rpp permainan tradisional

10
PERENCANAAN PROGRAM PLS I. Judul Permainan Yoyo yang Murah, Menyenangkan, dan Edukatif II. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak lepas dari kegiatan bermain. Khususnya anak-anak dunianya adalah dunia bermain. Karena dengan bermain anak akan merasa senang, semangat, dan cara efektif untuk menghilangkan kejenuhan atau pun stress. Kegiatan bermain dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja, dan bermacam-macam permainan, yaitu permainan tradisional dan juga permainan modern. Namun dengan kondisi yang sekarang ini, perkembangan IPTEK yang begitu pesat membuat permainan tradisional mulai berkurang peminatnya bahkan sampai dilupakan karena keberadaan permainan modern yang dikemas dengan canggih, cepat, dengan teknologi tinggai, dan instan maka anak-anak sekarang mulai konsumtif dengan permainan tersebut. III. Tujuan Program Untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional yang unik, murah meriah, menyenangkan, membuat anak cerdas, dan juga dengan kemasan yang berbeda dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Khususnya permainan yoyo.

Upload: handika-prayudisti

Post on 25-Jul-2015

314 views

Category:

Documents


20 download

TRANSCRIPT

Page 1: rpp permainan tradisional

PERENCANAAN PROGRAM PLS

I. Judul

Permainan Yoyo yang Murah, Menyenangkan, dan Edukatif

II. Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak lepas dari kegiatan bermain.

Khususnya anak-anak dunianya adalah dunia bermain. Karena dengan bermain

anak akan merasa senang, semangat, dan cara efektif untuk menghilangkan

kejenuhan atau pun stress. Kegiatan bermain dapat dilakukan oleh siapa saja,

dimana saja, kapan saja, dan bermacam-macam permainan, yaitu permainan

tradisional dan juga permainan modern. Namun dengan kondisi yang sekarang

ini, perkembangan IPTEK yang begitu pesat membuat permainan tradisional

mulai berkurang peminatnya bahkan sampai dilupakan karena keberadaan

permainan modern yang dikemas dengan canggih, cepat, dengan teknologi

tinggai, dan instan maka anak-anak sekarang mulai konsumtif dengan permainan

tersebut.

III. Tujuan Program

Untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional yang unik, murah meriah,

menyenangkan, membuat anak cerdas, dan juga dengan kemasan yang berbeda

dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Khususnya permainan

yoyo.

IV. Usulan Rancangan Program

A. Latar belakang spesifik

Permainan tradisional yang sudah “punah” sangat penting untuk dikenalkan

kembali kepada khalayak umum khususnya anak-anak yang hidup di era sekarang

ini. Karena dengan permainan tradisional banyak manfaat yang diperoleh mulai

dari mengembangkan kecerdasan kognitif, sosial, afektif, dan moral. Untuk itu

dengan kondisi yang serba modern sekarang ini jangan sampai anak

menyalahgunakan permainan yang ada sehingga malah berdampak buruk pada

anak. Dampak buruk dari permainan modern antara lain timbul sikap egois,

karena apabila sudah mulai main game biasanya tidak peduli terhadap

sekelilingnya, lupa waktu, kemudian dampak lain yang kurang baik dari

permainan modern adalah sikap sombong karena merasa mempunyai game atau

Page 2: rpp permainan tradisional

prmainan yang canggih. Selain dampak yang kurang baik, permainan modern

juga mempunyai sisi positif diantaranya adalah rasa semangat, yaitu apabila

sedang bermain game maka tujuannya adalah bisa menyelsaikan game tersebut

dengan cepat, tetapi banyak dampak yang kurang baik daripada posifnya. Bagi

anak yang terbiasa bermain dolanan tradisional ketika masuk dalam jajaran

lingkungan yang baru tidak akan menemui masalah yang berarti terhadap

lingkungan barunya. Mereka mampu beradaptaasi dan bisa akrab dengan teman

baru karena meraka mempunyai bekal dari pengalaman dolanan tradisional itu,

seperti kemampuan kerjasama, penyesuaian diri dan tingkat intelegensi yang

bagus Bisa dengan memadukan permainan modern dengan tradisional sehingga

tidak terkesan “ketinggalan zaman”. Di sini saya memilih yoyo untuk

dikembangkan. Dengan memilih membuat base camp komunitas yoyo diharapkan

permainan yoyo makin dikenal di seluruh Indonesia.

