problematika pelaksanaan ibadah shalat fardhu pada lansia ... nuraisyah___121111091.pdf · pada...

Download PROBLEMATIKA PELAKSANAAN IBADAH SHALAT FARDHU PADA LANSIA ... Nuraisyah___121111091.pdf · pada lansia…

Post on 05-Jun-2019

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PROBLEMATIKA PELAKSANAAN IBADAH SHALAT

FARDHU PADA LANSIA DI PANTI WREDHA

HARAPAN IBU NGALIYAN SEMARANG (Analisis Fungsi Bimbingan dan Konseling Islam)

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat

Guna Memperoleh Gelar Sarjana Sosial (S.Sos)

Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)

Oleh:

SITI NURAISYAH

NIM. 121111091

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO

SEMARANG

2017

ii

KEMENTERIAN AGAMA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI Jl. Prof. Dr. HAMKA Km.2 (Kampus III) Ngaliyan Telp. (024) 7606405

Semarang 50185

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING

NOTA PEMBIMBING

Lamp. : 5 (lima) eksemplar

Hal : Persetujuan Naskah Skripsi

Kepada.

Yth. Bapak Dekan Fakultas

Dakwah dan Komunikasi

UIN Walisongo Semarang

di Semarang

Assalamualaikum wr. wb

Setelah membaca, mengadakan koreksi dan perbaikan sebagaimana

mestinya, maka kami menyatakan bahwa naskah skripsi saudara/i:

Nama : Siti Nuraisyah

NIM : 121111091

Fakultas : BPI/ Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Konsentrasi : Penyuluh Sosial Islam

Judul : Problematika Pelaksanaan Ibadah Shalat Fardhu Pada

Lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang

(Analisis Fungsi dan Bimbingan Konseling Islam)

Dengan ini telah kami setujui dan mohon agar segera diujikan.

Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

Semarang, 5 Juli 2017

Pembimbing I Pembimbing II

Bidang Substansi Materi Bidang Metodologi dan Tata Tulis

Dra. Maryatul Khibtyah, M.Pd Hj. Widayat Mintarsih, M.Pd

NIP. 19680113 199403 2001 NIP. 1969090 120051 2001

iii

SKRIPSI

PROBLEMATIKA PELAKSANAAN IBADAH SHALAT

FARDHU PADA LANSIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU

NGALIYAN SEMARANG (Analisis Fungsi Bimbingan dan Konseling Islam)

Disusun Oleh:

Siti Nuraisyah

NIM. 121111091

Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji

Pada tanggal 24 Juli 2014 dan dinyatakan telah lulus memenuhi syarat guna

memperoleh gelar Sarjana Sosial (S. Sos)

Susunan Dewan Penguji

Ketua/Penguji 1 Sekretaris/ Penguji II

M. Alfandi, M.Ag Dra.Maryatul Khibtyah, M.Pd

NIP. 19710830 199703 1 003 NIP. 19680113 199403 2 001

Penguji III Penguji IV

Abdul Sattar, M. Ag Yuli Nurkhasanah, S. Ag

NIP. 19730814 199803 1 001 NIP. 19710729 199703 2 005

Mengetahui

Pembimbing I Pembimbing II

Dra.Maryatul Khibtyah, M.Pd Hj.Widayat Mintarsih, M.Pd

NIP. 19680113 199403 2 001 NIP. 1969090 120051 2 001

Disahkan oleh

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Pada tanggal, 16 Agustus 2017

Dr. H. Awaludin Pimay, Lc., M.Ag NIP. 19610727 200003 1 001

iv

PERNYATAAN

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : Siti Nuraisyah

NIM : 121111091

Jurusan : Bimbingan dan Penyuluh Islam

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi ini adalah hasil

kerja saya sendiri dan tidak terdapat karya yang pernah dijadikan

untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi di

lembaga pendidikan lainnya. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil

penerbitan maupun yang belum atau tidak diterbitkan, sumbernya

dijelaskan di dalam tulisan dan daftar pustaka.

Semarang, 16 Juli 2017

Siti Nuraisyah

NIM. 121111091

v

PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan untuk:

Kedua orang tua saya, bapak Purwadi dan ibu Kartijah, yang

selalu memberikan dukungan baik moril maupun materil dengan

tulus ikhlas.

Pembimbing saya ibu Dra. Maryatul Kibtyah,M. Pd dan ibu Hj.

Widayat Mintarsih, M.Pd yang telah membimbing dengan

penuh kesabaran dan ketelitian sampai akhirnya skripsi ini

selesai dikerjakan.

Dosen-dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang telah

memberikan ilmu-ilmunya, semoga ilmu yang saya peroleh

dari bapak/ibu dosen selama ini bisa bermanfaat bagi saya,

keluarga, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

vi

MOTTO

Artinya:

Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku

(Departemen Agama RI, 2010: 523).

vii

PEDOMAN TRANSLITERASI

Transliterasi kata-kata bahasa Arab yang dipakai dalam

penulisan skripsi ini berpedoman pada Pedoman Transliterasi Arab-

Latin yang dikeluarkan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri

Agama Dan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI tahun 1987.

