hitam dan

menyamar sebagai Edogawa Conan untuk menemukan organisasi tersebut. Dalam

manga yang berseri ini, tokoh Shinichi adalah orang yang menemukan kasus

kemanapun ia pergi. Gosho Aoyama sangat kreatif dan pintar dalam membuat kasus

yang ditangani oleh Shinichi sehingga kita tidak bosan-bosan membaca ceritnya

walaupun sampai sekarang manga yang sudah seri ke 50-an belum tamat. Ini adalah

salah satu contoh bahwa manga memiliki cerita yang menarik dan kreatif. cerita manga

tidak hanya sekedar persahabatan, cinta, kepahlawanan dan kehidupan sehari-hari.

Tetapi ada manga yang bercerita tentang sejarah, fantasi dan lain-lain. Contoh cerita

manga lain yang kreatif adalah Ouran High School Host Club yang dibuat oleh Bisco

Hatori. Manga ini bercerita tentang anak-anak SMA dari sekolah yang kaya membuat

klub bernama Host Club. Lalu ada seorang anak dari keluarga biasa bernama Fujioka

Haruhi masuk ke sekolah tersebut dengan beasiswa dan secara tidak sengaja

menemukan ruangan host club dan memecahkan guci bernilai 8.000.000 yen atau

640.000.000 rupiah dalam kurs tahun 2000(standar hidup di Jepang memang tinggi).

Karena itu Haruhi harus bekerja di klub itu untuk membayar hutangnya dan berpura-

13

Page 14: Karya Tulis

pura menjadi pria. Cerita manga dibandingkan dengan komik lain lebih menarik

daripada komik lain yang biasanya hanya bertema persahabatan, keluarga dan

kepahlawanan. para mangaka Jepang dapat menyediakan sebuah cerita yang menarik.

Juga banyak sekali cerita manga yang mengambil setting dunia fantasi atau surga dan

neraka. Dengan luas para mangaka mengembangkan idenya menjadi sesuatu yang

imajinatif dan disukai oleh masyarakat. Selain itu manga juga menyimpan nilai-nilai

kehidupan yang berarti didalam setiap ceritanya.

Terakhir, kemasan yang menarik. Untuk komik Indonesia yang biasanya berbasis

sejarah, tetapi mengapa jarang ada orang yang membacanya?Ini dikarenakan kemasan

komik Indonesia kurang menarik. Tidak Seperti manga yang covernya berwarna juga

menarik. Selain itu, biasanya di belakng manga terdapat sinopsis yang dapat dibaca

untuk mempermudah pembaca memilih. Anak-anak sangat suka pada kemasan yang

menarik. Karena itu, komik Indonesia yang covernya hanya hitam putih tidak terlalu

dilirik oleh anak-anak.

2.3 Pengaruh Positif Manga

Setiap hal pasti ada sisi baik dan buruknya. Apakah Manga, barang yang diimpor

dari negara sakura ada pengaruh baiknya? Inilah pengaruh baik manga dalam paragraf-

paragraf di bawah.

Pertama, manga dapat memberikan pelajaran yang berguna. Sebenarna, manga juga

dapat bertindak seagai buku pelajaran. Hanya saja, manga lebih memfokuskan ke

hiburan. Manga juga memiliki kelebihan tertentu yang dapat membuat orang tertarik

14

Page 15: Karya Tulis

untuk melihatnya. Contoh salah satu manga yang bermanfaat adalah Yakitate!!Japan.

Dalam manga tersebut, ada banyak sekali pelajaran tentang cara membuat roti yang

enak dan pelajaran tentang persahabatan. Kita tidak mendapatkan pelajaran tersebut di

sekolah. Manga juga dapat mengajarkan kita mengenai sikap yang benar dan tidak.

Dengan ini, manga dapat memberikan pengaruh yang baik bagi pembacanya.

Kedua, tokoh-tokoh baik dalam manga bisa dijadikan panutan. Banyak anak-anak

yang suka mengikuti sifat tokoh yang disukainya. Tentu saja, yang diikuti sifat baiknya.

Coba saja bayangkan orang-orang berlaku baik mengikuti sifat Ueki Kosuke dari The

Law of Ueki karya mangaka Tsubasa Fukuchi. Kosuke adalah tokoh yang mematuhi

peraturan, adil, loyal dan setia kepada temannya. pasti dunia ini damai, bukan? Jadi,

tokoh manga dapat kita jadikan model kita.

Ketiga, manga bisa dijadikan salah satu sarana hiburan. Ketika sedang bosan, manga

dapat menjadi suatu pilihan untuk menghilangkannya. Ketika sedang stress, cobalah

membaca manga yang ringan untuk dicerna seperti Miiko atau Ouran High School Host

Club yang berunsur komedi ringan.

Yang keempat, manga dapat digunakan sebagai referensi. Seperti penulis

sekarang ini, manga dapat dijadikan sebuah bahan tulisan yang menarik.

