referat tumbuh kembang balita

Click here to load reader

Post on 25-Nov-2015

109 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

REFERAT

Tumbuh kembang BALITA

Dokter Pembimbing :Dr. Sonny K. Yuliarso Sp.ADisusun Oleh :Izza Zainal Abidin11-2012-250Dipresentasikan tanggal :

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAKRUMAH SAKIT BHAKTI YUDHA, DEPOKFAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA

Tumbuh kembang anakPendahuluan Istilah tumbuh kembang anak sebenarnya mencakup 2 peristiwa yang sifatnya berbeda ,tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan pengertian mengenai apa yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan per definisi adalah sebagai berikut : 11. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun induvidu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, kilogram), ukuran panjang (cm, meter). 2. Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur sebagai hasil dari proses pematangan. Menyangkut perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Dan untuk tercapainya tumbuh kembang yang optimal tergantung pada potensi biologik seseorang yang merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan bio-fisiko-psiko sosial dan perilaku. Proses yang unik dan hasil akhir yang berbeda-beda yang memberika ciri tersendiri pada setiap anak. Tujuan Ilmu Tumbuh Kembang adalah untuk mempelajari berbagai hal yang berhubungam dengan segala upaya untuk menjaga dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak baik fisik, mental, dan sosial. Juga menegakkan diagnosis dini setiap kelainan tumbuh kembang dan kemungkinan penanganan yang efektif, serta mencari penyebab dan mencegah keadaan tersebut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang1. Faktor genetik Faktor ini merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Termasuk faktor genetik antara lain adalah berbagai faktor bawaan yang normal dan patologik , jenis kelamin, suku bangsa . Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal .2. Faktor lingkungan Lingkungan adalah merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan . Lingkungan ini merupakan bio-fisiko-psiko-sosial yang mempengaruhi individu setiap hari , mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya. Faktor lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi : Faktor pranatal ( lingkungan sewaktu anak masih di dalam kandungan)1 Gizi ibu pada waktu hamil Mekanis ( trauma dan cairan ketuban ) Toksin / zat kimia Endokrin Radiasi Infeksi Stress Imunitas Anoksia embrio Faktor postnatal ( lingkungan yang mempengaruhi setelah anak lahir ) Lingkungan biologis Ras / suku bangsa Jenis kelamin Umur Gizi Perawatan kesehatan Kepekaan terhadap penyakit Penyakit kronis Fungsi metabolisme Hormon Faktor fisik Keadaan geografis suatu daerah Sanitasi Keadaan rumah : struktur bangunan, ventilasi, cahaya dan kepadatan hunian Radiasi Faktor psikososial Stimulasi Motivasi belajar Ganjaran ataupun hukuman yang wajar Kelompok sebaya Stress Cinta dan kasih sayang Kualitas interaksi anak-orang tua.

Kebutuhan dasar anak 1Kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang , secara umum di golongkan menjadi 3 kebutuhan dasar :1. Kebutuhan fisik-biomedis ( ASUH ) Meliputi : Pangan/gizi merupakan kebutuhan terpenting Perawatan kesehatan dasar , antara lain imunisasi, pemberian ASI , penimbangan bayi/anak yang teratur , pengobatan kalau sakit, dll. Pangan/pemukiman yang layak Higiene perorangan , sanitasi lingkungan Sandang Kesegaran jasmani, rekreasi dll2. Kebutuhan emosi / kasih sayang ( ASIH ) Pada tahun-tahun pertama kehidupan, hubungan yang erat, mesra dan selaras antara ibu/pengganti ibu dengan anak merupakan syarat mutlak untuk menjamin tumbuh kembang yang selaras baik fisik, mental maupun psikososial. Kehadiran ibu/pengganti sedini dan selanggeng mungkin akan menjalin rasa aman bagi bayinya. Ini diwujudkan dengan kontak fisik ( kulit/mata ) dan psikis sedini mungkin. Kekurangan kasih sayang ibu pada tahun-tahun pertama kehidupannya mempunyai dampak negatif pada tumbuh kembang anak baik fisik, mental maupun sosial emosi yang disebut Sindrom Deprivasi Maternal Kasih sayang dari orang tuanya ( ayah ibu ) akan menciptakan ikatan yang erat ( bonding ) dan kepercayaan dasar ( basic trust ).3. Kebutuhan akan stimulasi mental ( ASAH ) Stimulasi mental merupakan cikal bakal dalam proses belajar ( pendidikan dan pelatihan ) pada anak. Stimulasi mental ini mengembangkan perkembangan mental psikososial : kecerdasan, keterampilan, kemandirian, kreativitas, agama, keperibadian, moral etika, produktivitas dan sebagainya.Ciri-ciri tumbuh kembang anak 11. Tumbuh kembang anak adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai maturitas atau dewasa, yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan2. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak , tetapi kecepatannya berbeda antara anak yang satu dengan yang lainnya.3. Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem susunan saraf4. Aktivitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas.5. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal6. Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai.Tahap tahap tumbuh kembang anak dan remajaWalaupun terdapat variasi yang besar , akan tetapi setiap anak akan melalui suatu milestone yang merupakan tahapan dari tumbuh kembangnya dan tiap-tiap tahap mempunyai ciri tersendiri . Dari kepustakaan terdapat berbagai pendapat mengenai pembagian tahap-tahap tumbuh kembang ini, tetapi pada tulisan ini digunakan pembagian berdasarkan Hasil Rapat Kerja UKK Pediatri Sosial di Jakarta, Oktober 1986 , yaitu :Tabel 1 : Tahap-tahap tumbuh kembang anak

