potensi dan peluang ekspor produk perkebunan … · jambu mete - biji kering - biji mete...

of 31/31
POTENSI DAN PELUANG EKSPOR PRODUK PERKEBUNAN UNGGULAN DI SULAWESI SELATAN PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN DINAS PERKEBUNAN Jalan Perkebunan No. 7 Makassar

Post on 06-Mar-2019

225 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

POTENSI DAN PELUANG EKSPOR PRODUK PERKEBUNAN UNGGULAN

DI SULAWESI SELATAN

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN

DINAS PERKEBUNAN

Jalan Perkebunan No. 7 Makassar

Tujuan Penyelenggaraan Perkebunan

1. Meningkatkan Kesejahteraan dan KemakmuranRakyat;

2. Meningkatkan Sumber Devisa Negara;3. Menyediakan Lap Kerja dan kesempatan usaha;4. Meningkatkan Produksi, Produktivitas, Kualitas,

Nilai Tambah, Daya saing , dan Pangsa Pasar;5. Meningkatkan dan memenuhi kebutuhan konsumsi

serta bahan baku industri dalam negeri;6. Memberikan perlindungan kepada Pelaku Usaha

Perkebunan dan Masyarakat;7. Mengelola & mengembangkan SD Perkebunan

secara optimal, bertanggung jawab, dan lestari; serta

8. Meningkatkan pemanfaatan jasa Perkebunan

( UU Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan )

LUAS AREAL TANAMAN PERKEBUNAN

690.283 HA ;

1. PERKEBUNAN RAKYAT : 656.067 HA (95 %)

2. PERKEBUNAN BESAR SWASTA : 19.077 HA (2,8 %)Kelapa, Kopi Arabika, Kakao, J.Mete, K.Sawit.

3. PERKEBUNAN BESAR NEGARA : 15.139 HA (2,2 %) Kelapa Sawit dan Tebu.

KOMODITI UNGGULAN

PERKEBUNAN

Kakao

Cengkeh

Kopi

Lada Pala

Kelapa

Tebu

Jambu MeteKelapa Sawit

Tembakau

FOKUS KOMODITAS

KOMODITAS : KAKAO Luas Areal = 247.730 (43,84%)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 34.840 ha

2 Luwu Utara 36.213 ha

3 Luwu Timur 29.221 ha

4 Palopo 3.303 ha

5 Tana Toraja 4.171 ha

6 Toraja Utara 1.542 ha

7 Bone 30.705 ha

8 Soppeng 18.833 ha

9 Wajo 15.927 ha

10 Sinjai 9.956 ha

11 Bulukumba 8.225 ha

12 Selayar 669 ha

13 Bantaeng 5.377 ha

14 Jeneponto 103 ha

15 Takalar 45 ha

16 Gowa 6.919 ha

17 Maros 1.748 ha

18 Pangkep 308 ha

19 Barru 913 ha

20 Pinrang 20.585 ha

21 Sidrap 8.224 ha

22 Enrekang 9.903 ha

FOKUS KOMODITAS

KOMODITAS : KOPI Luas Areal =72.853 ha (11,10 % )

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 4.125 ha

2 Luwu Utara 195 ha

3 Palopo 30 ha

4 Tana Toraja 11.347 ha

5 Toraja Utara 8.736 ha

6 Bone 1.044 ha

7 Sinjai 2.950 ha

8 Bulukumba 431 ha

9 Bantaeng 970 ha

10 Jeneponto 2.439 ha

11 Gowa 3.551 ha

12 Pinrang 428 ha

13 Sidrap 366 ha

14 Enrekang 12.761 ha

STRATEGI FOKUS KOMODITAS

KOMODITAS : KELAPA Luas Areal = 106.827 ha (16,28%)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 4.258 ha

