pengaruh vulkanis terhadap kehidupan

of 14 /14
1.Marita Presty D. 2.Luluk Kurnia M. 3.Tika Apriliana W. 4.Alaida L.F Anom 5.Agel Cahyo P. 6.Tesa Agus D. Kelompok 3 Geografi Nama Kelompok :

Author: tika-apriliana

Post on 15-Apr-2017

3.301 views

Category:

Education


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

Marita Presty D.Luluk Kurnia M.Tika Apriliana W. Alaida L.F AnomAgel Cahyo P.Tesa Agus D.Kelompok 3 GeografiNama Kelompok :

1

C. Pengaruh Vulkanis terhadap Kehidupan

Kelompok 3 Geografi

1. Pengaruh vulkanis

Vulkanis adalah peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi.Berikut pengertian magma :a. MagmaMagma adalah campuran batu-batuan dalam keadaan cair,liat,serta sangat panas. Aktivitas magma disebabkan oleh tingginya suhu magma dan banyaknya gas yang terkandung di dalamnya. Magma dapat berbentuk gas,padat,cair.

Kelompok 3 Geografi

b. Intrusi MagmaIntrusi magma adalah aktivitas magma di dalam lapisan litosfer,memotong atau menyisip litosfer dan tidak mencapai permukaan bumi. Intrusi magma disebut juga plutonis.c. Ekstrusi MagmaEkstrusi magma adalah peristiwa magma yang mencapai permukaan bumi. Ekstrusi magma merupakan kelanjutan dari intrusi magma.

Kelompok 3 Geografi

Keluarnya lubang kepundan sebagai pusat letusannya disebut erupsi sentral. Erupsi sentral menghasilkan enam bentuk gunung api sebagai berikut :Gunung Api Strato ( Campuran )Gunung api strato yakni gunung api yang timbunan lerengya berlapis-lapis (strato=lapis-lapis) dan bentuk badan keseluruhannya seperti kerucut. Lebih dari 90%gunung api di Indonesia berupa gunung api strato yang merupakan hasil campuran ,efusif, dan eksplosif,yang berulang berapa kali.Kelompok 3 Geografi

2. Bentuk-Bentuk Gunung Api

b. Gunung Api Maar (Embriyyo) Gunung api maar terbentuk karena erupsi eksplosif (ledakan yang kuat). Setelah erupsi magma di luar dan di lorong kepundannya segera membeku menjadi batuan beku kedap air / tidak tembus air (impermeable). Akibatnya, lubang kawah dapat terisi air hujan dan disebut danau maar. Misalnya beberapa danau di lereng Gunung Lamongan(Jawa Timur), Danau(ranu) Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Danau Atar (Sumatera Barat), Pegunungan Eifel(Eropa). Kelompok 3 Geografi

Kelompok 3 Geografic. Gunung Api Perisai (Tameng) Gunung Api Perisai yang memiliki alas luas dan lereng yang landai. Hal ini karena magma yang keluar sewaktu erupsi adalah sangat cair. Akibatnya, magma pijar ceepat mengalir dan menyebar di areal yang luas. Sifat erupsinya efusif . Letak dapur magma dangkal . Di sekeliling lorong kepundan banyak terbentuk ekstrusi2 magma aktif dalam skala kecil ke permukaan . Misalnya, gunung api di Kepulauan Hawai , yaitu Mauna Loa, Kilauea, dan Mauna Kea.

Kelompok 3 Geografid. Gunung Api Kerucut Piroklastika Gunung api kerucut piroklastika adalah kerucut gunung api yang tersusun atas material piroklastika (bahan-bahan lepas gunung api) .Pada umumnya bentuk gunung api ini memiliki kawah di bagian puncak dan mudah tererosi.

3. Tipe-Tipe Letusan Gunung Api

Tipe-tipe letusan gunung api sebagai berikut :a. Tipe HawaiiCirinya sebagai berikut :Lavanya Encer .Tekanan gasnya rendah .Kedalamnan dapur magmanya sangat dangkal . Misalnya letusan gunung di Kepulauan Hawaii (Kilauea, Mauna Loa , dan Mauna Kea) .

Kelompok 3 Geografi

b. Tipe StromboliCiri-cirinya sebagai berikut :Lavanya Encer.Tekanan gasnya sedang. Dapur magmanya dangkal. Hasil letusannya berupa eflata. Misalnya letusan Gunung Vesuvius (Italia) dan Gunung Stromboli (Gunung api laut di lepas pantai Italia )

Kelompok 3 Geografi

c. Tipe MerapiCiri-cirinya sebagai berikutberikut :Lavanya kental sehingga membentuk sumbat lava.Tekanan gasnya rendah.Dapur magmanya sangat dangkal .Hasil letusannya berupa lava pijar awan panas , dan lahar dingin . Misalnya Letusan Gunung Merapi.d. Tipe ST.VincentCiri-ciri sebagai berikut :Lavanya kental sehingga membentuk sumbat lava.Tekanan gas sedang .Dapur magmanya dangkal .Hasil letusan berupa lahar panas. Misalnya letusan ST.Vincent (1902) dan Gunung Kelud (1919)

Kelompok 3 Geografi

e. Tipe Pelee Ciri-cirinya sebagai berikut :Lavanya kental sehingga membentuk sumbat lava .Tekanan gasnya tinggi .Dapur magmanya dalam. Hasil letusan berupa awan pijar bersuhu 200o C . Misalnya, letusan Montogne Pelee di Pulau Martinique (1902-1903).f. Tipe VulcanoTipe Vulcano ada dua, yaitu vulcano lemah dan kuat . Tipe vulcano lemah, ciri-cirinya sebagai berikut :Lavanya cair kental .Tekanan gasnya sedang.Dapur magmanya dangkal. Hasil letusan berupa bom , lapili , dan abu vulkanik . Misalnya, letusan Gunung Bromo, Gunung Raung , dan Gunung Semeru (Jawa Timur).

Kelompok 3 Geografi

Sementara itu, tipe vulcano kuat ciri-cirinya sebagai berikut :Lavanya kental .Tekanan gasnya tinggi.Dapur magmanya dalam.Hasil letusannya berupa bom, lapili, abu vulkanik, dan leteran lava.Misalnya letusan Gunung Bromo, Gunung Etna (Catania , Italia), dan Gunung Vesuvius (italia).g. Tipe Perret Ciri-cirinya sebagai berikut :Lavanya cair kental dan tekanan gasnya sangat tinggi.Dapur magmanya sangat dalam.Hasil letusannya berupa gaas sangat tinggi dan awan berbentuk kol bunga . Misalnya, Letusan Gunung Krakatau.(1883)

Kelompok 3 Geografi

Kelompok 3 Geografi