terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi

Download Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi

Post on 30-Jun-2015

764 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI SENSORI (Tugas Keperawatan 1iwa II) OLEH: Kelompok 4 Anggi Kusuma 04071003004 Riska Hediya Putri 04071003038 Madepan Mulia 04071003040 Seva Rustiana 04071003043 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS SRIWI1AYA 2011 TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) STIMULASI SENSORI Sesi 1 TAK Stimulasi Sensori : IdentiIikasi hal positiI A. TOPIK Sesi 1 TAK Stimulasi Sensori : IdentiIikasi hal positiI . TU1UAN 1. Klien dapat mengetahui pentingnya menghargai diri sendiri 2. Klien dapat mengidentiIikasi hal-hal positiI diri . LANDASAN TEORI Kelompokadalahkumpulanindividuyangmemilikihubungansatudenganyang lainnya,salingtergantungdanmemilikinormayangsama(Stuart&Laraia,2001). Tuiuankelompokadalahmembantuanggotanyadalammembangunhubungandengan oranglainsertamengubahperilakuyangdestruktiIdanmaladaptiI.Fungsikelompok adalahsebagaitempatsalingberbagipengalamandansalingmembantusatusamalain, untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.TerapiAktivitasKelompok(TAK)adalahterapiyangdirancanguntuk meningkatkankesehatanpsikologisdanemosionalpasiendenganmasalahkeperawatan iiwadanbertuiuanmembantuanggotadalammeningkatkankopingdalammengatasi stressor dalam kehidupan. TAK memiliki tuiuan terapeutik dan tuiuan rehabilitatiI. Terapi aktivitas kelompok dibagi empat, yaitu terapi aktivitaskelompok stimulasi kognitiI/persepsi,terapiaktivitaskelompokstimulasisensori,terapiaktivitasstimulasi realita,danterapiaktivitaskelompoksosialisasi.Padakesempataniniperawatakan berIokus pada TAK stimulasi sensori. TAKstimulasisensoriadalahupayamenstrimulasisemuapancaindera(sensori) agarmembariresponyangadekuat.Stimulasisensoridapatberupastimulusterhadap pengelihatan, pendengaran, dan lai-lain seperti gambar, musik, tarian. Kemampuan klien beresponterhadapstimulusdievaluasidanditingkatkanpadatiapsesi.Denganproses ini,diharapkan responklien terhadapberbagaistimulusdalamkehidupansesuaidengan kenyataan. Sebagianbesar pasiendi ruangNakulamengalamimasalahhargadiri rendahdan isolasi sosial. Pasien dengan isolasi sosial yang koheren dan kooperatiI hampir semuanya sudah mengikuti TAK sosialisasi sesi dua sehingga sudah bisa mengikuti TAK yang lain. D. KLIEN 1. Karakteristik/kriteria:Kliendengangangguankonsepdiri:hargadirirendahdisertai dengankurangnyakomunikasiverbal.Selainitukliendapatdiaiakbekeriasama,tidak disorientasi,tidakinkoheren,tidaksedangmengalamihalusinasi,sehatIisik,cukup kooperatiI serta dapat memahami pesan yang diberikan. 2. Prosesseleksi:Kliendiseleksiberdasarkanpengkaiiandariperawat.Penyeleksian masalahberdasarkanmasalahkeperawatan.KemudianmengklariIikasikliendan bekeriasama dengan perawat ruangan. Selaniutnya dilakukan kontrak dengan klien. 3. Jumlah klien: Terdiri dari 7 orang adalah Tn. P , Tn. Q, Tn. R,Tn.S, dan Tn. T E. PENGORGANISASIAN 1. Waktu 1. Hari/tanggal: Kamis, 17 Maret 20112. Waktu: 08.00 s.d 08.45 WIB (45 menit) 3. Tempat: Ruang Kelas Angkatan 2007 2. Tim terapis 1. Setting : peserta dan terapis duduk bersama di kursi melingkari meia besar. 