pendidikan kewarganegaraan

Upload: hardtobekilled

Post on 16-Jul-2015

243 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Oleh ; Theo Suhardi, SE, MM

RIWAYAT HIDUP Mama : Theo Suhardi, SE,MM Tempat / Tgl Lahir : Solo, 5 Maret 1944 Alamat : Jl. Dian Permai Raya No.49 Bandung . Telp. 022-6073466 HP.0811218573 Pendidikan : - Akabri Udara - S-I(Ekonomi- Manajemen) - S-2( Manajemen Pemasaran) - S-3(Kandidat Doktor Unpad ) - Purnawirawan TNI-AU - Ka LPPM Unnur / PD I / III FE Unnur - Dosen Unpar / ITHB : : Dra. M. Setyaningsih Apth. Teresia Sari Arum Pawestri , SPsi Antonius Rido Pambudi

Pekerjaan

:

KeluargaIsteri Anak

:

Pendidikan Kewarganegaraan

Pertemuan I : Pengantar Kewarganegaraan Pertmuan II : Wawasan Nusantara Pertemuan III: Ketahanan nasional Pertemuan IV: Politik dan Strategi Nasional Pertemuan V: Studi Kasus / Diskusi Kelompok Pertemuan VI: Ujian

BUKU PANDUAN

BUKU DARI MENDIKNAS BUKU DARI LEMBANAS BUKU MERAH PUTIH DLL.

LATAR BELAKANGSemangat perjuangan Nilai kejuangan yang cenderung menurun Perkembangan global Mengisi kemerdekaan Diperlukan pendidikan kewarganegaraan

KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN

KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN (uu No. 2 tahun 1989 ) Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha utuk membekali peserta didik dengan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan NKRI

Pendidikan. Kewarganegaraan Yang Berhasil

1. Beriman (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Menghayati nilai nilai falsafah bangsa .) 2. Berbudi Pekerti Luhur(berdisiplin dalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara ) 3. Bersikap Rasional ( dinamis dan sadar akan hak dan kewajiban ) 4. Bersikap Profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara 5. Aktif (memanfaatkan iptek serta seni untuk kemanusiaan bangsa dan negara)

Pendidikan Kewarganegaraandiharapkan mampu

Memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat , bangsa dan negara , secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita-cita dan tujuan Nasional yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945

Pengertian A. Bangsa

Umum : kesamaan dalam asal, keturunan,adat,,bahasa,sejarahdan berpemerintahan sendiri. Kamus Besar Bahasa Indonesia hal. 89 : Kesatuan Bahasa dan kesatuan wilayah tertentuBagi NKRI

1. Kepentingan bersama 2. Menyatakan diri sebagai suatu bangsa 3. Berproses dalam suatu wilayah Nusantara

B. Negara _ suatu organisasi sekelompok / beberapa kelompok mendiami suatu wil. tertentu,mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keamanan kelompok tersebut. -_ suatu perserikatan yang melaksanakan suatu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan unntuk memaksa dalam suatu wilayah tertentu , yang membedakan dengan kondisi masyarakat dunia luar untuk pelaksanaan ketertiban sosial.

negara

Konsep dasar tentang negara : secara terminologinegara diartikan suatu organisasi tertinggi diantara satu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu,hidup dalam daerah tertentu danmempunyai pemerintahan yang berdaulat dan

diakui oleh rakyatnya

Tujuan Negara Negaramempunyai tujuan yang dirumuskanbersama. Tujuan negara dapat bermacam-macam : 1. untuk memperluas kekuasaan semata-mata 2. menyelenggarakan ketertiban umum 3. mencapai kesejahteraan bersama 4. dll.

Unsur negara Konstitutif

bersifat

1. wilayah ( darat,laut dan udara ) 2.rakyat / masyarakat 3.pemerintahan yang berdaulat1.tujuan negara 2.UUD 3.pengakuan de jure dan de facto

Deklaratif

Bentuk Negara1. 2. 3. Kerajaan ( Monarchi ) Kesatuan (Unitary State ) Serikat (Federation )

TERJADINYA

1. Proses perjuangan menuju proklamasi 2. Mengantar Bangsa Indonesia kepintu gerbang Kemerdekaan 3. Indonesia tidak hanya pemerintahan , wilayah dan bangsa tetapi harus diisi dengan : merdeka, bersatu berdaulat, adil dan 4. Terjadinya negara adalah kehendak seluruh bangsa 5. Unsur religiusitas , bahwa bangsa Indonesia percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa

NKRI .

makmur.

Hubungan antara warga negara dan negara1. Ps 26 .(1) dan (2)** Siapa warga negara dan penduduk ? 2. Ps 27 : (1) Kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan (2) Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan (3) Hak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara **

3. Ps. 28 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul ,mengeluarkan pikiran dengan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang 4.Ps 28 (A s/d J ) Hak Azasi manusia **

Pasal. 29

Agama1) Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa

(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Pasal. 29

Agama1) Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Bela Negara 1.

2. 3.

Pasal 27 Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjnjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kekecualiannya. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara **

Pertahanan dan Keamanan Negara ******

Pasal 30

(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan neara

(2) Usaha Pertahanan dan Keamanan Negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung . (3) Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat , Angkatan Laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.

4. Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum ** 5. Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia Kepolisian Negara Republik Indonesia , hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syaratsyarat keikut sertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang **

Kewajiban warga negara

Wajib menjunjung hukum dan pemerntahan Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara Wajib ikut serta pembelaan negara Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain Wajib tunduk pada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang untuk menjamin pengakuan , serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara serta Wajib mengikuti pendidikan dasar.

Kewajiban dan hak warga negara

Kewajiban warga negara

Ps 27

(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya (2) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara **

Ps.28J (1) Setiap warga negara wajib

menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.** (2)Dalam menjalankan hak dan kewajibannya , setiap warga negara wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undangundang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan , dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis **

Kewajiban Warga negara (lanjutan ) (2)

Ps 30 Ps 31Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya ****)

(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara **)

Hak Warga Negara

Hak atas pekerjaan yang layak Berhak berserikat, berkumpul serta mengeluarkan pikiran berhak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan Berhak mebentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup , tumbuh dana berkembang serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi Berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuan dasarnya Dll. Sd 25 item

Hak Warganegara

Ps 27 (1) Kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan (2) Hak atas pekerjaan dan kehidupan yang layak bagi kemanusiaan (3) Hak dan kewajiban bela negara**) Ps 28 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul , mengeluarkan pikiran dengan lisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang Ps 28 A s/d 28 J Hak Asasi Manusia **) Ps. 29 (2) negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu.(Hak dalam bidang Agama ) Ps 30 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara **) (Hak dalam bidang Hankam )

Hak warga negara (lanjutan )dalam bidang Pendidikan dan kebudayaan

Ps 31 (1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan ****) (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya ****) (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang- kurangnya dua puluh persen dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan penddikan nasional ****) Ps 32 (1) Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia ditengah peradapan dunia dengan menjamin kebebasan mesyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya ****)

Hak Warganegara (lanjutan )dalam bidang Perekonomian dan kesejahteraan Sosial

Hak mendapatkan kemakmuran Ps 33 (3) Hak mendapatkan keadilan ****) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan Ps 34 (2) ****) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas umum yang layak ****)

Pemahaman tentang demokrasi Konsep demokrasi : adalah bentuk kekuasaan (kratein ) dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan , sedangkan rakyat dan masyarakat didifinisikan sebagai warganegara.

Realita : Demos bukan rakyat selurunya, tetapi hanya populasi rakyat tertentu Tidak semua warga negara dapat langsung terlibat dalam sistem perwakilan , tetapi hanya mereka yang mampu membangu pengaruh dan menguasai suara publik

Prinsip dasar Pemerintah RI1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pancasila sebagai :Landasan idiil Pandangan hidup Jiwa bangsa Kepribadian bangsa Tujuan dan cita-cita bangsa Cita-cita moral

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Tata urut perundang-undangan :UUD 45 Ketetapan MPR UU dan Perpu PP Kepres Peraturan Pelaksanaan lainnya

Model sistem pemerintahan

Diktator : Borjuis dan proletar Parlementer Presidensil Campuran

Parlemeter : 1.lembaga kepresidennan hanya simbolik 2.Presiden hanya sbg wasit/penjaga konstitusi 3.Presiden dapat dipilih langsung atau oleh kongres (MPR ) 4. Wakil presiden tidak perlu ada 5. Pemerintahan dipimpin oleh Perdana menteri (ketua partai pemenang pemilu ) 6. PM bertangung jawab kepada DPR dan dapat dijatuhkanoleh DPR 7.Presiden dapat membubarkan DPR , megangkat dan memberhentikan PM. 8. Presiden dapat menyelenggarakan Pemilu atas persetujuan DPR

Contoh : Perancis , Jepang, Thailan

Presidensil

Presiden dan wakil Presiden dipilih MPR dan sekarang dipilih langsung oleh rakyat Presiden bertanggung jawab kepada MPR Kedudukan DPR sangat kuat , tidak dapat dibubarkan oleh Presiden DPR tidak dapat menjatuhkan Presiden Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dan sebagai Kepala Negara Contoh : NKRI

Semi Presidensiil (campuran )

Presiden dipilih langsung dari rakyat Wakil Presiden tidak ada Presiden langsung bertanggung jawab kepada rakyat Anggota DPR dan Senat dipilih langsung Pemerintah dipimpin oleh PM PM diangkat dan diberhentikan oleh Presiden PM tdak otomatis Ketua Partai, tetapi dicalonkan dan disetujui oleh Presiden Presiden dapat membubarkan DPR dan dapat memerintahkan Pemilu ulang Wewenang dan tanggung jawab Presiden seperti pada sistem Presidensiil

Contoh sistem pemerintahan campuran 1. 2. 3.

Perancis : Masa jabatan presiden 7 tahun Masa jabatan DPR 5 tahun Masa jabatan senat 3 tahun sekali diganti , 1/3 anggota diganti dan dipiih langsung

Pemahaman tentang Hak Asasi Manusia

Hak asasi manusia adalah : hak-hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir , sebagai anugerah Tuhan Y. M.E Didalam kehidupan kemasyarakatan hak-hak asasi ini tidak dapat dituntut secara mutlak , karena penuntutan hak asasi secara mutlak akan dapat melanggar hak asasi yang sama dari orang lain

Hak dan kebebasan dasar manusia :1. 2. 3. 4. 5. 6.

