Keamanan Ekstrak Etanol 96% Daun Wungu (Graptophyllum ... ?· Indofood Sukses Makmur CBP pada tahun…

Download Keamanan Ekstrak Etanol 96% Daun Wungu (Graptophyllum ... ?· Indofood Sukses Makmur CBP pada tahun…

Post on 12-Mar-2019

212 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>KEAMANAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN WUNGU </p> <p>(Graptophyllum pictum (L.) Griff) MELALUI KAJIAN </p> <p>HISTOPAT ORGAN MENCIT </p> <p>RAMA ANDHITA SETIAWAN </p> <p>DEPARTEMEN BIOKIMIA </p> <p>FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM </p> <p>INSTITUT PERTANIAN BOGOR </p> <p>BOGOR </p> <p>2012 </p> <p>ABSTRAK </p> <p>RAMA ANDHITA SETIAWAN. Keamanan Ekstrak Etanol 96% Daun Wungu </p> <p>(Graptophyllum Pictum (L.) Griff) Melalui Kajian Histopat Organ Mencit. </p> <p>Dibimbing oleh EDY DJAUHARI dan DIMAS ANDRIANTO. </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji keamanan dan pengaruh ekstrak etanol </p> <p>96% daun wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) terhadap organ mencit (hati </p> <p>dan ginjal). Keamanan daun wungu diuji selama 3 bulan dengan metode toksisitas </p> <p>subkronis. Pengelompokan hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok yaitu, </p> <p>kelompok 100 mg/kgbb, 500 mg/kgbb, 1000 mg/kgbb dan normal. Kelompok </p> <p>tersebut diamati dan dilihat tingkat kematiannya serta bobot badannya dalam </p> <p>perlakuannya. UJi keamanan yang dilakukan selama 3 bulan tersebut </p> <p>menampakkan bahwa daun wungu aman dan memberikan manfaat dalam </p> <p>menambah daya hidup hewan coba. Hewan coba yang digunakan dalam </p> <p>percobaan ini ialah mencit dengan jumlah 10 ekor tiap kelompok. Umur mencit </p> <p>yang digunakan ialah 2 bulan. Hasil analisis kematian menghasilkan data yang </p> <p>tidak dapat dihitung secara LD 50 karena pertambahan kematian pada dosis </p> <p>tertinggi makin sedikit sementara pertambahan kematian pada dosis terendah </p> <p>semakin banyak. Setelah itu dilakukan histopatologi untuk melihat kerusakan </p> <p>yang terjadi dalam jaringan. Uji keamanan yang telah dilakukan menunjukkan </p> <p>bahwa ekstrak etanol 96% daun wungu aman karena kematian mencit yang </p> <p>dipakai dari semua kelompok kurang dari 50%. Apabila ditelisik lebih lanjut </p> <p>berdasarkan data histopatologi didapatkan kesimpulan mengenai harapan hidup </p> <p>dari mencit yang makin menjadi besar seiring dengan penambahan dosis yang </p> <p>digunakan mengindikasikan senyawa tersebut kemungkinan memiliki kemampuan </p> <p>yang menambah daya hidup mencit dikarenakan ekstrak etanol 96% daun wungu. </p> <p>Kata Kunci: Daun wungu, Toksisitas subkronis, Etanol 96%.</p> <p>ABSTRACT </p> <p>RAMA ANDHITA SETIAWAN. Safety Test 96% Ethanol Extracts of Wungu </p> <p>(Graptophyllum Pictum (L.) Griff) Leaves Through the Study of Organ </p> <p>Histopathology. Under the direction of EDY DJAUHARI and DIMAS </p> <p>ANDRIANTO. </p> <p>This study aims to test the safety and effect of 96% ethanol extract of leaves </p> <p>Wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) against murine organs (liver and </p> <p>kidney). Security Wungu leaves tested for 3 months with subkronis toxicity </p> <p>methods. Grouping of experimental animals were divided into 4 groups, namely, </p> <p>the 100 mg / kg bb, 500 mg / kg bb, 1000 mg / kg bb and normal. The group was </p> <p>observed and seen the death and his body weight in treatment. Safety testing is </p> <p>conducted for 3 months showed that the leaf Wungu safe and beneficial in adding </p> <p>to the animal life. Experimental animals used in these experiments is that mice </p> <p>with a number of 10 fish per group. Age of mice used is 2 months. The results of </p> <p>death analysis produces data that can not be calculated in the LD 50 because the </p> <p>accretion death at the highest dose while the accretion death a little more at the </p> <p>lowest dose increased. Once that was done histopathologically to see the damage </p> <p>that occurs in the whole body. Safety testing has been conducted shows that 