Kontrasepsi Oral Hormonal ALSE

Download Kontrasepsi Oral Hormonal ALSE

Post on 13-Aug-2015

64 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>Kontrasepsi oralAlse kepermunanda 030.06.020</p> <p>Kontrasepsi ialah usaha-usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan yang dapat bersifat sementara ataupun bersifat permanen.</p> <p>Kontrasepsi oral Ialah tablet yang mengandung hormon estrogen dan progesteron dengan kombinasi yang beragam (Helen Farrer,2001).</p> <p>KONTRASEPSI</p> <p>Kontrasepsi Oral KomposisiHormon dalam Kontrasepsi Oral Kombinasi (KOK)</p> <p>Estrogen:- Ethinyl estradiol (EE)</p> <p>Progestogen:- derivat 19 nortestosterone - derivat 17 alpha-hydroxyprogesterone - derivat 17 alpha-spironolactone</p> <p>Pil Kombinasi Pil Sekuensial Pil Normofasik Mini Pil After Morning Pills Once a month pills</p> <p>macam macam pil</p> <p>Pil kombinasi Adalah pil kontrasepsi berisi estrogen maupun progesteron (progestagen, gestalten). Dosis estrogen ada yang 0,05 ; 0,08 dan 0,1 mg pertablet. Sedangkan dosis dan jenis progesteronnya bervariasi dari masing-masing pabrik pembuatnya.</p> <p>Pil oral kombinasi a. Kemasan 28 hari 7 pil (digunakan selama minggu terakhir pada setiap siklus) tidak mengandung hormon wanita. Tapi zat besi atau zat inert. b. Kemasan 21 hari Seluruh pil dalam kemasan ini mengandung hormon</p> <p>Pil kombinasi</p> <p>Kontrasepsi Oral - SiklusKontrasepsi Oral Kombinasi:Mengandung ethinylestradiol dan progestogen dan di klasifikasikan menurut kandungan Ethinylestradiol (EE) sbb: 50 g 30 - 35 g 20 g = high dose = low dose = ultra-low dose micro-pill</p> <p>Cara kerja pil kombinasi: 1. menghalangi produksi gonadotropin dari hipofise secara terns menerus, sehingga tidak terjadi ovulasi 2. mengubah konsistensi lendir serviks menjadi tebal dan kental, sehingga penetrasi dan transportasi sperma akan sulit 3. merubah peristallik tuba dan rahim, sehingga mengganggu transportasi sperma maupun set telur 4. menimbulkan perubahan pada endometrium, sehingga tidak memungkinkan terjadinya nidasi 5. merubah kepekaan indung telur terhadap rangsangan rangsangan gonadotropin.</p> <p>1. Monofasik Pertama kali ditemukan oleh Pincus (Pincus Pill). Jenis monofasik paling banyak digunakan saat ini. Setiap tabletnya mengandung 30 -100 g etinilestradiol dan gestagen sintetik dengan dosis yang berbeda-beda.</p> <p>Kombinasi bertingkat</p> <p>Jenis ini dibuat dengan maksud lebih mengurangi efek samping yang ditimbulkan gestagen, yang dikenal dengan jenis 2 tingkat dan 3 tingkat. Pada pil 2 kombinasi: tingkat pertama dosis gestagen sangat rendah menjadi 0,05 mg dan pada tingkat kedua dosisnya menjadi 0,125 mg. Sedang dosis estrogen tidak berubah. 6 tablet pertama mengandung 0,05 mg Levonorgestrel dan 30 g etinilestradiol; 5 tablet berikutnya mengandung 0,07 mg Levonorgestrel dan 40 g etinilestradiol; 10 tablet terakhir mengandung 0,125 mg Levonorgestrel dan 30 g etinilestradiol. Jadi selain peningkatan dosis gestagen, dosis estrogen juga berubah.</p> <p>Pada pil 3 kombinasi:</p> <p>Pil Sikuensial. Pil dibuat seperti urutan hormon yang dikeluarkan ovariun pada tiap siklus. estrogen hanya diberikan selama 14-16 hari pertama diikuti oleh kombinasi progestron dan estrogen selama 5-7 hari terakhir.