pengaruh struktur modal, return on investment · pdf fileabstrak rohmah, fadliatur, 2013...

Click here to load reader

Post on 13-Mar-2019

224 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PENGARUH STRUKTUR MODAL, RETURN ON

INVESTMENT (ROI), DAN GROWTH TERHADAP RETURN

SAHAM

(Studi pada Perusahaan yang Listing di LQ-45

Periode 2009-2011)

SKRIPSI

Dosen Pembimbing:

Drs. H. Abdul Kadir Usri, MM., Ak

Oleh

FADLIATUR ROHMAH NIM : 09510041

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM

MALANG 2013

ABSTRAK

Rohmah, Fadliatur, 2013 SKRIPSI. Judul: Pengaruh Struktur Modal, Return On

Investment (ROI), dan Growth terhadap Return Saham pada

Perusahaan yang Listing di LQ-45 Periode 2009-2011.

Pembimbing : Drs. H. Abdul Kadir Usri., MM., Ak

Kata Kunci : Return Saham, Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio

(DAR) atau Leverage, Return On Investment (ROI), dan Growth

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio

(DER), Debt to Asset Ratio (DAR) atau Leverage, Return On Investment (ROI),

dan Growth terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Listing di LQ-45

Periode 2009-2011 secara simultan dan parsial, serta untuk mengetahui variabel

yang berpengaruh dominan terhadap return saham.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 70 perusahaan

yang listing di LQ-45 dari tahun 2009-2011. Teknik pengambilan sampel yang

digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 15

perusahaan. Dan analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda

dengan tingkat signifikansi 5%.

Dari hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan variabel Debt to

Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR) atau Leverage, Return On

Investment (ROI), dan growth berpengaruh signifikan terhadap return saham

dengan signifikansi pada tingkat 0,000 pada taraf 5% maka (0,000 < 0,05).

Sedangkan secara parsial variabel Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh

secara signifikan terhadap return saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,64 dan

koefisien regresinya bertanda positif. Variabel Debt to Asset Ratio (DAR) atau

Leverage juga menunjukkan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return

saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,248 dan koefisien regresinya bertanda

negatif. Variabel Return On Investment (ROI) menunjukkan adanya pengaruh

yang signifikan terhadap return saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,041 dan

koefisien regresinya bertanda positif. Sedangkan untuk variabel growth

menunjukkan pengaruh yang signifikan juga terhadap return saham dengan nilai

signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresinya bertanda positif. Variabel yang

berpengaruh dominan terhadap return saham diantara 4 variabel (DER, leverage,

ROI dan growth) adalah variabel growth sebesar 40,20%.

ABSTRACT

Rohmah, Fadliatur. 2013. Thesis. Title: The Effect of Capital Structure, Return

on Investment (ROI), and Growth Toward the Stock Return to

Companies listed in LQ-45 Period 2009-2011.

Advisor : Drs. H. Abdul Kadir Usri., MM., Ak

Keywords : Stock Return, Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio

(DAR) or Leverage, Return on Investment (ROI), and Growth

This research aims to determine the effect of Debt to Equity Ratio (DER),

Debt to asset Ratio ((DAR) or Leverage, Return on Investment ((ROI), and

Growth to Stock Return of the companies listed in LQ-45 Period 2009-2011

simultaneously and partially, and also to determine variable affect dominantly to

stock return.

The population in this research is 70 companies listed in LQ-45 from 2009-

2011. The sampling technique used is purposive sampling to obtain 15 companies.

And the data analysis used is multiple linear regression with significance level of

5%.

From the analysis result shows that simultaneously the variable Debt to

Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR) or Leverage, Return on

Investment (ROI), and Growth significantly influence the stock return with

significance level on 0.000 on 5% degree so that (0.000 < 0.05). While partially

the variable Debt to equity Ratio (DER) does not significantly influence to stock

return with the significance level of 0.64 and its regression coefficient gives

positive sign. Variable Debt to Asset Ratio (DAR) or Leverage also shows the non

significant influence toward stock return with the significance level of 0.248 and

its regression coefficient is negative. Variable Return on Investment (ROI) shows

the significant influence toward stock return with the significance level of 0.041

and the regression coefficient is positive. The growth variable also shows the

significant influence toward stock return with the significance level of 0.000 and

the regression coefficient is positive. The variable which dominantly influence the

stock return among four variables (DER, leverage, ROI, and growth) is growth

variable of 40.20%.

. . : "3102 (ROI ) LQ-45 3112-3100."

