laporan ac cahyo

Download laporan ac cahyo

Post on 22-Jul-2015

398 views

Category:

Documents

15 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LABORATORIUM PRESTASI MESIN LAPORAN PRAKTIKUM PENGKONDISIAN UDARA

Disusun Oleh Nama Npm Kelompok Asisten : Cahyo Diyanto : 3331081417 : D1 : Ari novianto

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA CILEGON BANTEN 2011

LEMBAR REVISI

REVISI

TANGGAL PENGAMBILAN

TANGGAL KEMBALI

PARAF ASISTEN

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kehadiran ALLAH SWT yang maha pengasih dan Maha penyayang, karena atas rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum laboratorium prestasi mesin . Laporan ini merupakan salah satu syarat dan kewajiban bagi para praktikan yang mengambil praktikum prestasi mesin. Penulis menyadari dalam penyusunan laporan praktikum ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu penulis berharap masukan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan laporan praktikum ini semoga laporan ini berguna bagi kita semua, khususnya dalam dunia pengetahuan, enginering, dan pembaca pada umumnya.

Cilegon, 07 Juli 2011 penulis

DAFTAR ISICOVER..................................................................................................................... LEMBAR REVISI................................................................................................... KATA PENGANTAR.............................................................................................. DAFTAR ISI............................................................................................................. BAB 1 PENDAHULUAN....................................................................................... 1.1 Latar Belakang Praktikum........................................................................... 1.2 Rumusan Masalah....................................................................................... 1.3 Tujuan Praktikum ....................................................................................... BAB II LANDASAN TEORI................................................................................. 2.1 Sejarah....................................................................................................... 2.2 Teori dasar ( rumus, aplikasi, dll)............................................................... 2.3 Perkembangan Alat................................................................................. BAB III METODE PENELITIAN......................................................................... 3.1 Gamar Alat Praktikum Dan Penjelasannya................................................. 3.2 Langkah langkah pengambilan Data........................................................ BAB IV PEMBAHASAN......................................................................................... 4.1 Jawab tugas dari modul............................................................................ BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................................................... 5.1 Kesimpulan ............................................................................................... 5.2 Saran ......................................................................................................... DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... LAMPIRAN.............................................................................................................. Blangko Percobaan.........................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini dunia banyak mengalami berbagai macam perubahan, mulai dari alat angkat, alat angkut, alat transportasi hingga alat untuk mengawetkan, mendinginkan makanan benda atau ruangan sekalipun. Tak luput dari semua itu, produksi barang tersebut besar besaran dan banyak akibat semua itu salah satunya perubahan suhu lingkungan sekitar. Maka dari itu banyak orang ingin mengatasi semua itu dari cara tradisional maupun modern. Dari kipas manual, kipas elektrik hingga AC. Maka dari itu, untuk mempelajari cara kerja dan mengetahui bagian bagian dari AC maka mahasiswa harus mengikuti praktikum prestasi mesin khususnya AC Konvensional.

1.2 Rumusan Masalah Ingin mengetahui untung ruginya menggunakan AC AC seperti apa yang baik untuk kesehatan Berapa besar watt yang diperlukan untuk menghidupkan AC Perbandingan performa AC Converter, low watt dan konvensional

1.3 Tujuan Praktikum 1) Memahami siklus kerja pendingin udara (AC). 2) Menentukan karakteristik dari sistem mesin pendingin yang bekerja dengan siklus kompresi uap. 3) Menentukan COP sistem pendingin dari tiap tiap percobaan.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Sejarah Pengkondisian Udara Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan , tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya. Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday Image menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. Dr.Jhon Gorrie Image adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. Willis Haviland Carrier Image seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.

2.2 Teori Dasar Pengkondisian Udara Refrigerasi dan penyejuk AC digunakan untuk mendinginkan produk atau lingkungan gedung. Sistim refrigerasi atau penyejuk AC (R) memindahkan panas dari tangki reservoir rendah energi yang lebih dingin ke tangki reservoir energi tinggi yang lebih hangat (lihat Gambar dibawah).

Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia www.energyefficiencyasia.org

Terdapat beberapa putaran/ loop perpindahan panas dalam sistim refrigerasi. Energi panas bergerak dari kiri kekanan yang diambil dari ruangan dan dikeluarkan ke luar ruangan melalui lima putaran loops perpindahan panas: Putaran/ loop udara dalam ruangan. Pada loop sebelah kiri, udara dalam ruangan digerakkan oleh fan pemasok udara melalui kumparan pendingin, yang akan mentransfer panasnya ke air dingin/ chilled water. Udara dingin kemudian mendinginkan ruangan gedung. Putaran/ loop air dingin. Digerakkan oleh pompa air dingin/ chilled water, air kembali dari kumparan dingin ke penguap pendingin chiller untuk didinginkan ulang. Putaran/ loop refrigeran. Dengan menggunakan refrigerant perubahan fase, kompresor chiller memompa panas dari air dingin/ chilled water ke air kondenser. Putaran/ loop air kondenser. Air menyerap panas dari kondenser pendingin, dan pompa air kondenser mengirimkannya ke menara pendingin. Putaran/ loop menara pendingin. Fan menara pendingin menggerakan udara melintasi aliran terbuka air kondenser panas, memindahkan panas ke luar ruangan. Siklus refrigerasi ditunjukkan dalam Gambar dibawah dan dapat dibagi menjadi tahapan tahapan berikut: o 1 2. Cairan refrigeran dalam evaporator menyerap panas dari sekitarnya, biasanya udara, air atau cairan proses lain. Selama proses ini cairan merubah bentuknya dari cair menjadi gas, dan pada keluaran evaporator gas ini diberi pemanasan berlebih/ superheated gas. o 2 3. Uap yang diberi panas berlebih masuk menuju kompresor dimana tekanannya dinaikkan. Suhu juga akan meningkat, sebab bagian energi yang menuju proses kompresi dipindahkan ke refrigeran. o 3 4. Superheated gas bertekanan tinggi lewat dari kompresor menuju kondenser. Bagian awal proses refrigerasi (3-3a) menurunkan panas superheated gas sebelum gas ini dikembalikan menjadi bentuk cairan (3a-3b). Refrigerasi untuk proses ini biasanya

dicapai dengan menggunakan udara atau air. Penurunan suhu lebih lanjut terjadi pada pekerjaan pipa dan penerima cairan (3b - 4), sehingga cairan refrigeran didinginkan ke tingkat lebih rendah ketika cairan ini menuju alat ekspansi. o 4 - 1 Cairan yang sudah didinginkan dan bertekanan tinggi melintas melalui peralatan ekspansi, yang mana akan mengurangi tekanan dan mengendalikan aliran.

Gambaran skematis siklus refrigerasi termasuk perubahan tekanannya (Biro Efisiensi Energi, 2004)

Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagian-bagian /komponen-komponen AC: Kompresor Kompresor adalah suatu alat mekanis yang bertugas menghisap uap yang bertekanan lebih rendah dari evaporator kemudian menekannya (mengkompres) masuk ke Kondensor, dengan demikian suhu dan tekanan uap tersebut menjadi tinggi. Kompresor atau pompa hisap tekan berfungsi sebagai pusat sirkulasi yang mengalirkan refrigan ke seluruh sistem pendingin dan mempertahankan perbedaan tekanan dalam sistem. Semakin tinggi temperatur yang dipompakan semakin besar tenaga yang dikeluarkan oleh kompresor.

Kompresor pada AC sering analogikan dengan jantung pada tubuh manusia sabagai pusat sirkulasi darah yang diedarkan ke seluruh tubuh.

Kondensor Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang berte