caninus nus nus nus

Post on 01-Dec-2015

162 Views

Category:

Documents

5 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

Membahas tentang gigi caninus dan definisinya

TRANSCRIPT

PREMOLAR RAHANG ATASPREMOLAR RAHANG ATAS

Kedua Premolar RA sangat mirip

Penting untuk mempelajari karakteristik dari Premolar I

Premolar kedua sedikit lebih kecil dan cuspnya lebih membulat

Fungsi premolar adalah memotong makanan

Untuk tujuan tsb gigi mempunyai permukaan oklusal untuk menggantikan incisal edge dari anterior

Pada beberapa P1 bentuk menyerupai bentuk C ,krn cusp lingual rudimenter dan lereng permukaan oklusal tajam menuju ke cervical gigi

P1 RA erupsi 10-11th , P1 RB 10-12th

Akar sempurna 12-13th , P1 RB 12-13th

P2 RA erupsi 10-12th , P2 RB 11-12th

Akar sempurna 12-14th , P2 RB 13-14th

Aspek Buccal

Permukaan buccal Premolar mirip spt Caninus 1. Puncak pertengahan cusp mempunyai sudut spt caninus 2. Mesiobuccal edge lebih panjang 3 dp distobuccal 4. Penonjolan memajang 5

ditemukan pada dindng buccal mahkota dan penonjolan horizontal nampak jelas pada 1/3 cervical gigi 6.

Central ridge memanjang dari puncak cusp memanjang menuju cervical 7 dan menghilang pada lengkung horizontal.

Gigi mempunyai dua permukaan dekat dg central ridge permukaan mesial lebih besar 8 dp permukaan distal 9.

Permukaan mesial 10 lebih membentuk lereng pada arah frontal plane dibanding permukaan kontak dp permukaan distal buccal plane 11

Permukaan kontak semakin mengerucut ke arah cervical 12 . Titik kontak ada di bawah occlusal angle 13.Garis cervical spt busur 14.

Aspek palatal

Permukaan palatal gigi lebih sempit dari buccal 1 ujung cusp lebih memuncak dan membulat 2.

Crest longitudinal lebih nampak dp permukaan buccal 3, khususnya pd 1/3 oklusal gigi, slope dan puncak cusp memanjang sampai kepusat gigi.

Bagian ini merupakan design dari slope cusp palatal 4. Central ridge sedikit bergeser ke mesial 5 , hal ini memperpanjang margi distopalatal dari tepi cusp 6 .

Tonjolan horizontal di palatal lebih bulat dp buccal 7, hal itu membentuk slope sampai daerah kontak 8.

Cervical line lebih membentuk busur dp buccal

Aspek oklusal

a.Cusp

b.Cusp margins

c.Fissure

d.Marginal ridge

A.Cusp

Berlokasi di buccal 1 dan palatal 2, membagi dua permukaan oklusal.

A. Cusp tdd puncak 3 dan triangular ridge 4. Kontur dr cusp berbentuk triangular dilihat dr potongan melintang

Cusp buccal 1 lebih tinggi dan lebih runcing dp cusp palatal yang lebih membulat 2.

B. Cusp Margin

Permukaan oklusal dibatasi oleh cusp edge / tepi buccal 6 atau palatal 7

Puncak cusp marginal 8. Mesial marginal 9 dan distal marginal 10 membentuk slope dg arah memanjang dan menghilang menuju marginal ridge proximal. Buccal cusp edge 6 tajam dan palatal 7 membulat.

C. FissureCusp dipisahkan oleh central fossa , disbt Central fissure 11. Dua cabang fissure horizontal kecil dari kedua central fossa, dinamakan accessory fossae 12.

Design bentuk fossa tampak spt huruf H. Cusp edge dari developmental groove disekitar cabang fissure. Groove ini disebut fossa 13

Marginal ridge

Marginal ridge adalah perluasan dari cusp edge pada regio proximal gigi 14.

Membentuk kontur yg menstabilkan dg slope dari fossa horizontal , zona kontak dari kontak marginal ridge 15 zona kontak dari gigi berbentuk concave pada mesial 16 dan pada distal berbentuk convex 17. Titik kontak 1/3 oklusal gigi

Samping gigiPermukaan samping dari premolar berbentuk bujur sangkar 1. Dinding mahkota palatal mempunyai penonjolan 2 hal ini lebih nyata dp permukaan buccal 3.

