pancasila, liberalisme, dan komunisme

Download Pancasila, Liberalisme, Dan Komunisme

Post on 22-Oct-2015

114 views

Category:

Documents

22 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PowerPoint Presentation

PANCASILA, LIBERALISME, dan KOMUNISMEKELOMPOK 5ANGGOTA :

WANDA SUWARNOM.KAMAL SYAHIRWINSYAHRIZKA AGNESTIANOVADWI DESMAWITAROUDHATUL JANNAHIDEOLOGI PANCASILA

Lahirnya Ideologi Pancasila

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang BPUPKI ("Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal PANCASILA" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul dan baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasilapidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:

Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.

Kedudukan dan Fungsi Pancasila

Pancasila Sebagai Pandangan Hidup BangsaPandangan hidup terdiri atas kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur merupakan suatu wawasan yang menyeluruh terhadap kehidupan itu sendiri.

Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik IndonesiaPancasila sebagai dasar negara memberikan asti bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan ketatanegaraan Republik Indonesia harus berdasarkan Pancasila.

Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia

Pengertian IdeologiPengertian Ideologi secara umum adalah suatu kumpulan gagasan, ide, keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang mengarahkan tingkah laku seseorang dalam berbagai bidang kehidupan

Ideologi PancasilaIdeologi pancasila mendasarkan pada hakikat sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan sosial. Oleh karna itu dalam ideologi Pancasila mengakui atas kebebasan hak-hak masyarakat. Selain itu bahwa manusia menurut Pancasila memiliki kodrat sebagai makhluk pribadi dan sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa. Sehingga nilai-nilai Ketuhanan senantiasa menjiwai kehidupan manusia dalam hidup negara dan masyarakat. Kebebasan manusia dalam rangka demokrasi tidak melampaui hakikat nilai-nilai Ketuhanan, bahkan nilai Ketuhanan terjelma dalam bentuk moral dalam ekspresi kebebasan manusia.

Berdasarkan sifatnya ideologi Pancasila bersifat terbuka yang berarti senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sebagai pendukung ideologi serta menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Ideologi Pancasila senantiasa merupakan wahana bagi terciptanya tujuan bangsa.

Pancasila Ideologi Terbuka Ideologi AspekTERBUKATERTUTUPCiri KhasNilai-nilai dan cita-cita digali dari kekayaan adat istiadat, budaya dan religius masyarakatnya.Menerima reformasiNilai-nilai dan cita-cita dihasilkan dari pemikiran invidu atau kelompok yang berkuasa dan masyarakat berkorban demi ideologinya.Menolak reformasiHubungan Rakyat dan PenguasaPenguasa bertanggung jawab kepada masyarakat sebagai pengemban amanahMasyarakat harus taat kepada ideologi elite penguasa.TotaliterIdeologi Partikular dan Ideologi Komprehensif

Ideologi Aspek PARTIKULARKOMPREHENSIFCiri KhasNilai-nilai dan cita-cita merupakan suatu keyakinan yang tersusun secara sistematis dan terkait erat dengan kepentingan kelas sosial tertentu.Mengakomodasi nilai-nilai dan cita-cita yang bersifat menyeluruh tanpa berpihak pada golongan tertentu atau melakukan transformasi sosial secara besar-besaran menuju bentuk tertentu.Hubungan rakyat dan penguasaNegara Komunis membela kaum proletarNegara Liberal membela kebebasan individuNegara mengakomodasi berbagai idealisme yang berkembang dalam masyarakat yang bersifat majemuk seperti Indonesia dengan Ideologi PancasilaIDEOLOGI KOMUNISMELahirnya Ideologi KomunismeMANIFESTO Partai Komunis (bahasa Jerman: Manifest der Kommunistischen Partei), atau yang juga disebut sebagai Manifesto Komunis, pertama kali diproklamasikan pada 21 Februari 1848 di London, Inggris.

Manifesto Komunis adalah suatu manifesto tertulis yang disusun oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, dua guru besar dalam ilmu Sosialisme dan pemimpin pergerakan kaum buruh modern. Namun, Friedrich Engels dalam kata pengantar Manifesto edisi tahun 1883 menyatakan bahwa manifesto ini adalah hasil karya Karl Marx semata walaupun namanya tercantum di sampul sebagai pengarang bersama Karl Marx. Manuskrip Manifesto ini dikirimkan ke percetakan di London bulan Januari 1848, beberapa minggu sebelum meletus Revolusi Perancis tanggal 24 Februari 1848. Manuskripnya ditulis dalam bahasa Jerman yang kemudian terjemahannya segera diterbitkan dalam bahasa Inggris, Perancis, Denmark, Polandia dan bahasa-bahasa lainnya termasuk bahasaIndonesia.

MANIFESTO KOMUNIS adalah salah satu traktat politik yang paling berpengaruh di dunia. Awalnya ditujukan sebagai dasar pergerakan bagi Liga Komunis. Isi manifesto pada dasarnya ialah menganjurkan kaum proletar (kelas buruh) agar mengadakan revolusi untuk menghapuskan tatanan sosial yang borjuis yang nantinya akan menghapus perbedaan kelas dan negara, dan penghapusan milik pribadi.