</p> <p>Terdiri dari 14-15 pil KB/kontrasepsi oral yang berisi derivat estrogen dan 7 pil berikutnya berisi kombinasi estrogen dan progestin. Cara penggunaannya sama dengan tipe kombinasi.</p> <p>Pil Normofasik Pil ini kerjanya beda diantara cara kerja pil kombinasi dan cara kerja pil sekuensial, namun lebih mendekati cara sekuensial. Selama 7 hari pernah hanya diberi pil yang mengandung estrogen saja, kemudian disusun dengan kombinasi estrogen dan progesteron selama 15 hari.</p> <p>Pil Trifasik</p> <p>Adalah pil kontrasepsi yang lebih alamiah dan diminum dalam 3 fase siklus haid dengan dosis yang berbeda-beda. Untuk setiap fase beda warnanya. 6 tablet warna coklat berisi levonorgestrel 50 g dan etinil estradiol 50 g 5 tablet warna putih berisi levonorgestrel 75 g, dan etinil estradiol 40 g 10 tablet warna kuning berisi, levonorgestrel 125 g dan etinil estradiol 30 g</p> <p>Pil kontrasepsi ini mulai diminum pada hari ke 5 haid setiap hari, sebaiknya setelah makan malam atau sebelum tidur malam, yang sudah beredar di Indonesia adalah Trinordiol (Wyeth) dan Triduilar (Scuring).</p> <p>Pil mini (Low Dose continuoous progesteron)</p> <p>Adalah pil kontrasepsi yang hanya tersiri dari progesteron saja, dalam dosis rendah (0,5 mg atau kurang) dan diberikan terus menerus setiap hari tanpa berhenti.Pil mini kadang-kadang disebut pil masa menyusui dosis kecil, terdiri dari 21-22 pil. Cara pemakaiannya sama dengan cara tipe kombinasi. Dosis progestin dalam pil mini lebih rendah daripada pil kombinasi. (Dosis progestin yang digunakan adalah 0,5 mg atau kurang). Karena dosisnya kecil maka pil mini diminum setiap hari pada waktu yang sama selama siklus haid bahkan selama haid.</p> <p>Kontrasepsi Oral Progestin Komposisi</p> <p>Pil hanya Progestogen (Levonorgestrel 0.03mg e.g.):Kontra:</p> <p>Pro:</p> <p>Bebas estrogen (Untuk pengguna KO kombinasi akan terjadi kontraindikasi)</p> <p>Harus dikonsumsi pada saat yang sama(toleransi hanya 3 jam, kemudian Pearl Index jadi 0.8 - 1.5, atau lebih) Sering terjadi pendarahan antar menstruasi dan bercak Potensi kontrasepsi lebih rendah dari KOK karena tak cukup menekan ovulasi. Efek kontrasepsi terutama pada hambatan trans portasi sperma (lendir serviks)</p> <p>Efek sistemik yang rendahTidak mengurangi produksi ASI</p> <p>Kontrasepsi Pascasenggama/Kontrasepsi darurat </p> <p>Sinonim: Cara Kerja:</p> <p>Morning after pill Progestins mempengaruhi endometrium dan sehingga tidak dapat memfasilitasi proses implantasi 1) 2 x 0.75mg levonorgestrel (selang 12 jam antar 2) 1 x 1.5mg levonorgestrel atau 3) Yuzpe regimen: 2 tablets dalam 48 jam pasca senggama dan 2 tablet lagi pada 12 jam setelah pertama. Setiap tablet mengandung 0.25 mg LNG (levonorgestrel) dan 50g ethinyl estradiol. Jadi setiap dosis (2 tablet) terdiri dari 0.50 mg LNG dan 100 Perhatikan Efek samping!