thelight photography magazine #25

Download TheLight Photography Magazine #25

Post on 24-Jun-2015

151 views

Category:

Documents

16 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

EDISI 25/2009

FREE

EDISI XXV / 2009

1

www.thelightmagz.com

THEEDITORIAL

THEEDITORIAL

MENTERI BARU, KEBIJAKAN, SIKAP OTENTIK DAN HIPOKRISISeminggu yang lalu menteri-menteri baru yang sebagian adalah wajah lama telah dipilih dan dilantik oleh yang punya hak, yaitu Presiden Republik Indonesia. Kita bisa berdebat lima tahun lamanya jika mau untuk mempertanyakan atau mengamini pilihan presiden, mulai dari pertanyaan apakah pilihan itu adalah pilihan yang otentik atau masih dagang cabe atas balas jasa dukungan partai-partai yang lain sampai dengan pertanyaan naif kita sepanjang masa, Fotografi sebenarnya masuk dalam keluarga departemen apa di kementrian? Budpar? Harusnya iya jika hasil dari fotografi yang berupa fotograf dengan jumlah yang tak terhitung itu dianggap sebagai kebudayaan. Departemen Perdagangan? Mustinya iya jika dikaitkan dengan soal-soal ekonomi kreatif (istilah aneh yang tak lagi aneh karena ada ekonomi yang tak berasal dari kreatifitas, mana bisa!). Kominfo? Foto dari dulu berurusan dengan informasi bukan? Atau departemen yang lain, misalnya Kehakiman yang belum beres mengurusi lingkaran setan bajak-membajak software, misalnya, yang dalam edisi ini kami tampilkan sebagai usaha refleksi akan sikap hipokrit dari sebagian pelaku fotografi. Seperti presiden, itu sikap otentik ataukah istilah populernya adalah ikut-ikutan alias mental kerumunan. Mungkin kita memang tak pernah bisa berharap akan keberpihakan pemerintah. Jika BudPar yang tak mampu membereskan toilet pesing di setiap tempat wisata bagaimana bisa men-supportnya dunia fotografi. Jika Depkominfo masih puyeng dengan urusan undang-undang pornografi, bagaimana bisa menunjang fotografi Indonesia pada level yang lebih tinggi. Departemen Pendidikan? Macam apa sih sebenarnya pendidikan fotografi di negeri ini? Rasanya pejabat-pejabat di departemen belum mampu menjawabnya. Dua narasumber di edisi ini, Jesh de Rox dan Karen DSilva menggunakan kata otentik sebagai penegasan sikap mereka dalam menciptakan fotograf. Otentisitas adalah persoalan eksistensial bagi manusia, mewujud dari ucapan sekaligus tindakannya. Otentik berarti juga tidak palsu, tidak hipokrit. Hipokrisi yang sesungguhnya merugikan seringkali tak lagi dirasakan karena telah kehilangan kepekaan. Kepekaan adalah salah satu elemen terpenting dalam proses penciptaan fotograf, seperti diingatkan Dita Alangkara, narasumber di edisi ini juga. Yang tak kalah penting adalah kompetisi foto kerjasama The Light dengan Ayo Foto yang semoga saja (foto-foto peserta) lahir dari gua garba sikap otentik, bukan mental instan apalagi hipokrisi murahan, lahir dari kepekaan sebagai manusia, manusia yang saling memanusiakan. Selamat membaca.

COVER BY: JESH DE ROX

PT Imajinasia Indonesia,www.thelightmagz.com

PEMIMPIN PERUSAHAAN:Ignatius Untung,

PEMIMPIN REDAKSI:Siddhartha Sutrisno, KONTRIBUTOR: Thomas Herbrich, Marc Schultz, Charlie Fish, Karen DSilva, Jesh De Rox, Dita Alangkara, Rio Helmi, Ignatius Untung

WEBMASTER:Gatot Suryanto

LAYOUT & GRAPHIC:Imagine Asia Indonesia

Hak cipta semua foto dalam majalah ini milik fotografer yang bersangkutan dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatannya, serta dilindungi oleh Undang-undang. Penggunaan foto-foto dalam majalah ini sudah seijin fotografernya. Dilarang menggunakan foto dalam majalah ini dalam bentuk / keperluan apapun tanpa ijin tertulis pemiliknya.