2 Luwu Utara 2.430 ha

3 Luwu Timur 2.528 ha

4 Palopo 293 ha

5 Tana Toraja 245 ha

6 Toraja Utara 41 ha

7 Bone 12.333 ha

8 Soppeng 4.107 ha

9 Wajo 7.292 ha

10 Sinjai 1.236 ha

11 Bulukumba 7.449 ha

12 Selayar 19.491 ha

13 Bantaeng 882 ha

14 Jeneponto 2.439 ha

15 Takalar 1.593 ha

16 Gowa 1.639 ha

17 Maros 515 ha

18 Pangkep 5.616 ha

19 Barru 2.022 ha

20 Pinrang 9.413 ha

21 Sidrap 1.974 ha

22 Enrekang 807 ha

FOKUS KOMODITAS

KOMODITAS : KELAPA SAWIT Luas Areal = 30.073 ha (1,11 %)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 343 ha

2 Luwu Utara 17.194 ha

3 Luwu Timur 11.456 ha

4 Soppeng 15 ha

5 Palopo 8 ha

6 Pinrang 751 ha

7 Sidrap 264 ha

8 Enrekang 42 ha

FOKUS KOMODITASKOMODITAS : CENGKEH Luas Areal = 56.075 ha ( 8,55 % )

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 16.573 ha

2 Luwu Utara 550 ha

3 Luwu Timur 904 ha

4 Palopo 1.690 ha

5 Tana Toraja 2.235 ha

6 Toraja Utara 584 ha

7 Bone 7.446 ha

8 Soppeng 410 ha

9 Wajo 4.039 ha

10 Sinjai 5.187 ha

11 Bulukumba 6.183 ha

12 Selayar 1.200 ha

13 Bantaeng 702 ha

14 Jeneponto 220 ha

15 Gowa 707 ha

16 Barru 870 ha

17 Pinrang 623 ha

18 Sidrap 2.554 ha

19 Enrekang 3.285 ha

FOKUS KOMODITASKOMODITAS : JAMBU METE Luas Areal = 53,018 ha ( 8,08%)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 557 ha

2 Bone 6.488 ha

3 Soppeng 4.087 ha

4 Wajo 4.017 ha

5 Sinjai 5.417 ha

6 Bulukumba 1.212 ha

7 Selayar 3.707 ha

8 Bantaeng 851 ha

9 Jeneponto 2.505 ha

10 Takalar 1.979 ha

11 Gowa 4.109 ha

12 Maros 540 ha

13 Pangkep 7.398 ha

14 Barru 4.601 ha

15 Pinrang 1.426 ha

16 Sidrap 3.756 ha

17 Enrekang 307 ha

FOKUS KOMODITASKOMODITAS : LADA Luas Areal = 14.323 ha ( 2,18 %)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Luwu 536 ha

2 Luwu Utara 285 ha

3 Luwu Timur 5.188 ha

4 Palopo 99 ha

5 Tana Toraja 153 ha

6 Toraja Utara 53 ha

7 Bone 795 ha

8 Soppeng 121 ha

9 Wajo 334 ha

10 Sinjai 1.197 ha

11 Bulukumba 1.196 ha

12 Selayar 138 ha

13 Bantaeng 76 ha

14 Jeneponto 15 ha

15 Gowa 40 ha

16 Maros 66 ha

17 Pangkep 115 ha

18 Barru 30 ha

19 Pinrang 84 ha

20 Sidrap 325 ha

21 Enrekang 3.473 ha

FOKUS KOMODITAS

KOMODITAS : TEBU Luas Areal = 2.704 ha ( 0,41%)

N0. KABUPATEN LUAS (HA)

1 Bone 907 ha

2 Wajo 167 ha

3 Takalar 868 ha

4 Gowa 502 ha

LUAS AREAL, PRODUKSI, DAN NILAI PRODUKSI KOMODITAS UNGGULAN PERKEBUNAN RAKYAT

TAHUN 2017

NO KOMODITILUAS

AREAL(Ha)

