rencana kontingensi gempabumi dan tsunami ... gempabumi dan tsunami menjadi lebih sinergis antar...

Download RENCANA KONTINGENSI GEMPABUMI DAN TSUNAMI ... gempabumi dan tsunami menjadi lebih sinergis antar stakeholder

Post on 22-Feb-2020

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    RENCANA KONTINGENSI

    GEMPABUMI DAN TSUNAMI

    Disusun Tahun 2019

    PEMERINTAH KABUPATEN SARMI

    PROVINSI PAPUA

  • i

    Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi Provinsi Papua

    Rencana Kontingensi Menghadapi Ancaman Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Disusun Tahun 2019

    Penyusunan dokumen ini difasilitasi oleh :

    Direktorat Kesiapsiagaan

    Deputi Bidang Pencegahan

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Tahun Anggaran 2019

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat dan perkenanNya

    dapat diselesaikan penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi menghadapi ancaman bencana

    gempabumi berpotensi tsunami di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

    Penanggulangan Bencana merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha,

    media massa, akademisi maupun masyarakat, sehingga setiap orang ikut bertanggung jawab dalam

    penanggulangan bencana baik untuk keselamatan diri, keluarga maupun lingkungannya.

    Pengalaman terjadinya bencana gempabumi dan tsunami yang semakin meningkat pada kurun

    waktu 10 tahun terakhir di Indonesia yang berdampak adanya korban jiwa, kerugian dan kerusakan

    serius pada asset penghidupan warga terdampak, membuat pemangku kepentingan di Kabupaten

    Sarmi memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana gempabumi dan

    tsunami.

    Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Sarmi merasa perlu menyusun rencana kontingensi

    sebagai pedoman dalam penanganan darurat bencana. Rencana kontingensi yang dilengkapi dengan

    skenario kejadian dan asumsi dampak mampu mendeskripsikan kondisi yang sebenarnya dari

    kejadian gempa bumi berpotensi tsunami serta dampaknya terhadap aspek kependudukan, sosial

    ekonomi, lingkungan dan sarana prasarana di Kabupaten Sarmi.

    Perencanaan kontingensi telah menjadi salah satu piranti dasar untuk membangun koordinasi dan

    komitmen dari berbagai pemangku kepentingan yang mengarah pada pengaturan fungsi dan

    pembagian tugas-tugas saat penanganan darurat bencana serta mobilisasi sumberdaya pada saat

    operasi tanggap darurat. Rencana kontingensi ini diharapkan dapat dimanfaatkan, serta diaktivasi

    jika kondisi kedaruratan benar-benar terjadi sehingga menjadikan penanganan darurat bencana

    gempabumi dan tsunami menjadi lebih sinergis antar stakeholder sehingga penanganan bencana

    dapat lebih efektif dan efisien. Bilamana bencana tidak terjadi, maka rencana kontingensi ini dapat

    diperbaharui secara berkala agar dapat memberikan manfaat optimal.

    Kami mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkonstribusi dalam menyusun dokumen

    rencana kontingensi ini, sebagai wujud nyata terbangunnya kemitraan dari berbagai pihak dalam

    meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana gempabumi dan tsunami di Kabupaten

    Sarmi.

  • iii

    DAFTAR ISI

    DAFTAR ISI ............................................................................................................................................... iii

    DAFTAR ISTILAH DAN SINGKATAN ................................................................................................... iv

    BAB I Situasi ................................................................................................................................................ 1

    1.1 Karakteristik Bahaya Bencana (Ancaman) ............................................................................................. 1

    1.2 Skenario Kejadian dan Asumsi Dampak ................................................................................................ 2

    BAB II Tugas Pokok ................................................................................................................................... 10

    BAB III Pelaksanaan ................................................................................................................................... 11

    3.1 Konsep Operasi (Rencana Tindakan) ................................................................................................... 11

    3.2 Fungsi ................................................................................................................................................... 12

    3.3 Tugas-Tugas ......................................................................................................................................... 13

    3.4 Instruksi Koordinasi .............................................................................................................................. 19

    BAB IV Administrasi dan Logistik ............................................................................................................. 20

    4.1 Administrasi .......................................................................................................................................... 20

    4.2 Logistik ................................................................................................................................................. 21

    BAB V Komando, Kendali, koordinasi, dan Komunikasi .......................................................................... 22

    DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................................................... 23

