degradasi lingkungan dr. slamet suprayogi

Download Degradasi Lingkungan Dr. Slamet Suprayogi

Post on 10-Nov-2015

10 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

degradasi lingkungan

TRANSCRIPT

  • ANALISIS IDENTIFIKASI DEGRADASI LINGKUNGAN

    Studi Kasus: Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan (Landuse Change)

    Terhadap Siklus Hidrologi (Neraca Air) dan Laju Sedimentasi

    Final Assignment Paper of Environmental Health and Degradation

    Graduate School of Environment Science

    Magister Program of Environmental Management

    Written by:

    SYAMPADZI NURROH NIM: 13/354980/PMU/7908

    Lecture:

    Dr. Slamet Suprayogi, M.S.

    GRADUATE OF SCHOOL

    GADJAH MADA UNIVERSITY

    Y O G Y A K A R T A

    2 0 1 4

  • 1 | P a g e

    DAFTAR ISI

    DAFTAR ISI ................................................................................................................................. 1

    DAFTAR TABEL .......................................................................................................................... 2

    DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................................... 2

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang ................................................................................................ 3

    1.2. Tujuan ............................................................................................................... 5

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    2.1. Siklus Hidrologi.................................................................................................. 6 2.2. Klasifikasi Penggunaan Lahan .......................................................................... 8 2.3. Dampak Landuse Change ............................................................................... 10 2.3.1. Catchment Area (daerah tangkapan air) ............................................... 10 2.3.2. Lahan Pertanian .................................................................................... 12 2.4. Laju Sedimentasi ............................................................................................. 15

    BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

    3.1. Profil Degradasi Lingkungan ........................................................................... 16

    3.1.1. Perubahan Keseimbangan Neraca Air (Water Balance) ....................... 16

    3.1.2. Peningkatan Laju Aliran Permukaan (Surface Runoff) .......................... 18

    3.1.3. Peningkatan Laju Sedimentasi .............................................................. 22

    3.2. Identifikasi Landuse Change ........................................................................... 24

    3.2. Analisis Degradasi Lingkungan ....................................................................... 26

    3.2. Analsisi Upaya Penanggulangan Degradasi Lingkungan ................................ 29

    BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

    4.1. Kesimpulan .................................................................................................... 31

    4.2. Saran ............................................................................................................... 31 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................................. 32

  • 2 | P a g e

    DAFTAR TABEL Tabel 2.1. Keseimbangan neraca air di dunia dan distribusi aliran permukaan ................... 7

    Tabel 2.2. Distribusi keseimbangan neraca air di dunia (44.800 km3) serta kemampuan (rechargeable) sumberdaya air dalam m3/kapita/tahun....................................... 7

    Tabel 2.3. Klasifikasi penggunaan lahan ............................................................................ 8

    Tabel 2.4. Klasifikasi penggunaan lahan RTRW Puncak Kabupaten Bogor ........................ 9

    Tabel 2.5. Simulasi kehilangan tanah (ultisol) dengan intensitas hujan 120 menit ............ 14

    Tabel 3.1. Neraca air di Sub-DAS Cimanuk Hulu .............................................................. 16

    Tabel 3.2. Penutupan lahan di Sub-Das Cimanuk Hulu ..................................................... 16

    Tabel 3.3. Neraca air di berbagai DAS hulu di pulau Jawa ................................................ 17

    Tabel 3.4. Penggunaan lahan tahun 2010 di Puncak, Kabupaten Bogor .......................... 17

    Tabel 3.5. Perbedaan luas penggunaan lahan tahun 2005 dan tahun 2010 Kabupaten Bogor, Puncak .................................................................................................. 19

    Tabel 3.6. Perbedaan luas penggunaan lahan tahun 1984 dan tahun 1991 ..................... 20

    Tabel 3.7. Analisis dampak Landuse Change terhadap neraca air dan sedimentasi ..............