2

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

3

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

Marc Schultz, Fotografer Interior OtodidakInterior photography adalah salah satu bidang dalam fotografi di mana sangat banyak dibutuhkan namun tidak terlalu banyak pemainnya. Dibandingkan dengan fashion, interior photography tidak kalah banyak dibutuhkan sementara jumlah fotografer yang berkecimpung di dalamnya tidak sebanyak fashion photography. Di Indonesia sendiri nterior photography masih banyak dijadikan pekerjaan sampingan. Padahal jumlah property yang membutuhkan foto-foto interior yang baik terus bertumbuh. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami menghadirkan Marc Schultz, seorang fotografer interior Thailand untuk berbagi pengalaman dan pemikirannya mengenai interior photography.

How did you know photography? Tell us from the beginning.I discovered photography almost by mistake. I have had many small cameras over the last 25 years, but about 10 years ago I was playing with a friends digital camera and got addicted to the amazing colors it produced. Ever since then I havent been able to stop shooting.

What interest you on photography?I enjoy shooting people as well as the creative process on commercial shoots

4

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

5

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

6

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

7

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

8

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

9

INTERIORPHOTOGRAPHYwhen I am working with a team of people.

INTERIORPHOTOGRAPHY

We like your interior shots very much. Tell us how you learn about that.I learned how to shoot interiors on my own. It took a lot of practice to understand the technical aspects of interior photography with regards to light and composition.

Tell us any important factors on shooting interior. What should we pay attention more on doing it.Interiors is all about converging diagonal lines, good DOF, an interesting foreground subject, and the right lighting. In many ways the principles are similar to landscape photography, but more complex because of the fact

you are working with a mixture of ambient light, fill in light, and sometimes daylight whereas with landscape photography you normally have just one light source.

So many photography try shooting interior but fail creating the good one. In your opinion, what have they missed that caused them fail creating the good ones.Mainly lighting is a problem in some of the interior shots I have seen. As well as capturing angles that lead you into the picture and create interest. You need to know what kind of mood you want to create with the shot and then know how to light it properly. Also, I have seen many interior shots where the angles are too wide and there is no main point of interest. There are also others where the photographer shot

10

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

11

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

12

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

13

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

14

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

15

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHYtoo close to the subject and you have barrel distortion instead of straight lines.

Interiors is all about converging diagonal lines, good DOF, an interesting foreground subject, and the right lighting.

Do you think to be an interior photographer we should learn about interior? How deep? How?Learning would be good, but unfortunately I dont think there are photography schools that teach interior photography.

Mention one word that describe your interior photos.Level.

What kind of picture deserve labeled as the great ones.Once that have visual impact by giving one clear point of interest.

Fashion photography are one of the specialization on photography that change so fast. What do you think about the interior photography? Is there any trend change also on interior photography? Please share some case. And how to get still updated?I dont think trends in interior photography change much although trends in interior design are changing all the time. It depends more on what type of interior you are shooting. Some interiors require something dark and

16

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

17

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

18

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

19

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

20

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

21

INTERIORPHOTOGRAPHYmoody and others require something clean and bright. The only thing that may change with interior photography is the lighting style when the style of interior design or the subject you are shooting changes.

INTERIORPHOTOGRAPHY

You work in Thailand where the film and video industry are succeed to be the best in south east asia. Contrary, photography in thailand are not as succesfull as the film and video. What do you think about this?Yes, there is not a big market for still photography in Thailand outside of fashion photography. It kind of limits what a photographer can do and find in terms of commercial work. But otherwise, it is a beautiful country to take travel photos and do studio work if that is what you enjoy.

You need to know what kind of mood you want to create with the shot and then know how to light it properly.EDISI XXV / 2009

22

EDISI XXV / 2009

23

INTERIORPHOTOGRAPHY

INTERIORPHOTOGRAPHY

24

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

25

INTERIORPHOTOGRAPHY

HUMANINTEREST

26

EDISI XXV / 2009

EDISI XXV / 2009

27

PHOTOCONTEST

PHOTOCONTEST

Lomba Foto Bulanan The Light Magazine - Ayofoto

Minus Juara I dan IITema: kosongTak pernah menjadi hal yang mudah memberikan penilaian dalam penjurian kompetisi, meskipun kesesuaian dengan tema yang diusung menjadi perhatian utama Tim Juri. Elemen teknis tentu saja menjadi faktor yang fundamental, karena seperti kita tahu bersama bahwa fotografi adalah anak kandung teknologi yang tanpanya ide-gagasan-konsep tak akan