Pada regio dari leher gigi , penonjolan horizontal nampak jelas dan dapat dilihat pada permukaan buccal dan palatinal 4

Cusp edge berbentuk tajam pada buccal 5 dan bulat pada palatinal 6. Kedua puncak cusp mempunyai jarak sekitar ½ diameter terbesar gigi 7. Dari samping dapat dilihat bahwa cusp buccal lebih tinggi dan curam 8 dibanding cusp palatinal 9. Zona kontak pada 1/3 oklusal 10. Cervical line membentuk lengkung arah oklusal 11.

Perbedaan premolar I dan Premolar II RA

Aspek Buccal

Premolar I Premolar II-Mesial cekung di cervical -Relatif simetris pd pertengahan mahkota

Distal relatif lurus menuju kontak proximal

Kontak proximal lurus agak cembung

Puncak cusp kira kira pertengahan mahkota

Permukaan terdpt central ridge

Mesial dan distal lurus mengerucut

idem

idem

Permukaan relatif halus

P1 P2

Aspek lingual P1 dan P2 RA

♪Cusp lebih sempit dan lebih pendek dp cusp buccal

♪Puncak cusp sedikit ke mesial dr pertengahan♪Permukaan cembung

dan halus

♪ idem

♪ idem

♪ idem

P1 RA P2 RA

Premolar 1 RA Premolar 2 RA

Mahkota lebih lebar buccolingual dp mesiodistal

Permukaan buccal convex dg groove yg membentuk central ridge

Idem

groove lebih landai

Outline Lingual convexPuncak cusp buccal pd pertengahan mesiodistalPuncak cusp lingual sedikit ke mesialCentral fissure/ groove pd pertengahan buccolingual

IdemIdem

Idem

Idem

Pd pertengahan lebar mesio distal mahkota dipisahkan mesial dan distal pits/ fossa

Suplemental groove / accessory fossa dan ridge menyebar dr pit/ fossa

Kontak proximal adalah dr buccal ke pertengahan mahkota

1/3 lebar mesio distal mahkota dipisahkan mesial dan distal pits/ fossa

Idem

Idem

P1 RA P2 RA

Mahk lebih lebar dan lurus buccolingual dp occlusocervical

Cusp buccal lebih panjang dp lingual

Central groove pd ½ oklusal table

Idem

Idem

idem

P1 RA P2 RA

Posisi kedua puncak cusp lebih sempit dp cervical line

Outline buccal relatif lurus agak cembung pd 1/3 cervical gigi

Outline lingual lebih cembung dp buccal di daerah mendekati oklusal

Marginal ridge ±2/3 jarak occlusocervical

Idem

Idem

Idem

idem

Premolar RB mempunyai bentuk yg berbeda untuk Premolar 1 dan Premolar 2, tdpt bermacam macam karakteristik tambahan.

P1 mempunyai bentuk mirip dg Caninus krn cusp lingual bersifat rudimenter dan permukaan oklusal membentuk slope yg tajam menuju cervical gigi.

P2 lebih besar permukaan oklusalnyadan posisinya horizontal. Dua dan tiga cusp permukaan olusal dapat dibedakan. Berbeda dg P1 , cusp lingual bersinggungan dg gigi lawan

ASPEK BUCCALBentuk kompak dari Caninus 1 dapat diamati dr permuk. Buccal. Puncak cusp 2 membulat 3. Kedua slope dr cusp mempunyai panjang sama 4. Slope mesial 5 kadang lebih tinggi dari distal 6.

Zona kontak 7 juga terdpt pd level ini

ASPEK BUCCALPermukaan buccal memp.kontur memanjang 8 dan horizontal 9 dan tampak paling nyata pada 1/3 cervical gigi . Sentral ridge 10 memanjang dr puncak cusp dan menghilang sampai peninggian horizontal.

Disebelah central ridge terdapat 2 groove dg ukuran yg sama 11

ASPEK BUCCAL

Mesial 12 dan distal 13 margin gigi mengecil pada regio cervical, hal itu memperbesar jarak interdental. Zone kontak 14 terletak pd 1/3 oklusal. Tepi cervical 15 spt busur.

ASPEK LINGUAL Permukaan lingual lebih

kecil dp buccal 1. Cusp edge memuncak ttp puncaknya membulat 2.

