potensi investasi (reutealis trisperma di kalimantan timur ?· kebutuhan energi dunia termasuk...

Download Potensi Investasi (Reutealis trisperma di Kalimantan Timur ?· Kebutuhan energi dunia termasuk Indonesia…

Post on 14-Mar-2019

212 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Kem

iri S

un

an (

Reu

tealis t

risperm

a (B

lan

co) A

iry S

haw

)

Tah

un

20

17

Kajian Pengembangan Potensi Investasi Kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) di Kalimantan Timur

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

(DPMPTSP) JL. BASUKI RAHMAD NO.56

SAMARINDA-KALIMANTAN TIMUR .

KATA PENGANTAR

Kebutuhan energi dunia termasuk Indonesia semakin meningkat, seiring

dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat dan pertumbuhan

industry sehingga mendorong berbagai pihak untuk mencari energi alternatif

yang dapat diperbaharui. Sementara itu cadangan minyak bumi dunia,

menurut para ahli diperkirakan hanya tinggal untuk 100 tahun ke depan dan

Indonesia sendiri hanya untuk 50 tahun ke depan.

Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) adalah salah satu

tanaman yang dapat menghasilkan minyak nabati yang dapat diproses lebih

lanjut menjadi biodiesel beserta turunannya. Habitus tanaman berbentuk

pohon dengan tinggi dapat mencapai 15-20 m, mahkota daun yang rindang,

dan sistem perakaran yang dalam sangat ideal sebagai tanaman konservasi.

Atas dasar itu, tanaman ini sangat potensial, disamping dapat menghasilkan

minyak nabati sebagai sumber energy alternative, juga untuk meningkatkan

produktivitas lahan-lahan eks tambang di Kalimantan Timur. Pada laporan

pendahuluan ini memuat prospek pengembangan tanaman kemiri sunan dan

pemanfaatannya sebagai tanaman konservasi di Provinsi Kalimantan Timur.

Diharapkan buku ini dapat memenuhi kebutuhan bahan promosi dalam

menarik calon investor untuk mengembangkan usahanya di Provinsi

Kalimantan Timur. Materi maupun penyajian laporan pendahuluan ini masih

jauh dari sempurna. Oleh karena itu sumbang saran dari pembaca sangat

diharapkan. Semoga buku ini bermanfaat.

Samarinda, April 2017

DAFTAR ISI

Hal.

KATA PENGANTAR .. i

DAFTAR ISI .. ii

DAFTAR TABEL .. iii

DAFTAR GAMBAR .. iv

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Metode Kajian

.. .. ..

1 1 4

BAB 2. GAMBARAN UMUM WILAYAH 2.1. Administrasi dan

Geografis

2.2. Topografi 2.3. Jenis Tanah

2.4. Hidrologi 2.5. Penggunaan Lahan 2.6. Kependudukan

2.7. Perkembangan Ekonomi Makro Wilayah

.. ..

. ..

.. .. ..

..

9 9

11 13

13 14 14

16

BAB 3. BUDIDAYA TANAMAN KEMIRI SUNAN 3.1. Karakteristik Tanaman

3.2. Pengelolaan Lahan 3.3. Pengolahan Produk Kemiri

Sunan

3.4. Produk Turunan Kemiri Sunan

3.5. Tanaman Konservasi

.. ..

.. ..

..

..

20 20

25 26

27

28 BAB 4. KAJIAN POTENSI

PENGEMBANGAN KEMIRI

SUNAN 4.1. Kelayakan Finansial

Pembangunan Kebun Kemiri Sunan

4.2. Kelayakan Finansial

Pengolahan Biodiesel Kemiri Sunan

..

..

..

31

31

33

BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan 5.2. Saran

..

.. ..

37

37 37

DAFTAR TABEL

Hal.

Tabel 2.1. Luas Wilayah dan Jarak Pusat Kegiatan Kabupaten/Kota dari

Samarinda Tabel 2.2. Luas Wilayah Menurut

Kelerengan Lahan Menurut

Kabupaten/Kota Tabel 2.3. Luas Wilayah Menurut Kelas

Ketinggian Daratan Diatas Permukaan Laut Berdasarkan Kabupaten/Kota

Tabel 2.4. Luas Penggunaan Lahan di Provinsi Kalimantan Timur

Tabel 2.5. Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin Provinsi Kalimantan

Timur Tabel 2.6. Jumlah Tenaga Kerja Menurut

Sektor Ekonomi di Provinsi

Kalimantan Timur Th.2015 Tabel 2.7. Luas Panen dan Produksi

Pertanian Kalimantan Timur Tabel 2.8. Luas Areal, Produksi dan

Jumlah Tenaga Kerja

Perkebunan Kemiri di Kabupaten/Kota tahun 2013

Tabel 3.1. Karakter Vegetatif Varietas Kemiri Sunan-1 dan Kemiri Sunan-2

Tabel 3.2. Karakter Minyak, Ketahanan Terhadap Penyakit dan Kesesuaian Lahan

Tabel 4.1. Komponen Biaya Pembangunan Kemiri Sunan

Tabel 4.2. Nilai Kelayakan Pembangunan Kebun Kemiri Sunan

Tabel 4.3. Biaya Pengolahan Biodiesel

Kemiri Sunan Tabel 4.4. Pendapatan Pengolahan

Biodiesel Kemiri Sunan per

Tahun Tabel 4.5. Nilai Kelayakan Pengolahan

Biodiesel Kemiri Sunan

.

