presentasi jenis jenis kamera

Click here to load reader

Download Presentasi Jenis jenis kamera

Post on 13-Jan-2017

58 views

Category:

Education

10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Jenis-jenis kameraWidya Z.R XI Multimedia

NOTE:To change the image on this slide, select the picture and delete it. Then click the Pictures icon in the placeholder to insert your own image.

Apa yang Akan Kita Bahas?

Kamera analogsalah satu kategorikamerayang dalam tehnik pengambilan gambarnya, masih menggunakan film seluloid

Kamera SLR (Single Lens Reflex)hanya menggunakan satu lensa, dan satu lensa itu digunakan untuk melihat obyek serta mengambil gambar.gambar yang didapatkan sama dengan gambar yang dilihat melaluiviewfindercamera.Pemfokusan danpembesaran obyek dapat dilakukan secara manual dengan cara menyesuaikan lensanya.Lensa dan lampublitznya dapat diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan.

Kamera TLR (Twin-lens Reflex)Kamera TLR menggunakan dua buah lensa.Lensa yang paling bawah digunakan untuk mengambil gambar, sedangkan lensa di atasnya digunakan untuk melihat obyek.Viewfinderada di bagian atas kamera.Viewfinderini menampilkan citra dari obyek yang terpantul dari cermin yang ada di belakang lensa kedua (lensa penglihatan).

KameraPoint And ShootKamerapoint and shootdisebut juga dengan istilah kamera saku.Tidak ada pengaturan yang kompleks seperti halnya kamera SLR atau TLR dalam penggunaankamera ini.Kamerapoint and shoot menekankan segi kemudahan dan kepraktisan. Pengguna tinggal mengarahkannya kepada obyek kemudian menekan tombolnya.Seluruh pengaturan di-set secara otomatis oleh kamera untuk memberikan hasil terbaik, walaupun tentunya, tidak akan sebaik hasil dari kamera SLR

KameraRange FinderKarakteristik kamerarange findermirip dengan jenis kamera SLR maupun TLR. Keistimewaannya adalah pada mekanisme penentuan jarak yang dimilikinya. Hal ini menyebabkan kamerarangefinderdapat menghasilkan foto yang sangat akurat.dapat difokuskan dengan mudah walaupun dalam keadaan cahaya seadanya.

Box Camerakamera fotografi yang pertama kali ditemukan.Merupakan pengembangan lanjut dari Camera Obscura.Kamera ini digunakan oleh Joseph Nicphore Nipce untuk membuat gambar foto pertama di tahun 1820an, kemudiandikembangkan lagi oleh Louis JM Daguerre, yang menemukanDaguerreotype.jenis kamera yang pertama kali diproduksi untuk publik.Perusahaan Kodak memproduksinya pada tahun 1888 dengan 100 lembar kertasexposureyang sudah termasuk di dalamnya.

Subminiature Camerakamera mini yang berukuran hanya sebesar 9 x 12 cm atau 4 x 5 inchi.menggunakan film berukuran 35mm dan hanya diproduksi selama masa perang dunia ke-2, hingga tahun 1970an.

View Cameradisebut jugaLarge Format Camera merupakan kamera yang berukuran besar, bisa mencapai ukuran 8 x 10 inchi.memakai filmyang juga besar, dengan satu buahfilmuntuk satu kali pengambilan gambar.Foto yang dihasilkannya memiliki kualitas terbaik (pada masanya).karena waktuexposureyang lama,kamera jenis ini hanya digunakan untuk keperluan-keperluan khusus saja, seperti pemotretan pemandangan, arsitektur, atau untuk mengambil potret seseorang.

Kamera digitalalat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam formatdigitalke dalam media simpandigital.

Compac Digital

Kamera jenis ini merupakan kamera digital paling simpel. Kamera ini juga tidak mempunyai shoot mode dialer.Biasanya untuk menekan harga kamera ini memiliki dua jenis input bateri, batre AAA. Yang menggunakan bateri AAA harganya jauh lebih murah.Ciri-cirinya :Ada mode exposure manualBerukuran sensor besarDapat memilih format foto RAWPunya hotshoe untuk dudukan flash external/aksesorisBodi kamera biasanya lebih besar dari biasanya.

Kelebihan :Sensor Yang Lebih KecilUkuran Lebih Kecil Dan Mudah Dibawa Keman-ManaHarga Terjangkau

Kekurangan :Auto Focus Yang LambatKualitas gambar yang kurang bersihKualitas rentang dinamis yang kurang baik

ProsumerKata prosumer diambil dari PROfesional dan conSUMER. Kamera yang berjenis point and shoot ini mempunyai fitur lebih lengkap dibandingkan dengan kamera saku, antara lain pengaturan exposure dan iso secara manual.Ciri-ciri :Kamera prosumer terdiri dari dua jenis, yaitu Kamera prosumer berbentuk Kamera digital SLR (DSLR-like) yang juga disebut Bridge Cameradengan lensa tetap yang tak dapat dilepas.

Kelebihan :Kamera digital prosumer memiliki bodi mirip kamera DSLR dan berlensa panjang namun tidak bisa dilepas-pasang layaknya lensa pada kamera DSLR.Untuk ukuran lingkaran lensa, prosumer cenderung lebih kecil dari pada DSLR dan lebih besar dari compact.Untuk fitur, kamera prosumer menyerupai DSLR. Setingan programnnya bisa diatur secara manual.

Kekurangan :Sensor prosumer yang lebih kecil disbanding DSLR berakibat kualitas hasil foto tidak bisa sebaik kamera DSLRKecepatan auto focus dan jeda antar satu foto dengan foto selanjutnya juga merupakan kendala bagi yang membutuhkan moment penting dan cepat.

Bridge Cameradisebut Bridge CDC (Compact Digital Camera). Jenis kamera ini disebut bridge karena menjembatani pengguna kamera pocket untuk mendapatkan fitur dan kualitas yang lebih baik. Kualitas jenis kamera ini berada diantara kamera pocket dan kamera profesional (DSLR).Ciri-ciri :kemampuan zoomnya yang saat ini sudah melampaui 50x bahkan 60x dan untuk itu diperlukan sistem stabilisasi yang mumpuni.Image Stabilization yang unggul juga berguna untuk pengambilan gambar video sambil berjalan dan tentunya juga dapat mengambil foto dengan Kecepatan yang lebih lambat.Kelebihan:Punya lensa yang bisa zoom sangat jauh (ideal untuk foto subjek yang jauh seperti burung, atau pemandangan seperti detail gunung dll.Sebagai perbandingannya, lensa kamera superzoom dapat mencapai lebih dari 500mm. Beberapa diantavranya mencapai 1000mm. Sedangkan untuk kamera DSLR kebanyakan 200-300mm dan itu pun perlu membeli lensa zoom telefoto terlebih dahulu.Ukuran dan beratnya lebih ringan dan sedikit lebih kecilBeberapa kamera memiliki kecepatan foto berturut-turut melebihi 10 foto per detikRelatif murah dibandingkan kamera DSLRKekurangan :Kualitas foto masih jauh dibandingkan hasil kamera DSLR karena pemakaian sensor foto yang sangat kecil. Karena bukaan lensa biasanya makin kecil saat zooming, maka kita perlu cahaya lingkungan yang terang. Tidak bisa ganti-ganti lensa seperti kamera DSLRBanyak

Consumer DSLRDSLR bisa ganti lensa, harga relatif kompetitif 4 juta sampe 6 jutaan. Dengan Lensa Kit 18-55, kualitas gambar yang bagus menjadi pilihan anak muda sekarang.Ciri-ciri :Bisa Ganti LensaMemiliki Jenis Body Warna Lebih dari 1Harga Relatif murah 4 6 JutaMenggunakan Lensa Kit 18-55mmKelebihan :o Lebih Fleksibilitaso Gampang Upgradableo Kinerja Yang Lebih Baiko Kualitas Gambar Lebih BaikKekurangan :harganya yang terbilang relatif mahal jika pengguna masih tergolong di dalam kelas pemula di dunia fotografilebih besar dan lebih berat dari camdigorang akan merasa sulit untuk mengubah lensa atau terus mengoperasikan banyak tombol.

MirrorlessHybrid atau Mirorrless ini adalah kamera mirip DSLR tanpa mirror dengan bentuk yg kompak. Memiliki kemampuan yang sama dengan DSLR dengan sensor 4/3 dan APSC memberikan kualitas gambar yang sama dan bisa ganti lensa memberikan nilai + sendiri. Bentuk kompak + kualitas bagus.Ciri-ciri :Ukurannya yang relatif kecil,Beratnya yang ringan,Lensa yang dapat diganti-ganti,Hasil bidikan yang dihasilkan juga tidak jauh beda dengan DSLRKelebihan :memilik kemampuan yang sama dengan DSLR dengan sensor 4/3 dan APSC memberikan kualitas gambar yang sama dan bisa ganti lensa memberikan nilai + sendiri.Kekurangan :gambar dalam jendela bidik dibalik secara horizontal (dari kiri ke kanan) yang mengakibatkan pembingkaian foto yang sulit, terutama bagi pengguna yang belum berpengalaman atau dengan subjek yang bergerak

Butik KameraKamera Butik, Stylish dan Powerfull dengan rata rata menggunakan sensor fullframe ( Leica M9 ) atau APS C ( X100 ) dengan kualitas gambar yg tak perlu di ragukan. Kualitas Kamera Butik lebih bagus dari pada Fullframe DSLR. segi Image Quality menurut DXO Mark dengan bentuk yang Compact. Ciri-ciri :rata rata menggunakanSensor Fullframe ( Leica M9 ) atau APS C ( X100 ) dengan kualitas gambar yg tak perlu di ragukan.Harganya cukup mahalKelebihan :Stylish dan PowerfullKualitas lebih bagus dari pada Fullframe DSLRKekurangan :Harga lensa yang mahal

Medium Format DSLRKamera Medium Format merupakan kamera yang biasanya menggunakan rollfilm. Besarnya format film pada kamera ini ditentukan oleh panjang foto yang direkam diatas kamera.Kelebihan :kualitas hasil fotoyang bisa dicetak dengan ukuran besar, sehingga kebanyakan kamera ini dipakai untuk tujuan komersial atau reproduksikekurangan :harga peralatan yang relatif mahaladanya keterbatasan dalam depth of field (DOF) pada lensa dengan sudut gambar yang sama

DSLR semi-PROdi gunakan di Studio Foto.Yang membedakan antara Pro dan Semi Pro adalah kemampuan sensor(CCD) dalam menangkap gambar. Pada DSLR Pro , CCD sudah mengadopsi 1/1 (terbuka penuh). Kemudian pada memori DSLR-Pro sudah menggunakan High Speed Memory. Disamping itu fasilitas fitur-fitur pada kedua jenis ini hampir sama, bisa dioperasikan dengan berbagai pilihan program maupun manual.Ciri-ciri :lensa yang dapat dibuka/diganti, sehingga fotografer dapat memilih lensa sesuai yang diinginkan.

View more