terapi aktivitas kelompok (tak) •tak mengatasi dpd, hdr, hal, rpk tak stimulasi kognitif/...

Download TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) •TAK mengatasi DPD, HDR, Hal, RPK TAK Stimulasi Kognitif/ Persepsi

If you can't read please download the document

Post on 20-Aug-2020

2 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

    Ns. Fajar Rinawati, M.Kep., Sp.Kep.J

  • KONSEP

    • Kelompok: kumpulan individu yang memiliki

    hubungan satu dengan yang lain, saling

    ketergantungan dan memiliki norma yang sama

    • Tujuan kelompok:

    - Membantu berhubungan dengan orang lain

    - Mengubah perilaku yang maladaptif/destruktif

    dan mengembangkan perilaku adaptif

    - Tempat berbagi pengalaman

    - Saling membantu menyelesaikan masalah

    - Menemukan hubungan interpersonal yang baik

  • KONSEP

    • TAK: terapi modalitas keperawatan yang

    ditujukan pada kelompok klien dengan

    masalah yang sama.

    • Keberhasilan TAK:

    - Adanya kontribusi tiap anggota

    - Kemampuan pemimpin dalam mencapai

    tujuannya

  • Komponen Kelompok

    1. Struktur Kelompok

    2. Besar Kelompok

    3. Lamanya Sesi

    4. Komunikasi

    5. Peran Kelompok

    6. Kekuatan Kelompok

    7. Norma Kelompok

    8. Kekohesifan

  • • Menjaga stabilitas dan membantu pengaturan pola perilaku serta interaksi

    • Struktur kelompok: pemimpin, anggota.

    • Arah komunikasi dipandu oleh pemimpin, namun keputusan diambil secara bersama

    Struktur Kelompok

    • Jumlah anggota kelompok yang nyaman: 5-12 orang Besar

    Kelompok

    • Waktu optimal: 20-40 menit (untuk kelompok baru) & 60- 120 menit (untuk kelompok yang sudah kohesif)

    • Waktu tergantung pada tujuan kelompok. 1-2 kali/minggu atau sesuai kebutuhan.

    Lamanya Sesi

    • Tugas pemimpin: mengobservasi & menganalisis pola komunikasi; menggunakan umpan balik utk kesadaran kpd anggota kelompok thd dinamika yang terjadi;

    • Mengkaji hambatan, konflik interpersonal, tingkat kompetisi, & seberapa jauh anggota kelompok mengerti dan melaksanakan kegiatan

    Komunikasi

  • • Pemimpin perlu mengobservasi peran yg terjadi dlm kelompok.

    • Ada 3 peran: miantenance roles (mempertahankan proses & fungsi kelompok), task roles (fokus pd penyelesaian tugas), individual roles (peran yg khas pd anggota).

    Peran Kelompok

    • Kekuatan: kemampuan anggota kelompok dalam mempengaruhi jalannya kegiatan kelompok.

    Kekuatan Kelompok

    • Norma: standar perilaku yg ada dlm kelompok Norma

    Kelompok

    • Kekohesifan: kekuatan anggota kelompok bekerjasama dalam mencapai tujuan

    Kekohesifan

  • Elemen Penting Observasi Komunikasi Verbal & Non verbal

    • Komunikasi antar individu dalam kelompok

    • Pengaturan posisi duduk dan jarak satu dengan yg lain

    • Tema umum pembicaraan dalam kelompok

    • Seberapa sering & kepada siapa komunikasi ditujukan

    • Bagaimana setiap anggota didengarkan dalam kelompok

    • Proses penyelesian masalah yg terjadi dlm kelompok

  • Tahapan TAK

    • Saat sblm individu klien bertemu dg kelompok

    • Membuat rencana/persiapan sblm TAK  perlu disusun proposal.

    Fase Pra Kelompok

    • Terjadi 3 fase: orientasi (pemimpin mengarahkan, mengorientasikan, kontrak, tujuan, aturan); konflik (biasanya muncul konflik); kohesif (ada ikatan yg kuat, anggota merasa bebas membuka diri)

    Fase Awal Kelompok

    •Kekuatan terapeutik yg tampak: memberi informasi, instalasi harapan, kesamaan, altruisme, koreksi pengalaman, pengembangan interaksi, peniruan perilaku, belajar berhubungan, eksistensi, katarsis (exspress feeling),& kekohesifan.

    •Pemimpin membantu mencapai tujuan, menjaga produktivitas kelompok, & bertindak sbg konsultan.

    •Akan muncul percaya diri & kemandirian

    Fase Kerja

    Kelompok

    •Terminasi: sementara (di tiap akhir sesi) & akhir (pada sesi terakhir)

    •Pemimpin melakukan evaluasi  fokus pd jumlah pencapaian (perubahan perilaku)

    Fase Terminasi Kelompok

  • Macam-macam TAK • Dilaksanakan dg melatih klien mempersepsikan stimulus

    yg disediakan & stimulus yg pernah dialami.

    • Stimulus yg disediakan: membaca artikel/majalah/buku dll, menonton TV; stimulus yg pernah dialami: kemarahan, kebencian, putus hubungan dll

    • TAK mengatasi DPD, HDR, Hal, RPK

    TAK Stimulasi Kognitif/ Persepsi

    • Menggunakan aktivitas sbg stimulus pd sensori.

    • Mis: mendengar musik, melukis, menyanyi, menari.

    TAK Stimulasi Sensori

    • Klien diorientasikan dg realita/kenyataan yg ada disekitar klien

    TAK Orientasi Realita

    • Digunakan utk membantu klien melakukan sosialisasi

    TAK Sosialisasi

  • TAKS

    Sesi 1: memperkenalkan diri dengan menyebutkan: nama lengkap, nama panggilan, asal, & hobi

    Sesi 2: berkenalan dengan anggota kelompoknya:

    a. memperkenalkan diri dengan menyebutkan: nama lengkap, nama panggilan, asal, & hobi

    b. Menanyakan identitas diri anggota kelompok lain: nama lengkap, nama panggilan, asal, & hobi

    Sesi 3: bercakap-cakap dengan anggota kelompok:

    a. Menanyakan kehidupan pribadikpd satu org anggota

    b. Menjawab pertanyaan ttg kehidupan pribadi

  • Sesi 4: Menyampaikan topik pembicaraan tertentu dg anggota kelompoknya:

    a. Menyampaikan topik yg ingin dibicarakan

    b. Memilih topik yg ingin dibicarakan

    c. Memberi pendapat ttg topik yg dipilih

    Sesi 5: menyampaikan & membicarakan masalah pribadi dg orang lain:

    a. Menyampaikan masalah pribadi

    b. Memilih satu masalah utk dibicarakan

    c. Memberi pendapat tentang masalah pribadi yg dipilih

  • Sesi 6: bekerjasama dlm permainan sosialisasi kelompok:

    a. Bertanya & meminta sesuai dg kebutuhan pd orang lain

    b. Menjawab & memberi pd orang lain sesuai dg permintaan

    Sesi 7: menyampaikan pendapat ttg manfaat kegiatan kelompok yg telah dilakukan