Alasan memilih permainan yoyo untuk dikembangkan karena sudah ada

komunitas yang berjalan, permainan yoyo juga mudah untuk dimodifikasi, tidak

memerlukan tempat luas untuk memainkannya, dan juga banyak trik untuk

memainkannya sehingga banyak yang ingin memainkannya.

B. Kelompok sasaran program

Pengenalan permainan tradisional untuk usia 12 tahun – usia dewasa, yaitu

melalui komunitas dan pembuatan base camp. Mengapa untuk sasaran permainan

usia 12 tahun sampai usia dewasa ? Karena untuk usia 12 tahun atau setara

dengan pendidikan SMP adalah usia yang banyak mengkonsumtif atau

menggunakan permainan modern seperti playstation, komputer, laptop, sampai

game on line yang apabila mereka sudah mulai main maka tidak kenal waktu.

Pernah saya melakukan pengamatan dan mengajukan beberapa pertanyaan

terhadap temen saya sendiri mengenai game on line. Salah satu pertanyaannya

adalah butuh berapa lama untuk menyelesaikan permainan yang kamu mainkan ?

Dia menjawab kalau permainan di game on line itu tidak ada habisnya, sehingga

butuh waktu berjam-jam untuk main game tersebut. Oleh karena itu dengan

adanya komunitas yoyo salah satu permainan tradisional ini diharapkan mampu

membentuk sikap pribadi yang mempunyai rasa sosial tinggi, solidaritas,

kekompakan, kreatifitas, dan juga melatih kerjasama melalui komunitas ini.

Page 3: rpp permainan tradisional

Kemudian untuk yang usia dewasa seperti usia mahasiswa, para pegawai,

karyawan juga dapat bergabung dan ikut memainkan permainan ini. Mereka bisa

refresh, mengurangi kejenuhan saat banyak tugas kuliah, saat jenuh duduk di

tempat kerja berjam-jam, setelah kerja bisa meluangkan waktu untuk bermain

yoyo.

C. Kompetensi yang diharapkan

Dalam permainan yoyo diharapkan mampu terbentuk kompetensi afektif yang

optimal, sehingga rasa sosial akan terbentuk secara optimal pula. Tetapi

kompetensi yang lain secara tidak langsung juga akan berkembang, seperti :

Kompetensi kognitif ( bagaimana cara memainkan )

Kompetensi psikomotorik ( ketrampilan dalam membuat mainan)

D. Metode / rancangan kegiatan

Memperenalkan permainan tradisional khususnya yoyo.

Untuk komunitas bisa dengan sosialisasi publik, lewat fb, mengajak langsung

teman dekat untuk bergabung.

Membangun base camp komunitas yoyo dengan tujuan terbentuk komunitas yoyo

yang baru atau dapat juga memfasilitasi komunitas yoyo yang sudah ada.

Kemudian agar menarik minat dapat juga permainan dimodifikasi semenarik

mungkin, dapat memanfaatkan teknologi yang ada.

Yoyo bisa dibuat dari bahan pastik, logam, atau yang lain yang bahannya mudah

didapat kemudian ditambah dengan sticker, lampu LED, maupun aksen menarik

lainnya.

E. Narasumber / pelatih

Tangguh Satya (mahasiswa FT UNY semester 8), Prastowo (mahasiswa FBS

semester 5 UNY), Nugroho (mahasiswa FT UNY semester 8)

Dan juga partner untuk sosialisasi.

F. Sarana prasarana

Yoyo, lapangan / lahan yang cukup / taman, base camp dalam bentuk bangunan,

perlengkapan modifikasi.

G. Agenda kegiatan

Page 4: rpp permainan tradisional

Persiapan

Untuk persiapan membuat konsep tentang ini, menentukan lokasi pembuatan base

camp, menentukan jaringan / daerah sasaran untuk komunitas, menghubungi para

tentor / narasumber / pelatih.

Proses

Kegiatan dilakukan tiap Minggu sekali, tiap hari Minggu pagi jam 07.00 WIB.

Kegiatan meliputi bermain yoyo bersama, kumpul, sharing-sharing bersama

tentang yoyo ataupun permainan tradisional lainnya. Untuk di base camp bebas

untuk main, jika ada waktu luang main ke base camp tidak masalah. Untuk umum

diperbolehkan masuk ke base camp melihat apa yang ada di dalam, tetapi ada

tarif Rp.1000,00 untuk biaya kebersihan. Selain itu ada juga perform dari

komunitas ke masyarakat umum, misalnya di alkid / altar bersama komunitas

ruyung untuk pengenalan permainan yoyo. Kalau ada kesempatan dan kas sudah

terkumpul banyak bisa bermain ke luar daerah supaya jaringan juga menjadi lebih

luas.

