alz aimer adalah penyakit

Download Alz Aimer adalah penyakit

Post on 03-Jun-2018

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/12/2019 Alz Aimer adalah penyakit

    1/21

    ALZAIMER

    Penyakit Alzheimer adalah suatu kondisi di mana sel-sel saraf di otak mati, sehingga

    sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Gejala penyakit Alzheimer sulit dikenali

    sejak dini. Seseorang dengan penyakit Alzheimer punya masalah dengan ingatan, penilaian,

    dan berpikir, yang membuat sulit bagi penderita penyakit Alzheimer untuk bekerja atau

    mengambil bagian dalam kehidupan sehari-hari. Kematian sel-sel saraf terjadi secara

    bertahap selama bertahun-tahun. Gejala mungkin tidak diperhatikan sejak dini. Sering

    anggota keluarga penderita menyadari adanya gejala ketika sudah terlambat.

    Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling sering ditemukan

    di klinik. Demensia merupakan suatu kelainan pada otak yang mempengaruhi kemampuan

    seseorang untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari. Saat ini di Amerika terdapat kurang lebih

    5 juta orang yang menderita Alzheimer, yang menghabiskan biaya kurang lebih 148 juta

    dollar setiap tahunnya. Setiap 72 detik seseorang akan terdeteksi menderita Alzheimer.

    Penyakit ini biasanya dimulai ketika seseorang berumur 60 tahun, dan resiko makin besar

    seiring dengan bertambahnya umur.

    Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan

    apoptosissel-selotakpada saat yang hampir bersamaan sehingga otak tampak mengerut dan

    mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yangsinonimdengan orang tua.

    Penderita Alzheimer akan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi, belajar, berpikir

    dan memberikan pendapat, sehingga mengganggu pekerjaan, aktivitas sosial dan aktivitas

    dalam rumah tangganya. Gejala dari Alzheimer antara lain:

    Kehilangan MemoriSalah satu gejala awal demensia adalah mudah lupa pada informasi yang

    baru saja dipelajari atau diperoleh. Makin lama penderita akan mengalami penurunan daya

    ingat yang makin berat.

    Kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penderita akan mengalami kesulitan untuk

    merencanakan dan menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Kadang penderita dapat memulai

    suatu kegiatan, tetapi ia akan mengalami kesulitan untuk menyelesaikan kegiatan tersebut.

    Kesulitan dengan bahasa Penderita sering melupakan kata-kata, baik kata-kata subtitusi

    maupun kata-kata yang sederhana, sehingga sulit untuk mengerti perkataan dan tulisan yang

    dibuat oleh penderita.

    Disorientasi waktu dan tempat Penderita Alzheimer sering ditemukan tersesat di lingkungan

    sekitar rumah, lupa bagaimana dan kapan mereka bisa ada di suatu tempat, dan tidak tahu

    jalan untuk kembali ke rumah.

    http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakithttp://id.wikipedia.org/wiki/Penyakithttp://id.wikipedia.org/wiki/Sindromhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sindromhttp://id.wikipedia.org/wiki/Apoptosishttp://id.wikipedia.org/wiki/Apoptosishttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinonimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinonimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinonimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinonimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/wiki/Apoptosishttp://id.wikipedia.org/wiki/Sindromhttp://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit
  • 8/12/2019 Alz Aimer adalah penyakit

    2/21

    Kesulitan dalam berpikir abstrak Penderita akan mengalami kesulitan dalam melakukan

    tugas mental yang kompleks, seperti mengerjakan tugas matematika yang sederhana.

    Perubahan mood dan perilaku Penderita Alzheimer sering mengalami perubahan mood yang

    tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Perubahan kepribadian Perubahan kepribadian pada penderita terjadi dengan sangat dramatis.

    Penderita akan sering merasa kebingungan, mudah curiga, sering merasa takut, dan sangat

    tergantung pada anggota keluarga yang lain.