Hak dalam lapangan politik : Pasal 28 Hak dalam lapangan ekonomi : Pasal 27 ayat 2 Hak dalam lapangan sosial : Pasal 34 Hak dalam lapangan budaya : Pasal 31 Hak dalam bidang Hankam : Pasal 27 dan 30 Kebebasan dasar : Pasal 29

Hak asasi manusia dalam UUD 45 dirinci dalam pasal 28 A sd. J Hak asasi manusia juga terkandung dalam masing-masing sila dalam Pancasila.

Kelestarian lingkungan hidup 1. 2. 3. 4. Lingkungan hidup harus tetap dilestarikan agar kelangsungan hidup manusia tetap dapat berjalan Lingkungan hidup meliputi : Air bersih Udara bersih Tanah Kebisingan Telah banyak UU lingkungan hidup , tetapi pelaksanaannya masih sangat memprihatinkan misalnya masalah sampah, air limbah

1. 2. 3. 4.

Upaya pencegahan :Daur ulang sampah menjadi sumberdaya / pupuk Sumur resapan / menjaga mata air dari pencemaran Program langit biru /emisi dll

Wawasan Nusantara Asal kata :Wawasan : cara pandang-cara penglihatan-cara tanggap nderawi Nusantara : Nusa dan antara , nusa artinya pulau, antara artinya berada ditengah-tengah Wawasan Nusantara adalah Wawasan Bangsa Indonesia Kata Nusantara berasal dari prasasti Gunung Wilis th 1269 M dalam kitab Negara Kertagama 1365 M yang ditulis oleh MPU Prapanca (zaman Majapahit). Kata Nusantara adalah terjemahan dari Dwipantara (sansekerta) pemerintahan raja Ghupa dilembah sungai Gangga Th 320-455 M ) Dwipantara = dwipa dan antara- dwipa = nusa , antara = diapit

Asal kata Indonesia James Richardson Logam th 1830 Seorang ahli etnologi Inggris, dipakai dalam hubungan ilmu bumi. Maxwell Th 1862 , orang Inggris dalam buku karangannya The Island of Indonesia Adolf Bastian Th 1884 ahli etnologi Jerman juga memakai istilah Indonesia Indische Vereniging th 1908 Perhimpunan /Organisasi para pelajar Indonesia di Belanda memakai istilah Indonesia. Th. 1922 Indische Vereniging diganti dengan Indonescha Vereniging dan berubah lagi menjadi Perhimpunan Indonesia Mereka menemukan dalam kuliah hukum adat yang diberikan oleh Prof. Cornelis van

Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan PS dan UUD 45 sebagai aspirasi suatu bangsa yang merdeka berdaulat di tengah-tengah lingkungannya dan menjiwai tata hidup dan tindak kebijaksanaannya dalam mencapai tujuan nasional.

LATAR BELAKANG DAN DASAR PEMIKIRAN

Geografi ,Geostrategis,Geopolitik Historis dan Yuridis formal Kepentingan Nasional

Geografis, Geostrategis dan Geopolitik

Geogragis:

Jarak utara - selatan = 1888 km ( 608 LU - 1115 LS) jarak Barat Timur = 5.110 km (9545 BT- 141 05 BT ) Jumlah pulau 17.508 buah Luas daratan = 2,2 juta km2 Luas lautan = 3 juta km2 Iklim = tropis 2 musim NKRI disebut negara Kepulauan , karena luas lutan lebih luas dari daratan

GeostrategisLetak Indonesia di Posisi Silang , antara dua Benua dan dua Samodra , mengakibatkan menjadi wilayah perebutan pengaruh, menuntut Indonesia mempunyai jati diri yang kuat untuk menjadi Subyek bukan menjadi Obyek perebutan pengaruh. Bukan hanya secara fisik saja , tetapi semua aspek kehidupan bangsa, baik aspek alamiah maupun aspek sosial.

Geopolitik (ilmu bumi politik)

Politik yang dikaitkan dengan letak geografi suatu negara. Beberapa pandangan geopolitik pada umumnya berdasarkan teori kekuatan (Agresif dan Exspansif )

Frederich Ratzel ( 1844-1904 ) seorang ahli geografi dan biologi , dengan teorinya yang kita kenal dengan Teori Ruang Batas suatu daerah hanya sementara , negara dianggapp seperti manusia , mengalami siklus hidup Rudolf Kyellen (1864-1922)seorang Swedia yang mempunyai pendapat bahwa negara dianggap mempunyai kemampuan intelektual, , untuk itu negara memanfaatkan kemajuan

Karl Haushofer (1869-1946)seorang sarjana dan juga seorang jenderal Jerman . Mengemukakan bahwa Perang adalah Bapak segala halperang diperlukan untuk mencapai kejayaan bangsa. Disini ditekankan pada strategi perbatasan , ruang hidup bangsa dan perbedaan rasial.

