inspiring sharing empowering changing life betterlife .data of the central bureau of staisics 2015,

Download Inspiring Sharing Empowering Changing Life betterlife .data of the Central Bureau of Staisics 2015,

Post on 02-Mar-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

magazine

Sharing Empowering Changing Life

www.tanganpengharapan.org

ChildrenDay

Juli 2018

betterlifeInspiring

Helping People Live a Better Life

OUR VISIONMembangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi bangsa Indonesia

OUR MISSIONMembantu setiap orang menemukan potensi diri mereka dan mengeluarkan mereka

dari kemiskinan dengan memberikan solusi praktis

OUR PROGRAM

Makan untuk Belajar (Feeding and Learning Centre)

Sekolah Keterampilan (Life Skill Training)

Pelatihan Guru-guru Pedalaman (Training for Teacher) Rumah Perlindungan bagi Anak (Children Rescue Home)

Sekolah Penjara (Prison School)

Pendidikan Anak Usia Dini (Early Age Education) Sponsor Guru Pedalaman (Rural Teacher Sponsorship) Fasilitas Pendidikan (Educational Support) Klinik Berjalan (Mobile Clinic) Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Life Training Center)

YAYASAN TANGAN PENGHARAPANTanda Daftar Yayasan: 014.31.75.1005.12185

NPWP: 02.676-070.2 - 003.000SK Nomor: AHU-2473.AH01.02 Tahun 2008

Dukung kami dengan menjadi volunteer atau melalui doa dan

donasi a.n.

Yayasan Tangan Pengharapan

Banking Details:

BCA Kelapa Gading 065 30 900 96

BNI Kelapa Gading 030 900 96 06

Mandiri Kelapa Gading 125 0011 260924

AN. House of Blessing

Commonwealth Bank (Australia Only) 06 2271 - 1011 4849

(+6221) 452 8511(+62) 813 143 333 41

Jl. Banyo Raya B1 / 28, Kelapa GadingJakarta Utara - 14250

@ytp_indonesia

@tangan_pengharapan

Yayasan Tangan Pengharapan

ytpindonesia@gmail.com

www.tanganpengharapan.org

About Us

2 betterlifeJuli 2018

3betterlifeJuli 2018

ED

ITO

RIA

L

CHIEF EDITOR

Denny Lim

EDITOR

Lestari

JOURNALIST

Centre Coordinator

GRAPHIC DESIGNER

Tim Media YTPPHOTOGRAPHER

Centre Coordinator

Contents

Project YTP

Children Program

Life Training Center

News Update

Mobile Clinic

Children Testimony

Field Hero

Partner Appreciation

About YTP Welcome Note Editorial

16

06

0810

12

14

18

19

02 04 05

IN Peresmian Rumah Belajar

Gentari

IN Wisuda PAUD YTP

IN Mimpi Untuk Sebuah Kebun Wisata

IN Survei Ke Pulau Yapen

IN "KESEHATAN" Jauh dari Mereka

IN Pak, Ayo Kita Belajar Komputer

IN Melayani Sepenuh Hati

IN Terima Kasih Kepada Tracker Group

IN Visi, Misi dan Program Tangan

Pengharapan.

IN Terima kasih atas dukungan para Partners dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat pedalaman Indonesia.

IN Children day

EN The Inauguration of the New School Building Gentari

EN Kindegarten Graduation YTP

EN Dream Of a Tourism

FarmEN Survey to Yapen Island

EN "GOOD HEALTH" Out of Reach

EN Sir, Let's Learn Computers

EN Serving Whole

Heartedly

EN Thanks to Tracker Group

EN Tangan Pengharapan's Vision, Mision and Program. EN Thank you for our supporting

Partners in improving the living standards of rural Indonesians.

EN Children Day

4 betterlifeJuli 2018

WELCOME NOTE

Dear Partners

Tangan Pengharapan yang terkasih

Dear Tangan Pengharapan's beloved partners

Together

we make Indonesia

a betterplace!

Many Bl ess ings .Yoanes

& Henny Kristianus

EN Spontaneously we say that

we have concluded the middle of this year with joy and gratitude to the Lord for still providing for us an opportunity to serve the

rural children of Indonesia.In July we took the theme "Chil-dren's Day" which coincides with National Children's Day on July 23rd. As a report form, we will briefly describe the activities we have done over the past June. Early June 2018, Mrs. Henny vis-ited Timor NTT Island to attend the inauguration of Gentari Ele-mentary School Home. The ones also present were Mr. Kuswandi and Ibu Suprati as the donors of this Learning House develop-ment.In mid-June, Kindergarten and Early Age School held a gradu-ation ceremony. Some centers such as Taehue center in NTT and FLC Sidas in West Kaliman-tan children have graduated 78 children for the School year of

IN Tanpa terasa kita sudah

melewati pertengahan tahun dengan penuh sukacita. Syukur kepada Tuhan karena masih

memberikan kesempatan untuk

melayani anak-anak pedalaman Indonesia. Bulan Juli kami mengangkat tema "Children

Day" yang bertepatan dengan

Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli. Sebagai bentuk laporan, kami akan menjelaskan secara singkat kegiatan yang sudah kami

lakukan sepanjang bulan Juni

lalu.Awal Juni 2018, Ibu Henny mengunjungi Pulau Timor NTT

untuk menghadiri peresmian

Rumah Belajar SD Gentari.

