khotbah zaini 1

Download Khotbah zaini 1

Post on 05-Dec-2014

3.578 views

Category:

Education

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

  • 1. Mengapa Saya Beragama Islam Oleh: Marhadi Muhayar, Lc., M.A. Khutbah Pertama . .Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan oleh Allah SwtPada kesempatan yang berbahagia ini, di hari jumat yang sangat cerah dan damai ini,izinkanlah saya berwasiat, baik bagi diri saya sendiri, maupun bagi hadirin sekalian, untukselalu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan diri kita kepada Allah Swt. Karenahanya dengan bekal iman dan takwa sajalah, kita akan selamat, baik di dunia, maupun diakhirat.Dalam khutbah Jumat kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah materi yang berkaitandengan akidah dan pemahaman kita tentang kebenaran ajaran Islam. Karenanya saya merasaperlu untuk sedikit menyinggung kekeliruan-kekeliruan ajaran agama lain, utamanya ajaranKristen, karena agama yang satu inilah yang cukup memberikan penetrasi signifikan bagikualitas beragama umat Islam Indonesia.Di sini saya ingin mengatakan, dalam memeluk agama Islam ini, sudahkah kita benar-benarmeyakini hakikat dan kebenaran risalah Islam? Apakah kita beragama Islam hanya karenaorangtua kita beragama Islam? Ataukah karena memang, kita telah menemui kebenaran dankesucian hanya ada di dalam Islam? Saya hanya ingin berkata, bagaimanakah sekiranya, jikakita dilahirkan dalam sebuah keluarga yang bukan beragama Islam, akankah kita memelukagama ini? Akankah kita berupaya mencari kebenaran? Ataukah malah sebaliknya?Inilah barangkali, materi yang ingin saya sampaikan, agar paling tidak, sejak sekarang,keislamanan kita betul-betul tumbuh dari lubuk hati dan keyakinan kita sendiri, bukan karenapengaruh orangtua, keluarga, teman, atau pergaulan dan lingkungan. Sebab, kalau keimanankita hanya berdasarkan orangtua, teman, pergaulan atau lingkungan, keimanan kita akanmudah rapuh dan luntur, mudah terombang-ambing di saat badai datang menerpa. Ibaratsebuah pohon, kalau akarnya kuat menghunjam ke dasar bumi, dia akan mampu berdiridengan kokoh, meski badai datang menerpa, meski gempa datang melanda. Karena di saatini, ancaman keimanan kaum muslimin semakin berat dan bertubi.Fitnah yang di arahkan kepada Agama kita ada di mana-mana, entah itu berupa cemoohan,penghinaan, bahkan intimidasi sangat sering kita jumpai di negeri kita Indonesia. SetelahTimor-timur atau yang dikenal dengan Timor Leste lepas dari pangkuan Indonesia, Malukumulai menampakkan riak-riaknya. Dan kasus Ambon maupun Poso, masih berlarut, takkunjung usai hingga kini. Terkadang, agama yang diturunkan sebagai rahmatan lilalamin inibegitu mudahnya dijadikan alat politik, suatu ketika ia dijadikan tumbal dengan label Islamfundamentalis, Islam identik dengan kekerasan, darah, pedang, dan terorisme. Di sisi lain, Iakerap dijadikan tunggangan politik, hanya untuk meraih dukungan mayoritas.Cobaan dan fitnah-fitnah tersebut belum lagi selesai, umat ini sudah dihadapakan oleh
  • 2. sulitnya memenuhi kebutuhan hidup, pada saat yang bersamaan, upaya pemurtadan darikalangan misionaris agama lain begitu gencar dan sistematis dengan berbagai kemudahan danfasilitas yang mereka tawarkan: uang, makanan, pakaian, obat-obatan maupun pekerjaan.Dalam kondisi seperti ini, kalaulah bukan karena pertimbangan negeri akhirat, kalaulahbukan karena mahalnya iman, kalaulah bukan karena demi mencapai ridha Allah, niscaya kitaakan mudah teromang-ambing dan tergelincir oleh derasnya ujian dan cobaan tadi.Maasyiral muslimin rahimakumullah....Dikatakan bahwa agama Islam adalah agama yang paling benar dan paling lurus. Dari manakita dapat mengatakan bahwa Islam adalah agama yang paling benar dan paling lurus? Apadasarnya? Karena semua agama pasti akan mengaku bahwa agamanyalah yang paling benardan paling lurus ketimbang agama yang lainnya!Dalam posisi seperti ini, maka rasio atau akal menempati urutan paling atas sebagaiparameter yang dapat diterima oleh semua pihak di dalam mengukur kebenaran suatu agama.Maka berdasarkan akal-lah kita akan berupaya melihat bukti-bukti kebenaran agama Islamdibandingkan dengan agama yang lainnya.Jamaah sidang Jumat yang dimuliakan oleh Allah Swt....Diantara bukti kebenaran Islam yang dapat diterima oleh akal adalah sebagai berikut:Pertama, Islam mempunyai pedoman hidup yang sempurna dan menyeluruh.Allah Swt berfirman: ()98 :Telah kami turunkan kepadamu Al-Quran untuk menjelaskan segala sesuatu, dan sebagaipetunjuk, rahmat maupun kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (An Nahl:89).Tidak ada satu agama pun di dunia ini, baik Kristen, Yahudi, Sinto, Hindu, Budha, maupunKonghucu