Kelima, gambar manga dapat dipakai untuk hiasan di buku tulis. Dengan begitu,

buku kita menjadi tidak terlihat membosankan.

Keenam, manga dapat digunakan untuk belajar menggambar menggunakan manga.

Banyak pembaca manga yang ingin menggambar dan mengikuti gambar tokoh favorit

mereka. Selain itu, ketika pembaca diberikan tugas menggambar, pembaca juga dapat

15

Page 16: Karya Tulis

menontoh gambar tokoh tersebut. Dengan sering berlatih menggambar mengikuti tokoh

manga tersebut, kemampuan pembaca dalam menggambar meningkat.

Ketujuh, pembaca dapat belajar mengenai kebudayaan Jepang melalui manga.

Dalam manga, seringkali ada tokoh-tokoh yang memakai baju tradisional atau pergi ke

festival-festival tradisional yang ada di Jepang. Contohnya seperti manga Gals! karya

Mihona Fuji. Ada beberapa cerita yang mengambil latar di berbagai wilayah Jepang

yang modern beserta festival-festival yang sering diselenggarakan disana.

Kedelapan, manga dapat membuat diri menjadi lebih kreatif. Dengan manga, kita

dapat menemukan ide-ide baru yang berkaitan dengan cerita manga tersebut. Misalnya,

jika ingin mendekorasi ruangan dan ternyata menemukan suatu ilustrasi ruangan yang

berasal dari manga.

ilustrsi tersebut dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk dekorasi ruuangan tersebuut dan

mengubahnya sesuai selera. Dengan ini, sedikit demi sedikit kreatifitas kita dapat

muncul dengan sendirinya.

Kesembilan, dapat membuat teman baru. Biasanya, para pecinta manga

membentuk suatu komunitas yang khusus untuk membicarakan tentang manga. Contoh

salah satu komunitas manga di Indonesia adalah IndoManga. Jika kita bergabung

dengan komunitas tersebut, kita dapat bertemu dengan teman baru yang memiliki minat

yang sama. Jadi, jika kita berkomunikasi dengan mereka tentang manga, mereka pasti

mengerti. Berbeda dengan apabila kita berbicara tentang manga kepada teman yang

memiliki kesenangan yang berbeda. Pasti pembicaraan menyimpang satu sama lain.

16

Page 17: Karya Tulis

Terakhir, manga dapat membuat badan sehat. Kebanyakan manga pasti ada unsur

komedinya. Dengan demikian, Jika kita tertawa, otomatis kita juga dapat ikut

menyehatkan jantung.

2.4 Pengaruh Negatif Manga

Walaupun ada pengaruh baiknya, manga juga mampunyai pengaruh buruk seperti

yang dijelaskan paragraf-paragraf dibawah ini.

Pertama, pembaca bisa sering mengkhayal. Ketika kita membaca suatu manga dan

terkesan dengan tokoh dalam cerita tersebut, kita dapat mengkhayal tentang bagaimana

jika kita berada di dalam cerita tersebut atau tentang bagaimana jika kita dapat bertemu

dengan tokoh idola kita dalam manga. Menghayal boleh-boleh saja, asal kita tidak lupa

dengan dunia luar dan lingkungan sekitar.

Kedua,bisa saja menjadi ketagihan dengan manga. Adakalanya kita sangat tertarik

pada manga dan melupakan hal lain. Lalu, pekerjaan kita sehari-hari hanya membaca

dan membaca. Karena ini, bisa jadi kita terasingkan dari dunia luar.

Ketiga, manga dapat menghabiskan uang. Harga manga sekarang kira-kira Rp.

11.000/ buku. Jika membeli manga terus menerus, uang kita akan habis dipakai untuk

membelinya. Selain itu, banyak aksesoris-aksesoris yang dijual bertemakan judul manga

tertentu. Kita mungkin tidak tahan untuk membelinya, apalagi jika aksesoris tersebut

bertemakan tentang manga favorit kita. Padahal, aksesoris tersebut belum tentu murah

harganya. Sebaiknya, jangan terlalu boros dalam membelanjakan sesuatuu tentang

manga. Simpanlah uang tersebut untuk tabungan.

17

Page 18: Karya Tulis

Keempat, dapat mengganggu konsentrasi belajar. Seperti yang dijelaskan pada

pengaruh negatif yang pertama dan kedua, hal tersebut dapat menggangu konsentrasi

belajar kita. Ada siswa yang lebih suka membaca komik dibandingkan memperhatikan

guru di kelas. Ini bisa menjdi salah satu alasan mengapa nilai-nilai yang didapat siswa

tidak memuaskan.

Kelima, dapat menghilangkan kebudayan asli negara. Kebudayaan-kebudayan yang

ditampilkan pada manga berbeda dengan kebudaayaan kita, yaitu kebudayaan

Indonesia. Seperti cotohnya model pakaian. Dalam beberapa manga Jepang seperti

Gals!, pakaian tokohnya tidak sesuai dengan kebudayan Indonesia. Tetapi, karena

banyak pembaca yang menganggapnya keren, banyak yang mengikuti gaya tersebut.