H. Manajemen penyelenggaraan

Ketua : Dian Nurkholis

Bendahara : Handika Prayudisti

Sekretaris : Andri Dwi Putra

Humas : Dany Marthen, Tangguh Satya

Bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Jogyakarta untuk mencari tambahan

dana dan perijinan tempat bermain (taman untuk bermain), BPD DIY, pengelola

alkid ( alun-alun kidul), UNCHAKU (komunitas ruyung di Jogyakarta), BI,

semuanya itu nantinya untuk membantu dalam pembangunan base camp yoyo

community dan keuntungan buat mereka adalah logo sponsor bisa dipasang di

base camp untuk promosi juga. Selain itu juga bekerjasama dengan komunitas

yoyo yang sudah ada untuk bergabung di base camp dan bersama

memperkenalkan sekaligus mengajak untuk bermain dan bergabung bersama di

komunitas yoyo.

V. Usulan pembiayaan

A. Rencana anggaran belanja

Investasi

Page 5: rpp permainan tradisional

Yaitu dana keseluruhan yang digunakan untuk menyelenggarakan program mulai

dari persiapan, pembuatan bangunan base camp, sampai pelaksanaannya. Total

rencana anggaran : RP 302.500.000,00

Operasional personal

Yaitu untuk biaya pelatih yang diberikan sekali untuk 3 orang pelatih dan

memberikan latihannya untuk 1 bulan. Untuk tiap tutor Rp 500.000,00 x 3 orang :

Rp 1.500.000,00

Operasional nonpersonal

Pembuatan bangunan base camp beserta isinya ( yoyo, alat kerajinan, gambar-

gambar yoyo, dan lainnya ) Rp 300.000.000,00

Lain-lain

Dana yang digunakan untuk kegiatan lain seperti publikasi, transportai, konsumsi.

Total biaya lain-lain adalah Rp 1.000.000,00

B. Rencana anggaran pendapatan ( sumber biaya )

1. Sumber dana pemerintah / pemda

Dari dinas Kebudayaan Yogyakarta Rp 2.000.000.00,00 untuk lain-lain dan biaya

operasional personal, BPD DIY dan BI nantinya digunakan untuk biaya

operasional non personal.

2. Sumber dana lain

Iuran anggota tiap bulan Rp 10.000,00

Penjualan barang (permainan tradisional yang ada di base camp)

Penghasilan dari perform di lapangan

Tambahan :

1. Diharapkan dengan mengenal dan menyukai permainan tradisional akan

terbentuk sikap sosial dimana anak mampu menjalin kerjasama, membangun

sportivitas, saling percaya dan tolong-menolong. Selain itu juga mengembangkan

sikap pribadi, seperti percaya diri dan menguatkan mental anak menghadapi

tekanan sosial, termasuk mengelola emosi yang dapat diterima kelompok.

2. Ukuran keberhasilan

Komunitas bertambah banyak, dari anggota komunitas timbul sikap sosial yang

baik, rasa solidaritas antar anggota dan ke masyarakat umum.

Page 6: rpp permainan tradisional

3. Diharapkan para pemain permainan tradisional tidak hanya menggunakan

permainan tapi juga memodifikasi supaya tidak kelihatan ketinggalan jaman.

4. Nanti untuk pengenalan ke daerah lain bisa tampil ke daerah sasaran sehingga

daerah lain mulai kenal dengan permainan tersebut.

5. Mengenalkan melalui pameran-pameran.

6. Sosialisasi ke masyarakat dengan perform, pertunjukan ke masyarakat supaya

permainan yoyo dikenal dan bisa menarik perhatian masyarakat untuk bergabung

dengan komunitas yoyo.

7. Membangun base champ yang di dalamnya berisi mainan tradisional, riwayat

permainan, foto-foto seperti museum, tempat kumpul bersama, tempat

pendaftaran komunitas, ruangan untuk berkarya ( membuat, mendesain,

memodifikasi permainan )

8. Apabila telah tercapai permainan Jawa dan sudah dikenal, mulai beajar

permainan tradisional daerah lain.

DAFTAR REFERENSI

http://myindismart.blogspot.com

http://www.lintasberita.com

http://www.kaospadusi.com