    PATOFISIOLOGI

    Simtoma Alzheimer ditandai dengan perubahan-perubahan yang bersifat degeneratif pada

    sejumlah sistem neurotransmiter, termasuk perubahan fungsi pada sistem neural

    monoaminergik yang melepaskan asam glutamat, noradrenalin, serotonin dan serangkaian

    sistem yang dikendalikan oleh neurotransmiter. Perubahan degeneratif juga terjadi pada

    beberapa area otakseperti lobus temporaldan lobus parietal,dan beberapa bagian di dalam

    korteks frontaldangirus singulat,menyusul dengan hilangnyasel sarafdansinapsis

    Sekretase- dan presenilin-1 merupakan enzim yang berfungsi untuk mengiris domain

    terminus-C padamolekulAAP dan melepaskan enzimkinesindari gugus tersebut. Apoptosis

    terjadi padasel sarafyang tertutup plak amiloid yang masih mengandung molekul terminus-C, dan tidak terjadi jika molekul tersebut telah teriris. Hal ini disimpulkan oleh tim dari

    Howard Hughes Institute yang dipimpin oleh Lawrence S. B. Goldstein,bahwa terminus-C

    membawa sinyal apoptosis bagi neuron. Sinyal apoptosis juga diekspresikan oleh proNGF

    yang tidak teriris, saat terikat pada pencerap neurotrofinp75NTR, dan distimulasi hormon

    sortilin.

    Penumpukan plak ditengarai karena induksi apolipoprotein-E yang bertindak sebagai

    protein kaperon, defiensi vitamin B1 yang mengendalikan metabolisme glukosa serebralseperti O-GlkNAsilasi, dan kurangnya enzim yang terbentuk dari senyawa tiamina seperti

    kompleksketoglutarat dehidrogenase-alfa, komplekspiruvat dehidrogenase,transketolase,O-

    GlcNAc transferase, protein fosfatase 2A, dan beta-N-asetilglukosaminidase. Hal ini

    berakibat pada peningkatan tekananzalir serebrospinal,menurunnya rasiohormonCRH,dan

    terpicunya simtomahipoglisemiadi dalamotakwalaupun tubuh mengalami hiperglisemia.

    Selain disfungsi enzimpresenilin-1 yang memicusimtomaataksia,masih terdapat enzim

    Cdk5 dan GSK3beta yang menyebabkan hiperfosforilasi protein tau, hingga terbentuktumpukanPHF.Hiperfosforilasi juga menjadi penghalang terbentuknya ligasi antara protein

    http://id.wikipedia.org/wiki/Neurotransmiterhttp://id.wikipedia.org/wiki/Neurotransmiterhttp://id.wikipedia.org/wiki/Asam_glutamathttp://id.wikipedia.org/wiki/Asam_glutamathttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Noradrenalin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Noradrenalin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Serotoninhttp://id.wikipedia.org/wiki/Serotoninhttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/wiki/Otakhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lobus_temporal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lobus_temporal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lobus_parietal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lobus_parietal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Korteks_frontal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Korteks_frontal&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Girus_singulat&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Girus_singulat&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Girus_singulat&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinapsishttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinapsishttp://id.wikipedia.org/wiki/Sinapsishttp://id.wikipedia.org/wiki/Sekretase#Sekretase-betahttp://id.wikipedia.org/wiki/Sekretase#Sekretase-betahttp://id.wikipedia.org/wiki/Sekretase#Sekretase-betahttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Presenilin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Presenilin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Enzimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Enzimhttp://id.wikipedia.org/wiki/Molekulhttp://id.wikipedia.org/wiki/Molekulhttp://id.wikipedia.org/wiki/Molekulhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kinesin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kinesin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kinesin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sel_sarafhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lawrence_S._B._Goldstein&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lawrence_S._B._Goldstein&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Neuronhttp://id.wikipedia.org/wiki/Neuronhttp://id.wikipedia.org/wiki/Neurotrofinhttp://id.wikipedia.org/wiki/Neurotrofinhttp://id.wikipedia.org/wiki/Hormonhttp://id.wikipedia.org/wiki/Hormonhttp://id.wikipedia.org/wiki/Hormonhttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sortilin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sortilin&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Apolipoprotein&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Apolipoprotein&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protein_kaperon&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protein_kaperon&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Tiaminahttp://id.wikipedia.org/wiki/Tiaminahttp://id.wikipedia.org/wiki/Tiaminahttp://id.wikipedia.org/wiki/Tiaminahttp://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketoglutarat_dehidrogenase&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketoglutarat_dehidrogenase&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketoglutarat_dehidrogenase&action=edit&redlink=1http://id.wikipedia.org/wiki/Piruvat_dehidrogenasehttp://id.wikipedia.org/wiki/Piruvat_dehidrogenasehttp://id.wikipedia.org/wiki/Piruvat_dehidrogenasehttp://id.wikipedia.org/w/index.