pedoman pemantauan perkembangan - jatim.· pedoman pelaksanaan ini berisi atau mengatur...

Download PEDOMAN pemantauan perkembangan - jatim.· Pedoman Pelaksanaan ini berisi atau mengatur langkah-langkah

Post on 17-Aug-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • i

    PEDOMAN pemantauan perkembangan

    PENYELENGGARAAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN

    PEMERINTAH

    PERATURAN KEPALA BPKP NOMOR : PER–690/K/D4/2012

    TANGGAL 25 Mei 2012

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, yang selanjutnya disingkat SPIP,

    adalah Sistem Pengendalian Intern yang harus diselenggarakan secara menyeluruh

    di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Penyelenggaraan SPIP

    yang dilakukan di kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda)

    mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan sampai dengan

    pertanggungjawaban. Penyelenggaraan SPIP harus dilakukan secara menyeluruh

    dan terintegrasi dengan kegiatan operasional K/L dan pemda.

    Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, BPKP sebagai

    pembina penyelenggaraan SPIP di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah

    daerah, telah menyusun pedoman teknis penyelenggaraan SPIP, sebagaimana

    tertuang dalam dalam Peraturan Kepala BPKP Nomor PER-1326/K/LB/2009 tanggal

    7 Desember 2009 tentang Pedoman Teknis Umum Penyelenggaraan SPIP. Pedoman

    ini juga telah dilengkapi dengan 25 buah Pedoman Teknis Penyelenggaraan unsur-

    unsur SPIP.

    Selanjutnya, karena penyelenggaraan SPIP di lingkungan Instansi

    Pemerintah perlu memerlukan waktu yang relatif lama, perlu adanya Pedoman

    Pemantauan Perkembangan Penyelenggaraan SPIP sebagai upaya untuk

    mengevaluasi proses penerapan dan efektivitas penyelenggaraan SPIP masing-

    masing Unit Organisasi di masing-masing Kementerian/Lembaga atau Pemerintah

    Daerah. Eksistensi Laporan Perkembangan Penyelenggaraan SPIP sebagai hasil

    Penggunaan Pedoman ini diharapkan dapat mendorong instansi pemerintah pusat

    dan daerah untuk melakukan percepatan penyelenggaraan SPIP.

    Pedoman ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, masukan dan saran

    perbaikan dari para pengguna sangat diharapkan sebagai bahan penyempurnaan.

    Jakarta, 25 Mei 2012

    Kepala BPKP,

    Mardiasmo

    NIP 19580510 198303 1 004

  • iii

    DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................................................................................... II

    DAFTAR ISI ............................................................................................. III

    BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1

    A. LATAR BELAKANG ................................................................................... 1

    B. TUJUAN DAN MANFAAT PEDOMAN ................................................................ 2

    C. RUANG LINGKUP PEDOMAN ...................................................................... 2

    D. PENGGUNA PEDOMAN .............................................................................. 3

    E. SISTEMATIKA PENYAJIAN .......................................................................... 3

    BAB II PEMANTAUAN TAHAPAN PENGEMBANGAN SPIP .............................................. 5

    A. TAHAP PERSIAPAN PENYELENGGARAAN SPIP .................................................... 5

    1. SOSIALISASI PENERAPAN SPIP ...................................................................... 5

    2. PEMBENTUKAN SATUAN TUGAS SPIP ............................................................. 6

    3. PENERBITAN PERATURAN MENTERI ATAU PERATURAN KEPALA TENTANG PENGEMBANGAN SPIP ............................................................................... 6

    4. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SPIP ................................................................ 6

    5. WORKSHOP PEDOMAN .............................................................................. 6

    6. DIAGNOSTIC ASSESSMENT (DA) .................................................................... 7

    B. TAHAP PENYELENGGARAAN SPIP .................................................................. 7

    1. PENYUSUNAN DISAIN PENYELENGGARAAN SPIP ................................................ 7

    2. PENGUATAN LINGKUNGAN PENGENDALIAN ..................................................... 7

    3. PENILAIAN RISIKO (IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO); ..................................... 11

    4. PENYELENGGARAAN KEGIATAN PENGENDALIAN ............................................... 12

    5. INFORMASI DAN KOMUNIKASI. .................................................................... 13

    6. PEMANTAUAN ....................................................................................... 14

    BAB III TATA CARA PENGUKURAN PARAMETER PENGEMBANGAN SPIP ........................... 16

    A. POLA PENGUKURAN PARAMETER PENGEMBANGAN SPIP ...................................... 16

    1. TATA CARA PENGISIAN RENCANA TINDAK DALAM BARIS KERTAS KERJA ................... 17

    2. TATACARA PENGISIAN KOLOM KERTAS KERJA ................................................. 17

    B. PENGUKURAN PROGRES RENCANA TINDAK ..................................................... 17

    1. TAHAP PERSIAPAN .................................................................................. 18

    A. SOSIALISASI PENERAPAN SPIP ..................................................................... 18

    B. PEMBENTUKAN SATUAN TUGAS SPIP ............................................................ 19

    C. PENETAPAN PERATURAN MENTERI/PERATURAN KEPALA TENTANG PENERAPAN SPIP ... 19

    D. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SPIP ............................................................... 19