PRODUKSI(Ton)

PRODUKTIVITAS

(Kg/Ha)

NILAIPRODUKSI (Rp) X 000

1 KAKAO 234.767 132.781 776 4.355.151.200

2 KOPI 71.716 29.727 586 1.536.393.358

3 KELAPA 106.701 77.342 991 49.207.200

4 TEBU 2.673 6.348 2.523 586.875.200

5 TEMBAKAU 4.116 1.806 658 207.900.000

6 LADA 17.190 6.256 729 1.157.360.000

7 PALA 6.902 432 280 38.880.000

8 JAMBU METE 47.174 14.152 422 283.040.000

9 CENGKEH 64.089 17.143 496 2.459.586.250

10 KELAPA SAWIT

30.812 92.487 4.443 860.868.996

JUMLAH - 378.474 - 11.535.262.204

VOLUME DAN NILAI EKSPOR KOMODITAS PERKEBUNAN TAHUN 2017

NO KOMODITI VOLUME(TON)

NILAI (US$) KET

1 Biji Kakao 14.578,17 56.431.286, 78

2 Biji Kopi 1.474,56 7.140.830,86

3 Buah Kelapa 449,62 130.552,04

4 Bunga Pala - -

5 Cengkeh 11,00 37.648,00

6 Gagang Cengkeh 236,00 76.700,00

7 Kulit Mete 5.709,42 217.249,79

8 Merica 912,92 4.447.988,67

9 Mete Gelondongan 806,90 646.278,60

JUMLAH 24.178,59 69.128.534,74 -

POTENSI DAN PELUANG EKSPOR KE DEPAN

NO KOMODITI

BENTUK

HASIL/ PRODUK

PRAKIRAAN VOLUME

(TON/TAHUN) KET

1. Kakao - Biji Kering 100.000

2. Kopi - Biji Kering 15.000

3. Kelapa - Buah/Kopra

- Sabut Kelapa

- Arang Tempurung

550

-

-

4. Cengkeh - Buah Cengkeh

- Gagang Cengkeh

15

10.000

5. Jambu Mete - Biji Kering

- Biji Mete Gelondongan

10.000

1.200

6. Lada/Merica - Lada Putih

- Lada Hitam

2.000

4.500

7. Pala - Bunga Pala 200

PERMASALAHAN

1. Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Rendah

2. Belum semua Bahan Tanaman yang ditanam Petani

direkomendasikan oleh Pemerintah (tidak disertifikasi)

3. Adanya serangan Hama dan Penyakit

4. Semakin banyaknya tanaman sudah tua dan rusak

5. Penerapan GAP, GMP dan HACCP kurang diperhatikan

6. Manajemen usaha yang kurang profesional

7. Daya Saing komoditas masih rendah dan masih sulit

menembus pasar internasional.

STRATEGI AGRIBISNIS

OFF FARM HULU

* Pembangunan Kebun Sumber Benih dan Entrys yg bersertifikat

* Pengembangan Teknologi Perbenihan

ON FARM

* Peningkatan Produksi dan Produktivitas

* Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

* Penerapan Good Agriculture Practices (GAP)

OFF FARM HILIR

* Peningkatan Mutu Hasil untuk meningkatkan nilai tambah petani

* Peningkatan Promosi dan Pemasaran

* Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard

Analysis Critical Control Point (HACCP)

PENUNJANG HULU - HILIR

* Pengawalan penguatan kelembagaan usaha, SDM dan Permodalan

* Peningkatan Kualitas dan kuantitas sarana & prasarana

LUAS AREAL, PRODUKSI, DAN NILAI PRODUKSI KOMODITAS UNGGULAN PERKEBUNAN RAKYAT TAHUN 2015

NO KOMODITILUAS

AREAL(Ha)

PRODUKSI(Ton)

PRODUKTIVITAS (Kg/Ha)