Zaman sekarang ini, semakin banyak remaja yang melupakan kebudayan Indonesia.

Waalaaupun kita senang dengan kebudayaan lain, paling tidak ingatlah selalu

bagaimana kebudayaan kita yang sebenarnya.

Keenam, membuat kita menjadi malas. Ketika sedang melakukan sesuatu yang

mengasyikkan, kita dapat menjadi seorang penunda. Sebagai contoh, kita sedang asyik

membaca. Lalu, teringat bahwa ada pekerjaan rumah yang diberikan. Karena sedang

asyik, kita menunda pekerjaan tersebut sampai akhirnya malas mengerjakannya dan

memutuskan untuk menyalin pekerjaan teman esoknya. Seharusnya, cobalah untuk

disiplin. Kerjakan dulu tugas sebelum membaca manga. Dengan begitu, tugas selesai.

Ketujuh, anak-anak dapat mengikuti adegan-adegan yang berbahaya. Biasanya, jika

melihat sesuatu, anak-anak akan menirunya jika dianggap menarik. Hal ini bermanfaat

jika yang diikutinya tidak berbahaya. Tetapi, jika yang ditirunya adegan pertaarungan

18

Page 19: Karya Tulis

yang menggunakan senjata, bissa saja memakan korban. Karena itu, sebaiknya orangtua

lebih memperhatikan manga yang dibaca oleh anaknya atau memberi tahu adegan mana

yang baik dan mana yang buruk.

Terakhir, pembaca bisa mendapat ide-ide yang menyimpang dari manga tersebut.

Cotohnya jika kita membaca manga yang berjudul Death Note karya Obata Takeshi dan

Ohba Tsugumi yang bercerita tentang seorang pria bernama Yagami Light menemukan

sebuah notebook kematian. Manusia yang namanya ditulis di dalamnya akan meninggal.

Light menggunakan buku itu untuk membunuh para kriminal untuk membuat dunia

yang damai. Inilah salah satu ide yang menyimpang. Caranya dalam membuat dunia

yang damai tidaklah tepat. Membunuh menjadikannya sama dengan kriminal-kriminal

yang lain. Kita tidak boleh mengikuti ide tersebut karena dapat merugikan orang lain.

19

Page 20: Karya Tulis

BAB III

KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari karya tulis ini adalah

Manga adalah bahasa Jepang dari gambar khas Jepang yang lucu dan konyol

Manga mulai menemukan ciri khasnya setelah perang dunia kedua. Tetapi,

sejarah manga sudah sangat lama.

Manga mempunyai beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh komik lain,

yaitu: a. Ilustrasi latar belakaang lebih jelas

b. Gambar lebih menarik

c. Cerita manga lebih luas dan menarik

d. kemasan yang menarik

Manga juga mempunyai pengaruh positif dan negatif. Pengaruh positif antara

lain: a.Dapat memberiknn pelajaran yang berguna

b. Tokoh baik dalam manga dapat dijadikan panutan

c. Dapat dijadikan sarana hiburan

d. Dapat digunkan sebagai referensi

e. Gambar dapat digunakan sebagai hiasan

f. Dapat diigunakan untuk belajar menggambar

g. Dapat mempelajari kebudayaan Jepang lewat manga

h. Membut diri menjadi kreatif

20

Page 21: Karya Tulis

i. Mendapat teman baru

j. Membuat badan menjadi sehat

Pengaruh negatif contohnya: a. Dapat sering mengkhayal

b. Menjadi ketagihan

c. Menghabiskan uang

d. Mengganggu kosentrasi pelajaran

e. Menghilangkan kebudayaan asli

f. Membuat malas

g. Anak-anak dapat mengikuti adegan

berbahaya

h. Pembaca mendapatkan ide yang

menyimpang

Jadi, walaupun manga bermanfaat, manga juga memiliki beberapa akibat yang

merugikan.

3.2 Saran

Beberapa saran dari penulis adalah:

Jangan terlalu suka dengan manga

Harus disiplin dalam sesuatu

Jangan menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting

Jika ingin belajar menggambar manga, cobalah mencontoh manga yang kamu

suka

Saring kebudayaan dan ide-ide dalam manga

21

Page 22: Karya Tulis

Orangtua harus memperhatikan manga yang dibaca anaknya

Jangan bergantung kepada manga terus menerus

22

Page 23: Karya Tulis

DAFTAR PUSTAKA

Aoyama, Gosho. Shonenstar(33):480.

JOE.ADVANCE(10):19.

Puspitasari,Ratna. AnimeInsider(16):46.

www. google.com,22 Maret 2008.

www. wikipedia.com,22 Maret 2008.

23