    E. WORKSHOP PEDOMAN ............................................................................. 20

  • iv

    F. DIAGNOSTIC ASSESSMENT (DA) ................................................................... 20

    2 TAHAP PENYELENGGARAAN ...................................................................... 20

    A. PENYUSUNAN DESAIN PENYELENGGARAAN SPIP ............................................... 21

    B. PENGUATAN LINGKUNGAN PENGENDALIAN .................................................... 21

    C. PENILAIAN RISIKO (IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO); ..................................... 21

    D. PENYELENGGARAAN KEGIATAN PENGENDALIAN ............................................... 22

    E. INFORMASI DAN KOMUNIKASI ..................................................................... 22

    F. PEMANTAUAN ....................................................................................... 24

    C. TATA CARA PENGUKURAN PROGRESS PENGEMBANGAN SPIP UNIT MANDIRI ............ 26

    D. TATA CARA PENGUKURAN PROGRESS PENGEMBANGAN SPIP TINGKAT K/L DAN PEMDA ........................................................................................................ 25

    BAB IV PELAPORAN PEMANTAUAN PENGEMBANGAN SPIP .......................................... 26

    A. MATERI LAPORAN ................................................................................... 26

    B. SISTEMATIKA PELAPORAN ........................................................................ 27

    LAMPIRAN

  • 1

    PEDOMAN PEMANTAUAN PENGEMBANGAN PENYELENGGARAAN SPIP BAB I PENDAHULUAN

    BAB I

    PENDAHULUAN Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern di lapangan dengan menggunakan

    Pedoman Teknis atau Pedoman Pelaksanaan perlu dipantau oleh Satgas dan

    dikomunikasikan ke Menteri/Kepala Lembaga atau Gubernur/Bupati/Walikota

    untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang proses dan pengembangan SPIP

    sekaligus bahan evaluasi penerapan SIIP di lingkungannya. Bab ini memuat

    gambaran umum upaya pemenuhan kebutuhan tersebut.

    A. LATAR BELAKANG

    Sesuai Pasal 59 ayat (1) PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian

    Intern Pemerintah (SPIP), salah satu tugas pembinaan penyelenggaraan SPIP

    adalah menyusun Pedoman Teknis Penyelenggaraan SPIP. Sehubungan dengan

    hal tersebut, BPKP telah menerbitkan pedoman, yang dituangkan dalam

    Peraturan Kepala BPKP Nomor PER-1326/K/LB/2009 tanggal 7 Desember 2009

    tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern

    Pemerintah. Pedoman ini terdiri dari 25 buah Pedoman Teknis Penyelenggaraan

    sesuai dengan jumlah sub unsur yang ada dalam SPIP.

    Selain Pedoman Teknis Penyelenggaraan SPIP, BPKP juga mengembangkan

    Pedoman Pelaksanaan SPIP sebagai upaya pengembangan unsur-unsur SPIP

    terintegrasi. Pedoman Pelaksanaan ini berisi atau mengatur langkah-langkah

    konkret pengembangan masing-masing sub unsur namun terintegrasi dalam

    rangka penyelenggaraan SPIP.

    Terhadap pengembangan SPIP terintegrasi di suatu K/L atau Pemda, yang

    subunsurnya tetap terdiri dari 25 buah dan yang bisa jadi dikembangkan oleh

    berbagai unit organisasi dalam suatu K/L perlu dilakukan pemantauan oleh

    pimpinan K/L/Pemda. Pemantauan ini diperlukan untuk mengukur progres

    pengembangan SPIP sebagaimana terlah direncanakan dalam Disain

    Penyelenggaraan SPIP. Untuk meningkatkan efektivitas pemantauan tersebut

  • 2

    PEDOMAN PEMANTAUAN PENGEMBANGAN PENYELENGGARAAN SPIP BAB I PENDAHULUAN

    diperlukan pedoman pemantauan, oleh karena itu dipandang perlu untuk

    menyusun Pedoman Pelaksanaan Pemantauan Pengembangan SPIP di lingkungan

    Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

    B. TUJUAN

Recommended

View more >