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 1 Peta Patahan Lokal dan Sensor Seismik INATEWS .................................................... 1

    DAFTAR TABEL

    Tabel 1. Pokok-Pokok Ringkasan Skenario Kejadian dan Asumsi Dampak ................................. 2

  • iv

    DAFTAR ISTILAH DAN SINGKATAN

    Penjelasan

    BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

    BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    BPBD Badan Penanggulangan Bencana Daerah

    PDB Penanganan Darurat Bencana

    PMI Palang Merah Indonesia

    Polri Kepolisian Republik Indonesia

    SKPDB Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana

    TNI Tentara Nasional Indonesia

    BPS Badan Pusat Statistik

    RAPI Radio Antar Penduduk Indonesia

    KODIM Komando Distrik Militer

    SAR Search and Rescue (Pencarian dan Pertolongan)

    SEKDA Sekretaris Daerah

    BAPPEDA Badan Pembangunan Daerah

    DINKES Dinas Kesehatan

    BPKP Badan Pengawas keuangan dan Pembangunan

    DINSOS Dinas Sosial

    DISHUB Dinas Perhubungan

    RSUD Rumah Sakit Umum Daerah

    SATPOL PP Satuan Polisi Pamong Praja

    DAMRI Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia

    PDB Penanganan Darurat Bencana

    OPDB Operasi Penanganan Darurat Daerah

    BANSOS Bantuan Sosial

    Dana BTT Dana Belanja Tak Terduga

    POSKO Pos Komando

    OPD Organisasi Perangkat Daerah

    Istilah

  • 1

    BAB I SITUASI

    1.1. Karakteristik Bahaya Bencana (Ancaman)

    Indonesia merupakan bagian dari Pacific Ring of Fire (Cincin Api Pasifik). Hal ini dikarenakan

    secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat

    lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan

    Samudera Pasifik. Hal ini menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia memiliki potensi

    gempabumi yang tinggi dan beberapa di antaranya memicu terjadinya tsunami. Gempa bumi yang

    disebabkan karena interaksi lempeng tektonik dapat menimbulkan gelombang pasang apabila

    terjadi di samudera. Dengan wilayah yang sangat dipengaruhi oleh pergerakan lempeng tektonik

    ini, Indonesia sering mengalami tsunami. Selama kurun waktu 1600-2000 terdapat 105 kejadian

    tsunami yang 90 persen diantaranya disebabkan oleh gempa tektonik, 9 persen oleh letusan

    gunung berapi dan 1 persen oleh tanah longsor (Latief dkk., 2000). Wilayah pantai di Indonesia

    merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana tsunami terutama pantai barat Sumatera, pantai

    selatan Pulau Jawa, pantai utara dan selatan pulau-pulau Nusa Tenggara, pulau-pulau di Maluku,

    pantai utara Irian Jaya dan hampir seluruh pantai di Sulawesi.

    Kabupaten Sarmi merupakan salah satu kabupaten dengan potensi ancaman bencana gempabumi

    yang tinggi karena berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik dan di sekitarnya di wilayah

    Papua terdapat banyak patahan lokal yang sewaktu-waktu dapat memicu terjadinya gempabumi.

    Hal ini ditunjukkan dengan Peta Seismisitas di Wilayah Papua dan Papua Barat Periode 1987-

    2018 dan Peta Patahan Lokal dan Jaringan Sensor Seismik INATEWS yang dikeluarkan oleh

    BMKG Wilayah V Jayapura Tahun 2019 serta Peta Bahaya Gempabumi yang diperoleh dari

    Inarisk BNPB.

    Gambar 1 Peta Patahan Lokal dan Sensor Seismik INATEWS

    Ancaman bahaya bencana gempa dapat disertai dengan ancaman bencana turunan lainnya yaitu

    bencana tsunami. Kabupaten Sarmi yang berada di sekitar region patahan Papuan Lajur Ajak

    Memberamo dan Lajur Ofiolit Papua memiliki potensi bencana gempabumi yang tinggi. Selain

  • 2

    itu, potensi ancaman bencana tsunami dapat terjadi karena adanya gempa-gempa tektonik di

    sepanjang daerah subduksi dan daerah seismik aktif lainnya.

    Kondisi Geomorfologi Kabupaten Sarmi terdiri dari Dataran Landai sampai perbukitan sedang.

    Wilayah dataran

Recommended

View more >