elang bugis smancip

Click here to load reader

Post on 08-Jul-2015

161 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Created By

Assalamualakikum Wr.WbSUKU BUGISTugas AntropologiKelas XI BahasaSMAN 1 Ciparay2012 - 2013Our ProfilAsti Asyiva S.N Ayu Bahiya F

Suku Bugis

Suku Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat, sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis. Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Orang Bugis juga banyak yang merantau ke mancanegara.

A. Lokasi

B. PengelompokanPengelompokan masyarakat membentuk delapan criteria diferensiasi social, antara lain:1. Diferensiasi Ras2. Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis) 3. Diferensiasi Klen (Clan) 4. Diferensiasi Agama 5. Diferensiasi Profesi (pekerjaan) 6. Diferensiasi Jenis Kelamin 7. Diferensiasi Asal Daerah 8. Diferensiasi Partai

6C. Pakaian Adat

D. Rumah tradisionalorang bugis biasanya menyebut Rumah ini lego lego.Berikut adalah bagian bagian utamanya Rumah Bugis:Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri. Fadongko, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.

E. KesenianKecapiSinrili

Gendang

Suling

F. Sistem KemasyarakatanSistem Kemasyarakatan menurut Friedericy, dulu ada tiga lapisan pokok, yaitu:1. Anakarung : lapisan kaum kerabat raja-raja.2. To-maradeka Tu-mara-deka : lapisan orang merdeka yang merupakan sebagian besar dari rakyat Sulawesi Selatan.3. Ata : lapisan orang budak, yaitu orang yang ditangkap dalam peperangan, orang yang tidak dapat membayar hutang, atau orang yang melanggar pantangan adat.Susunan Lapisan Gelar-gelar yang terdapat pada Suku Bugis:1. Datu2. Arung3. Andi4. Puang5. Iye6. Uwa11G. Sistem KekerabatabSistem kekerabatan dalam budaya Bugis boleh dianggap sebagai muasal munculnya tradisi siri na pesse ini. Terbiasa dididik dalam system komunal, baik dari sisi lingkungan tempat tinggal maupun semangat persaudaraan, membuat kekerabatan menjadi bagian vital dalam system social mereka. Apapun yang terjadi dalam lingkungan kekerabatan, wajib kiranya dilindungi oleh semua anggota kerabat, terlebih kalau hal tersebut menyangkut kehormatan, siri na pesse. Disintegrasi antara anggota keluarga sedapat mungkin dihindari, kalaupun terjadi harus secepatnya diselesaikan. Meski demikian perseteruan antar kerabat keluarga yang dilatari oleh persoalan siri na pesse sangat sulit bisa dihindari dan jamak terlihat terutama karena makin kompleksnya persoalan hidup yang dihadapi kini.

Sistem KepercayaanSistem Kepercayaannys Agama IslamMasyarakat suku Bugis dengan segala kebudayaan dan adat istiadat juga memiliki sistem kepercayaan. Kepercayaan suku Bugis yang banyak dianut sejak abad ke-17 adalah Islam. Islam dibawa oleh para pesyiar dari daerah Minangkabau.Para pesyiar tersebut membagi wilayah penyebaran agama Islam menjadi tiga wilayah. Di wilayah Gowa dan Tallo, penyiar yang ditugaskan adalah Abdul Makmur. Di wilayah Luwu, yang diperintahkan untuk menyiarkan ajaran Islam adalah Suleiman. Untuk wilayah Bulukumba, Nurdin Ariyani yang ditugaskan untuk bersyiar.Selain Islam, kepercayaan suku Bugis lainnya adalah sistem kepercayaan To Lotang. Sistem kepercayaan To Lotang memiliki penganut sebanyak 15 ribu jiwa. Masyarakat yang menganut sistem kepercayaan To Lotang tinggal di wilayah Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang.Sistem kepercayaan To Lotang didirikan oleh La Panaungi. Kepercayaan ini ada karena pendirinya mendapatkan ilham dari Sawerigading. Sawerigading adalah jenis kepercayaan yang memuja Dewata SawwaE.

Thank For Watching