96% </p> <p>ethanol extract of leaves Wungu safe because of the death of mice used for all </p> <p>groups of less than 50%. When examined further conclusions based on data </p> <p>obtained on the histopathology of the life expectancy of mice is more in line with </p> <p>the addition of a large dose of a compound that is used to indicate the possibility </p> <p>of having the ability to increase survival of mice caused 96% ethanol extract of </p> <p>leaves Wungu. </p> <p>Keywords: Wungu leaves, Subkronis toxicity, Ethanol 96%. </p> <p>KEAMANAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN WUNGU </p> <p>(Graptophyllum pictum (L.) Griff) MELALUI KAJIAN </p> <p>HISTOPAT ORGAN MENCIT </p> <p> RAMA ANDHITA SETIAWAN </p> <p> Skripsi </p> <p>sebagai salah satu syarat memperoleh gelar </p> <p>Sarjana Sains pada </p> <p>Departemen Biokimia </p> <p> DEPARTEMEN BIOKIMIA </p> <p>FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM </p> <p>INSTITUT PERTANIAN BOGOR </p> <p>BOGOR </p> <p>2012 </p> <p>Judul Skripsi : Keamanan Ekstrak Etanol 96% Daun Wungu (Graptophyllum </p> <p>Pictum (L.) Griff) Melalui Kajian Histopat Organ Mencit. </p> <p>Nama : Rama Andhita Setiawan. </p> <p>NIM : G84070041 </p> <p>Disetujui </p> <p>Komisi Pembimbing </p> <p>Drs. Edy Djauhari P.K, MS </p> <p>Ketua </p> <p>Dimas Andrianto, S.Si, M.Si </p> <p>Anggota </p> <p>Diketahui </p> <p>Dr.Ir. I Made Artika, M.App.Sc. </p> <p>Ketua Departemen Biokimia </p> <p>Tanggal Lulus : </p> <p>PRAKATA </p> <p> Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh </p> <p>Puja puji serta syukur penulis ucapkan pada Allah SWT yang telah </p> <p>menjadi motivasi terbesar penulis untuk menyelesaikan usulan penelitian ini </p> <p>dengan menciptakan dunia dan semesta alam yang melimpah akan ilmu </p> <p>pengetahuan ini. Tak lupa pula shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad </p> <p>SAW yang telah menjadi panutan serta pemimpin di dunia ini sehingga penulis </p> <p>dapat termotivasi dan lancar dalam penyelesaian usulan penelitian ini. </p> <p>Terima kasih juga penulis ucapkan pada Drs. Edy Djauhari P.K, MS dan </p> <p>Dimas Andrianto, S.Si, M.Si atas bantuan dan bimbingannya sehingga penulis </p> <p>dapat menyelesaikan usulan penelitian ini sebaik mungkin. Penulis juga </p> <p>mengucapkan terima kasih yang sangat besar pada kedua orang tua penulis yaitu </p> <p>Bapak Budy Setiawan dan Ibu Endang Surastuti atas doa dan motivasinya untuk </p> <p>kelancaran serta kesuksesan penulis. Penulis juga mengucapkan terimakasih </p> <p>sebesar-besarnya kepada Gian Nubekti, Rezana Falachi, Rori Theresia, Bahrul </p> <p>Mufid, Suherman, Muhammad Gufron, M Ikbal Ardi, Muhammad Taufan, </p> <p>Ibrahim F, Tantry N dan Ismi W serta karyawan Departemen Biokimia yang setia </p> <p>membantu penulis. </p> <p>Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh </p> <p>Bogor, Mei 2012 </p> <p>Rama Andhita Setiawan </p> <p>RIWAYAT HIDUP </p> <p>Penulis dilahirkan di Wonosobo (Jawa Tengah) pada tanggal 31 Desember </p> <p>1988 dari seorang bapak bernama Budy Setiawan dan dari ibunda Endang </p> <p>Surastuti sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. Tahun 2007 penulis lulus dari </p> <p>SMA Negeri 1 Banjarnegara (Jawa Tengah) dan pada tahun yang sama penulis </p> <p>diterima di Institut Pertanian Bogor melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB </p> <p>(USMI). Penulis mengambil Mayor Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu </p> <p>Pengetahuan Alam (FMIPA) dan setelah menyelesaikan tahun pertamanya di </p> <p>TPB (Tingkat Persiapan Bersama) penulis memilih Ilmu dan Teknologi Pangan, </p> <p>Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) sebagai minor. </p> <p>Selama mengikuti perkuliahan, penulis pernah aktif di berbagai organisasi </p> <p>kemahasiswaan.Tahun 2007-2009 penulis aktif sebagai Staff PSDM BEM KM </p> <p>IPB (Staff Peningkatan Sumber Daya Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa </p> <p>Keluarga Mahasiswa IPB). Tahun 2009-2010 penulis aktif di himpunan profesi </p> <p>Community of Research