analisis musik dalam konteks pertunjukan .i abstrak analisis musik dalam konteks pertunjukan...

Download ANALISIS MUSIK DALAM KONTEKS PERTUNJUKAN .i ABSTRAK ANALISIS MUSIK DALAM KONTEKS PERTUNJUKAN BARONGSAI

Post on 10-Aug-2019

221 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • ANALISIS MUSIK DALAM KONTEKS PERTUNJUKAN BARONGSAI

    PADA MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA TEBING TINGGI

    SKRIPSI SARJANA

    O

    L

    E

    H

    OMEGA PUTRI SILITONGA

    140707065

    UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

    FAKULTAS ILMU BUDAYA

    PROGRAM STUDI ETNOMUSIKOLOGI

    2019

  • PERNYATAAN

    Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang

    pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi,

    dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang

    pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu

    dalam skripsi ini dan disebutkan dalam Daftar Pustaka.

    Medan, 17 Januari 2019

    Omega Putri Silitonga

    NIM 140707065

  • i

    ABSTRAK

    ANALISIS MUSIK DALAM KONTEKS PERTUNJUKAN BARONGSAI

    PADA MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA TEBING TINGGI

    Barongsai adalah tarian ritual yang berasal dari Tiongkok yang

    menggambarkan tokoh singa, dengan menggunakan dua kostum singa yang

    dimainkan oleh dua orang. Barongsai berasal dari dua kata yaitu barong dan sai,

    barong adalah kata dalam bahasa Indonesia yang berarti tarian topeng yang

    dimainkan oleh manusia, sedangkan Sai adalah bahasa tiongkok dialek hokkian

    yang berarti singa. Masyarakat Tionghoa mempercayai bahwa barongsai ini dapat

    membawa kesuksesan dan keberuntungan bagi mereka dan dapat mengusir roh

    roh jahat karena suara pukulan keras simbal, gong, dan gendang, yang merupakan

    alat musik dalam pertunjukan barongsai. Pertunjukan barongsai dilakukan

    masyarakat Tionghoa di kota Tebing Tinggi pada saat hari raya imlek, ritual,

    acara adat China, peresmian toko, hiburan, dan sebagai acara hari besar Buddha di

    vihara.

    Dalam tulisan ini, penulis akan menggunakan teori (Edy Sedyawati,

    1981:48-66) yang mengemukakan bahwa suatu analisis pertunjukan sebaiknya

    selalu dikaitkan dengan kondisi lingkungan dimana seni pertunjukan tersebut

    dilaksanakan atau didukung masyarakatnya. Dan menggunakan teori (Nettl,

    1964:98) yang memberikan dua pendekatan, yaitu:

    1. menganalisa dan mendeskripsikan apa yang didengar, dan 2. mendeskripsikan apa yang dilihat dan menulisnya di atas kertas dengan

    suatu cara penulisan tertentu. Dengan teori ini akan dapat melihat secara

    konseptual pertunjukan yang dibawakan oleh dua pemain barongsai

    tersebut dengan musik pengiringnya masing masing.

    (Koentjaraningrat, 1977:30) bahwa pengetahuan yang diperoleh dari buku-buku,

    dokumen-dokumen, serta pengalaman kita sendiri merupakan landasan dari

    pemikiran umtuk memperoleh pengertian tentang teori teori yang bersangkutan.

    Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode

    deskriptif-kualitatif Bogdan dan Taylor 1975 dalam buku (Moleong, 2004:3)

    mengemukakan metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasikan

    data deskriptif berupa kata kata lisan dari orang orang dan perilaku yang dapat

    diamati. Untuk metode tersebut penelitian yang dilakukan penulis adalah : studi

    kepustakaan, kerja lapangan, wawancara, kerja laboratorium.

    Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat menganalisis

    musik dalam pertunjukan barongsai serta sebagai pengembangan ilmu

    pengetahuan bagi pembaca.

    Kata kunci : Barongsai, Masyarakat Tionghoa, Pertunjukan, Analisis Musik

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Haleluya, segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus

    yang telah memberikan kekuatan, kemampuan, dan berkat kepada penulis dalam

    menyelesaikan skripsi ini.

