penyakit pada lansia

Download Penyakit pada lansia

Post on 07-Aug-2015

103 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

terdiri dari:- Hipertensi- Diabetes Melitus- Gastritis- Asam urattentang definisi, penatalaksanaan non medisnya

TRANSCRIPT

Penyuluhan Untuk LansiaDesa Tanjungsari RW 03 Kabupaten SumedangCommunity Nursing Program Gelombang 2 Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran

Penyakit Pada LansiaPenyakit degeneratif adalah penyakit yang mengiringi proses penuaan. Yang termasuk penyakit degeneratif ternyata sangat beragam, seperti hipertensi, diabetes, stroke, jantung, reumatik, paru obstruktif, penyakit ginjal menahun, dan banyak komplikasinya.

1. Hipertensi Hipertensi yaitu gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas normal (>140/90 mmHg)RESIKO TERKENA HIPERTENSI Individu yang beresiko terkena hipertensi : 1. Kegemukan 2. Gaya hidup yang kurang berolahraga 3. Stress 4. Mengkonsusmsi alkohol

Makanan pantangan untuk hiepertensi: Penderita hipertensi tetap bisa menggunakan segala bentuk kenikmatan makanan tetapi dengan porsi yang wajar, dan penting untuk membatasi garam dan mengurangi makanan berlemak, meningkatkan konsumsi biji-bijian, sayuran dan produksi susu olahan.

Makanan yang dihindari : 1. Sayuran dan buah yang diawetkan 2. Penyedap makanan 3. Margarin 4. Bumbu yang mengandung garam dapur 5. Minuman coklat 6. dll

Makanan yang boleh : 1. Beras 2. Kentang 3. Singkong 4. Kacang-kacangan 5. Buncis 6. Jus seledri 7. Kurma 8. dll

TIPS MENGATASI HIPERTENSI MENAHUN Yang perlu kita jaga adalah mengontrol tekanan darah secara teratur. Hal ini berarti harus rajin memeriksakan tekanan darah, membasakan diri menjalani pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan rendah garam, rajin beroahraga dan menghindari kebiasan buruk seperti merokok,minuman keras,dll

2. Diabetes Melitus Diabetes melitus disebut juga kencing manis yaitu keadaan dimana ketika glukosa didalam darah kadar gulanya tinggi. Yang beresiko terkena diabetes Individu yang berat badannya lebih, kurang olahraga, hipertensi, stress, pola makan tinggi karbohidrat serta gula

Gejala DM : Gejala DM yaitu 3P yakni : 1. Poliuria (banyak bauang air kecil) Biasanya buang air kecil melebihi batas normal. 2. Polidipsi ( Banyak minum) Akibat banyak buang air kecil akhirnya penderita DM merasa haus sehingga banyak minum untuk mengganti air yang banyak keluar 3. Poliphagi (BANYAK MAKAN) Meskipun sudah makan tetapi Sali makanan yang berupa glukosa itu tidak masuk ke dalam sel untuk memproduksi energi karena kekurangan hormon insulin. Sehingga akan merasa tubuh selalu kelaparan.

Komplikasi dari DM : 1. BB Turun 2. Pengelihatan menjadi kabur 3. Cepat lelah 4. Gatal di daerah kemaluan 5. Luka sulit sembuh 6. Infeksi pada kaki 7. Kebutaan 8. Stroke, dll

Menjaga Pola makan pasien DM : Yang harus diingat 3J: 1. Jumlah : memperhatikan jumlah dan kandungan gizi dalam makanan. Disesuaikan dengan berat badan aktivitas fisik, infeksi atau tidak, dihitung dengan rumus tertentu. 2. Jadwal : Jadwal harus ditepati karena hal ini berhubungan dengan proses metabolisme dan pengeluaran insulin. 3. Jenis : jenis makanan harus dipilih jangan memberikan efek kenakan kadar gula darah, mis kentang sebagai nasi untuk menggantikan makanan pokok, meningkatkan sayuran, buah, mengurangi porsi makanan pokok.

Tips makanan untuk DM : 1. Perbanyak Sayuran Penderita DM bisa memperbanyak porsi sayuran setiap hari karena manfaatnya yang sangat baik untuk tubuh. Konsumsi sayur-sayuran sangat penting untuk mengontrol tubuh dengan serat yang dapat mengikat karbohidrat untuk diabetes. Sayuran menyediakan sumber besar serat, mineral dan vitamin. Adapun sayur-sayuran yang sangat dianjurkan adalah kubis, bayam, brokoli, buncis, wortel, tomat dan paprika. 2. Makan Buah-buahan Berbagai buah-buahan juga memberikan serat, mineral dan vitamin yang diperlukan untuk tubuh. 3. Makan Sedikit Lemak Penderita diabetes juga dapat makan makanan yang mengandung banyak protein semisal daging. Jika makan daging cobalah agar makan daging dengan sedikit lemak seperti misalnya dada ayam, ikan, daging tanpa lemak atau kalkun tanpa kulit.