    Tabel 3.8. Perbedaan luas penggunaan lahan tahun 1984 dan tahun 1991 ..................... 26

    Tabel 3.9. Analisis upaya penanggulangan degradasi lingkungan .................................... 29

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 1.1. Aliran permukaan (runoff) akibat penggunaan lahan terbangun (pemukiman) lapisan tanah menjadi impermeable layer. ................................ 4

    Gambar 1.2. Aliran permukaan (runoff) menyebabkan peningkatan laju sedimentasi. ........ 5

    Gambar 2.1. Ilustrasi Siklus Hidrologi .................................................................................. 6

    Gambar 2.2. Rational runoff coefficients (koefisien aliran limpasan permukaan) berdasarkan tipe penggunaan lahan (landuse) .............................................. 11

    Gambar 2.3. Klasifikasi Pola (pattern) aliran sungai di Ekosistem daerah aliran sungai ...... 12

    Gambar 2.4. Pengaruh soil cover dalam pertanian terhadap erosi tanah dan sedimentasi 14

    Gambar 2.5. Pengaruh residu cover terhadap laju infiltrasi ................................................ 16

    Gambar 2.6. Proses sedimentasi yang membawa material di badan sungai ..................... 17

    Gambar 3.1. Data analisis hidrograf proses direct runoff .........................................................

    Gambar 3.2. Konsep dampak perubahan tutupan lahan dan pengelolaan dalam perhitungan laju aliran permukaan ................................................................ 18

    Gambar 3.3. Kondisi 10 tahun terakhir Debit aliran DAS Ciliwung Hulu ............................ 19

    Gambar 3.4. Rekapitulasi distribusi sedimentasi pada jenis tutupan lahan ........................ 22

    Gambar 3.5. Ilustrasi proses perubahan tutupan lahan menjadi lahan terbangun ............. 24

    Gambar 3.6. Rekapitulasi data perubahan penggunaan lahan .......................................... 25

    Gambar 3.7. Kondisi 10 tahun terakhir Debit aliran DAS Ciliwung Hulu ............................ 26

  • 3 | P a g e

    BAB I. PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Pengelolaan lingkungan terkait antara hubungan faktor abiotik, biotik dan

    sosial budaya pada lokasi tertentu, hal ini berkaitan dengan kawasan bentanglahan

    yang mencakup pada sistem ekologi dan ekosistem lokasi tersebut. Dalam

    pengelolaan lingkungan hidup bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat

    merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan

    dalam Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Kebijakan dalam pengelolaan lingkungan hidup tertuang dalam Undang-

    Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan

    Pengelolaan Lingkungan hidup. Dinamika dalam pengelolaan lingkungan

    mengalami perkembangan secara signifikan dari waktu ke waktu sehingga UU

    Nomor 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup dilakukan

    pembaharuan menjadi UU RI Nomor 32 Tahun 2009. Hal ini diperlukan untuk

    lebih menjamin kepastian hukum dan memberikan perlindungan terhadap hak

    setiap orang untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat sebagai bagian

    dari perlindungan terhadap keseluruhan ekosistem. Kepastian hukum menjadi

    portal dalam pengelolaan lingkungan untuk proses kegiatan pencegahan

    (preventif) dan sanksi administratif dalam pencemaran dan Perusakan lingkungan

    hidup (Hardjasoemantri 1999).

    Salah satu fenomena degradasi lingkungan hidup dari aktivitas manusia

    adalah perubahan penggunaan lahan yang telah ditetapkan suatu kawasan oleh

    pemerintah yang disebabkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Perubahan

    penggunana lahan (Landuse Change) berdampak terhadap siklus hidrologi baik

    secara regional (mikro) maupun dalam skala nasional. Komponen hidrologi yang

    terdiri dari presipitasi, infiltrasi, perlokasi, surface flow, subsurface flow, dan

    storage water (cadangan airtanah). Komponen tersebut dapat direkapitulasi

    dengan estimasi pengukuran jumlah total air yang turun dalam suatu kawasan

    tertentu yang disebut dengan Water Balance.

  • 4 | P a g e

    Perubahan penggunaan lahan di daerah resapan air sangat berdampak

    terhadap Water Balance pada daerah tersebut. Daerah resapan air dibatasi oleh

    ekosistem aliran sungai, daerah tersebut berfungsi menangkap, menyimpan dan

    mengalirkan air melalui badan sungai menuju ke single outlet yaitu laut.

    Sehingga dengan menurunnya fungsi daerah resapan akibat dari landuse Change

    (kawasan hutan dikonversi menjadi pemukiman, pertanian, industri) menyebabkan

    pengaruh terhadap siklus hidrologi hal ini berkaitan dengan neraca air daerah

    tersebut, dengan menurunnya laju infiltrasi ke dalam tanah (kawasan hutan) maka

    akan meningkat surface flow (pemukiman, pertanian, industri