2. Ruangan nyaman dan tenang Keterangan: K: KlienL: LeaderCL: Co Leader O: ObserverF: Fasilitator L CL F O K K KK K 3. Tim terapis dan uraian tugas Leader: Madepan Mulia Uraian tugas: a. Menyusun proposal kegiatan TAK b. Menielaskan tuiuan pelaksanaan TAK c. Menielaskan peraturan kegiatan TAK sebelum kegiatan dimulai d. Mampu memotivasi anggota untuk aktiI dalam kelompok e. Mampu memimpin TAK dengan baik Co Leader: Riska HediyaUraian tugas: a. Menyampaikan inIormasi dari Iasilitator ke leader tentang aktiIitas klien b. Mengingatkan leader iika kegiatan menyimpang c. Mengingatkan leader tentang waktu Fasilitator: Seva Rustiana a. MemIasilitasi klien yang kurang aktiI b. Berperan sebagai role model bagi klien selama kegiatan berlangsung c. Mempertahankan kehadiran peserta Observer: Anggi Kusuma Uraian tugas: a. Mengobservasi ialannya/proses kegiatan b. Mencatat perilaku verbal dan nonverbal klien selama kegiatan berlangsung 4. Alat : 1. Pena sebanyak klien yang mengikuti TAK 2. Kertas HVS putih sebanyak klien yang mengikuti TAK 3. Permen 5. Metode : 1. Diskusi2. Permainan . PROSES PELAKSANAAN Langkah-langkah kegiatan : 1. Persiapan a. Memilih klien sesuai dengan indikasi : klien dengan gangguan konsep diri : harga diri rendah b. Membuat kontrak dengan klien c. Menyiapkan alat dan tempat pertemuan 2. Orientasi Dilaksanakan selama 5 menit, terdiri dari: a. Salam terapeutik1. Salam dari terapis 2. Perkenalkan nama dan panggilan3. Menanyakan nama dan panggilan semua klien (beri papan nama) b. Evaluasi/validasi 1. Menanyakan perasaan klien saat ini 2. Menanyakan masalah yang dirasakan c. Kontrak 1. Menielaskan tuiuan kegiatan, yaitu menulis dan menceritakan ke orang lain. 2. Menielaskan aturan main O Masing-masing klien duduk di tempatnya sampai TAK selesai O Jikaadaklienyangakanmeninggalkankelompok,harusmemintaiiin kepada terapis O Lama kegiatan 45 menit O Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir O Setiapklienyangtelahmemberikanpenielasanataupendapatakan diberikan permen sebagai reward 3. Tahap keria Tahap keria dilaksanakan selama 35 menit, terdiri dari: a. Terapismemperkenalkandiridanmemintakliensecaraberurutansearahiarum iam memperkenalkan diri di mulai dari klien yang berada di sebelah kiri terapis b. Terapismenielaskanbahwapandangantentangdiriakansangatmempengaruhi hubungan klien dengan orang lain c. Terapis membagikan kertas HVS dan pulpen untuk tiap klien d. TerapismemintaklienmenuliskantentangdirinyadikertasHVS:tentang kondisi Iisik, identitas peran, cita-cita, dan harapan, serta penilaian klien tentang dirinya. e. Sementaraklienmenulis,terapisberkelilingdanmemberipenguatankepada klien untuk terus menulis. I. Terapismemintaklienmembacakanhasiltulisannyadikertasmasing-masing searah iarum iam sampai semua peserta membacakan hasil tulisannya g. Terapis member puiian setiap kali klien selesai membacakan hasil tulisannya dan memberikan permen sebagai reward serta meminta klien lain bertepuk tangan. h. Terapismemintaklienmelihathasiltulisanmasing-masingdanmeminta menghapus atau mencoret tulisan yang isinya penilaian negatiI i. Terapismemintaklienmembacaulangsisahasiltulisanyangtersisasecara berurutansearahiarumiamdimulaidariklienyangadadisebelahkiriterapis sampai semua klien mendapatkan giliran i. MemintaklienmenulistambahanaspekpositiIdirinya.Setelahselesai,secara bergiliran membaca ulang hasil tulisan. k. Terapis memberikan puiian kepada klien setelah berhasil mengidentiIikasi aspek positiI tersebut. 