Tips makanan untuk DM : 4.Perbanyak Air Putih Air putih sangat dibutuhkan untuk tubuh karena dapat melarutkan racun-racun yang ada dalam tubuh. Hindari minuman manis dan bersoda, ini bisa berdampak buruk untuk kesehatan. 5.Minum Susu Rendah Lemak Susu merupakan salah satu sumber diperlukan banyak elemenelemen penting yang dibutuhkan tubuh. Sumber bebas lemak susu seperti yoghurt dan susu rendah lemak sangat baik untuk tubuh. 6.Batasi Karbohidrat Pastikan untuk menghindari atau membatasi asupan karbohidrat yang meliputi jagung sirup, madu, permen, gula, beras putih, roti putih atau item yang mengandung fruktosa, glukosa atau sukrosa.

3. Asam Urat asam urat adalah sisa metabolisme zat purin (yang berasal dari makanan yang kita konsumsi) Pada kondisi normal, zat purin ini akan dikeluarkan melalui sekresi (urine dan feses). Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan di persendian. Penumpukan sisa metabolisme zat purin inilah yang menyebabkan bengkak dan rasa nyeri.

TANDA DAN GEJALA Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna kemerahan (meradang) Biasanya persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari Rasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku Pada kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat bergerak Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 6 mg/dl.

PANTANGAN MAKANAN: Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden Ekstrak daging seperti abon dan dendeng Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden) Daging kambing, daging sapi, daging kuda Bebek, angsa dan kalkun Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega Makanan kaya protein dan lemak

TIPS BAGI PENDERITA ASAM URAT: Konsumsi makanan yang banyak mengandung potassium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang Konsumsi buah yang mengandung banyak vitamin C, seperti jeruk, papaya dan strawberry Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olah raga yang cukup. Banyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan Kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine Hindari makanan fermentasi seperti tape, karena mengandung senyawa alcohol (sifat alcohol adalah meningkatkan kadar asam laktat yang menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang akibatnya asam urat tertahan di peredaran darah dan menumpuk di persendian).

MAAG Maag yaitu keaadaan dimana kadar asam lambung tinggi , akibatnya perut menjadi kembung.Pencetus maag : 1. Terlambat makan 2. Mengkonsusmsi makanan yang mengandung kadar asam lambung dan menimbulkan gas (pedas, minyak, kol, dll) 3. Daging kambing 4. Stress

Makanan yang harus dihindari : 1. Makanan tinggi serat yang dapat menimbulkan gas seperti : kol, kacang merah, sayuran kering, durian, santan, beras, ketan, dsbPengaturan makanan : Makanan yang tidak memberatkan kerja lambung mencegah menetralkan asam lambung yang berlebihan rendah lemak rendah serat mudah dicerna dan makan yang sedikit tapi sering

RUMUS BAHAGIA

Apa yaa rumus bahagia y???

Ini dia rumus BAHAGIABAHAGIA B = Berat badan supaya diusahakan senormal mungkin atau seideal mungkin A = Aturlah makanan hingga seimbang, sehingga jumlah kalori, karbohidat, protein dan lemak seimbang sesuai dengan aturan yang telah kita kemukakan bersama dan kita ketahui bersama H = Hindari faktor risiko penyakit degeneratif, penyakit jantung koroner, penyakit gula, dan lain sebagainya yaitu makan yang berlebihan, makan yang tidak seimbang, kurang olahraga, DLL

A = Agar terus berguna dengan mempunyai kegiatan atau hobi yang bermanfaat. Kemudian G = Gerak badan yang teratur harus tetap dilakukan, I = Iman dan Taqwa harus ditingkatkan, kalau masih kurang mengingat Tuhan, harus mulai meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Yang terakhir adalah A = Atasi kesehatan dengan memeriksakan kesehatan secara periodik pada dokter/tenaga kesehatan

Jadi, Buat para ibu-ibu dan bapakbapak, salah satu rumus BAHAGIA yang terakhir yaitu memeriksakan kesehatan ke Tenaga Kesehatan sebelum semuanya terlambat. Tunggu apa lagi?? Gunakan fasilitas kesehatan terdekat untuk lansia, yaitu Puskesmas dan Posbindu.

Mudah bukan untuk menerapkan rumus bahagia??

HATUR NUHUNN