NILAIPRODUKSI (Rp) X 000

1 KAKAO 243.778 143.073 811 4.349.848.419

2 KOPI 70.983 29.539 610 935.276.298

3 KELAPA 105.421 75.413 1.002 264.104.318

4 TEBU 4.810 12.273 5.022 138.060.000

5 TEMBAKAU 2.484 1.535 660 149.125.250

6 LADA 14.323 5.067 698 803.109.366

7 PALA 4.674 440 310 36.035.560

8 JAMBU METE 53.018 15.858 412 182.462.148

9 CENGKEH 56.075 18.940 564 2.345.093.980

10 KELAPA SAWIT

30.073 70.583 4.593 665.527.107

PERKEBUNAN adalah segalakegiatan pengelolaan sumberdaya alam, sumber dayamanusia, sarana produksi, alatdan mesin, budidaya, panen, pengolahan, dan pemasaranterkait Tanaman Perkebunan

( Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan)

NoKomoditas Unggulan

Luas Areal (Ha)

Produksi (Ton)Produktivitas

(Ton/Ha)Nilai Produksi (Rp.

Milyar)Potensi Nilai

Tambah (Ton)

Peningkatan Nilai

Tambah (Rp. Milyar)Capaian Potensi Capaian Potensi

NilaiCapaian

NilaiPotensi

1 a. Klp Sawit (PBN) 747.948 2.436.471 5.368.364 3,81 8,4 17.325,75 38.174,43 2.931.892 20.848,69

b. Klp. Sawit (PBS) 6.509.903 19.927.22540.461.202 4,14 8,4 141.702,50 287.719,61 20.533.978 146.017,11

c. Klp. Sawit (PR) 4.656.648 10.865.68528.351.054 3,22 8,4 77.265,89 201.604,34 17.485.369 124.338,46

2 Karet 3.639.092 3.157.780 5.046.583 1,04 1,7 34.735,58 55.512,42 1.888.804 20.776,84

3 Kakao 1.701.351 656.817 2.093.020 0,78 2,5 26.272,69 83.720,81 1.436.203 57.448,12

4 Kelapa 3.566.103 2.890.735 9.170.595 1,1 3,5 15.899,04 50.438,27 6.279.860 34.539,23

5 Kopi 1.228.512 639.305 2.716.964 0,71 3,0 12.786,09 54.339,28 2.077.659 41.553,18

6 T e h 117.268 144.015 178.058 1,62 2 23,91 29,56 34.044 5,65

7 Tebu (Gula) 445520 2.222.971 4.442.200 5 10 27.787,14 55.527,50 2.219.229 27.740,36

8 Mete 515.349 130.072 314.208 0,41 1,0 2.387,47 5.767,29 184.136 3.379,82

9 Kapas 5.919 715 10.035 0,18 2,5 6,34 88,99 9.320 82,65

10 Nilam 18.562 1.954 4.571 0,16 0,4 781,6 1.828,20 2.617 1.046,60

11 Lada 168080 82.168 147.962 0,83 1,5 10.859,57 19.555,04 65.794 8.695,47

12 Pala 169.285 29.713 78.133 0,48 1,3 1.693,64 4.453,55 48.420 2.759,91

13 Cengkeh 542.281 139.522 263.382 0,42 0,8 11.859,37 22.387,50 123.860 10.528,13

14 Sagu 213280 440.516 796.037 3,7 6,7 4.405,16 7.960,37 355.521 3.555,21

15 Tembakau 206.337 196.154 267.650 0,99 1,4 11.642,72 15.886,34 71.496 4.243,62

397.434,44 904.993,50 507.559,05

Rp. 397,43 Triliun

Rp. 904,99Triliun

Rp. 507,56Triliun

KINERJA PERKEBUNAN TERHADAP POTENSI PRODUKTIVITAS

TAHUN 2016 (NASIONAL)