Penonjolan horizontal membuat bag. Lingual nampak membulat 3. Permukaan lingual mengecil ke cervical sepanjang margin , bahkan lebih dr sisi buccal 4.

ASPEK LINGUAL

Penonjolan memanjang yg paling tampak pd 1/3 oklusal 5. Pada regio ini penonjolan melampaui regio cervical . Margin cervical gigi spt busur 6.

ASPEK OKLUSAL

Cusp lingual dr P1 RA biasanya rudimenter . P2 RA memp. 2 atau 3 cusp

Karakteristik:

a.Cusp c. Fissure

b.Cusp margin d. Marginal ridge

a. Cusp

Disusun oleh puncak cusp 1 dan triangular ridge 2. Premolar yg memp. 2 cusp 1 cusp pd buccal dan 1 pd lingual ½ pd gigi. Cusp buccal 1 tampak jelas dan kadang lebih tinggi dp lingual 2. Premolar 3 cusp mempunyai 1 cusp bukal dan 2 cusp lingual.

Pada umumnya mereka membentuk slope dari sisi bukal 3 terhadap mesiolingual 4 dan distolingual 5.

Puncak cusp bukal & lingual terletak lebih dekat daripada premolar RA sebagai hasil dari bentuk penonjolan (bulge) dari gigi.

b. Cusp Margin

Margin cusp membentuk batas buccal dan lingual gigi 6 dan membentuk puncak yg membulat .

C. Fissure

Fissure terjadi dr groove central 9 dan fossa yg melintang 10 dan bercabang. Kadang terdr dr groove yg kecil. Pada premolar 3 cusp fissure utama mirip dg huruf y. Hal ini membatasi triangular ridge dari cusp.

Margin mesial 7 dan distal 8 membentuk sudut menuju permukaan kontak dan memanjang proximal menuju marginal ridge

D. Marginal ridgeMarginal ridge adalah perpanjangan mesial dan distal dr cusp margin 11. Distal marginal ridge 12 lebih tinggi dr mesial marginal ridge 13. Marginal ridge adalah permukaan yg menstabilkan gigi, yg membentuk permukaan kontak untuk occlusion fixing groove 14 . Dg membentuk slope pd distal thd fissure yg melintang.

SISI GIGIMahkota gigi tumpul di bag. lingual 1. Kontur memanjang yang paling tampak pada dinding mahkota buccal bag. cervical 2 dan ddg. lingual pd bag. oklusal 3. Cusp buccal berbentuk bulat 4 dan lebih tinggi dp lingual 5. Puncak cusp lingual 6

SISI GIGI

Zona kontak pd 1/3 oklusal dan pd pusat gigi 7.

Cervical line gigi mem- bentuk lengkung 8.

Cervical margin gigi terletak lebih dalam pada buccal 9 dp lingual 10

Perbedaan premolar I dan Premolar II RB

Aspek Buccal

Premolar I RB Premolar II RB- Panjang occlusocervical mahk - idem dp lebar mesiodistal- ouline mendekati simetri - idem- outline mesial dan distal lurus - idem mengecil menuju kontak proximal ± 2/3 panjang occlusocervical

Perbedaan premolar I dan Premolar II RBPremolar I RB Premolar II RB

Kontak proximal berbentuk lurus agak cembung

Puncak cusp ± pd pertengahan mahkota

Slope dr cusp membentuk sdt 300 dr puncak

Prmukaan relatif halus dg sedikit ridge pd buccal dipertengahan mahkota

Idem

Idem

Slope dr cusp membentuk sdt 200 dr puncak

idem

Aspek lingual P1 dan P2 RB

P1 RB P2 RB

Puncak cusp lingual sedikit ke mesial dr pertengahan dan tingginya ± 2/3 occlusocervical

Triangular ridge meluas dr puncak cusp buccal ke central groove

Puncak cusp disto lingual dlm cervical line, tingginya ± 2/3 occlusocervical mahk.

Puncak cusp mesiolingualjuga di dlm cervical line dan sedikit lebih tinggi dp cusp distolingual

Marginal ridge didalam cervical buccolingual

Mesiolingual groove kira kira ¼ lebar mesiodistal mahk. Dan ½ tinggi occlusocervical mahk.