Hadir juga Bapak Kuswandi dan Ibu Suprati sebagai donatur pembangunan Rumah Belajar

ini. Pada pertengahan Juni, TK dan PAUD Tangan Pengharapan

mengadakan acara wisuda. Beberapa center seperti center Taehue di NTT dan FLC Sidas

di Kalimantan Barat telah

meluluskan 78 anak untuk tahun ajaran 2017/2018. Kegiatan Mobile Clinic sebagai program rutin dalam bidang kesehatan sudah berjalan selama bulan

Juni. Kegiatan ini menjangkau 507 orang pasien, Mobile Clinic memfokuskan kegiatan pelayanan kesehatan di daerah

pelosok Pulau Timor. Pada bulan

2017/2018.During the month of June on

the field of health we had run-ning Mobile Clinic activities as a routine program. This activity

yang sama, Koordinator Tangan Pengharapan melakukan survey

ke Pulau Yapen, Papua. Survey dilakukan untuk melihat dan

mencari desa atau lokasi yang memerlukan bantuan. Dari hasil survey Tangan Pengharapan

akan membuka center baru pada Juli 2018 ini di dua sekolah. Terima kasih atas dukungan para

Partners dalam memperbaiki

taraf hidup masyarakat

pedalaman Indonesia. Kiranya Tuhan membalas berlipat kali

ganda apa yang telah para

Partners tabur melalui Tangan

Pengharapan.

reaches 507 patients in need of health care in remote areas of Timor Island.In the same month, the Tangan Pengharapan Coordinator passed

a survey to Yapen Island, Papua. Surveys are conducted to see and search for villages or locations that require assistance. The results of the Tangan Pengharapan survey

has identify the need and will open a center in July 2018 at two schools.Thank you for our supporting Part-ners in improving the living stan-dards of rural Indonesians. May God reply much more in return of what our Partners have sown

through Tangan Pengharpan.

5betterlifeJuli 2018

IN Hari Anak Nasional pertama kali diperingati pada tahun 1984 dengan gagasan ingin melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa yang bergembira bermain dan ceria. Sebagai aset kemajuan bangsa, tentu saja pendidikan menjadi sesuatu yang

penting untuk didapatkan oleh anak-anak. Dukungan dari sisi pendidikan sudah memberikan kesempatan

kepada mereka untuk memiliki masa

depan yang baik. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2015, jumlah anak pedesaan yang tidak lagi sekolah sekitar 225.000 jiwa atau sekitar 90% dari seluruh anak pedesaan. Alasan anak-anak tidak ke sekolah karena mereka tidak memiliki biaya dan harus bekerja membantu ekonomi keluarga mereka. Hal ini banyak juga terjadi di pedalaman wilayah Indonesia Timur,

EN National Children's Day was first commemorated in 1984 with the idea of seeing children as an asset of the progress of

a happy and cheerful nation. As an asset of the progress of

the nation, of course education becomes a priority to be given to the children. By prioritizing and supporting and providing education for the children, consequently they have been given a chance to have a good future. According from the data of the Central Bureau of

Statistics 2015, the number of rural children who are not able to study are 225,000 or about 90% of all rural children. The

EDITORIAL

di center-center Tangan Pengharapan. Anak-anak pedalaman khususnya di NTT dan Papua,

lebih banyak membantu orang tua mereka

berkerja di kebun ataupun mencari ikan di laut. Hal ini membuat anak-

anak kurang mendapatkan pendidikan.Melalui Program Children Rescue Home dan Feeding and Learning

Program, Tangan Pengharapan berupaya untuk membantu anak-anak

pedalaman untuk menggapai cita-cita mereka dengan memberikan pendidikan dan makanan gratis serta beasiswa bagi anak pedalaman yang berprestasi melalui Program

Children Rescue Home. Mari kita dukung anak-anak untuk dipersiapkan menjadi generasi

penerus bangsa!

reason children do not go to school is because they have no finance and have to work to help their family's economy. This is also happening in the

depths of Eastern Indonesia

Region, in the centers of Hope Hand. Inland children, especially NTT and Papua, are more likely to help their

parents to work in the garden

or to fish in the sea. Due to this condition children has become less educated. Through the Children's Rescue Home Program and the Feeding and

Learning Program, Tangan Pengharapan strives to help

inland children to achieve their goals by providing

free education, food and scholarships to outstanding rural children through the Children Rescue Home Program. Let's support the children to be equip

Recommended

View more >