Ciri-ciri Ideologi Komunisme :

Adapun ciri pokok Komunisme :

Pertama ajaran komunisme adalah sifatnya yang ateis, tidak mengimani tuhan. Orang komunis menganggap Tuhan tidak ada, kalau ia berpikir Tuhan tidak ada. Akan tetapi, kalau ia berpikir Tuhan ada, jadilah Tuhan ada. Maka, keberadaan Tuhan terserah kepada manusia.

Ciri pokok kedua adalah sifatnya yang kurang menghargai manusia sebagai individu. Manusia itu seperti mesin. Kalau sudah tua, rusak, jadilah ia rongsokan tidak berguna seperti rongsokan mesin. Komunisme juga kurang menghargai individu, terbukti dari ajarannya yang tidak memperbolehkan ia menguasai alat-alat produksi.

Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Republik Rakyat Cina (sejak 1949), Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos

10 Pernyataan Penting Manifesto Komunis

Penghapusan hak milik berupa tanah dan penggunaan segala sewa tanah untuk anggaran Negara. Pajak penghasilan progresif yang berat.Penghapusan hak waris.Penyitaan milik semua emigran dan pemberontak. Pemusatan kredit di tangan Negara, dengan perantaraan sebuah bank nasional dengan kapital Negara dan monopoli penuh.Pemusatan alat-alat perhubungan dan pengangkutan ke dalam tangan Negara. Penambahan pabrik-pabrik dan perkakas-perkakas produksi yang dimiliki oleh Negara; penggarapan tanah-tanah terlantar, dan perbaikan tanah umumnya sesuai dengan rencana bersama.Wajib kerja yang sama untuk semua, pembentukan tentara-tentara industri, terutama untuk pertanian.Penggabungan antara perusahaan pertanian dengan perusahaan industri, penghapusan perbedaan antara kota dan desa secara berangsur-angsur, pembagian penduduk yang lebih seimbang ke seluruh negeri. Pendidikan gratis untuk semua anak di sekolah-sekolah umum; penghapusan kerja anak di pabrik. Perpaduan pendidikan dengan produksi materiil, dsb.

Komunisme Menurut Karl MarxKarl Marx adalah seseorang yang lahir dari keluarga progresif Yahudi. Ayahnya bernama Herschel, keturunan para rabi, walaupun begitu ayahnya cenderung menjadi deis, yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke agama resmi Prusia, protestan aliran Lutheran yang relatif liberal untuk menjadi pengacara. Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich. Saudara Herschel, Samuel seperti juga leluhurnya adalah rabi kepala di Trier. Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl Marx.

Definisi komunisme atau paham komunisme. Paham komunisme adalah paham yang merupakan sebagai bentuk reaksi atas perkembangan masyarakat kapitalis yang merupakan produk masyarakat liberal. Berkembangnya paham individualisme liberalisme di barat berakibat munculnya masyarakat kapitalis menurut paham komunisme, mengakibatkan penderitaan rakyat. Komunsime muncul sebenarnya sebagai reaksi penindasan rakyat kecil oleh kalangan kapitalis yang didukung oleh pemerintah.

Sejarah Komunisme Di IndonesiaKomunisme di Indonesia memiliki sejarah yang kelam, kelahirannya di Indonesia tak jauh dengan hadirnya para orang-orang buangan dari Belanda ke Indonesia dan mahasiswa-mahasiswa jebolannya yang beraliran kiri. Mereka di antaranya Hendric Joseph Fransiscus Marie Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka (yang terahir masuk setelah SI Semarang sudah terbentuk). Alasan kaum pribumi yang mengikuti aliran tersebut dikarenakan tindakan-tindakannya yang melawan kaum kapitalis dan pemerintahan, selain itu iming-iming propaganda PKI juga menarik perhatian mereka.Gerakan PKI lahir pula pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia yang diawali oleh kedatangan Muso secara misterius dari Uni Soviet ke Negara Republik (Saat itu masih beribu kota di Yogyakarta). Sama seperti Soekarno dan tokoh pergerakan lain, Muso berpidato dengan lantang di Yogyakarta dengan kepercayaannya yang murni komunisme. Disana ia juga mendidik calon-calon pemimpin PKI seperti D.N Aidit. Musso dan pendukungnya kemudian menuju ke Madiun. Disana ia dikabarkan mendirikan Negara Indonesia sendiri yang berhalauan komunis. Gerakan ini didukung oleh salah satu menteri Soekarno, Amir Syarifuddin yang tidak jelas ideologinya. Divisi Siliwangi akhirnya maju dan mengakhiri pemberontakan Muso ini. Beberapa ilmuwan percaya bahwa ini adalah konflik intern antarmiliter Indonesia pada waktu itu.

Dan ada suatu teori bahwa PKI dan militer yang bermusuhan akan melakukan kudeta. Yakni PKI yang mengusulkan Angkatan Perang Ke 5 (setelah AURI, ALRI, ADRI dan Kepolisian) dan isu penyergapan TNI atas Presiden Soekarno saat ulang tahun TNI. Munculah kecurigaan antara