1. Masa pranatal a) Masa mudigah / embrio : konsepsi 8 minggub) Masa janin/ fetus : 9 minggu- lahir 2. Masa bayi : usia 0-1 tahuna) Masa neonatal : usia 0-28 hari Masa neonatal dini : 0-7 hari Masa neonatal lanjut : 8-28 harib) Masa pasca neonatal : 29 hari- 1 tahun3. Masa pra sekolah : usia 1-6 tahun4. Masa sekolah : usia 6-18/20 tahun a) Masa pra remaja : usia 6-10 tahun b) Masa remaja : Masa remaja dini Wanita, usia 8-13 tahun Pria, usia 10-15 tahun Masa remaja lanjut Wanita, usia 13-18 tahun Pria , usia 15-20 tahun.

Pertumbuhan fisik 1,2Pertumbuhan setelah lahir1. Berat badan Pada bayi lahir cukup bulan , berat badan waktu lahir akan kembali pada hari ke 10. Berat badan menjadi 2 kali berat badan lahir pada bayi umur 5 bulan, menjadi 3 kali berat badan lahir pada umur satu tahun, dan 4 kali berat badan lahir pada umur 2 tahun. Pada masa prasekolah kenaikan berat badan rata-rata 2kg/tahun Pertumbuhan konstan mulai berakhir dan dimulai pre-adolescent growth spurt dengan rata-rata kenaikan berat badan adalah 3-3.5kg/tahun, yang kemudian dilanjutkan dengan adolescent growth spur . Dibandingkan dengan anak laki-laki, growth spur anak perempuan dimulai lebih cepat yaitu sekitar umur 8 tahun, sedangkan anak laki-laki baru pada umur sekitar 10 tahun. Tetapi pertumbuhan anak perempuan lebih cepat berhenti daripada anak laki-laki.2. Tinggi badan3. Kepala Lingkar kepala pada waktu lahir rata-rata 34 cm dan besarnya lingkar kepala ini lebih besar dari lingkar dada. Pada anak umur 6 bulan lingkar kepala rata-ratanya adalah 44cm, umur 1 tahun 47cm, 2 tahun 49 cm dan dewasa 54cm. Pertumbuhan tulang kepala mengikuti pertumbuhan otak , demikian pula sebaliknya . Pertumbuhan otak yang tercepat yang terjadi pada trimester ketiga kehamilan sampai 5-6 bulan pertama setelah lahir. Pada masa ini terjadi pembelahan sel-sel otak yang pesat, setelah itu pembelahan melambat dan terjadi pembesaran sel-sel otak saja.sehingga pada waktu lahir berat otak bayi berat otak dewasa, tetapi jumlah selnya sudah mencapai 2/3 jumlah sel otak orang dewasa. Masa pesat pertumbuhan jaringan otak adalah rawan, setiap gangguan pada masa itu akan mengakibatkan gangguan pada jumlah sel otak dan mielinisasi yang tidak bisa dikejar pada masa pertumbuhan berikutnya.4. Gigi 1 Gigi pertama tumbuh pada umur 5-9 bulan, pada umur 1 tahun, sebagian besar anak mempunyai 6-8 gigi susu. Selama tahun kedua gigi tumbuh lagi 8 biji, sehingga jumlah seluruhnya sekitar 14-16 gigi dan pada umur 2 1/2 tahun sudah terdapat 20 gigi susu. Sedangkan waktu erupsi gigi tetap , adalah sebagai berikut : Molar pertama : 6-7 tahun Insicor : 7-9 tahun Premolar : 9-11 tahun Kaninus : 10-12 tahun Molar kedua : 12-16 tahun Molar ketiga : 17-25 tahun5. Jaringan lemak Selain otot-otot, jaringan lemak juga menentukan ukuran dan bentuk tubuh seseorang. Pertambahan jumlah sel lemak meningkat pada trimester III kehamilan sampai pertengahan masa bayi. Pertumbuhan jaringan lemak melambat sampai anak berumur 6 tahun. Jaringan lemak akan bertambah lagi pada anak perempuan umur 8 tahun dan pada anak laki-laki umur 10 tahun sampai menjelang awal pubertas. Setelah itu pertambahan jaringan pada pria mengurang sedangkan pada wanita terus bertambah dan mengalami reorganisasi. Untuk mengukur tebalnya jaringan lemak, yaitu dengan mengukur tebalnya lipatan kulit.Perkembangan anak balita 1Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa balita ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional, dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya. Perkembangan moral serta dasar-dasar keperibadian juga dibentuk pada masa ini. Bahkan ada sarjana yang mengatakan bahwa the child is the father man . Sehingga setiap kelainan / penyimpangan sekecil apapun apabila tidak terdeteksi apalagi tidak ditangani dengan baik , akan mengurangi kualitas sumber daya manusia kelak kemudian hari.Dalam perke