and Education of Biochemistry Student (CREBs) sebagai </p> <p>Wakil Ketua. Pengalaman profesi penulis diantaranya adalah sebagai asisten </p> <p>praktikum Biokimia Umum untuk mahasiswa Departemen Teknologi Hasil </p> <p>Perairan dan Departemen Budi Daya Perairan FPIK IPB pada tahun 2011. Penulis </p> <p>juga menjadi asisten praktikum Metabolisme untuk mahasiswa Departemen </p> <p>Biokimia Fakultas MIPA. Penulis pernah menjalani Praktik Lapang (PL) di PT </p> <p>Indofood Sukses Makmur CBP pada tahun 2010 dan menulis laporan ilmiah yang </p> <p>berjudul Analisis Pengendalian Mutu Produk Sambal Olahan dan Perbandingan </p> <p>Analisis Kekentalan dengan Dua Instrumentasi yang Berbeda. Selain itu, pada </p> <p>tahun 2011 penulis menjadi panitia dalam acara Globalization of Djamoe Brand </p> <p>Indonesia yang diselenggarakan di IPB International Convention Center (IICC) di </p> <p>Bogor. </p> <p>18 </p> <p>DAFTAR ISI </p> <p>Halaman </p> <p>DAFTAR TABEL .................................................................................................. ix </p> <p>DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. ix </p> <p>DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................ x </p> <p>PENDAHULUAN ................................................................................................... 1 </p> <p>TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................................... 2 </p> <p>Daun Wungu ........................................................................................................ 2 </p> <p>Metode Ekstraksi dan Pelarut .............................................................................. 3 </p> <p>Uji Toksisitas Subkronis ..................................................................................... 3 </p> <p>Hati ...................................................................................................................... 4 </p> <p>Ginjal ................................................................................................................... 5 </p> <p>Histopatologi ....................................................................................................... 5 </p> <p>BAHAN DAN METODE ........................................................................................ 6 </p> <p>Bahan dan Alat .................................................................................................... 6 </p> <p>Metode Penelitian ................................................................................................ 6 </p> <p>HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................................ 7 </p> <p>Rendemen Ekstrak Daun Wungu dan Preparasi Pencekokan Hewan Coba ....... 7 </p> <p>Kondisi Hewan Coba ........................................................................................... 8 </p> <p>Uji Toksisitas Subkronis ..................................................................................... 9 </p> <p>Histopatologi Hati Hewan Coba ........................................................................ 10 </p> <p>Histopatologi Ginjal Hewan Coba .................................................................... 11 </p> <p>Pengamatan Histopatologi Organ Lain ............................................................. 13 </p> <p>SIMPULAN DAN SARAN ................................................................................... 18 </p> <p>Simpulan ............................................................................................................ 18 </p> <p>Saran .................................................................................................................. 18 </p> <p>LAMPIRAN ........................................................................................................... 21 </p> <p>DAFTAR TABEL </p> <p>Halaman </p> <p>1 Klasifikasi toksisitas ............................................................................................ 4 </p> <p>2 Rendemen ekstrak daun wungu ........................................................................... 