Pedoman tersebut adalah sebagai berikut:

1. Kata Konsonan

Huruf

Arab Nama

Huruf

Latin Nama

Alif a, i, u Tidak dilambangkan Ba b Be Ta t Te (Sa ts es (dengan titik di atas Jim j Je Ha h ha (dengan titik di

bawah)

Kha kh ka dan ha Dal d De (Zal dz zet (dengan titik di atas Ra r Er Zai z Zet Sin s Es Syin sy es dan ye Sad sh es (dengan titik di

bawah)

Dad dl de (dengan titik di bawah)

Ta th te (dengan titik di bawah)

Za zh zet (dengan titik di bawah)

(ain a, i, u Koma terbalik (di atas

viii

Gain gh Ge Fa f Ef Qaf q Ki Kaf k Ka Lam l El Mim m Em Nun n En Wau w We Ha h Ha Apostrof Hamzah Ya y Ye

2. Vokal Vokal bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia, terdiri

dari vokal tunggal atau monoftong dan vokal rangkap atau

diftong.

a. Vokal Tunggal Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya berupa

tanda atau harakat, transliterasinya sebagai berikut:

Huruf Arab

Nama Huruf Latin Nama

Fathah A A Kasrah I I Dhammah U U

b. Vokal Rangkap Vokal rangkap bahasa Arab yang lambangnya berupa

gabungan antara harakat dan huruf, transliterasinya berupa

gabungan huruf, yaitu:

Huruf Arab

Nama Huruf Latin Nama

Fathah dan ya Ai a-i Fathah dan

wau Au a-u

ix

ABSTRAK

Penelitian ini disusun oleh Siti Nuraisyah (121111091) yang

berjudul Problematika Pelaksanaan Ibadah shalat Fardhu Pada Lansia

di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang (Analisis Fungsi

Bimbingan dan Konseling Islam).

Lansia merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan

perubahan dan penurunan kesehatan, kekuatan, ketahanan fisik serta

daya kemampuan untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Lansia

yang berada di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang banyak

mengalami permasalahan, salah satunya yaitu permasalahan dalam

pelaksanaan ibadah shalat fardhu. Dimana shalat adalah kewajiban

bagi seluruh umat Islam, Shalatlah yang membedakan antara agama

Islam dengan Agama lainnya. Dan shalat merupakan sarana

komunikasi antara manusia dengan sang penciptanya yaitu Allah Swt.

Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui problem apa saja yang

menjadi problem pelaksanaan ibadah shalat fardhu pada lansia di Panti

Wredha Harapan Ibu Ngaliyan semarang. 2). Untung menganalisis

problematika pelaksanaan ibadah shalat fardhu pada lansia di Panti

Wredha harapan ibu Ngaliyan semarang dengan analisis fungsi

bimbingan dan konseling Islam.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.

Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi,

wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang

digunakan yaitu menggunakan model Miles dan Hurberman, yang

terbagi dalam beberapa tahap yaitu reduksi data (data

reduction),penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan

(Conclusing drawing or verification).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Problematika

yang mempengaruhi pelaksanaan shalat pada lansia di Panti Wredha

Harapan Ibu Ngaliyan Semarang yaitu: Pertama aqidah dimana jika

keimanan lansia tidak kuat maka lansia akan mudah untuk melanggar

apa yang diperintahkan Allah, salah satunya mudah untuk tidak

melaksanakan ibadah shalat fardhu. Kedua, keluarga dimana masa lalu

lansia yang dulunya tinggal dalam keluarga yang tidak religius atau

kurang keagamaannya bahkan orang tua tidak pernah shalat maka

akan mempengaruhi prilaku lansia hingga saat ini. Ketiga,

memisahkan diri dari orang-orang soleh. Jika ia berkumpul dengan

x

teman-teman yang tidak melaksanakan shalat fardhu maka secara

otomatis ia meniru temannya untuk tidak mengerjakan shalat fardhu.

Keempat, sedikit mengingat akhirat. Lansia yang sedikit mengingat

akhirat maka ia tidak akan takut dengan kematian, yang ia tahu jika

mati ya mati saja. Padahal setelah hidup di dunia manusia akan hidup

abadi di akhirat dengan mempertanggungjawabkan apa yang

diperbuatnya di dunia. 2).Analisis problematika pelaksanaan ibadah

shalat pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang

melalui fungsi bimbingan dan konseling Islam. Fungsi bimbingan dan

konseling Islam untuk problematika pelaksanaan ibadah shalat fardhu

pada lansia di tekankan pada dua fungsi yaitu fungsi kurati