</p> <p>Metode: dosis) dosis</p> <p>g EE</p> <p>Kontrasepsi Darurat</p> <p>1500 g LNG = Levonorgestrel: Dalam 3 X 24 jam pertama setelah sanggama tanpa pelindung Muntah pada 4 jam pertama asupan, perlu asupan pengganti 750 g LNG Dikonsumsi bersamaan atau setelah makan Asupan tambahan 15 mg Meloxicam (Cox-2inhibitor) mencegah ovulasi dan meningkatkan efisiensi Perlu kontrasepsi tambahan pada sanggama berikutnya selama siklus berjalan karena ovulasi dapat terjadi tidak lama setelah penggunaan LNG</p> <p>Kontrasepsi Darurat Perhatikan efek samping yang ada dalam daftar seperti sakit kepala, mual, muntah-muntah dan gejala yang tak disebutkan seperti gangguan sensor optik dan akustik (pengaruh farmakologi)</p> <p> LNG tidak teratogenik dan juga tidak menyebabkan abortus LNG dapat mengurangi produksi ASI pada ibu menyusui LNG tidak berbahaya bagi bayi tetapi sangat dianjurkan untuk memberikan ASI dahulu sebelum meminum obat dan tunda pemberian ASI berikutnya Test kehamilan dan dan konsultasi dibutuhkan jika tidak dapat haid</p> <p>Kontrasepsi Darurat</p> <p>Hasil:</p> <p>efektif!)</p> <p>Angka kehamilan 1.5 1,8% (4136 pasien, ketiga regimen sama</p> <p>CATATAN: Intersepsi postcoital adalah satu-satunya rekomendasi untuk kontrasepsi darurat, tidak dianjurkan sebagai kontrasepsi rutin karena asupan hormonal mendadak dan dalam jumlah besar, dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan dan gangguan siklus haid yang normal!</p> <p>Once A Moth Pill Pil hormon yang mengandung estrogen yang long acting yaitu pil yang diberikan untuk wanita yang mempunyai Biological Half Life panjang.</p> <p>Kontrasepsi Oral - KomposisiPil Monofasik</p> <p>Pil Sequential</p> <p>Gestagen</p> <p>OestrogenPil Bifasik</p> <p>Pil Trifasik</p> <p>Progestogen-only-pill (POP)</p> <p>0</p> <p>7</p> <p>14</p> <p>21</p> <p>28</p> <p>Hari siklus</p> <p>Kontrasepsi Hormonal Cara Kerja1. 2. 3. 4. 5.6.</p> <p>Diencephalon dan pituitary gland terinhibisi oleh kadar hormon reguler Ovarium tidak terstimulasi untuk memproduksi hormon Ovarium tidak memproduksi estrogen dan progesteron sendiri Maka jika ovum belum matang, tidak ada ovulasi Lendir serviks mengental dan menebal (sperma tidak dapat berpenetrasi dan tidak mencapai ovum) Menurunkan motilitaas tuba falopii (Ovum tidak mencapai uterus pada saat yang tepat) Endometrium menipis dan tidak siap menerima nidasi/implantasi</p> <p>7.</p> <p>Pil</p> <p>Injeksi 3 bulanan</p> <p>Mini-pill (POP)</p> <p>Pagi setelah Pil</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara KerjaUmpan balik negatif pada hipotalamus/hipofise:- Ethinyl estradiol (antigonadotrophic) mereduksi - Progestogen (antigonadotrophic) secara kombinasi FSH/LH hingga &gt;75%</p> <p>(Kuhl et al., 1995)</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara Kerja4. Gangguan fungsi tuba (Progestin) 1. Inhibisi ovulasi (Estrogen)</p> <p>3.</p> <p>Perubahan fase sekresi endometrium (Progestin): Inhibisi implantasi</p> <p>2.</p> <p>Mengentalkan lendir serviks/menghambat gerakan sperma (Progestin)</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara Kerja</p> <p>Efek terhadap endometrium:Ethinylestradiol (proliferasi) Progestogen (transformasi) a) gangguan implantasi b) hipotrofisme endometrium</p> <p>(H.P. Zahradnik, Heidelberg 2003)N=22 perbedaan ketebalan endometrium pada siklus normal &amp; KOK (EE 0,03 mg dan chlormadinone acetate 2 mg)</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara Kerja</p> <p>Efek pada Ovarium:Ethinylestradiol Efek antigonadotrophic