indah permata sari

Click here to load reader

Post on 16-Feb-2017

280 views

Category:

Education

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PENALARAN KARANGAN

    Makalah ini disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

    Perkuliahan Bahasa Indonesia yang Dibina oleh Haerudin, M.Pd.

    Oleh :

    INDAH PERMATA SARI

    NIM : 1584202117

    PENDIDIKAN MATEMATIKA

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    Universitas Muhammadiyah Tangerang

    Tangerang

    2015/2016

  • 2

    KATA PENGANTAR

    Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada

    Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu menyelesaikan tugas

    Makalah PENALARAN BERFIKIR DEDUKTIF DAN BERFIKIR INDUKTIF. ini

    guna memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia . Makalah ini disusun agar pembaca

    dapat memperluas ilmu tentang PENALARAN ,CARA BERFIKIR DEDUKTIF DAN

    CARA BERFIKIR INDUKTIF yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai

    sumber informasi, referensi, dan berita. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan

    berbagai rintangan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah

    akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan

    yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para

    mahasiswa Perguruan tinggi. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan

    jauh dari sempurna. Untuk itu, kepada Dosen Pembimbing saya meminta masukannya

    demi perbaikan pembuatan makalah saya di masa yang akan datang dan mengharapkan

    kritik dan saran dari para pembaca.

    Tangerang, 14 Desember 2015

    Penyusun

  • 3

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR ................................................................................................... 2

    DAFTAR ISI .............................................................................................................. .. 3

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang ........................................................................................................ 4

    1.2 Rumusan Masalah ................................................................................................... 4

    1.3 Tujuan Pembahasan ......................................................................................................... 4

    BAB II PEMBAHASAN

    1. Pengertian Penalaran ................................................................................................ 5

    1.1 Proposisi .......................................................................................................... 6

    1.1.1 Jenis Jenis dan Bentuk Proposisi .............................................................. 7

    1.2 Pengertian inferensi dan Implikasi ................................................................... 8

    1.3 Wujud evidensi ................................................................................................ 8

    1.4 Cara menguji data ............................................................................................ 9

    1.5 Cara menguji Fakta ......................................................................................... 11

    1.6 Cara menilai autoritas ..................................................................................... 12

    2. pengembangan alamiah .......................................................................................... 12

    3. Berfikir Deduktif ................................................................................................... 13

    3.1 Ciri-ciri Paragraf Deduktif ............................................................................. 13

    3.2 Urutan Logis ................................................................................................. 13

    3.2.1 Urutan Peristiwa (Kronologis) ................................................................ 13

    3.2.2 Urutan Ruang ......................................................................................... 14

    3.2.3 Urutan Alur Penalaran ........................................................................... 14

    3.2.4 Urutan Kepentingan ............................................................................... 14

    3.3 Silogisme Kategorial....................................................................................... 15

    3.4 Silogisme Hipotesis......................................................................................... 15

    3.5 Silogisme Alternatif........................................................................................ 15

    3.6 Entimen.......................................................................................................... 15

    4. Berfikir Induktif..................................................................................................... 16

    4.1 Generalisasi Dan Spesifikasi...................................................................... 16

    4.2 Klasifikasi ................................................................................................. 17

    4.3 Hipotesa dan Teori Analogi....................................................................... 17

    4.4 Analogi...................................................................................................... 18

    4.5 Hubungan Kausalitas................................................................................. 19

    4.6 Induksi dalam metode eksposisi ............................................................... 20

    BAB III. PENUTUP

    3.1 Kesimpulan ......................................................................................................... 21

    3.2 Saran.................................................................................................................... 21

    Daftar Pustaka

    BAB I PENDAHULUAN

  • 4

    1.1 Latar Belakang

    Pentingnya mengetahui pengertian dari penalaran, penalaran deduktif dan

    penalaran induktif dapat membedakan antara penalaran deduktif dan penalaran induktif

    di zaman sekarang dimana kaimat kaimat di Indonesia yang semakin berkembang.

    Serta keharusan untuk mampu mengapikasikan bahasa Indonesia yang baik dan benar

    di dalam sebuah kalimat.Penalaran merupakan proses berpikir yang bertolak dari

    pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan

    pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akat terbentuk proposisi

    proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap

    benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui.

    Proses inilah yang disebut menalar. Selain penalaran bagian dari penalaran yaitu

    penalaran deduktif dan induktif akan kita ketahui pada makalah ini serta sub sub dalam

    penalaran/berfikir deduktif maupun induktif.

    1.2 Rumusan Masalah

    1. Apa pengertian penalaran itu, proposisi,dan jenis jenis proposisi dan bentuk-bentuk

    proposisi?

    2. Apa itu penalaran deduktif ?

    3. Apa itu penalaran induktif ?

    1.3 Tujuan Pembahasan

    Diharapkan pembaca mengetahui pengertian dari penalaran, penalaran deduktif dan

    penalaran induktif. Diharapkan juga agar pembaca dapat membedakan antara

    penalaran deduktif dan penalaran induktif serta mampu mengapikasikannya dalam

    kalimat.

  • 5

    BAB II PEMBAHASAN

    1. Pengertian Penalaran

    Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera

    (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.

    Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akat terbentuk proposisi proposisi yang

    sejenis, berdasarkan sejumlahproposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang

    menyimpulkansebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah

    yang disebut menalar . Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk

    mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam

    penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa

    argumen.Pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan

    untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran

    menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran

    konklusi dari premis.

    Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah

    aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan

    tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama sama dengan terbentuknya

    pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan

    digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar

    dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.

    Penaralan mempunyai beberapa pengertian, yaitu: (1) proses berpikir logis,

    sistematis, terorganisasi dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan

    simpulan, (2) menghubung-hubungkan fakta atau data sampai dengan suatu sim-pulan,

    (3) proses menganalisis suatu topik sehingga menghasilkan suatu simpulan atau

    pengertian baru. (4) dalam karangan terdiri dua variabel atau lebih, penalaran dapat

    diartikan mengkaji, membahas, atau menganalisis dengan menghubung-hubungkan

    variabel yang dikaji sampai menghasilkan suatu derajat hubungan dan simpulan. (5)

    pembahasan suatu masalah sampai menghasilkan suatu simpulan yang berupa

    pengetahuan atau pengertian baru. (Widjono, 2012)

    1.1 Proposisi

    Proposisi adalah apa yang dihasilkan dengan mengucapkan suatu kalimat. Denga