Sir Balford John Mackinder (1861-1947 ) dan Karl Haushofer. Pemahamannya menhasilkan Teori Wawasan Benua menguasai daerah jantung berarti menguasai dunia EURASIA. Sir Walter Raleigh (1554-1618 ) & Alfred Theyer Mahan (1840-1914 )Pemahamannya menghasilkan Teori Wawasan Bahari , siapa menguasai lautan akan menguasai perdagangan dunia.

William belly Michell (1877-1946 ) & A. Savensky Giulio Dauhet (1869-1930 ) & John Frederik Charles Fuller (1878-19. ) menghasilkan Teori Wawasan Dirgantara Kekuatan udara merupakan daya tangkis terhadap ancaman yang ampuh.

Nicolas J. Spyman (1893-1943 )kita mengenalnya dengan teori Daerah Batas (Rimland) atau Wawasan Kombinasi Benua,Bahari dan Dirgantara

Paham Bangsa Indonesia tentang kekuasaan

Bangsa Indonesia setelah kemerdekaan memang menganut faham kekuatan, masing-masing Angkatan menonjolkan Angkatan masing-masing . Setiap Angkatan punya dotrin sendiri. Tetapi sejak th 1966 menjadi satu doktrin yaitu cadek ( Catur Dharma Eka Karma) sekarang berubah menjadi Tridek Akhirnya kekuatan kita ada pada Kesatuan dari semua aspek Alamiah (tri gatra) dan aspek sosial (panca gatra) , tidak lain adalah Wawasan Nusantara

Kita menganut paham Trias politica , yatu kekuasaan dibagi menjadi tiga yang tidak saling mempengaruhi,yaitu Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif

Historis dan Yuridis formalnya

Territorial Zee En Maritieme Kringen Ordonansi 1939 Deklarasi Juanda 13 Desember 1957 Jaminan Lalu Lintas Damai diatur dengan PP .no. 8 /1962 tgl 28 Juli 1962 Landas Kontinen tgl 17 Pebruari 1969 dikukuhkan dengan UU No. 1 th. 1973 ZEE 21 Maret 1980. UU ZEE RI no. 5 / 1983 PP 15 th 1984 ttg pengelolaan ZEE

Hukum UdaraAda dua aliran :

Teori udara bebas(iar freedom theory) Teori Negara berdaulat di Udara (The souvereignty theory ) = (teori kedaulatan)

Teori udara bebas

Kebebasan udara tanpa batas Kebebasan udara dengan hak khusus Neg. Kolong. Kebebasan ruang udara dengan penetapan wilayah / zone teritotial.

Teori kedaulatan

Negara kolong berdaulat penuh , hanya dibatasi oleh ketinggian tertentu diruang udara. Negara kolong berdaulat penuh , tetapi dibatasi oleh hak lintas damai bagi pesawat terbang asing. Negara kolong berdaulat penuh tanp batas keatas

Pasal 1 Konvensi Paris th 1919 diganti dng konvensi Chicago th 1944 pasal 1 :Suatu negara mempunyai kedaulatan yang utuh dan ekklusif di ruang udara diatas wilayahnya.

Ada tiga teori kedaulatan: Teori keamanan : suatu negara mempunyaikedaulatan atau wilayah udaranya sampai yang diperlukan untuk menjaga keamanannya (Fauchille ) 1901 ketinggian dibatasi 1500 m , pada tahun 1910 dirubah menjadi 500m

Teori penguasaan Cooper 1951mempunyai batas mampu menguasai ruang udara diatas wilayahnya secara fisik dan ilmiah. USA 600 mil USSR- 110 km

Teori udara Schachter- samapai batasmampu mengangkat balon ,yaitu 30 mil dpl

Bagaimana dengan NKRI?

Sampai saat ini belum ada kesepakatan tentang batas wilayah diudara

Indonesia telah menyatakan wilayah kita di Dirgantara terdiri dari ruang udara dan antariksa termasuk Orbit Geo Stasioner (GSO) yaitu 36 .000 km

GSO : (geo stationer orbit)

merupakan orbit geostationer di jalur ruang angkasa yang lintasannya di bidang katulistiwa pada ketinggian 35,871 km dari permukaan bumi yang radius orbitnya 42.164,20 km yang menyerupai cincin dengan lebar 150 km dan tebal 350 km.

Kepentingan Nasional

Kepentingan nasional adalah tetap tegaknya NKRI dan mewujudkan tujuan Nasional dngan Pembangunan Nasional

Kepentingan Nasional Utama menyangkut :1. mewujudkan masy. Adil dan makmur.(aspek Kesejahteraan ) 2. melindungi segenap bangsa dan tumpah darah (aspek keamanan) . 3. Ikut srta dalam perdamaian dan ketertiban dunia ( aspek hub. Internasional)

Tujuan wawasan Nusantara :

-Kedalam : mewujudkan kesatuan dalam segenap aspekkehidupan alamiah dan sosial (Trigatra dan Pancagatra )

-keluar :untuk ikut serta mewujudkan kebahagiaan ,ketertiban , perdamaian seluruh umat manusia dengan kata lain

Mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala bidang / aspek kehidupan dari rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan orang perorangan kelompok suku bangsa dan daerah.