menyebabkan: a) Inhibisi pematangan folikel b) Inhibisi ovulasi c) E2 , P , LH</p> <p>Progestogen</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara Kerja</p> <p>Efek pada serviks uteri:Ethinyl estradiol (Stimulasi sekresi serviks) Progestogen (menebalnya lendir serviks, efek estrogen yang belawanan) Inhibisi dari: a) Masuknya Sperma b) Invasi bakteri patogen</p> <p>Kontrasepsi Oral Cara Kerja</p> <p>Efek Progestogen pada Tuba Falopii:a) Mengurangi motilitas atau kontraktilitas lapisan otot tuba b) Perlambatan transportasi ovumInhibisi pergerakan tuba dan transportasi ovum</p> <p>KOK Cara Kerja - Rangkuman</p> <p>Kontrasepsi oral kombinasi (Monofasik) :Menghambat ovulasi (100%)</p> <p>Perubahan sekresi endometrium: Inhibisi dari implantasi</p> <p>Menebalnya lendir serviks (mengurangi motilitas sperma)</p> <p>KOP Cara Kerja - Rangkuman</p> <p>Pil hanya Progestogen:</p> <p>Inhibisi pergerakan tuba / transportasi ovum</p> <p>Perubahan sekresi pada endometrium: inhibisi implantasi</p> <p>Inhibisi dari aktivitas ovarium dan fungsi corpus luteum (inhibisi ovulasi 20-40%)</p> <p>Menebalnya lendir serviks (menghambat motilitas sperma)</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Keuntungan penggunaan kontrasepsi oral:8. Mencegah kista fungsional ovarium 9. Rendahnya kehamilan ektopik 10. Mencegah kanker ovarium 11. Mencegah kanker endometrium 12. Mencegah kematian ibu 13. Mengurangi morbiditas ibu 14. Perbaikan anemia defisiensi zat besi</p> <p>1. 2. 3. 4. 5. 6.</p> <p>Menstruasi teratur Hipomenore Kulit halus dan bersih Perbaikan kualitas hidup Mengurangi dismenore Menurunkan insidens Penyakit Radang Panggul/PID 7. Menurunkan insidens mioma uteri</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oralAnemia defisiensi besi dan menoragia/hipermenoreKontrasepsi oral kombinasi menekan proliferasi endometrium dan mereduksi 50% insiden menoragi dan anemia defisiensi zat besi (lihat efek KO terhadap perkembangan mioma uteri)(Owen, J. The benefits and risks of oral contraceptives. Parthenon Publishing Group 1993)</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Dismenore:KOK mengurangi sekitar 40% insiden dismenore. Juga perbaikan gejala-gejala lainnya sepertipremenstrual syndrome.66.0 % Combined OCs: EE 0.03 mg, chlormadinone acetate 2 mg</p> <p>13.0 %</p> <p>16.7 % 0.7 %</p> <p>tidak ada dismenore</p> <p>berkurang</p> <p>tak berubah</p> <p>makin buruk</p> <p>(Schramm et al.,Contraception 2003;67:305-312)</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oralKulit dan rambut:</p> <p>Etiologi seboroe, jerawat, kulit berminyak Meningkatnya produksi androgen (ovarium : PCO syndrome &amp; kelenjar adrenal). Berkurangnya tingkat sexual hormone-binding globuline (SHBG) meningkatnya testosterone bebas. Meningkatnya aktifitas androgen (bertambahnya angka androgen receptors, 5-alpha-reductase).</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Hamil Ektopik:Penggunaan kontrasepsi oral kombinasi mengurangi risiko hamil ektopik sampai 90% dibandingkan dengan yang tak menggunakan kontrasepsi ini. Pada Studi Oxford/FPA, tidak ada Hamil Ektopik yang terlihat diantara pengguna KO, tetapi di antara pengguna IUD 6.9% dari kehamilan yang tidak diinginkan adalah ektopik.