pancisila dalam konteks sejarah perjuangan bangsa indonesia

Click here to load reader

Post on 27-Oct-2015

212 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA

Disusun oleh :

Nama : YOSEP SUTIKNO NIM : 102033 PROGDI : Teknik Elektro

AKADEMI TEKNOLOGI WARGA SURAKARTAJl. Raya Solo Baki KM 2 , Kwarasan Grogol Sukoharjo

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

Nilai nilai sejarah bangsa indonesia meliputi :A. Masa Kejayaan Nasional1. Masa Kerajaan sriwijayaBerdiri pada abad VII dibawwah kekuasaan wangsa syailendra di sumatera, merupakan negara maritim. Juga sudah ada cita cita kesejahteraan bersama masvuat vannna Criwijaya Siddhayatra Subhiksa ( suatu cita-cita negara yang adil dan makmur ). Unsur-unsur yang terdapat dalam pancasila , trdapat dalam prasasti-prasasti di Telaga Batu, Kedukan Tinggi, Karang Brahi, talang Tulo dan Kota Kapur. 2. Masa Kerajaan MajapahitBerdiri pada tahun 1293 dengan rajanya R. Wijaya, Majapahit mengalami masa kejayaannya pada pemerintahaan Hayam Wuruk dengan patihnya Gajah Mada, dengan wilayah semenanjung melayu sampai irian jaya. Nilai-nilai Pancasila sudah ada dalam buku karangan Empu Prapanca yaitu Negara Kertagama ( 1365 ) , Empu Tantular dengan Sutasoma didalamnya terdapat seloka persatuan nasional Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrua artinya walaupun berbeda-beda namun satu jua dan tidak ada agama yang memiliki tujuan yang berbeda. Zaman Sriwijaya dan Majapahit adalah sebagai tonggak perjuangan bangsa indonesia dalam mencapai cita-citanya.B. Perjuangan bangsa indonesia melawan sistem penjajah1. Perjuangan sebelum abad XXa. Perlawanan kepada Portugis Sutan baabullah dari ternate Dipati Unus dari Demak Panglima Fatahillah dari Demak Sultan Iskandar Muda dari Acehb. Masa penjajahan belanda Sultan Agung dari Mataram Sultan Hasanudi dari Makasar Sultan Ageng Tirtayasa dan Ki Tapa dari Banten Sultan Iskandar Muda dari Aceh Untung suropati dan Trunojoyo dari Jatim Ibnu Iskandar dari MinangkabauPerlawanan begitu banyak tapi tidak banyak membawa hasil karena : Perlawan dilakukan secara sporadis dan tidak bersamaan Tidak ada koordinasi satu sama lain Persenjatatan sangat tidak seimbang Politik devde et impera cukup efektif untuk memecah belah bangsa2. Kebangkitan Nasional 1908Bangsa Indonesia dalam fase ini mengubah cara cara didalam melawan Kolonial belanda yaitu dengan menyadarkan bangsa Indonesia akan pentingnya bernegara untuk merdeka. Usaha ini dilakukan dengan berbagai macam organisasi seperti Budi Utomo, SDI, Indiche Parti dll.3. Sumpah Pemuda 1928Pada tanggal 28 Oktober 1928 terjadilah penonjolan peristiwa perjuangan bangsa indonesia untuk mencapai cita-citanya. Terjadinya Sumpah Pemuda yang berisikan pengakuan adanya Bangsa, tanah Air, Bahasa Satu, yaitu Indonesia.4. Perjuangan bangsa indonesia pada masa penjajahan jepangPada tanggal 7 Desember 1941 meletuslah perang Pasifik, dengan dibomnya pearl harbour oleh jepang. Maka Jepang mengusai daerah jajahan sekutu ( belanda ) termasuk indonesia. Yang terjadi di Kali Jati Jawa tengah ( 8 Maret 1942 ) penyerahan indonesia dari belanda kepada Jepang. Maka Bangsa indonesia pada waktu itu berjuang melawan jepang seperti pemberontakan PETA di Blitar. Pada tanggal 1 Maret 1945 Pemerintah Jepang mengumumkan dua hal yaitu : Akan Segera di bentuknya Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI ) Akan diadakan pembicaraan lebih lanjut mengenai janji Kemerdekaan seperti yang disampaikan P.M. Kioso tanggal 7 September 1944Dual tersebut terjadi karena pada saat itu jepang mengalami kekalahan perang dengan sekutuC. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945Dalam pembahasan subbagian ini melalui proses perumusan Pancasila dan UUD 1945, proklamasi kemerdekaan dan maknanya, dan proses pengesahan Pancasila dasar Negara dan UUD 1945.1. Proses Perumusan Pancasila dan UUD 1945Sebagai tindak lanjut dari janji Jepang , maka pada tanggal 1 maret 1945 Jepang mengumumkan akan dibentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Badan Penyelidik), dalam bahasa Jepang disebut Dokuritu Zyunbi Tyoosakai. Ketua: Dr. K. R. T. Radjiman WedyodiningratKetua Muda: Ichibangase YosioKetua Muda: R.P SurosoAnggota: 1. Abikoesno Tjokosuejoso1. Hadji Ah. Sanoesi2. K.H Abdul Halim3. Prof. Dr. R. Asikin Widjajakuesuema4. M. Aris5. Abdul Kadir6. Dr. R. Boentaran Martoadmojo7. B.P.H. Bintoro8. Ki Hajar Dewantara9. A.M. dasaada. Mr. Muhamad Yamin (29 Mei 1945)Pada tanggal 29 Mei 1945, Mr. Muh. Yamin mendapat kesempatan pertama mengemukakan pidatonya di hadapan siding lengkap Badan Penyelidik yang pertama. Pidatonya berisikan lima asas dasar untuk Negara Indonesia merdeka yang di idam-idamkan, yaitu sebgai berikut :1) Peri Kebangsaan2) Peri Kemanusiaan3) Peri Ketuhanan4) Peri Kerakyatan5) Kesejahteraan Rakyatb. Ir Sukarno (1 juni 1945)Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Suekarno mengucapkan pidatonya dihadapan siding hari ke tiga Badan Penyelidik. Dalam pidatonya diusulkan lima hal untuk menjadi dasar-dasar Negara merdeka, dengan rumusannya sebgai berikut :1) Kebangsaan Indonesia2) Internasionalisme ( Peri Kemanusiaan)3) Mufakat ( Demokrasi )4) Kesejahteraan Sosial5) Ketuhanan yang Berkebudayaan