Sumber : Ditjen. Perkebunan, 2017

Wujudkan Kejayaan Perkebunan

KONTRIBUSI PERKEBUNAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI TAHUN 2016 (NASIONAL

TERHADAP

EKSPOR (Juta

USD)

Wujudkan Kejayaan Perkebunan

PASAR

GLOBAL

ISU KONSUMEN Keamanan Pangan

Mutu dan Standarisasi

Perubahan Gaya Hidup

Pengawasan Sistem Mutu

Kelestarian Lingk. Hidup

Krisis Ekonomi Global

TANTANGANPERKEBUNAN RAKYAT

DAYA SAING

PRODUK:

Produktivitas ?

Kualitas ?

Kuantitas ?

Kontinuitas?

Sub Sistem Agribisnis :

Hulu

Budidaya

Pasca panen dan Pengolahan

Pemasaran

Lembaga Penunjang

PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI KOMODITAS PERKEBUNAN BERKELANJUTAN TAHUN 2018.

PRIORITAS KEGIATAN

2018

Pengembangan Perbenihan

1.Peremajaan Sawit Rakyat

1.Pengentasan Kemiskinan

1.Agrowisata Perkebunan

1.Penguatan Kawasan, Peningkatan Produksi,

Produktivitas, Mutu dan Daya Saing

Wujudkan Kejayaan Perkebunan

Dukungan Produksi

Produk perkebunan

bernilai tambah dan berdaya

Saing

PENINGKATAN NILAI TAMBAH DAN DAYA SAING PERKEBUNAN

Trend Pasar(market driven)

Memenuhi syarat mutu dan standard (kualitas)

Jumlah pasokan mencukupi (kuantitas)

Pasokan berkelanjutan (kontinuitas)

Peluang Pasar Ketersediaan

Infrastruktur & Kelembagaan Pemasaran, Promosi

Market Intelligence : organic products

Pasar ekspor

Pasar domestik

Produk antara/mid

products(produk antara)

Produk akhir/endproducts

(produk akhir)

ON FARM GAP PHT organik

Pasca Panen (GHP) &

Pengolahan (GMP)

28

VOLUME DAN NILAI EKSPOR KOMODITAS PERKEBUNAN TAHUN 2015

NO KOMODITI VOLUME (TON) NILAI (US$) KET

1 Biji Kakao 22.506,823 59.523.646,09

2 Biji Kopi 4.078,040 23.140.894,50

3 Buah Kelapa 108,110 23.784,20

4 Bunga Pala 6,000 40.800,00

5 Cengkeh 21,200 180.074,00

6 Gagang Cengkeh 24,903 15.066,10

7 Kulit Mete 1.056,000 56.678,00

8 Merica 160,870 1.533.912,50

9 Mete Gelondongan 1.386,00 1.792.831,88

SINERGI PEMBANGUNAN PERKEBUNAN

3 KALI LEBIH MAJU, MANDIRI, MODEREN,

DALAM KERANGKA KEBERSAMAAN

SASARAN PRODUKSI 2017

NO KOMODITI

LUAS AREAL (ha)PRODUKSI

(ton)PRODUKTIVITA

S (kg/ha)

NILAI PRODUKSI (Rp)x JutaTBM TM TT/TR

1 Kakao 24.259 200.355 20.229 276.000 1.378 9.384

2 Kelapa 6.999 74.115 22.935 82.342 1.111 0,452

3 Kopi 5.851 59.298 6.834 40.560 684 1.140

4 Cengkeh 15.370 34.007 12.494 17.650 519 2.522

5 Sawit 11.845 17.842 2.859 44.265 2.481 0,591

6 Lada 6.850 8.031 1.512 6.425 800 0,466

7 Pala 3.059 1.296 195 530 409 0,380

8 Jambu Mete 1.589 46.632 6.918 22.150 475 0,384

9 Tebu (gula) 12.960 36.120 2.787 0,452

10 Tembakau 3.836 2.555 666 0,297