digital 124494 rb03a409m museum taman pendahuluan

Download Digital 124494 RB03A409m Museum Taman Pendahuluan

Post on 31-Dec-2015

12 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Universitas Indonesia

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Museum Taman Prasasti merupakan salah satu museum di Jakarta yang

    memiliki keunikan tersendiri. Berbeda dengan museum lain yang pada umumnya

    memamerkan koleksinya di dalam suatu bangunan (indoor museum), Museum

    Taman Prasasti memamerkan koleksinya di ruang terbuka (outdoor museum).

    Keunikan lainnya adalah bahwa kawasan museum pada awalnya merupakan

    kompleks pemakaman masyarakat Belanda pada masa kolonial.

    Kompleks pemakaman yang menjadi cikal bakal Museum Taman Prasasti

    didirikan pada tahun 1795 (Heuken, 1997:244). Menurut Adolf Heuken, kompleks

    pemakaman tersebut merupakan taman pemakaman umum modern tertua yang

    masih tersisa di Jakarta, bahkan merupakan salah satu yang tertua di dunia.

    Pemakaman tersebut lebih tua dari Fort Canning Park (1926) di Singapura, Gore

    Hill Cemetery (1868) di Sydney, La Chaise Cemetery (1803) di Paris, Mount

    Auburn Cemetery (1831) di Cambridge, Massachusetts (yang diklaim sebagai

    taman makam modern pertama di dunia), dan Arlington National Cemetery (1864)

    di Washington D.C. (ikon visual lansekap sejarah Amerika Serikat) (Joga dkk.,

    2005:11-12).

    Pada awalnya, tempat yang sekarang menjadi lokasi Museum Taman

    Prasasti digunakan sebagai pemakaman khusus orang asing, terutama yang

    beragama Kristen (Heuken, 1997:244). Pemakaman itu disebut Kebon Jahe

    Kober. Kawasan pemakaman berkembang hingga seluas 5,9 hektar (Heuken,

    1997:243). Kemudian pada tahun 1975, pemakaman ditutup dengan alasan

    kawasan makam telah penuh (DMS DKI Jakarta, 1994:10)1. Pada tanggal 9 Juli

    1977, kawasan pemakaman tersebut dijadikan sebagai Museum Taman Prasasti

    dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin (Abieta, 2005). Akibat

    pembangunan gedung-gedung pemerintahan di sekitarnya, saat ini kawasan

    museum hanya memiliki luas 1,2 hektar (Heuken, 1997:243).

    1 DMS DKI Jakarta: Dinas Museum dan Sejarah Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

    1 Museum taman..., Atina Winaya, FIB UI, 2008

  • Universitas Indonesia

    2

    Melalui penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa Museum Taman

    Prasasti pada awalnya bukanlah kawasan yang diciptakan khusus sebagai suatu

    museum, melainkan suatu pemakaman di wilayah tengah Kota Jakarta. Namun,

    karena kawasan pemakaman tersebut dianggap memiliki nilai historis dan

    arkeologis, maka dijadikan suatu museum sebagai usaha untuk melestarikannya.

    Sebelum mendalaminya lebih jauh, perlu diketahui terlebih dahulu definisi

    museum. Menurut ICOM (International Council of Museum), museum adalah

    sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani

    masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, yang memperoleh,

    merawat, menghubungkan, dan memamerkan, untuk tujuan-tujuan studi,

    pendidikan dan kesenangan, barang-barang pembuktian manusia dan

    lingkungannya (Sutaarga, 1983:19)2. ICOM juga memberikan penjelasan

    mengenai institusi-institusi yang terkait dengan definisi museum tersebut, antara

    lain adalah sebagai berikut:

    1. Lembaga-lembaga konservasi dan ruangan-ruangan pameran yang secara

    tetap diselenggarakan oleh perpustakaan dan pusat-pusat kearsipan.

    2. Peninggalan dan tempat-tempat alamiah, arkeologis, dan etnografis,

    peninggalan dan tempat-tempat bersejarah yang mempunyai corak

    museum, karena kegiatan-kegiatannya dalam hal pengadaan, perawatan,

    dan komunikasinya dengan masyarakat.

    3. Lembaga-lembaga yang memamerkan makhluk-makhluk hidup, seperti

    kebun-kebun tanaman dan binatang, akuarium, makhluk dan tetumbuhan

    lainnya, dan sebagainya.

    4. Suaka alam.

    5. Pusat-pusat pengetahuan dan planetarium (Sutaarga, 1983:19).

    Museum Taman Prasasti atau pemakaman Kebon Jahe dapat dimasukkan

    ke dalam kategori butir dua sebagai institusi yang terkait dengan definisi museum,

    yaitu peninggalan dan tempat-tempat alamiah, arkeologis, dan etnografis,

    peninggalan dan tempat-tempat bersejarah yang mempunyai corak museum,

    karena kegiatan-kegiatannya dalam hal pengadaan, perawatan, dan komunikasinya

    dengan masyarakat. 2 Definisi museum menurut ICOM yang telah direvisi untuk terakhir kali dalam musyawarah umum ke-11, Eleventh General Assembly of ICOM, Copenhagen, 14 Juni 1974.

    Museum taman..., Atina Winaya, FIB UI, 2008

  • Universitas Indonesia

    3

    Museum Taman Prasasti termasuk ke dalam kategori open air museum.