Fungsi wawasan nusantaraSebagai : pedoman, motivasi,dorongan serta ramburambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara

Unsur Wawasan Nusantarabentuk

-Nusantara, -posisi silang -Manunggal,utuh menyeluru

wadah

Unsur wawasan nusantara

isi

-Bentuk dan kedaulatan, -kekuasaan pemerintah Tata inti org. -Sistem pemerintahan -Sistem perwakilan -Aparatur negara -Kesadaran politik masy. Tata keleng. -Media pers. -Partisipasi masy. Cita-cita: Pemb . UUD 45

Sifat, ciri-ciri : utuh- menyeluruh, semetrismanunggal

Cara kerja: pedoman,mawas diri, olah budi Bathiniah: landasan falsafah, Tata lakusikap mental bangsa Lahiriah:perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan

Wawasan Nusantaramewujudkan :

Satu Kesatuan dalam aspek alamiah dan aspek sosial : Kesatuan dalam aspek alamiah Geografi Demografi Kekayaan Alam

Kesatuan dalam aspek sosial :

Politik : -kesatuan wilayah, bangsa, psikologis,ideologi,hukum nasional

Ekonomi :

kekayaan wilayah Nusantara yan potensial dan efektif milik bersama bangsa, keperluan sehari-hari tersedia meratadan tingkat perkembangan ekonomi harus serasi.

Sosial Budaya :

masy. Indonesia adalah satu,budaya Indonesia pada hakekatnya satu

Hankam :-ancaman

terhadap satu daerah pada hakekatnya merpakan ancaman bagi seluruh bangsa Indonesia, tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara dan pertahanan dan keamanan.

Azas dari Wawasan Nusantara

Kepentingan yan sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama/koordinasi Kesetiaan terhadap kesepakatan

Arah pandang

Kedalam : menjamin perwujudan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial Keluar : terjaminnya kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia

Herarkhi paradigma nasionalPS(Falsafah,dasar dan idiologi neg)

LAND. IDIIL

UUD 1945(Konstitusional Neg)

LAND KONST.

VISIONAL

wawasan nusantara(Visi bangsa / neg)

LAND.

KONSEPS

ketahanan nasional

LAND

(KONSEPSI BANGSA/NEG)

Harus ada keseimbangan antara : akhirat Jiwa dan pikiran Materiil dan spiritual Nasional dan internasional Perikehidupan darat,laut dan udara Dunia

Kesimpulan

Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara adalah Landasan Visional bangsa Indonesia Wawasan Nusantara adalah perwujudan Nusantara sebagai satu kesatuan dalam: aspek alamiah dan aspek sosial

Implementasi wawasan nusantara

Geografi Demografi Kekayaan alam Ideologi Politik Ekonomi Sosial Budaya Hankam

KETAHANAN NASIONAL

Pendahuluan Pengertian Hub. Ketahanan Nasional dengan tiap gatra Sifat-sifat ketahanan nasional Penutup

Sejarah perjuangan bangsaBU : 20 mei 1908 Sumpah pemuda : 28 oktober 1928 17 agustus 1945 proklamasi Pemberontakan PKI : 18 sep 1948 APRA 1950 Andi Azis 1952 RMS 1953 PRRI Permesta ( 1957-1958) Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Trikora / Dwikora (1963) Pemberontakan PKI (G 30 S- PKI) Supersemar (11 Maret 1966 ) Orde Baru 2 April 1969 Orde Reformasi (1998)

Pengertian

Daya tahan Keuletan Tangguh Integritas Tantangan Ancaman Hambatan Gangguan

Tingkat ketahanan nasionalKetahanan Nasional

Ketahanan daerah

ketahanan lingkungan

ketahanan keluarga

ketahanan pribadi

Manusia seutuhnya

Hubungan dengan sang pencipta : agama Hubungan dengan cita-cita : ideologi Hubungan dengan kekuasaan : politik Hubungan dengan rasa keindahan :Budaya Hubungan dengan manusia lain : sosial Hubungan dengan rasa aman : hankam Hubungan dengan penguasaan alam : Iptek Hubungan dengan pemenuhan kebutuhan :ekonomi

Kondisi dinamis

- keadaaan setiap saat tidak sama, tergantung dari sitasi dan kondisis kita

Ketahanan nasional

Konsepsi

- pengaturan keseimbangan antara kesejahteraan dan keamanan sesuai dengan kondisi aktual bangsa.

Ketahanan nasional :pada hakekatnya adalah suatu konsepsi pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan dalam Kehidupan Nasional

Pengertian Kehidupan Nasional: (astra gatra) terdiri dari1. aspek alamiah (tri gatra ): geografi, demografi dan kekayaan alam 2. aspek sosial (panca gatra): ideologi, politik , ekonomi,sosial, budaya dan pertahanan dan keamanan.

