teknik pengambilan gambar (pengenalan kamera video)

Click here to load reader

Download Teknik Pengambilan Gambar (Pengenalan Kamera Video)

Post on 14-Feb-2015

229 views

Category:

Documents

35 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Teknik Pengambilan Gambar (Pengenalan Kamera Video)

TRANSCRIPT

Disusun Oleh : Deny Priandana, S.Kom

MateriDefinisi

Kamera Video Macam-macam Kamera Video Bagian-bagian Kamera Video

Kamera Video adalah perangkat perekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog. Kamera Video termasuk salah satu produk teknologi digital, sehingga disebut pula salah satu perangkat digitizer yang memiliki kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubah ke mode digital elektronis. Video/Film adalah rangkaian banyak Frame gambar yang diputar dengan cepat. Masing-masing Frame merupakan rekaman dari tahapan-tahapan dari suatu gerakan. Semakin cepat perputarannya semakin halus gerakannya, walaupun sebenarnya terdapat jeda antara frame namun kita sebagai manusia tidak bisa menangkap jeda tersebut.

Standard broadcast video

Video Analog adalah Gambar dan Audio direkam dalam bentuk sinyal Magnetik pada pita magnetik. Video Digital adalah juga serupa dengan Video analog, gambar dan sura digital direkam dalam pita magnetic, tetapi menggunakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1.

Teknik Penyuntingan Video

Teknik Linear dilakukan dengan memotong-motong bahan video yang diberi istilah klip dan disusun dengan menggunakan video player dan perekam (VCR-Video Cassete Recorder), bisa juga menggunakan dua player bila kita ingin memasukan effect, sehingga bisa diatur sesuai dengan potongan yang ada. Teknik Non-Linear, serupa dengan linear kita memotong-motong klip dalam editing, tetapi jauh lebih mudahkarena tinggal drag and drop tanpa kerja dari nol, begitu juga untuk memasukan effect, kita tinggal drag and drop dengan effect yang sudah tersedia. Bahkan kita dapat mengatur dengan mudah durasi dari effect yang kita pakai.

Format dalam kamera video dibagi atas 2 bagian : Analog format yang terdiri dari standar VHS,VHS-C, Super VHS, Super VHS-C, 8mm, Hi-8 Digital format yang terdiri dari MiniDV, Digital8, DVD

Performa video kamera (camcoder) dilihat dari : Analisa gambar bergerak = kualitas gambar bergerak yang telah direkam Titik lemah resolusi = menetukan nilai yang horizontal dan vertikal, dan hanya sedikit menguji warna warni White balance = untuk daylight dan sinar lampu dengan menggunakan testchart yang telah distandarisasi dan selanjutnya melakukan penilaian true color Menghitung noise = perbandingan antara signal dan noise power dituliskan dalam decibel (dB), semangkin tinggi nilai dBnya berarti semangkin tinggi noise distance dan semakin baik pula gambar videonya Cahaya sensitif = Berapa lama waktu yang dibutuhkan camcoder untuk menyesuaikan ulang kecerahan, semakin lama ulang waktu penyesuaian semakin buruk pula setting diafragma otomatisnya Kompresi kontra kerugian = Perbedaan antara rekaman dengan aslinya Kualitas gambar dalam uji ketahanan

Macam-macam video dilihat dari fungsinya dapat dibedakan menjadi : Camera Standar Broadcast

Macam-macam video dilihat dari fungsinya dapat dibedakan menjadi : Camera Semi Broadcast

Macam-macam video dilihat dari fungsinya dapat dibedakan menjadi : Camera Home Use /handy Cam

Pembagian berdasarkan format kamera videoCamcoder diskdrive / memory card Camcoder MiniDV Camcoder DVD

Penutup lensa Layar LCD Tombol pembuka layar LCD Tombol volume Batery Pengunci batery Tombol power Tombol start/stop merekam Jek memasukan listrik dari adaptor

Informasi batery Tombol lampu Tombol untuk memilih kualitas warna Lensa Mikrophone/mike Lampu tanda merekam Infrared (merekam di tempat gelap) Tombol control vidio Tombol pengunaan lampu Tombol FADER Tombol BACK LIGHT Tombol FOCUS Lampu sensor remote

View more