yang mengatur seluruh kehidupan manusia sampai kepada hal-hal yang palingkecil dan rumit sekalipun, kecuali Islam. Islam sebagai rahmatan lilalamin telah memberikanpetunjuk dan dan arahan sangat sempurna dalam berbagai lini kehidupan, mulai dari masalahperorangan dan masyarakat, moril dan materil, ekonomi dan politik, hukum dan budaya,maupun permasalahan nasional dan internasional, sampai kepada masalah yang dianggapringan dan sepele, semisal tidur, gunting kuku, dan buang hajat Semuanya ada diatur didalam Islam. Bagaimana dengan agama lain?Jika kita menyingung agama Kristen, maka sudah dapat kita pastikan, bahwa agama yangsatu ini tidak mempunyai hukum syariat seperti agama Islam. Tidak ada dalam sejarah,bahwa umat kristen memiliki produk hukum seperti umat Islam. Bagaimana bisa kaumkristiani mempunyai kesempurnaan syariat dan hukum, kalau kitab injilnya sendiri baruditulis 270 tahun sepeninggal nabi Isa As. Menggunakan bahasa yunani lagi! bukan bahasaAsli nabi Isa As sebagai pembawa risalahnya. Umat budha, hindu? Apalagi! Dulu di negerikita, pernah marak dengan masalah undang-undang perkawinan Islam, yang ditolak mentah-mentah oleh rekan-rekan non-Islam. Mengapa mereka menolak, atau tidak mengusulkanundang-undang perkawinan ala agama mereka? Bukan karena mereka tidak mau, tapi lebihkarena mereka tidak memiliki undang-undang perkawinan, pidana, maupun perdata dalamagama mereka.
  • 3. Tetapi sebaliknya, Islam mengatur seluruh kebutuhan manusia, sejak dia lahir sampai diameningal dunia, bahkan sampai kehidupan setelah dunia ini.Kedua: Bersatunya Benda dan RohaniIslam tidak memisahkan antara kebutuhan benda dan rohani. Malah Islam memandang hidupini sebagai satu kesatuan antara kebutuhan materi maupun spiritual, dan mengajarkan bahwakebendaan dan kerohanian adalah dua hal yang selalu harus berdampingan. Sehingga Islamtidak menjadi penghalang antara manusia dan kepentingan hidupnya. Islam mengajarkanumatnya untuk menjadikan dunia sebagai sarana menggapai kebahagiaan akhirat denganjalan takwa.Bahkan Al-Quran mencela orang-orang yang tidak memanfaatkan nimat harta sebagaikarunia Allah: ()23 :Katakanlah, siapa yang melarang perhiasan Allah yang dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan rizqi yang baik-baik. Katakanlah, itu untuk orang-orang yang beriman dalamkehidupan di dunia ini, terlebih pada hari akhirat nanti. Begitulah Aku menjelaskan ayat-ayat-Ku untuk orang-orang yang mengetahui. (Al-Araf: 32)Dalam agama lain tidak ada keseimbangan dua unsur ini. Sebagaimana kita tau, fahamkapitalisme begitu mendewa-dewakan materi, bahkan komunisme melupakan wujud dankeberadaan tuhan sama sekali. Berapa banyak pula agama semisal Budha dan Hindu, yanglari dari kenyataan hidup ini, dengan menjalani hidup kerahiban dan pertapaan di goa-goa.Bahkan ada agama yang mengekang fitrah kemanusiaannya dengan mengharamkan nikahbagi sebagian pemeluknya, bahkan bagi para pendetanya.Ketiga: Ada keseimbangan antara perorangan dan kemasyarakatanIslam menjamin hak-hak azasi manusia dan tidak membenarkan siapapun juga untukmerobek-robek atau menguranginya. Al-Quran menyatakan: ()93 :Dan bahwasanya seorang manusia tidak akan memperoleh selain apa yang telah diausahakan. (An Najm: 39)Di lain pihak, Islam selalu menanamkan dalam jiwa manusia rasa tanggung jawab sosial,mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat dan negara, dan mengikutsertakan setiaporang dalam usaha menegakkan kemaslahatan umum.Al-Quran menyatakan: ()91 :"Dan dalam harta kekayaan mereka ada bagian hak yang dibutuhkan oleh yang meminta danmiskin." (Adz-Dzariyat: 19)Nabi bersabda: Tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur dengan perut kenyang,sedangkan tetangganya kelaparan, dan dia mengetahuinya. (Riwayat Al-Bazar)Keempat, Stabil dan BerkembangAl-Quran dan Sunnah mengandung petunjuk-petunjuk abadi dari Tuhan pencipta sekalianalam, Tuhan yang tidak dibatasi oleh rentang waktu dan dimensi tempat memberi petunjuk-petunjuk yang berkaitan dengan kepentingan perorangan maupun yang bertalian denganmasyarakat, sampai hal-hal yang paling rinci dan sepele dalam kehidupan di dunia inisebagaimana yang telah kita singgung, apalagi hal-hal besar semacam politik (yang dikenaldalam Islam dengan khilfah dan Immah), masalah keamanan dan kriminalitas (yangdikenal dalam Islam dengan hukum Jinayah), maupun pendidikan yang dikenal Islam denganilmu Tarbiyah. Pokok-pokok itu semua telah diajarkan oleh Islam dan ditegaskankesempurnaannya pada pada saat nabi melaksanakan haji Wada, ketika wukuf di padang
  • 4. Arafah, dengan turunnya firman Allah Swt: ()3 :Pada hari ini, telah kusempurnakan bagi kalian agama ini, telah kucukupkan nik