    Skripsi ini berjudul ANALISIS MUSIK DALAM KONTEKS

    PERTUNJUKAN BARONGSAI PADA MASYARAKAT TIONGHOA DI

    KOTA TEBING TINGGI, yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk

    memperoleh gelar Sarjana Seni (S.Sn) pada Departemen Etnomusikologi Fakultas

    Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara. Dalam menyelesaikan skripsi ini,

    penulis banyak mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

    Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada semua

    keluarga penulis, secara khusus kepada kedua kakak penulis yaitu Ester Pratiwi

    Silitonga dan Dwi Handayani Silitonga, yang telah banyak memberikan dukungan

    dan semangat yang tidak ada habisnya dalam menyelesaikan skripsi ini. Penulis

    juga mengucapkan terimakasih kepada adik dan kakak saya David Silitonga dan

    kak Meylan yang banyak membantu penulis ketika melakukan penelitian.

    Penulis mengucapkan terima kasih kepada :

    1. Bapak Dr. Budi Agustono, M.S. selaku dekan Fakultas Ilmu Budaya USU.

    2. Ibu Arifninetrirosa, SST, M.A., selaku ketua Departemen Etnomusikologi.

    3. Bapak Drs. Bebas Sembiring, M.Si, selaku Sekretaris Departemen

    Etnomusikologi.

  • iii

    4. Begitu juga kepada Ibu Dra. Rithaony, M.A, sebagai dosen pembimbing I

    yang telah banyak memberikan bimbingan dan masukan kepada penulis

    dalam menyelesaikan skripsi ini.

    5. Bapak Drs. Kumalo Tarigan, M.A, Ph.D, sebagai dosen pembimbing II

    yang juga telah banyak memberikan bimbingan dan masukan kepada

    penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, serta dosen-dosen lainnya yang

    menjadi staff pengajar di departemen Universitas Sumatera Utara

    Etnomusikologi yang juga telah membantu penulis dalam menyelesaikan

    mata kuliah selama di perkuliahan.

    6. Penulis mengucapkan terima kasih kepada kakak- kakak rohani penulis

    kak Kristina, kak Novita dan sahabat sahabat saya, kak Devi, Nora, Indah,

    May, Melina, dan semua teman teman yang tidak dapat penulis sebut satu

    persatu, yang telah memberikan bantuan, dukungan, semangat dan doa

    kepada penulis selama masa menyusun skripsi ini.

    7. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bang Mario dan teman

    teman satu stambuk 2014 terkhusus buat Fitri, Lisa, Kiky yang membantu

    penulis dalam menyeselesaikan skripsi dan semua satu stambuk penulis

    yang tidak dapat penulis sebut satu persatu.

    8. Penulis juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Koko

    Kumara Chandra sebagai informan pangkal penulis dan adik adik anggota

    pemusik barongsai HSS (Hong San See) yang telah bersedia dengan

    kemurahan hati membantu penulis dalam mengumpulkan data selama

    melakukan penelitian. Penulis telah berusaha memberikan yang terbaik

  • iv

    untuk menyelesaikan tulisan ini, akan tetapi penulis tetap menyadari

    bahwa tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu dengan segala

    kerendahan hati penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat

    membangun dalam penyempurnaan tulisan ini.

    Akhir kata penulis mengucapkan terima kaih dan meminta maaf kepada

    pembaca apabila terdapat kesalahaan dalam tulisan yang diluar kesengajaan

    penulis.

    Medan, 17 Januari 2019

    Penulis

    Omega Putri Silitonga

  • v

    DAFTAR ISI

    ABSTRAK ........................................................................................................ i

    KATA PENGANTAR .................................................................................... ii

    DAFTAR ISI ................................................................................................... v

    DAFTAR TABEL ........................................................................................... vii

    DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ viii

    BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1

    1.1 Latar Belakang ............................................................................... 1

    1.2 Pokok Permasalahan ....................................................................... 6

    1.3 Tujuan Penelitian ............................................................................ 6

    1.4 Manfaat Penelitian .......................................................................... 6

    1.5 Konsep ........................................................................................... 7

    1.6 Teori................................................................................................ 9

    1.7 Metode Penelitian ........................................................................... 11

    1.7.1 Studi Kepustakaan ............................................................... 11

    1.7.2 Kerja Lapangan..................................................................... 12

    1.7.3 Kerja Laboratorium .............................................................. 13

    1.7.4 Lokasi Penelitian .................................................................. 14

    BAB II KEBERADAAN MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA

    TEBING TINGGI ............................................................................... 15

    2.1 Geografis Kota Tebing Tinggi ....................................................... 15

    2.2 Demografi ...........................................

View more