.

.

.

.

.

. .

.

..

9

12

12

14

15

16

18

19

22

23

31

31

33

34

34

DAFTAR GAMBAR

Hal.

Gambar 1.1. Peta Lokasi Wilayah Kajian 5

Gambar 2.1. Peta Administrasi Provinsi

Kalimantan Timur 11

Gambar 3.1. Minyak Kasar Kemiri Sunan Dan Biodiesel 26

Gambar 3.2. Produk Ikutan Kemiri Sunan 26

BAB 1. PENDAHULUAN

Provinsi Kalimantan Timur merupakan provinsi yang kaya

akan sumber daya alam. Potensi yang dimiliki Kalimantan Timur

baik yang berada di daratan dan di laut maupun di perairan

umum sangat beragam dari lahan yang sangat potensial untuk perkebunan,

tanaman pangan, peternakan, budidaya perikanan, pertambangan sampai di

perairan yang kaya dengan sumber protein hasil perikanan. Hal ini semakin

memperkuat fakta bahwa Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di

Indonesia dengan sumber kekayaan alam yang melimpah.

Salah satu kekayaan alam yang memiliki nilai penting bagi penduduk

Kalimantan Timur ini adalah kekayaan energi. Kalimantan Timur memiliki

sumber energi konvensional (fosil) dan non konvensional (terbarukan). Oleh

karena itu, tidaklah bijak jika provinsi ini hanya bergantung pada salah satu

dari sumber energi tersebut, yaitu hanya pada energi fosil seperti minyak

bumi. Energi fosil memerlukan waktu yang cukup lama untuk dapat

diproduksi kembali, oleh karena itu seiring dengan meningkatnya jumlah

penduduk maka akan menyebabkan keterbatasan dalam penyediaannya.

Selain itu karena adanya pengaruh situasi politik dan ekonomi dunia, harga

bahan bakar fosil seperti minyak bumi terus berfluktuatif dan ini sangat

meresahkan masyarakat. Permasalahan tersebut semakin menegaskan bahwa

Indonesia belum mandiri di sektor energi. Oleh sebab itu perlu setiap provinsi

termasuk Kalimantan Timur mengembangkan energi baru dan terbarukan

karena merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan saat ini.

Permintaan energi dunia terus meningkat sepanjang sejarah peradaban

manusia. Proyeksi permintaan energi pada tahun 2050 diperkirakan akan

mencapai tiga kali lipat dibanding pada saat ini. Dengan semakin

meningkatnya permintaan akan energi maka kebutuhan energi dalam negeri

menjadi tidak dapat terpenuhi. Saat ini, 85 persen kebutuhan energi di

Indonesia dipasok dari sumber fosil yakni minyak, gas, dan batu bara. Namun,

pasokan energi fosil tersebut terutama sebagian minyak dan BBM berasal dari

1.1. LATAR BELAKANG

impor. Ketergantungan impor ini makin besar seiring pertumbuhan ekonomi

dan penurunan produksi minyak. Sehingga jika berbicara mengenai

permasalahan energi, maka tidak akan ada habisnya. Kekayaan alam yang

kita miliki tidak bisa diolah dan dimanfaatkan sepenuhnya. Hal ini

diakibatkan karena teknologi untuk menghasilkan energi dan kesiapan

sumber daya manusia atau tenaga ahli tidak memadai. Dilain pihak,

kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai apa pentingnya energi

alternatif dan bagaimana memproduksinya merupakan permasalahan yang

dihadapi saat ini.

Tak hanya itu, banyak pertimbangan yang perlu dilakukan untuk dapat

memilih bahan bakar alternatif dengan baik seperti dari segi kemudahan

dalam penanganan, ketersediaan yang berkelanjutan, keekonomian,

infrastruktur serta yang tak kalah penting yaitu dampak sosial masyarakat

dan lingkungan.

Kalimantan Timur memiliki potensi sumber energi baru dan terbarukan

yang melimpah, namun belum optimal penggunaannya. Pengembangan energi

ini masih mengalami hambatan sampai saat ini karena sulit untuk dapat

bersaing dengan BBM yang terus menerus disubsidi. Oleh karena itu salah

satu tujuan dari pengurangan subsidi BBM adalah agar energi baru dan

terbarukan dapat berkembang, dan siap untuk menggantikan peran bahan

bakar fosil (terutama minyak bumi) yang saat ini cadangannya mulai menipis

dan diyakini telah menimbulkan isu pemanasan global.

Sampai saat ini para ahli telah melakukan upaya dan uji coba untuk

mengembangkan biodiesel. Industri biodiesel di Indonesia belum berkembang

dengan baik meskipun potensi yang dimiliki berlimpah. Salah satu bahan

nabati penghasil biodiesel yang prospektif adalah Kemiri Sunan (Reutealis

trisperma (Blanco) Airy Shaw). Biodiesel dari Kemiri Sunan memiliki

kandungan minyak dengan rendemen kurang dari 50%, biodiesel yang

dihasilkan cukup tinggi dengan rendemen dari minyak kasar

Recommended

View more >