: (DER) :

(DAR) (ROI)

(DER) (ROI) (DAR) 3100-3112 LQ-45

.

LQ-45 01 " purposive sampling " . 3112-3100

. 01 1.

(DER) (ROI) (DAR)

1 0.000 0.64 (DER)

(DAR) . . 0.248

0.041 (ROI) 0.000 .

DER) 4 . .40.20 (

PENDAHULUAN

Pasar modal merupakan salah satu bagian dari pasar keuangan yang

menjalankan fungsi ekonomi dan fungi keuangan. (Tjiptono dan Hendy, 2011:2).

Pasar modal dalam menjalankan fungsi ekonomi berjalan dengan mengalokasikan

dana secara efisien dari pihak yang memiliki dana kepada pihak yang

membutuhkan dana, sedangkan fungsi keuangannya dapat ditunjukkan oleh

adanya perolehan imbalan bagi pihak yang memberi dana sesuai dengan

karakteristik investasi yang mereka pilih. Pasar modal menjadi salah satu pilihan

bagi investor dalam menyalurkan dana yang mereka miliki.

Dalam pengambilan keputusan untuk melakukan suatu investasi perlu

diperhatikan dua hal yaitu return dan risiko investasi. Pada sekuritas-sekuritas

yang memiliki return yang sama, para investor berusaha untuk mencari risiko

yang terendah. Sedangkan untuk sekuritas-sekuritas yang memiliki risiko sama,

investor cenderung memilih return yang tinggi. Besarnya nilai return tergantung

dari kemampuan investor untuk menanggung risiko. Semakin besar risiko yang

diambil maka semakin besar pula harapan return yang diterima. Return saham

yang tinggi merupakan salah satu daya tarik bagi investor untuk menanamkan

dananya di pasar modal. Semakin tinggi return atau keuntungan yang diperoleh,

maka semakin baik pula kondisi perusahaan. (Suyati, 2010)

Kondisi perusahaan yang baik dapat dilihat dari struktur modal, karena

struktur modal perusahaan akan mempunyai efek langsung terhadap posisi

finansialnya. Suatu perusahaan yang mempunyai struktur modal tidak baik,

dimana mempunyai hutang yang sangat besar akan memberikan beban yang

sangat berat kepada perusahaan yang bersangkutan (Riyanto, 2001). Dengan

meningkatnya leverage, nilai perusahaan pertama-tama meningkat mencapai

maksimum dan kemudian menurun. Jadi kriteria penilaian perusahaan dapat

dijadikan pedoman dalam menentukan struktur modal perusahaan yang diinginkan

(Weston dan Copeland, 1992). Kebijaksanaan struktur modal merupakan

kebijaksanaan perusahaan dalam pemilihan sumber dana baik yang berasal dari

internal maupun eksternal. Sumber dana internal perusahaan berasal dari laba

ditahan, sedangkan sumber dana eksternal berasal dari hutang dan penerbitan

saham (Sriwardany, 2006).

Berdasarkan teori struktur modal, apabila posisi struktur modal berada di

atas target struktur modal optimalnya, maka setiap pertambahan hutang akan

menurunkan nilai perusahaan. Penentuan target struktur modal optimal adalah

salah satu dari tugas utama manajemen perusahaan. Struktur modal adalah

proporsi pendanaan dengan hutang (debt financing) perusahaan, yaitu rasio

leverage (pengungkit) perusahaan. Dengan demikian, hutang adalah unsur dari

struktur modal perusahaan. Struktur modal merupakan kunci perbaikan

produktivitas dan kinerja perusahaan. Teori struktur modal menjelaskan bahwa

kebijakan pendanaan (financial policy) perusahaan dalam menentukan struktur

modal (bauran antara hutang dan ekuitas) bertujuan untuk mengoptimalkan nilai

perusahaan (value of the firm). Penambahan hutang akan memperbesar risiko

perusahaan dan akan memperbesar tingkat pengembalian yang diharapkan

(expected return). Risiko yang semakin tinggi akibat besarnya hutang cenderung

akan menurunkan harga saham, tetapi meningkatnya expected return diharapkan

akan meningkatkan harga saham pula. (Jurnal Sudaryanti).

Rasio yang sering digunakan untuk memprediksi return saham adalah

rasio profitabilitas. Profitabilitas perusahaan adalah salah satu cara untuk menilai

secara tepat sejauh mana tingkat pengembalian yang akan didapatkan dari

aktivitasnya. Adapun sebagai indikator dala

View more