Permukaan tapered

Lingual groove sedikit kedistal dr pertengahan

Triangular ridge diperluas dr puncak cusp buccal menuju groove central

Permukaan tapered

P1 RB P2 RB

Aspek Occlusal P1 dan P2 RB

P1 RB Lebih lebar buccolingual

mahk. Dp mesiodistal Outline buccal sangat

convex dg buccal ridge pd pertengahan

Outrline mesial dan distal convex tapered kelingual

Kontak proximal pd 2/3 mahk

P2 RB

Idem

IdemOutline mesial dan distal

lurus agak convex saling sejajar

Kontak idem

Outline lingual menyempit dan convex

Central groove lingual menuju ke pertengahan occlusal

Puncak cusp buccal pd pertengahan mahk.

Puncak cusp lingual sedikit kemesial dr tengah dan hampir di tepipermukaan lingual

±1/3 lebar mesiodistal mahk. Dipisahkan oleh mesial dan disatal pit

Groove tambahan dan ridge menyebar dr pit

Outline lingual relatif lurus

Outline groove dr mesial, lingual dan distal berbentuk y

Groove lingual sedikit kedistal

Puncak cusp buccal ± pd pertengahan mesiodistal

Puncak cusp lingual pd mesiolingual dan distolingual line angle

½ lebar mesiodistal mahk.dipisahkan oleh mesial dan distal pit/ fossa transversa

P1 RB Lebih panjang Occlusocervical

dp buccallingual Puncak cusp buccal ±pd

tengah mahk Cusp lingual lbhdr 2/3

sepanjang cusp buccal dan segaris cervical line

P2 RB Lebar buccolingual sama

occlusocervical Puncak cusp buccal

sedikit ke buccal dr pusat mahk.

Puncak cusp distolingual 2/3 sepanjang cusp buccal dan sedikit kebuccal dr cervical line

Merupakan gigi ketiga dari garis median

Gigi yang hanya memiliki satu cusp

Merupakan gigi peralihan , berfungsi untuk memotong dan mengamankan makanan

Mempunyai akar yg paling panjang

Mahkota indah dan kuat umumnya tanggal paling akhir sangat baik untuk abutment gigi tiruan

Aspek labial Incisal edge membentuk

puncak tdd 2 cabang yang bertemu di ujung 1

Incisal edge sisi mesial lebih pendek 2 dan sisi distal lebih panjang 3.Ujung incisal edge tidak sama membulatnya 4. Sudut distal lebih tinggi dan lebih membulat dp mesial 5.

Central ridge memanjang dari ujung incisal edge dan menghilang pada kontur horizontal di daerah cervical gigi 6. Central Ridge diperluas paralel menuju ke permukaan kontak mesial 7. Juga membagi permukaan gigi menjadi dua bagian 8 dan 9. Permukaan mesial lebih menonjol / cembung dibanding permukaan distal. Permukaan distal lebih luas dan landai menuju ke gigi sampingnya 9

Permukaan kedua sisinya terdapat groove yg landai memanjang 10

Pada daerah cervical , kontur horizontal lebih menonjol dari regio incisal 11. Daerah cervical membentuk lengkung yang menggembung sbg transisi ke daerah akar 12.

Kontak zone sisi mesial, kira kira dua per tiga jarak cervicoincisal 13 lebih tinggi dari pada distal, kira kira pertengahan mahkota 14

Sepertiga cervical caninus rahang atas lebih menyudut dibanding central incisive

Aspek Palatal •Permukaan palatal lebih kecil dp permukaan labial dan berbentuk segitiga 1

• Ridge yg tegas memanjang membagi gigi menjadi dua yi mesial dan distal 2. Ridge memanjang disbt caninus guidance ridge 2.

•Tuberculum 3 di regio cervical gigi dibagi oleh groove yang landai

karena letak caninus dalam lengkung rahang dan panjang serta angulasi akar semua caninus berfungsi sbg struktur dasar dari wajah yang memberikan sudut mulut yg prominen sehingga memberi karakter dan estetik yang baik

• Tepi mesial dan diastal gigi disebut marginal ridge 4

• Lebih cembung dan tinggi mesial 5 dibanding distal 6 menuju incisal edge

• Diantara marginal ridge dan canine guidance ridge terdapat groove yang dalam 7

• Cervical line berbentuk lengkungan dan tajam 8

Sisi gigi♠ Dibanding incisive, bag

sisi caninus membentuk segitiga

♠ Incisal edge 2 terletak pada perpanjangan sumbu gigi

♠ Bag. Labial gigi permukaannya cembung 3, dengan bentukan spt kubah pada daerah cervical 4

♠ Pada sisi palatal permukaan cekung 5, ttp tidak berbentuk sekop spt incisive

♠ Di daerah 1/3cervical, tuberculum berbentuk menyerupai cusp 6, bentuknya tegas memanjang dan horizontal 7

♠ Cervical line meninggi ke arah incisal edge 8

♠ Titik kontak pada 1/3 incisal gigi 9

♠ Jarak labio palatinal lebih besar dibanding incisive central maupun lateral mahkota bentuknya besar dan kuat

♠ Incisoservical lebih panjang dp labiolingual

♠ Puncak cusp lebih ke fasial dr pertengahan gigi

♠ Cingulum melebar sampai setengah tinggi mahkota

Aspek mesial

•Aspek ini menunjukkan fungsi caninus dari bentuk anatomisnya.

•Cervical line meninggi ke arah incisal edge ( kira kira ¼ panjang mahkota )

• Outline akar cone membulat

Aspek distal

Aspek distal merupakan outline kebalikan dari aspek mesial

Cervical line distal lebih rendah dari mesial.

Caninus mempunyai bentuk curvatur yg paling nyata dibanding gigi lain 1

Pertengahan sisi mesial lebih menonjol 2, sisi distal lebih melandai 3

Kontak sisi mesial cembung 4. Demikian juga kontak sisi distal, tetapi relatif lebih kecil 5

Aspek Incisal

Kontak point merupakan pertengahan dari gigi dan kontak mesial 6 lebih tinggi dari kontak distal 7.

Tubercullum/ Cingulum 8 berbentuk kurva yang tegas didaerah palatal 9.

Caninus RB menyerupai Caninus RA dalam bentuk dan design, tetapi lebih kecil

Fungsi untuk penampilan sama dg caninus atas

Caninus RB mesiodistal lebih bersudut dibanding caninus RA

Permukaan lingual lebih halus dg cingulum dan marginal ridge yg tidak terlalu menonjol.

Cusp Caninus RB tidak sebesar Caninus RA

ASPEK LABIALCaninus RB lebih bersudut dan lebih panjang 1 tonjolan membujur lebih tinggi 2. Permukaan kontak hampir sejajar satu dg yang lain 3. Puncak yang tegas 4 membagi incisal edge menjadi dua sisi 5. Sisi mesial lebih pendek 6 dan tinggi 7 dari sisi distal 8 dg lereng yang tajam 9.

Central ridge 10 memanjang dari puncak caninus dan menghilang pada tonjolan horizontal 11 pada regio cervical. Central ridge membagi permukaan labial dua sudut permukaan 12 dimana permukaan distal lebih luas 13 dp mesial 14. Tepi cervical nyata 15. Kontak zone mesial 16 dan distal 17 sama tinggi

ASPEK LINGUAL

Permukaan lingual lebih sempit dp labial 1 dan terdapat cekungan yang samar 2 . Marginal gigi tidak terlalu nyata 3. Central ridge tidak nyata 4 meluas vertikal dari incisal edge dan menghilang di tuberculum.

Tuberculum sangat datar 5 dan dibagi sebuah groove.

Groove memanjang disamping central ridge tidak terlalu nyata 6.

Tepi cervical nampak jelas 7.

SISI PROXIMAL

Caninus bawah sudut inklinasi nya lebih ke lingual 1

Kontur membujur 2 dan kontur horisontal 3 dapat dilihat pd permukaan labial, yang paling nyata di 1/3 cervical gigi 4.

Puncak caninus adalah inklinasi yang sangat ke dorsal 5

Permukaan Lingual berbentuk ramping 7 dari tuberculum 6 menuju incisal edge.

Tuberculum lebih ramping 8 . Kontur cervical margin 9 . Kontak zone pada 1/3 incisal dari gigi 10

mesial

Aspek IncisalBasis mahkota 1 umumya lebih kecil. Permukaan distal meruncing menuju gigi sampingnya 2. Permukaan mesial membulat pada daerah titik kontak 3. Kurva lebih nyata dibanding caninus RA. Curvatur lebih nyata dp Caninus atas 4

Permukaan kontak convex 5.Lereng permukaan lingual lebih nampak dibanding labial

top related