Beberapa pemahaman lain tentang aspek kehidupan

Hans Morgenthau : the element of national power dalam bukunya the politic among nations

:

1. geografi 2. sumber alam( makanan dan bahan baku) 3. kapasitas industri 4. kesiapan militer : teknologi, kepemimpinan ,kualitas dan kuantitas AP 5. penduduk (distribusi dan kecederungannya) 6.karakter nasional 7 semangat nasional 8.kualitas diplomasi 9.kualitas pemerintahan

Alfred Thayer Mahan : ( Sea Power Nations) 1. letak geografi 2. bentuk wujud bumi 3. luas wilayah 4.jumlah penduduk 5.watak bangsa 6.sifat pemerintahan

Hubungan ketahanan nasional dengan tiap gatra

1.Letak geografi :Indonesia Mempunyai bentuk Nusatara

1. kedalam : kesatuan yang utuh dan manunggal 2. keluar : posisi silang dunia. Contoh : Negara yang dikelilingi daratan : Swiss, Laos , Afganistan Negara yang dikelilingi lautan : RI, Philipina, Fiji,Eslandia, Junani Pengaruh letak geografi : 1. posisi silang bukan hanya fisik tetapi semua aspek. 2.letak geografi memegaruhi geopolitik dan geostrategi 3. hubungan ketahanan nasional dan geografis , ialah sejauh mana bangsa Indonesia memanfaatkan geopolitik dan geostrateginya yang kita wujudkan sendiri.

2. Demografi ( keadaan dan kemampuan penduduk )

Soal penduduk meliputi :1. jumlah, komposisi dan penyebaran penduduk. 2.faktor yang mempengaruhinya. 3. perubahannya.

Faktor penduduk yang mempengaruhi Ketahanan Nasional :1. Jumlah penduduk berubah , karena kelahiran, kematian (mortalitas,) dan migrasi(imigrasi,emigrasi,transmigrasi, urbanisasi ) 2. Pertambahan penduduk ( Pos : tambah angk. kerja. Neg: bila kurang kesemp. Kerja timbul keresahan sosial) 3. Komposisi penduduk, tidak banyak dipengaruhi oeh kematian & migrasi, tetapi oleh kelahiran ( hubungan dengan kesejahteraan ) 4.Penyebaran pend. Yang ideal (aspek jah & kam ): transmigrasi, pengembangan pusat pertumbuhan dan pengembangan pusat industri 5. Dilaksanakan program K.B.

3. Keadaan & Kekayaan Alam

Kekayaan alam : ( atmosfir, permukaan bumi dan didalam bumi) Sifat sumber alam :1. dapat diperbaharui (renewable) : tanaman 2. tidak dapat diperbaharui : mineral 3. penyebarannya tidak merata , sumber depositnya dan kualitasnya ( kesenjangan neg. kaya & miskin dan timbul konflik)

Ketahanan Nasional dalam bid Keadaan & Kekayaan Alam:1.Pemaanfaatan keadaan &kekayaan harus berkembbang seirama dengan perkembangan peduduk. 2. Potensi alam harus dikembangkan , agar tidak mengundang campur tangan bangsa lain. 3.Pemanfaatan harus : - max: dapat memberi manfaat - lestari : memperhatikan generasi mendatang - daya saing : ketergantungan dapat dikurangi 4. Hrus dikuasi & dikembangkan IPTEK seoptimal mungkin

4. Ideologi

Kita mempunyai PS PS dihayati dan diamalkan Keyakinan dan kebenaran PS PS adalah ideologi yang tepat bagi bangsa Indonesia Keampuan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandung yang dapat memenuhi dan menjamin aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik secara pribadi, sosial, maupun WN serta sebagai mahkluk Tuhan Pelaksanaan PS ( Obyektif dan Subyektif )

M

5. Politik

Sektor Masyarakat sebagai Input, sedang Sektor Pemerintah sebagai Output, kedua hal tersebut harus dapat dipertemukan , bila tidak timbul kesenjangan.

Proses kehidupan Politik , dilaksanakan dengan sistem politik yang meliputi : 1. Struktur Politik : - supra struktur : semua lembaga tinggi negara sampi terbawah. - infra struktur : parpol , gol, kelompok penekan , alim ulama, Lembaga kemasyarakatan dll 2. Proses Politik : bagaimana kehidupan politik diatur da, ditentukan dan dilaksanakan Sistem politik harus memenuhi syarat : a. mempertahankan pola b. pengaturan dan penyelesaian ketegangan c. penyesuaian

6. Ekonomi

Faktor yang mempengaruhi Ketahanan Nasional dalam bidang ekonomi : 1. kualitas sumber daya manusia 2. manajemen :produksi, pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia 3. distribusi barang dan jasa 4. keterbatasan permodalan Terdapat kesamaan ciri-ciri Bid Ekonoi dari Neg Berkembang : 1. bumi dan alam belum mampu mengelola 2. tenaga kerja berlebihan , pengangguran kurang skill 3. modal kurang 4.teknologi tepat guna, & perlu penyesuaian sosbud masy. Tradisional 5.hub. Ekonomi luar negeri , melebarnya jurang neg. kaya dan miskin 6. infra struktur perlu dibenahi. 7. mmanajemen yang masih rendah. Ketahanan Nasional dalam Bid Ekonomi : 1. Penyerasian, stabilitas,pertumbuhan, pemerataan 2. Tanpa stabilitas ekon, pembangunan tidak dapat dilakukan 3. Pertumbuhan harus diusahakan 4.Pemerataan mewujudkan keadilan 5. Ketahanan Nasional bid Ekon. tumbuh tetapi masih yang terlemah 6. Manajemen bid ekonomi masing-masing neg. tidak sama

