ilppd jabar 2012

Download Ilppd Jabar 2012

Post on 18-Oct-2015

57 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH ( ILPPD ) PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012 I. PENDAHULUAN Penyampaian Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ini merupakan kewajiban konstitusional Kepala Daerah sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beb erapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang No 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Ked ua Atas Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyebutkan bah wa Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada masyarakat sekaligus juga untuk melaksanakan amanat p asal 27 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pe merintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Ke pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat. Penyampaian ini disusun dengan maksud untuk menginformasikan kemajuan dan kinerj a penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun 2012 kepada masyarakat, sehingg a diharapkan dapat memperoleh masukan dan sasaran guna peningkatan kinerja penyele nggaraan Pemerintahan Daerah di tahun-tahun mendatang. II.GAMBARAN UMUM DAERAH 1. Kondisi Geografis dan Demografis Berdasarkan wilayah administrasi, Provinsi Jawa Barat memiliki daratan seluas 3.709.528,44 Hektar dan daerah pesisir serta laut sepanjang 12 (dua belas) mil d ari garis pantai seluas 18.153 km2, batas koordinat Daerah adalah 104 48 00 BT -108 48 00 Bujur Timur dan 5 50 00 LS - 7 50 00 Lintang Selatan, dengan batas-batas daerah terdiri atas : a. Sebelah Utara, berbatasan dengan Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta da n Laut Jawa; b. Sebelah Timur, berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah; c. Sebelah Selatan, berbatasan dengan Samudera Indonesia; dan d. Sebelah Barat, berbatasan dengan Provinsi Banten. Provinsi Jawa Barat terdiri dari 17 kabupaten dan 9 kota, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Bara t, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Ka bupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu, Kabupate

n Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi, serta Ko ta Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya dan Kota Banjar. Jawa Barat memiliki iklim tropis, dengan suhu rata-rata berkisar antara 17,40-30 ,70C dan kelembaban udara 73-84%. Kondisi topografi Jawa Barat dibedakan atas wilayah pegunungan curam sebesar 9,5% dari luas wilayah berada di bagian Selatan dengan ketinggian lebih dari 1.500 m di atas permukaan laut, wilayah lereng bukit yang landai sebesar 36,48% dari total luas wilayah terletak di bagian Tengah dengan ketinggian 10-1. 500 m dibawah permukaan laut, dan wilayah daratan landai sebesar 54,03% dari total lua s wilayah terletak di bagian Utara dengan ketinggian 0-10 M di atas permukaan laut. 2. Perkembangan Indikator Makro Jawa Barat Indikator Pembangunan Manusia (IPM) merupakan kinerja pembangunan secara keseluruhan yang dihitung berdasarkan tiga indicator utama yaitu Indeks Pendidik an, Indeks Kesehatan dan Indeks Daya Beli. Berdasarkan perhitungan, IPM Provinsi Jawa Barat pada Tahun 2012 mencapai 73,19 poin dengan capaian indikator komposit pada Indeks Pen didikan mencapai 82,75 poin, Indeks Kesehatan mencapai 72,67 poin dan Indeks Daya Beli m encapai 64,17 poin.

Secara makro, kinerja perekonomian Jawa Barat dilihat pada Laju Pertumbuhan Ekon omi Tahun 2012 sebesar 6,21%, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasa r harga konstan pada Tahun 2012 mencapai 364,41 triliun rupiah lebih, dengan pendapatan perkapita sebesar 8,18 juta lebih atau mengalami peningkatan sebesar 351 ribu rupiah dari tahun sebelumnya. Gambaran perdagangan luar negeri selama Tahun 2012, dapat dilihat dari nilai eks por yang meningkat 5,49% dari sebesar 153,68 triliun rupiah pada tahun 2011 menjadi 162,11 triliun rupiah pada tahun 2012. Untuk nilai impor meningkat 1,66%, yaitu dari 11 4,75 triliun rupiah pada tahun 2011 menjadi 116,65 triliun rupiah pada tahun 2012. Dari berbagai upaya yang telah dilakukan, secara keseluruhan jumlah investasi (Penduduk Modal Tetap Bruto) atas dasar harga berlaku di Jawa Barat sebesar 175, 2 triliun rupiah dengan laju pertumbuhan investasi sebesar 13,84%. Capaian Indikator Makro Pembangunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2011-2012 dapat terlihat pada tabel berikut ini : Tabel 1.1 CAPAIAN INDIKATOR MAKRO PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA BARAT Tahun 2011-2012 NO INDIKATOR Satuan TAHUN 2011 2012 1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): poin 72,82 73,19* a. Indeks Kesehatan (IK) poin 72,34 72,67* b. Indeks Pendidikan (IP) poin 82,55 82,75* c. Indeks Daya Beli (IDB) poin 63,57 64,17* 2. Jumlah Penduduk jiwa 44.286.519 44.548.431 3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) a. Nilai PDRB : 1) Atas Dasar Harga Berlaku (adhb) triliun rupiah 861,01 946,86 2) Atas Dasar Harga Konstan (adhk) triliun rupiah 343,11 364,41 b. PDRB per Kapita 1) PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku (adhb) ribu rupiah 19.646 21.250 2) PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Konstan (adhk) ribu rupiah 7.829 8.180 c. Investasi (PMTB adhb) triliun rupiah 156,34 175,20 d. Laju Pertumbuhan Investasi 1) Laju Pertumbuhan Investasi (Pemb. Modal Tetap Bruto/PMTB) adhb % 14,43 13,84 2) laju Pertumbuhan Investasi (Pemb. Modal Tetap Bruto/PMTB) adhk % 9,77 8,72 4. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) % 6,48 6,21 5. Inflasi % 3,10 3,86 6. Kemiskinan

a. Jumlah Penduduk Miskin Juta orang 4,65 4,42 b. Persentase Penduduk Miskin terhadap Total Penduduk % 10,57 9,89 Sumber: BPS Provinsi Jawa Barat 2

III. PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2012 secara keseluruhan dapat direalisasikan sebesar 110,56% dari target yang telah ditetapkan dengan rincian capaian kinerja pendapatan berdasarkan jenis penerimaan: a. PAD dapat direalisasikan sebesar 114,44% dari target yang ditetapkan dengan rinc ian Penerimaan Pajak Daerah dapat dicapai sebesar 113,09%. Penerimaan Retribusi Daerah dapat dicapai sebesar 98,39%. Penerimaan da ri hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang dipisahkan dapat direalisasikan sebesar 9 9,57 % dan Lain-lain PAD yang sah sebesar 157,82%. b. Dana Perimbangan dapat direalisasikan sebesar 121,74% dari target yang ditetapka n dengan rincian Penerimaan dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak dapa t direalisasikan sebesar 150,15%, Dana Alokasi Umum sebesar 100,00 % dan Dana Alok asi Khusus sebesar 100,00 %. c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dapat direalisasikan sebesar 96,34 % dari t arget yang ditetapkan dengan rincian penerimaan hibah dapat direalisasikan sebesar 101 ,79%, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus sebesar 96,31% dan Dana Insentif Daerah (DID ) sebesar 100,00%. IV. CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH BERBASIS MISI DAN URUSAN PEMERINTAHAN Misi Pertama Mewujudkan Sumberdaya Manusia Jawa Barat yang Produktif dan Berdaya Saing , yang diimplementasikan ke dalam urusan pemerintahan, meliputi urus an pendidikan, perpustakaan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan ana k, sosial, kepemudaan dan olahraga, ketenagakerjaan, keagamaan, serta kebudayaan, yang diimplementasikan melalui 24 program pembangunan. Dalam mewujudkan tujuan Misi Pertama, yaitu mendorong masyarakat ke arah peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kompetensi kerja, telah dilaksan akan upaya yang terkoordinasi melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Peningkatan kualitas pendidikan dilaksanakan melalui penyelenggaraan Bantuan Operasional Sekolah bagi 5.492.979 siswa sekolah SD/MI/SDLB/Salafiah Ula dan 2.3 65.206 siswa SMP/MTs/SMP Terbuka/SMPLB/Salafiah Wustha; berikutnya pembangunan 6.028 Ruang Ke las Baru (RKB) untuk 2.642 SMP/MTs, SMA/MA dan SMK Negeri/Swasta dan bantuan biaya s ekolah sebesar 800 ribu rupiah bagi 10.000 siswa SMA/SMK kurang mampu; bantuan hibah se besar 1,2 juta rupiah per tahun bagi 10.000 guru madrasah diniyah; aneka beasiswa bagi 862 mahasiswa

berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu dengan total anggaran sebesa r 14,89 miliar rupiah; pembebasan lahan dengan total luas 49,4 Hektar tersebar di 3 Perg uruan Tinggi Swasta, yaitu UNSIKA Karawang, UNSWAGATI Cirebon dan Politeknik Sukabumi; bantua n program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bagi 4.000 mahasiswa pada 28 Perguruan Tinggi; Bantuan Bus Sekolah sejumlah 5 unit untuk membantu transportasi anak sekolah di daerah perbatasan pada beberapa kabupaten tertentu. Selanjutnya, terkait dengan upaya peningkatan minat baca masyarakat, telah diban gun Gedung Perpustakaan Umum yang pembangunannya dilaksanakan secara berkelanjutan d engan pembiayaan multiyears mulai dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2012, dengan tot al anggaran sebesar 39,35 Miliar rupiah. Gedung perpustakaan tersebut selain memili ki desain arsitektur yang khas juga berstandar internasional. Selain itu, urusan yang menjadi perhatian Pemerintah Daerah adalah peningkatan pelayanan kesehatan guna mempercepat pencapaian Milenium Development Goals (MDGs ) pada Tahun 2015, melalui penyediaan dana untuk pembangunan sarana kesehatan, pelayana n kesehatan dan pencegahan penyakit menular. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pad a Tahun 2012 meliputi Program Jaminan Persalinan (JAMPERSAL), berupa bantuan persalinan normal kepada 242.088 ibu hamil; Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi 1.044 Puskesm as;

Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) untuk 10.700.175 peserta. Selain itu, d alam rangka peningkatan kesehatan masyarakat miskin non JAMKESMAS, secara total telah melayani 58.982 pasien kunjungan pasien rawat jalan dan 21.389 pasien rawat inap. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHB