khotbah pembangunan

Download Khotbah pembangunan

Post on 22-Jul-2015

149 views

Category:

Spiritual

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

PARA PEMBANGUN DI TEMBOK

DOKTER MANSYUR22 NOPEMBER 2014PARA PEMBANGUN DI TEMBOKNehemia salah satu dari orang Ibrani yang di buang menduduki suatu jabatan yang berpengaruh dan terhormat dalam istana PersiaNehemia tidak melupakan Allahnya dan BangsaNyaTahunPeristiwa609 SMKematian raja Yosia609598 SMPemerintahan raja Yoyakim (menggantikan Yoahas, yang menggantikan Yosia, tetapi hanya memerintah selama 3 bulan)605 SMPenyerangan atas Yerusalem pada tahun ke-4 pemerintahan raja Yoyakim (tahun pertama raja Babel, Nebukadnezar II)Pembuangan awal: sejumlah tenaga ahli dan bangsawan termasuk Daniel dan teman-temannya.598/7 SMPemerintahan raja Yoyakhin (memerintah selama 3 bulan 10 hari). Pengepungan Yerusalem (597 SM).Pembuangan besar pertama, 16 Maret 597 SM, raja Yoyakhin dan keluarganya, serta orang-orang, termasuk Yehezkiel597 SMZedekia diangkat menjadi raja Yehuda oleh raja Nebukadnezar II594 SMPersekongkolan Anti-Babel588 SMPengepungan Yerusalem (587 SM)Pembuangan besar kedua: Juli/Agustus 587 SM583 SMGedalya, gubernur "Yehud Medinata" (provinsi Yehuda) yang diangkat oleh raja Babel, dibunuh.Sisa penduduk Yehuda lari ke Mesir dan kemungkinan ada yang mengalami pembuangan ketiga ke Babel562 SMRaja Yoyakhin dilepaskan dari penjara Babel setelah 37 tahun dipenjarakan.[3] Ia menetap di Babel.538 SMPersia menguasai Babel (Oktober)538 SMKoresh Agung mengeluarkan surat perintah yang mengijinkan orang Yahudi kembali ke Yerusalem520515 SMKepulangan banyak orang Yahudi ke wilayah Yehuda dipimpin oleh Zerubabel dan Imam Besar Yesua.Koresh yang Agung

Koresh Agung (atau Koresy Agung) adalah pendiri Kekaisaran Persia. Ia memulai kariernya selaku pejabat rendahan di bagian barat daya Iran, dia mendapat banyak kemenangan lewat pertempuran dan menguasai tiga kerajaan besar yaitu; Media, Lydia dan Babilonia. Ia juga menyatukan hampir seluruh daerah Timur Tengah lama menjadi satu negara yang membentang mulai India hingga Laut Tengah. Raja ini disebut namanya dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen karena titahnya untuk mengembalikan orang-orang buangan, termasuk bangsa Yahudi, kembali ke tanah air masing-masing, serta mengijinkan orang-orang Yahudi membangun kembali Bait Suci di Yerusalem (Yesaya 45:13; 2 Tawarikh 36:22-23; Ezra 1:1-8). Titah itu ditulis antara lain dalam Silinder Koresh, yang ditulis tahun 539 SM dan saat ini disimpan di British Museum, London.

Kerajaan Israel UtaraSetelah perang saudara di waktu pemerintahan Rehabeam, anak dari Raja Salomo, 10 Suku melepaskan diri dari Kerajaan utama dan membuat Kerajaan sendiri yaitu Kerajaan Israel Utara. 10 Suku ini terdiri dari 9 Suku (yang memiliki hak tanah) yaitu Suku Zebulon, Isakhar, Asyer, Naftali, Dan, Manasye, Efraim, Ruben dan Gad, dan beberapa anggota dari Suku Lewi yang tidak memiliki hak tanah. Suku Simeon tidak disebut sama sekali dalam Alkitab dan banyak yang percaya bahwa Suku ini telah tercerai berai sejak kembali dari Mesir.Kerajaan Israel Selatan atau Yehuda/Yudea, beribukota di Yerusalem dan dipimpin oleh Raja Rehabeam. Kerajaan ini memiliki penduduk dari Suku Yehuda dan Benyamin (dan juga oleh beberapa anggota Lewi dan Simeon yang masih tersisa).

AYAT INTI

Nehemia 2 17. Berkatalah aku kepada mereka: "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, supaya kita tidak lagi dicela."

Mazmur 127 1. Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

Nehemia (bahasa Ibrani: , StandarNemya TiberiasNemyh; "Dihiburkan oleh Yahweh") adalah seorang tokoh penting dalam sejarah pasca-pembuangan orang-orang Yahudi sebagaimana yang dicatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Ia diyakini sebagai penulis utama Kitab Nehemia. Ia adalah anak Hakhalya, (Nehemia 1:1) dan kemungkinan dari Suku Yehuda. Leluhurnya tinggal di Yerusalem, namun Nehemia tinggal dan berdinas di Persia. (Nehemia 2:3). Ia pernah bekerja dengan memangku jabatan yang tinggi, yaitu sebagai seorang juru minuman raja Artahsasta dari Kekaisaran Persia.[1] Namun, ketika ia mendengar bahwa orang-orang yang tinggal di Yerusalem berada dalam keadaan tercela dan dalam kesulitan besar, ia meninggalkan pekerjaannya dan pergi ke Yerusalem. Di sana ia diangkat sebagai bupati dan berhasil membangun tembok kota Yerusalem.[2]

NEHEMIA 13. Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar." 4. Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit, 5. kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,

NEHEMIA 210. Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, orang Amon, pelayan itu, mendengar hal itu, mereka sangat kesal karena ada orang yang datang mengusahakan kesejahteraan orang Israel. 11. Maka tibalah aku di Yerusalem. Sesudah tiga hari aku di sana, 12. bangunlah aku pada malam hari bersama-sama beberapa orang saja yang menyertai aku. Aku tidak beritahukan kepada siapapun rencana yang akan kulakukan untuk Yerusalem, yang diberikan Allahku dalam hatiku. Juga tak ada lain binatang kepadaku kecuali yang kutunggangi.

Tetapi pemulihan benteng pertahanan Yerusalem tidak maju tanpa dihalangi.Setan bekerja untuk menggerakkan perlawanan dan mendatangkan keputusasaan . Sanbalat ,Tobia,Gesem,agen agen utamanya dalam gerakan ini,kini menampakkan dirinya untuk menghalangi pekerjaan membangun kembali itu.Mereka berusaha menyebabkan perpecahan diantara pekerja............PARA NABI DAN RAJA hal 232 Nehemia 4 1. Ketika Sanbalat mendengar, bahwa kami sedang membangun kembali tembok, bangkitlah amarahnya dan ia sangat sakit hati. Ia mengolok-olokkan orang Yahudi 2. dan berkata di hadapan saudara-saudaranya dan tentara Samaria: "Apa gerangan yang dilakukan orang-orang Yahudi yang lemah ini? Apakah mereka memperkokoh sesuatu? Apakah mereka hendak membawa persembahan? Apakah mereka akan selesai dalam sehari? Apakah mereka akan menghidupkan kembali batu-batu dari timbunan puing yang sudah terbakar habis seperti ini?" 3. Lalu berkatalah Tobia, orang Amon itu, yang ada di dekatnya: "Sekalipun mereka membangun kembali, kalau seekor anjing hutan meloncat dan menyentuhnya, robohlah tembok batu mereka."

Tetapi olokan dan ejekan ,perlawanan dan ancaman ,tampaknya hanyalah mengilhami Nehemia dengan tekad yang lebih teguhdan menyadarkan untuk meningkatkan kewaspadaan . Ia mengetahui bahaya yang dihadapi dalam peperangan melawan musuh,tapi keberanian memang perkasa Kami berdoa kepada Allah kamiPARA NABI DAN RAJA hal 233 Perlawanan dan keputusasaan yang dihadapi para pembangun pada zaman Nehemia dari musuh secara terang2 an dan berpura pura berlaku sebagai sahabat sama bentuknya dengan pengalaman yang akan dihadapi oleh orang2 yang melakukan Pekerjaan Allah sekarangPARA NABI DAN RAJA hal 234Roma 8 31. Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Nehemia 6 1. Ketika Sanbalat dan Tobia dan Gesyem, orang Arab itu dan musuh-musuh kami yang lain mendengar, bahwa aku telah selesai membangun kembali tembok, sehingga tidak ada lagi lobang, walaupun sampai waktu itu di pintu-pintu gerbang belum kupasang pintunya, 2. maka Sanbalat dan Gesyem mengutus orang kepadaku dengan pesan: "Mari, kita mengadakan pertemuan bersama di Kefirim, di lembah Ono!" Tetapi mereka berniat mencelakakan aku.

Nehemia 614. Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku. 15. Maka selesailah tembok itu pada tanggal dua puluh lima bulan Elul, dalam waktu lima puluh dua hari. 16. Ketika semua musuh kami mendengar hal itu, takutlah semua bangsa sekeliling kami. Mereka sangat kehilangan muka dan menjadi sadar, bahwa pekerjaan itu dilaksanakan dengan bantuan Allah kami.

Ketika pada suatu hari Raja Artahsasta bertanya kepada Nehemia: "Jadi, apa yang kauinginkan?" (Nehemia 2:4a), ia tidak langsung menjawab. Tetapi, Nehemia berdoa dulu kepada Tuhan (Nehemia 2:4b). Di sini terlihat jelas prinsip iman Nehemia: ia tidak minta kepada manusia, tetapi minta kepada Tuhan.Jika Anda seorang pendeta yang sedang membangun gedung gereja, lalu tiba-tiba datang kepada Anda seorang pengusaha kaya raya yang menanyakan apa keingian Anda, apa yang akan Anda lakukan? Mungkin secara refleks Anda akan langsung berkata, "Wah, saya sedang butuh seratus juta!", dengan harapan memperoleh donasi. Tetapi, pemimpin yang baik akan cepat mendengar dan lambat untuk berkata-kata (Yakobus 1:19). Lebih dari itu, ungkapkanlah dulu dan yang terutama keinginan Anda pada Tuhan. Jangan pernah berharap pada manusia!

Sebelum memberitahukan visinya kepada raja, Nehemia berdoa lebih dulu (Nehemia 2:4). Alhasil, visi itu direspons dan bahkan didukung penuh. Pelayanan harus kita mulai dan terus kita bangun dengan doa, sebab jika bukan Tuhan yang mendirikan, maka semua akan sia-sia (Mazmur 127:1).

Foto gedung lama

RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA DR MANSYUR

MINGGU 09 NOPEMBER 2014KETUA DAERAHKETUA SIDANGPdt MARBUN

KisahParaRasul 2 42. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

TERIMA KASIH