</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Kanker Endometrium:- Terdapat 50% penurunan risiko kanker endometrium. Mulai efektif satu tahun setelah awal pemakaian. - Efek protektif diperoleh melalui kerja progestogen yang mencegah proliferasi akibat induksi estrogen pada sel endometrium (hipotrofi). - Efek protektif bertahan paling sedikit 15 tahun setelah penghentian penggunaan.(Schlesselman JJ, Contraception 1991, 43(6):557-79)</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Kanker colon: Beberapa tahun belakangan tiga surat dipublikasikan mengklaim pengurangan dalam risiko menyangkut kanker colon sampai 40%, tergantung pada waktu penggunaan KO. Etiologi penurunan risiko tersebut terkait dengan reduksi asam empedu di faeces dan efek protektif pada epitel kelenjar colon oleh estrogen (masih diteliti lebih lanjut) (Borgelt-Hansen L, J Am Pharm Assoc 2001, 41, 6: 875-86, Gabe et al., Zentralbl.Gynkol 2000, 122 : 18-27, Jensen JT et al., Obstet Gynecol Clin North Am 2000, 27 :705-21)</p> <p> Studi yang lebih spesifik masih berlangsung.</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oralTumor jinak payudara:</p> <p>Banyak studi yang menyetujui KOK mengurangi insiden penyakit kista fibroma dan fibroadenoma sampai 40%. Tumor jinak payudara dapat menjadi faktor risiko untuk kanker payudara. KOK melindungi pengguna dari penyakit dengan gambaran atipia tingkat rendah dan tidak spesifik untuk jenis atipia tingkat tinggi. Yang disebutkan terakhir dapat berlanjut menjadi kanker payudara.(Blackburn RD et al. Population Information Program Center for Communication</p> <p>Programs, The Johns Hopkins University School of Public Health 2000 / Owen, J. The benefits and risks of oral contra ceptives, Parthenon Publishing Group 1993/Pasticides et al., 1983, J. National Cancer Inst. 71; 5-9)</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oralKista ovarium fungsional:- KO kombinasi mengurangi insiden dari kista ovarium fungsional (luteal dan follicular) pada 78 dan49% (Oxford FPA study, Vessey et al.,1987). - KO 35g EE Risiko Relatif: 0.24 (Lanes et al., 1992)- Lama rawat di rumah sakit untuk kista berkurang dari 38/100,000 non-user menjadi 3/100,000 pada pengguna KOK - Pil progestogen (POP) tidak mempunyai efek proteksi ini.</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oralMioma Uteri:Tekanan ke organ intestinal</p> <p>Penelitian kasus-kontrol kelompok studi Oxford/FR, KOK menunjukkan penurunan risiko mioma (leiomyomata). Terjadi reduksi 17% setiap lima tahun pada pengguna KO Kombinasi.(Ross, RK et al, Br. Med. J. 1986, 293, 359-362, )</p> <p>Perdarahan</p> <p>Tekanan pada usus</p> <p>Mioma Uteri bukan kontra indikasi untuk menggunakan KO.( Br J Obstet Gynaecol, 1999, 106(8):857-60)</p> <p>Torsi mioma bertangkai</p> <p>Tekanan pada Uretra dan kandung kemih</p> <p>Keuntungan kontrasepsi oral</p> <p>Penyakit Radang Panggul (PRP):</p> <p>- KOK mengurangi PRPD sekitar 50%! - KOK mempertebal lendir serviks yang menyebabkan pencegahan invasi bakteri penyebab PRP (endometritis, salpingitis, pelvioperitonitis). - KO kombinasi tidak memberikan proteksi terhadap transmisi virus seperti Herp...</p>