4. Tahap terminasi Tahap terminasi dilaksanakan selama 5 menit, terdiri dari: a. Evaluasi Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK Terapis menanyakan manIaat mencurahkan perasaan melalui tulisan Terapis memberikan puiian atas keberhasilan klien b. Rencana tindak laniut TerapismemintaklienuntukmenuliskanaspekpositiIlainnyayangbelum tercantum c. Kontrak yang akan datang TerapismembuatkesepakatandenganklienTAKberikutnya:SesiII Peningkatan Harga diri Terapis menyepakati waktu dan tempat TAK G. EVALUASI1. 100 klien mengikuti TAK dari awal sampai akhir 2. 80 kegiatan dilakukan sesuai dengan iadual kegiatan yang telah dibuat H. ORMAT EVALUASI ORMAT EVALUASI Sesi 1 Stimulasi Sensori : Identifikikasi Hal Positif Diri Kemampuan memberi respon terhadap tulisan NoAspek yang dinilaiNama Klien Tn. PTn. QTn. RTn. STn. T 1Menuliskan aspek positif fisik 2Menuliskan aspek positif identitas 3Menuliskan aspek positif peran 4Menuliskan harapan-harapan diri 5Menuliskan penilaian tentang diri secara positif 1UMLAH Keterangan :Dilakukan 1 Tidak dilakukan 0 TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) STIMULASI SENSORI Sesi 2 TAK Stimulasi Sensori : Menghargai Hal PositiI Orang Lain A. TOPIK Sesi 2 TAK Stimulasi Sensori : Menghargai Hal PositiI Orang Lain . TU1UAN 1. Klien dapat memahami pentingnya menghargai orang lain 2. Klien dapat mengidentiIikasi hal-hal positiI orang lain 3. Klien dapat memberikan umpan balik positiI kepada orang lain . LANDASAN TEORI Kelompokadalahkumpulanindividuyangmemilikihubungansatudenganyang lainnya,salingtergantungdanmemilikinormayangsama(Stuart&Laraia,2001). Tuiuankelompokadalahmembantuanggotanyadalammembangunhubungandengan oranglainsertamengubahperilakuyangdestruktiIdanmaladaptiI.Fungsikelompok adalahsebagaitempatsalingberbagipengalamandansalingmembantusatusamalain, untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.TerapiAktivitasKelompok(TAK)adalahterapiyangdirancanguntuk meningkatkankesehatanpsikologisdanemosionalpasiendenganmasalahkeperawatan iiwadanbertuiuanmembantuanggotadalammeningkatkankopingdalammengatasi stressor dalam kehidupan. TAK memiliki tuiuan terapeutik dan tuiuan rehabilitatiI. Terapi aktivitas kelompok dibagi empat, yaitu terapi aktivitaskelompok stimulasi kognitiI/persepsi,terapiaktivitaskelompokstimulasisensori,terapiaktivitasstimulasi realita,danterapiaktivitaskelompoksosialisasi.Padakesempataniniperawatakan berIokus pada TAK stimulasi sensori. TAKstimulasisensoriadalahupayamenstrimulasisemuapancaindera(sensori) agarmembariresponyangadekuat.Stimulasisensoridapatberupastimulusterhadap pengelihatan, pendengaran, dan lai-lain seperti gambar, musik, tarian. Kemampuan klien beresponterhadapstimulusdievaluasidanditingkatkanpadatiapsesi.Denganproses ini,diharapkan responklien terhadapberbagai stimulus dalamkehidupansesuaidengan kenyataan. Sebagianbesar pasiendi ruangNakulamengalamimasalahhargadiri rendahdan isolasi sosial. Pasien dengan isolasi sosial yang koheren dan kooperatiI hampir semuanya sudah mengikuti TAK sosialisasi sesi dua sehingga sudah bisa mengikuti TAK yang lain. D. KLIEN 4. Karakteristik/kriteria:Kliendengangangguankonsepdiri:hargadirirendahdisertai dengankurangnyakomunikasiverbal.Selainitukliendapatdiaiakbekeriasama,tidak disorientasi,tidakinkoheren,tidaksedangmengalamihalusinasi,sehatIisik,cukup kooperatiI serta dapat memahami pesan yang diberikan. 5. Prosesseleksi:Kliendiseleksiberdasarkanpengkaiiandariperawat.Penyeleksian masa