7. Sosial Budaya Budaya daerah harus tetap dipelihara dan dikembangkan, yang memang tidak sesuai kita tinggalkan , sedangkan budaya Barat harus selektif , tidak boleh asal diadopsi saja, harus disesuaikan dengan budaya Bangsa. Budaya Bangsa adalah penentuan jati diri Bangsa Ketahanan Nasional dalam Bid. Budaya mempunyai persyaratan : 1. Tetap dipertahankan oleh rakyat setempat 2. Ada rasa kebanggaan atas budaya tersebut 3. Tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar negeri yang cenderung ekspansif. 4. Keorisinilan suatu daerah dan dikembangkan 5. Mempunyai pengaruh yang kuat dilingkungannya 6. Tidak ada rasa rendah diri dan merasa tersaingi oleh budaya lain

8. Pertahanan Keamanan

Persyaratan suatu Negara yang sudah merdeka, Keseimbangan kekuatan masing masing Matra, harus tetap diperhatikan Pertahanan dan Keamanan yang disesuaikan dengan Geografi Negara , yaitu Neg Kepulauan Potensi Pertahanan Keamanan harus mampu mengamankan semua aset Negara. Tidak tergantung kepada kekuatan negara lain Ketahanan Nasional dalam Bid. Pertahanan Keamanan : 1. Kemamdirian , tidak tergantung neg lain 2. Teknologi yang canggih 3 Kemampuan mengamankan semua aset Neg 4. Mempunyai keadalan 5. Jarak jangkau 6. Senantiasa siap menghadapi ancaman,gangguan,hambatan dan tantangan

Sifat sifat ketahanan nasional

Manunggal Tidak tergantung kepada pihak lain / mandiri (self relience) Mawas kedalam/ keluar Kewibawaan Berubah menurut waktu / dinamis Percaya kepada diri sendiri ( self confidence) Konsultasi /kerjasama, tidak membenarkan adu kekuasaan dan adu kekuatan

Azas ketahanan nasional

Kesejahteraan dan keamanan Manunggal (komprehensif integral, menyeluruh terpadu) Mawas kedalam dan keluar Kekeluargaan

Implementasi Ketahanan Nasional

Geogafi Demografi Kekayaan Alam Ideologi Politik Ekonomi Sosial / Budaya Hankam

Kewaspadaan Nasional

Mengenal sumber ancaman Kerawanan dalam kehidupan masyarakat Upaya pencegahannya

Politik dan Strategi Nasional (Polstranas) Pengertian : Politik: berasal dari kata Yunani Polistaia Polis - kesatuan dari masyarakat yang berdiri sendiri atau negara Taia - urusan Polistaia : Kesatuan masy. yang dapat mengurusi diri sendiri. Politics : Kepentingan umum

PolitikPolicy : Kebijakan

Jangka panjang

Politik Nasional

Jangka sedang

Jangka pendekPolitik dalam negeri Politik luar negeri Politik ekonomi Politik Han Kam

STRATEGI

ASAL KATA STRATEGOS yang berarti The art of thegeneral seni dari seorang panglima

Strategi : suatu kerangka rencana dan tindakan yang disusundan disiapkan dalam menghadapi tantangan baru dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan

Strategi Nasional : adalah seni dan ilmu mengembangkan danmenggunakan kekuatan nasional (ipoleksosbudhankam) dalam masa damai maupun perang guna mendukung pencapaian tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional

Strategi Nasional adalah Politik Nasional dalam pelaksanaan Polstranas : adalah konsep nasional yang merupakan alat perjuanganuntuk mencapai tujuan nasional

Strategi : asal kata Strategosyang berarti seni dari seorang panglima ( the art of the general )

1. 2.

3.

4.

Ahli Strategi : Sun Tzu ( 500 SM ) Antoine Henri Jomini (1779-1869) strategi adalah seni menyelenggarakan perang diatas peta dan meliputi kawasan operasi Karl van Clausewitz (1780-1831)- Strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk kepentingan perang Lindle Hart (abad 20 ) Strategi adalah seni untuk mendistribusikan danpenggunaan sarana militer untuk mencapai tujuan politik

Proses penyusunan Strategi Nasional, diawali dengan dilaksanakan Proses penyusunan Strategi Nasional Pemikiran Nasional Proses penyusunan Strategi Nasional

1.Telahaan Strategi

2.Perkiraan Strategi

Bid polnas Sasaran Tiap Bidang Sikap dan pendirian Pengendalian Perencanaan

Mempelajari keadaan lingkungan Pengembangan sasaran alternatif Analisa kekuatan Batas waktu berlakunya penilaian strategi

Dasar pemikiran Polstranas

1. 2. 3. 4.