Piagam Jakarta (22 Juni 1945)Pada tanggal 22 juni 1945 sembilan tokoh nasional anggota Badan Penyelidik mengadakan pertemuan untuk membahas pidaro-pidato dan usul-usul mengenai dasar Negara yang telah dikemukakan dalam sidang Badan Penyelidik. Setelah mengadakan pembahasan disusunlah sebuah piagam yang kemudian dikenal piagam Jakarta, dengan Rumusan pancasila sebagai berikut:1) Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya.2) Kemanusiaan yang adil dan beradap.3) Persatuan Indonesia.4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia2. Proklamasi Kemerdekaan dan MaknanyaPada tanggal 9 Agustus 1945 terbentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang disebut pada bahasa Jepang Dokuritu Zyunbi linkai, Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua dan wakilnya Drs. Moh. Hatta. Badan ini mula-mula bertugas memeriksa hasil-hasil Badan Penyelidik , tetapi kemudian mempunyai kedudukan dan fungsi yang penting, yaitu sebagai berikut :1) Mewakili seluruh bangsa Indonesia2) Sebagai pembentuk Negara3) Menurut teori hokum , badan ini mempunyai wewenang meletakkan dasar Negara (pokok kaidah Negara fundamental)

Pada tanggal 14 Agustus 1945, jepang menyerah kalah kepada SEkutu. Pada saat ini terjadilah kekosongan kekuasaan di Indonesia. Inggris di serahi oleh Sekutu untuk menjaga keamanan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sementara sambil menunggu kedatangan Inggris, tugas penjagaan keamanan di Indonesia oleh sekutu diserahkan kepada Jepang yang telah kalah perang.

Suatu kekosongan kekuasaan itu tidak disia-siakan oleh bangsa Indonesia . pemimpim-pemimpin bangsa, terutama para pemudanya , sedera menaggapi situasi ini dengan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diselenggarakan oleh PPKI sebagai wakil bangsa Indonesia . naskah Proklamasi ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta atas nama bangsa Indonesia, bertanggal 17 Agustus 1945.

Berdasarkan kenyataan sejarah itu dapat disimpulkan bahwa kemerdekaan Indinesia bukanlah hadiah dari Jepang , melainkan sebagai suatu perjuangan dari kekuatan sendiri. Proklamasi kemerdekaan merupakan titik kulminasi dari perjuangan bangsa Indonesia dalam membebaskan dirinya dari cengkraman penjajah selama berabad-abad.

a. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagai Titik Puncak Perjuangan bangsa Indonesia.Kemerdekaan Indonesia merupakan buah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan secara bertahap-tahap. Pertama, perlawanan terhadap penjajahan Barat sebelum tahun 1908. Kedua, perjuangan dengan menggunakan oeganisasi. Ketiga, perlawanan dengan melahirkan rasa Nasionalisme. Keempat, perjuangan melalui taktik kooperasi dan non kooperasi. Kelima, perlawanan bangsa menentang penjajahan sampai kepada puncak, yaitu Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

b. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagai sumber lahirnya Republik Indonesia.Proklamasi bermakna bahwa bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan dan sekaligus membentuk perubahan baru, yaitu Negara Republik Indonesia, dengan menbawa dua akibat. Pertama, lahirnya tata hokum Indonesia dan sekaligus dihapusnya tata hokum colonial. Kegua, merupakan sumber hokum bagi pembentukan Negara kesatuan republic Indonesia.

c. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Merupakan Norma Pertama dari tata Hukum Indonesia.Dengan dinyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia dilihat dari segi hokum berarti bangsa Indonesia telah memutuskan ikatan dengan tata hokum sebelumnya. Dengan demikian , bangsa Indonesia saat ini telah mendirikan tata hokum yang baru, yaitu tata hokum Indonesia yang ditentukan dan dilaksanakan sendiri oleh bangsa Indonesia.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan norma pertama dari tata hokum Indonesia , berarti proklamasi adalah suatu peraturan yang pertama lahirnya. Oleh sebab itu, proklamasi merupakan dasar berlakunya norma-norma aturan hokum yang lain. Sebagai norma pertama atau norma dasar dilihat dari segi hokum tak mungkin dicari dasar hukumnya, diterima sebagai suatu kenyataan , kapan timbulnya tidak dapat ditetapkan secara pasti, hanya dapat diketahui apabila proklamasi tidak dapat ditetapkan secara pasti, hanya dapat diketahui apabila proklamasi itu benar-benar terjadi.

3. Proses Pengesahan Pancasila dasar negara dan UUD 1945 Sehari setelah proklamasi pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidangnya yang pertama dengan menyempurnakan dan mengesahkan UUD 1945. UUD 1945 terdiri dari dua bagian Pembukaan dan bagian batang tubuh UUD.

Perubahan yang menyangkut Piagam Jakarta