6 </p> <p>3 Bobot badan, konsumsi pakan, efisiensi pakan, dan berat feses tikus ................. 9 </p> <p>4 Hasil histopatologi hati hewan coba. ................................................................. 11 </p> <p>5 Hasil histopatologi ginjal hewan coba ............................................................... 13 </p> <p>6 Pengamatan mikroskopis otak ........................................................................... 14 </p> <p>7 Pengamatan mikroskopik jantung ...................................................................... 15 </p> <p>8 Pengamatan mikroskopik paru-paru .................................................................. 16 </p> <p>9 Pengamatan mikroskopis usus ........................................................................... 17 </p> <p>DAFTAR GAMBAR </p> <p>Halaman </p> <p>1 Daun wungu (Graptophyllum pictum ( L.) Griff.)................................................ 2 </p> <p>2 Bobot badan hewan coba selama perlakuan........................................................ 8 </p> <p>3 Kematian hewan coba .......................................................................................... 9 </p> <p>4 Histopatologi kerusakan hati bulan pertama ...................................................... 11 </p> <p>5 Histopatologi kerusakan ginjal bulan pertama ................................................... 12 </p> <p>6 Histopatologi kerusakan otak bulan pertama ..................................................... 13 </p> <p>7 Histopatologi kerusakan jantung bulan pertama ................................................ 14 </p> <p>8 Histopatologi kerusakan paru-paru bulan pertama ............................................ 15 </p> <p>9 Histopatologi kerusakan usus bulan pertama ..................................................... 17 </p> <p>18 </p> <p>DAFTAR LAMPIRAN </p> <p>Halaman </p> <p>1 Gambaran umum penelitian ............................................................................... 22 </p> <p>2 Ekstraksi secara umum ....................................................................................... 23 </p> <p>3 Uji toksisitas subkronis secara umum ................................................................ 24 </p> <p>4 Teknik histopatologi .......................................................................................... 25 </p> <p>5 Perhitungan rendemen ekstrak daun wungu dengan pelarut etanol 96% ........... 26 </p> <p>6 Kematian hewan coba ........................................................................................ 26 </p> <p>7 Bobot badan kelompok normal .......................................................................... 27 </p> <p>8 Bobot badan kelompok 100 mg/kgbb ................................................................ 30 </p> <p>9 Bobot badan kelompok 500 mg/kgbb ................................................................ 33 </p> <p>10 Bobot badan kelompok 1000 mg/kgbb ............................................................ 36 </p> <p>1 </p> <p>PENDAHULUAN </p> <p>Penyakit dan infeksi merupakan salah satu </p> <p>ancaman terhadap kesehatan masyarakat. </p> <p>Meskipun pengobatan secara intensif telah </p> <p>dilakukan namun hingga saat ini belum </p> <p>ditemukan obat yang dapat mengatasi secara </p> <p>memuaskan. Hal ini disebabkan karena </p> <p>rendahnya selektifitas obat-obat yang </p> <p>digunakan atau karena patogenesitas penyakit </p> <p>itu sendiri belum jelas. Di lain pihak </p> <p>masyarakat Indonesia telah mengenal </p> <p>berbagai ramuan tradisional yang dinyatakan </p> <p>sebagai obat. Obat-obatan tradisional ini </p> <p>selalu diturunkan pada tiap generasi </p> <p>(Kumalasari 2006). </p> <p>Obat herbal telah diterima secara luas di </p> <p>hampir seluruh Negara di dunia karena obat </p> <p>herbal memiliki sedikit efek samping yang </p> <p>berbahaya dibandingkan obat modern yang </p> <p>biasanya digunakan. Selain itu biaya untuk </p> <p>penggunaan obat herbal lebih terjangkau </p> <p>disbanding obat modern. Me...</p>