Geopolitik bangsa Indonesia Wawasan Nusantara Ketahanan Nasional Tata bina nasional

Faktor yang mempengaruhi Poltranas

Ideologi Ekonomi Sosial Budaya Militer Hakekat adanya ancaman (baik dari dalam negerimaupun Luar Negeri )

Supra struktur dan infra struktur Politik

Supra struktur politik (Jajaran Pemerintah dan Lembagalembaga Negara ): MPR , DPR,Presiden, BPK dan MA

Infra Struktur Politik ( badan-badan yang ada di masyarakat ): yang mencakup pranata-pranata politk yang ada di masyarakat , seperti partai politik organisasi kemasyarakatan,media massa, kelompok kepentingan (interest group), kelompok penekan, (pressure group)

Antara keduanya harus bekerja sama dan kekuatannya harus seimbang

Dalam melaksanakan tugasnya Presiden dibantu oleh Dewan

Dewan stabilitas ekonomi Dewan Pertahanan Keamanan Nasional Dewan Tenaga Atom Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI Dewan Maritim Dewan Otonomi Daerah Dewan Stabilitas Politik dan Keamanan.

Stratifikasi Politik Nasional

Tingkat penentu kebijakan Puncak : MPR dan Presiden sebagai Kepala Negara dalam hal ini berupa Dekrit, Peraturan dan Piagam Kepala Negara. Tingkat kebijakan Umum : Presiden dalam bentuk : -peraturan pemerintah pengganti UU (Perpu) -Peraturan Pemerintah -Keputusan atau Instruksi presiden -Maklumat Presiden.

Lanjutan .

Tingkat Penentuan kebijakan Khusus : Menteri dapat berupa : Peraturan Menteri, Keputusan Menteri, Instrksi Menteri dan Surat Edaran Menteri. Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis : Pimpinan eselon pertama Departemen Pemerintah dan Pimpinan lembaga Non Departemen atau Direktur Jenderal dalam bentuk Peraturan, Keputusan atau Instruksi.

Sekjen sebagai pembantu Menteri bertugas :

Mempersiapkan dan merumuskan kebijakan khusus Menteri dan pimpinan Rumah tangga Depatemen

Inspektur Jenderal dalam suatu Departemen

Berkedudukan sebagai pembantu Utama Menteri dalam penyelenggaraan pengendalian ke dalam Departemen Mempunyai wewenang pula membantu mempersiapkan kebijakan khusus Menteri

Tingkat Membuat Aturan di daerah

Ada dua macam : - Penetuan kebijakan mengenai pelaksanaan Pemerintah Pusat di daerah : Gubernur dan Bupati sesuai kewenangan daerah masing-masing -Penentuan kebijakan pemerintah daerah (otonom )Kewewangan Kepala Daerah dengan persetujuan DPRD dalam bentuk Keputusan atau Instruksi

Pembangunan Nasional

Pembangunan Nasional hakekatnya adalah pebangunan manusia Indonesia seutuhnya, yang merupakan usaha meningkatkan kualitas manusia , dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secra berkelanjutan, berlandaskan kemampuan Nasional,dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serat memperhatikan tantangan perkembangan global.

Sistem Manajemen Nasional

Merupakan suatu perpaduan dari tata nlai, struktur, dan proses yang merpakan himpunan usaha untuk mencapai kehematan,daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam menggunakan sumber dana dan daya nasional untuk mencapai tujuan nasional. Siklus kegiatannya : perumusan kebijakan (policy formulation),Pelaksanaan kebijakan (policy implementation ) dan penilaian kebijakan (policy evaluation )

Suatu sistem harus memenuhi syarat :

Unsur Struktur Proses Fungsi Lingkungn yang mempengaruhi

Fungsi Sismennas

Fungsi pokok sismennas adalah : pemasyarakatan politik semua usaha dan kegiatan sismennas diarahkan kepada penjaminan hak dan penertiban kewajiban rakyat.

Hak rakyat pada pokoknya adalah berupa terpenuhinya berbagai kepentingan rajyatKewajiban rakyat adalah berupa keikut sertaan dan tanggung jawab bagi terbentuknya suatu suasana (situasi dan kondisi) kewarganegaraan yang baik terdorong untuk setia kepada negara dan patuh taat kepada falsafah serta peraturan dan perundangannya , demi terpelihara dan terjaminnya suatu tertib hidup bersama.

Otonomi Daerah

UU RI no. 22 tahun 1999 menggantikan UURI no 5 tahun 1974 ttg pokok pokok Pemerintah Daerah dan UU no. 5 Tahun 1979 ttg Pemerintahan Desa.

Perbedaannya adalah : UU lama, titik pandang kewenangannya dimulai dari pusat (central goverment looking), sedangkan UU yang baru titik pandang kewenangan dimulai dari daerah (local government looking)

Kewenangan yang tidak didelegasikan :

Bidang politik luar negeri Pertahanan Keamanan Peradilan Moneter dan fiskal Agama Kewenangan bidang lain

Iplementasi polstranas

Geografi Demografi Kekayaan alam Ideologi Politik Ekonomi Sosial Budaya Pertahanan dan keamanan

Pemahaman tentang Pertahanan keamanan

Pembinaan oleh Dep Hankam Penggunaan Kekuatan oleh Panglima TNI

Pemahaman tentang sistem Pertahanan keamanan

Makna Sishankamrata Tujuannya Unsurnya Strukturnya Prosesnnya Faktor yang mempengaruhi

Penutup

Demikianlah materi Pendidikan Kewarganegaraan