misoprostol vs oxytocin

of 30/30
Misoprostol VS Oxytocin in Induction of Labor By : Rafi Mahandaru / 2012

Post on 02-Jun-2015

439 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

comparing two different agent Misoprostol vs oxytocin which one of them do better in induction of labour

TRANSCRIPT

  • 1. Misoprostol VS Oxytocin in Induction of Labor By : Rafi Mahandaru / 2012

2. Misoprostol VS Oxytocin in Induction of Labor By : Rafi Mahandaru / 2012 3. Background Induksi persalinan merupakan hal yang sering dilakukan dalam praktek kedokteran Peningkatan angka induksi persalinan Indikasi / elektif Ripe cervix / unripe cervix Background 4. Non-pharmacological methods Mechanical dilators: Cochrane review menunjukan resiko yang lebih rendah dari pada oxytocin or misoprostol Stripping of membranes: memendekan durasi persalinan, menurunkan angka post date dan resiko infeksi 5. Pharmacological Oxytocin Misoprostol V S 6. Literature Review Induksi Persalinan Induksi persalinan adalah usaha agar persalinan mulai berlangsung sebelum atau sesudah kehamilan cukup bulan dengan jalan merangsang timbulnya his IOL refers to iatrogenic stimulation of uterine contractions to accomplish delivery prior to the onset of spontaneous labor (ACOG) Literature Review 7. 9.5% to 2.5% 1990 & 2006 (PPOHI,2008) to 33 % 2008 Indications 8. Contraindications 9. Jaringan ikat : otot polos > di bag. Distal Kolagen disintesis kontinu : Kolagenase Peningkatan Reseptor oksitosin 300 x Oksitosin Ca2+ & PG CERVIX 10. Ukuran dan Tekanan dorongan tekanan hidrostatik Asam Hialuronat PG kemotaktik CERVIX 11. Factor Oksitosin Asam hialuronat Prostaglandin Invasi sel radang & Mediator radang Kadar air meningkat Tekanan hidrostatik Kolagenase degradasi kolagenMMP disosiasi dan pecahnya kumparan kolagen 12. < 5 = blm matang 9 13 = keberhasilan tinggi persalinan pervaginam > 6 = perlu pematangan serviks BISHOP SCORE 13. Neurohipofisis Kadar sama dari masa kehamilan kala I fase laten dan fase aktif Reseptor 100 x lipat 300 x lipat saat 32 minggu Peningkatan significant saat kala 2 di daerah periumbilical Reseptor = membran plasma miometrium Oxytocin 14. Oxytocin Reseptor di membran plasma miometrium Di non-aktifkan oleh oksitosinase Plasenta, ginjal dan hati 15. Dosis rendah (fisiologis) = dosis tinggi (farmakologis) Pemberian nasal, bucal, parenteral Pemberian per-oral dirusak oleh tripsin di lambung Oxytocin 16. Oxytocin 17. Oxytocin Side effect : Uterine tachysystole , can lead to fetal distress, uterine rupture, abruptio placentae Water intoxication with hyponatremia Hypotension 18. Methyl 7-{3-hydroxy-2-[(E)-4-hydroxy-4-methyloct-1-enyl]-5- oxocyclopentyl}heptanoate PGE synthetic, PGE1 analog Cervical modifying agent dan labor inductor Disintesis dalam tubuh melalui proses yang panjang Fosfolipid Fosfolipase As. Arakidonat COX PGG, PGH isomerase PGF, PGE, PGD Cervical ripening Merangsang kontraksi uterus Misoprostol 19. Misoprostol Recommended Dosages 2007 dose if previous CS 20. Misoprostol Recommended Dosages 2007 dose if previous CS 21. Side effect : Uterine tachysystole +/- FHR changes 50>25mg Meconium stained amniotic fluid Uterine rupture in scarred uterus (avoid in 3rd trimester in these pts) Misoprostol 22. Misoprostol Muntah Diare Menggigil Demam > 100 F Perdarahan Post Partum Hiperstimulasi Uterus Meconium Staining Bradicardia 23. Result dan Discussions 24. Hasil dan Diskusi SC, Fase laten, waktu dari induksi sampai ke persalinan lebih cepat pada kelompok Misoprostol Alterasi kontraksi uterus, tachysistole > misoprostol Hypoxia dan Morbiditas neonatal sama 25. Persalinan Pervaginam lebih banyak terjadi pada kelompok Misoprostol SC Delivery > Oxytocin Dystocia lebih banyak terjadi pada kelompok Fetal Distress lebih besar pada kelompok oksitosin 26. Persalinan Pervaginam lebih banyak terjadi pada kelompok Oksitosin SC Delivery > Misoprostol Interval waktu persalinan > cepat pada kelompok Misoprostol Ketuban Pecah > pada Misoprostol 27. Persalinan Pervaginam pada cervix yang sudah masak lebih banyak terjadi pada kelompok Oksitosin SC = lebih banyak pada kelompok Oksitosin Rawat inap dirumah sakit < misoprostol 28. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam angka persalinan pervaginam pada kelompok misoprostol dan oksitosin Interval waktu Induksi hingga persalinan lebih cepat pada kelompok misoprostol Tachysistole, hiperstimulasi uterus, aspirasi mekonium dan efek samping lain yang berkaitan lebih banyak terjadi pada kelompok misoprostol Angka Kegagalan Induksi dan SC beragam pada kedua kelompok Conclusion Conclusion 29. DAFTAR PUSTAKA 1. Cuningham FG,et al. Diabetes. In Williams Obstetrics. 21st ed. McGraw Hill Medical Publishing Devision. New York. 2006 2. Wiknjosastro GH, Hudono ST. Penyakit Endokrin. Dalam Ilmu Kebidanan. Edisi 3. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo. Jakarta. 2010 3. Hofmeyr GJ, Glmezoglu AM, Vaginal misoprostol for cervical ripening and induction of labour (Review), The Cochrane Colaboration. 2007 4. Kelly AJ, Tan B, Intravenous oxytocin alone for cervical ripening and induction of labour (Review), The Cochrane Colaboration. 2007 5. Aquino MA, Cecallti J, Misoprostol versus oxytocin for labor induction in term and post-term pregnancy: randomized controlled trial, Maternity Hospital Leonor Mendes de Barros, So Paulo, Brazil, 2010 6. Ramsey PS, et al, Vaginal Misoprostol Versus Concentrated Oxytocin and Vaginal PGE2 for Second- Trimester Labor Induction, American College of Obstetric and Gynecologist, 2007 7. Linseca F, Wood HC, et al, Randomized trial of preinduction cervical ripening: misoprostol vs oxytocin, American journal of Obstetric and Gynecologist, 2010 8. Le Roux PA, et al, Oral and Vaginal Misoprostol Compared With Dinoprostone for Induction of Labor: A Randomized Controlled Trial, American Colleges of Obstetric and Gynecologist, 2008