    Open air museum adalah salah satu jenis museum yang mengadakan pameran di

    ruang terbuka (outdoor). Museum Taman Prasasti dimasukkan ke dalam kategori

    tersebut karena lokasi dan penyajian koleksinya yang berada di ruang terbuka,

    mengingat awal mula museum yang merupakan suatu situs arkeologi berupa

    kawasan pemakaman pada masa kolonial Belanda3. Peninggalan arkeologis

    berupa kawasan pemakaman jarang mendapat perhatian yang lebih, padahal

    keberadaan pemakaman dapat memberikan informasi serta gambaran mengenai

    keadaan manusia di masa lampau melalui cara yang unik dan menarik.

    Isu mengenai pengembangan museum di ruang terbuka sudah menjadi

    perhatian beberapa negara. Open air museum yang pertama didirikan di

    Stockholm pada tahun 1891, yaitu Skansen Museum. Skansen Museum memiliki

    area seluas 50 hektar yang memamerkan berbagai jenis koleksi seperti bangunan

    tradisional, ladang dan perkebunan, kandang ternak, gudang, gereja, dan rumah

    bangsawan. Bangunan-bangunan tersebut merupakan bangunan yang insitu

    (masih berada pada konteksnya). Selain menyajikan koleksi berupa lansekap dan

    bangunan, Skansen Museum juga menyajikan berbagai aktivitas yang berlangsung

    pada kehidupan masyarakat Skandinavia kuno. Misalnya, terdapat seorang pandai

    besi yang sedang bekerja di bengkel pandai besi, kemudian terdapat pula pemuda-

    pemudi yang mengenakan busana nasional sedang bercengkerama di kedai.

    Gereja masih difungsikan dan mengadakan pelayanan kepada jemaat. Seringkali

    acara pernikahan masih diselenggarakan di gereja tersebut, dan semua undangan

    yang hadir mengenakan busana nasional yang beragam. Pihak museum juga

    mengadakan festival musik dan tari tradisional yang diadakan di plaza museum.

    Kebudayaan lampau berikut artefaknya menjadi hidup kembali. Skansen

    Museum menekankan bahwa semua sajian yang ada di museum merupakan

    aktivitas yang sebenarnya dan pernah terjadi di masa lalu, bukan rekayasa (Huth,

    1940).

    Setelah berdirinya Skansen Museum di Stockholm, open air museum

    lainnya mulai didirikan di berbagai negara di seluruh dunia dengan berbagai

    3 Situs adalah lokasi yang mengandung atau diduga mengandung benda cagar budaya, termasuk lingkungannya yang diperlukan bagi pengamanannya (UU RI Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya, Bab I Pasal 1 Ayat 2).

    Museum taman..., Atina Winaya, FIB UI, 2008

  • Universitas Indonesia

    4

    bentuk dan ukuran. Pada awalnya, museum tipe ini hanya terdapat di Eropa Utara,

    kemudian berkembang ke Eropa Barat dan Eropa Tengah. Dewasa ini, konsep

    open air museum menjadi diminati oleh berbagai negara di seluruh dunia,

    sehingga kemudian berkembang di benua-benua Amerika, Asia, Australia, dan

    juga Afrika (Rentzhog, 2007:ix).

    Open air museum menekankan pentingnya suatu objek ditempatkan pada

    konteks sejarah kebudayaan yang bersangkutan (Laenen, TT:126)4. Oleh karena

    itu, sudah seharusnya open air museum berlokasi di suatu situs arkeologi, yaitu

    pada lokasi asli peninggalan bersejarah itu berada. Tujuannya adalah untuk

    merekonstruksi peninggalan bersejarah tersebut, baik berupa bangunan atau

    lansekap di ruang pameran (Laenen, TT:126). Dengan demikian, otentisitas situs,

    fitur, dan artefak menjadi sangat penting5. Open air museum biasanya dikenali

    sebagai museum of buildings, living farm museum, living history museum, dan folk

    museum. Pada umumnya open air museum mengkhususkan koleksinya pada

    kawasan dan bangunan-bangunan yang memiliki nilai historis dan estetis.

    Museum berupaya mendirikan kembali bangunan-bangunan tua di dalam kawasan

    situs terbuka yang luas untuk kemudian dirancang dan diatur kembali sesuai

    dengan keadaan pada masa lalu.

    Sebagai open air museum, sudah seharusnya Museum Taman Prasasti

    dapat memberikan gambaran umum mengenai suasana Kota Batavia pada abad

    ke-18 hingga abad ke-20. Melalui keberadaan suatu kompleks pemakaman, dapat

    diketahui bentuk pemukiman di wilayah Jakarta tempo dulu (Batavia) secara

    umum, dan gambaran pemakaman itu sendiri secara khusus. Berdasarkan data

    nisan yang jumlahnya mencapai ribuan, dapat dilacak bagaimana bentuk

    hubungan sosial dalam masyarakat Batavia (Soeroso, 2005:3). Pelacakan status

    sosial orang-orang yang dikubur di tempat tersebut dapat dilakukan dengan

    berbagai cara, antara lain dengan membandingkan bentuk nisan, bahan, dan posisi

    4 TT: tanpa tahun. 5 Fitur adalah peninggalan manusia di masa lampau berupa struktur atau sisa kegiatan manusia yang tidak dapat dipindahkan serta diangkat dari lingkungannya tanpa mengakibatkan kerusakan. Contohnya adalah bangunan, perbedaan rona pada tanah, dan lansekap hasil bentukan manusi

Recommended

View more >