pendanaan

13
VIII PENDANAAN TEGUH WIYONO BUDI PRASETYO STMIK AKAKOM YOGYAKARTA

Upload: dunia-pendidikan

Post on 21-Jan-2015

12.356 views

Category:

Business


32 download

DESCRIPTION

Pendanaan melalui hutang (debt financing) adalah tindakan perusahaan meminjam dana untuk mendanai operasinya. Konsekuensi hutang adalah beban bunga yang harus ditanggung atas pinjaman tersebut. Semakin tinggi beban bunga, semakin besar beban perusahaan shg laba semakin berkurang. Perusahaan industri lebih banyak memerlukan investasi dalam jumlah besar pada aktiva seperti bangunan, mesin-mesin dll. Sehingga membutuhkan modal (capital) atau dana jangka panjang yang pada umumnya dipenuhi dari pinjaman (hutang)

TRANSCRIPT

Page 1: PENDANAAN

VIIIPENDANAAN

TEGUH WIYONO BUDI PRASETYO

STMIK AKAKOM YOGYAKARTA

Page 2: PENDANAAN

KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAN

Keputusan Pendanaan Perusahaan

Keputusan Pendanaan Perusahaan

Biaya modal (dana)perusahaan yangdigunakan untuk

mendukung operasibisnis

Biaya modal (dana)perusahaan yangdigunakan untuk

mendukung operasibisnis

LabaPerusahaan

LabaPerusahaan

NilaiPerusahaan

NilaiPerusahaan

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 3: PENDANAAN

1. PENDANAAN MELALUI HUTANG Pendanaan melalui hutang (debt financing) adalah

tindakan perusahaan meminjam dana untuk mendanai operasinya.

Konsekuensi hutang adalah beban bunga yang harus ditanggung atas pinjaman tersebut. Semakin tinggi beban bunga, semakin besar beban perusahaan shg laba semakin berkurang.

Perusahaan industri lebih banyak memerlukan investasi dalam jumlah besar pada aktiva seperti bangunan, mesin-mesin dll. Sehingga membutuhkan modal (capital) atau dana jangka panjang yang pada umumnya dipenuhi dari pinjaman (hutang)

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 4: PENDANAAN

a. Pinjaman dari lembaga keuangan Pinjaman perusahaan diperoleh dari lembaga keuangan

seperti bank, lembaga simpan pinjam, dll. Beberapa faktor pada umumnya digunakan untuk menilai

kelayakan kredit : Rencana penggunaan dana Kondisi keuangan perusahaan Tinjauan atas industri atau lingkungan yang melingkupi bisnis

perusahaan Jaminan untuk mendukung pinjaman (agunan)

Jika dinilai layak bank akan membuat ketentuan : Besarnya pinjaman Suku bunga pinjaman Tanggal jatuh tempo Schedul angsuran/pembayaran Batas kredit (line of credit) bila dana diambil dalam jumlah

dan waktu tertentu.Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 5: PENDANAAN

Pinjaman dari lembaga keuangan (lanjutan)

Serah Terima Jaminan : Salah satu syarat pinjaman adalah menyerahkan

sebagian aktiva perusahaan untuk jaminan pinjaman. Bentuk umum dari jaminan adalah aktiva yang

diperoleh dari penggunaan dana hasil pinjaman tersebut.

Pengadaan kendaraan jaminannya adalah kendaraan tersebut

Pembangunan pabrik jaminannya adalah tanah dan bangunan diatasnya

Untuk menjamin kecukupan saldo pinjaman, besarnya jaminan tidak dinilai penuh tetapi ada faktor koreksi sesuai penilaian apraisal.

Misal dihargai 65 % dan 35 % dibiayai sendiri oleh peminjam

Page 6: PENDANAAN

Pinjaman dari lembaga keuangan (lanjutan) Suku bunga pinjaman :

Penentuan suku bunga umumnya didasarkan pada bunga simpanan tetap (deposito) ditambahkan premi berdasarkan tingkat resiko kredit tersebut.

Pinjaman suku bunga tetap : Suku bunga ditentukan tetap selama masa pinjaman (misal 5 th) Tidak terpengaruh fluktuasi perubahan suku bunga Biasanya ditentukan lebih tinggi dari prime rate (suku bunga utama) Jika diprediksi suku bunga cenderung naik pilih suku bunga tetap Mengantisipasi ketidakpastian perkembangan suku bunga di pasar

Pinjaman suku bunga mengambang : Suku bunga dikenakan bergerak sesuai perkembangan suku bunga

pasar (bisa turun atau naik) Misal pinjaman 5 tahun akan ditinjau suku bunganya setiap tahun.

Page 7: PENDANAAN

Skenario suku bunga pinjaman

suku bunga mengambang : periode suku bunga mengalami kenaikan

suku bunga mengambang : periode suku bunga mengalami penurunan

suku bunga tetap

1 2 3 4 5 Waktu (tahun)

Su

ku B

un

ga

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 8: PENDANAAN

b. Menerbitkan obligasi Perusahaan besar dapat menerbitkan obligasi (bonds)

yaitu sekuritas hutang jangka penjang yang dibeli investor.

Pemegang obligasi adalah kreditor bukan pemilik perusahaan.

Nilai nominal atau nilai pari (par value) adalah jumlah yang diterima pemegang obligasi pada saat jatuh tempo (misal 10, 20, 30 tahun) dengan pembayaran kupon (bunga) umumnya dibayarkan rutin misal tahunan dan memiliki nilai tetap.

Tarif kupon dipengaruhi tingkat suku bunga umum pada saat diterbitkan.

Umumnya perusahaan menerbitkan pada saat suku bunga rendah untuk mengunci tarif kupon selama masa obligasi.

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 9: PENDANAAN

Menerbitkan obligasi (lanjutan) Beberapa Istilah dalam obligasi :

Perjanjian perwaliamanatan (indenture) : dokumen legal yang menjelaskan kewajiban perusahaan kepada para pemegang obligasi.

Secured bonds obligasi yang dijamin dengan jaminan dari perusahaan.

Unsecured bonds obligasi yang tidak dijamin dengan suatu jaminan.

Hak tebus / fitur pembelian kembali (call feature) yaitu memberikan hak kepada emiten untuk membeli kembali obligasi sebelum jatuh tempo.

Perjanjian protektif : pembatasan atas kebijakan keuangan perusahaan untuk mengantisipasi gagal bayar.

Misal melarang peminjaman dalam jumlah tertentu sebelum obligasi yang ada bisa dilunasi.

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 10: PENDANAAN

c. Menerbitkan surat berharga Surat berharga (commercial paper) : sekuritas hutang

jangka pendek yang biasanya diterbitkan oleh perusahaan dengan kondisi keuangan yang baik.

Waktu jatuh tempo normalnya antara 3 sd 6 bulan Suku bunga tetap besarnya dipengaruhi tingkat suku

bunga secara umum pada saat penerbitan. Perusahaan manufaktur yang menanggung beban

produksi sebelum produk terjual banyak memanfaatkan cara ini untuk memperoleh pinjaman.

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 11: PENDANAAN

2. PENDANAAN MELALUI EKUITAS(Equity Financing)

Tindakan menerima investasi dari pemilik (melalui penerbitan saham atau penahanan laba)

Kebijakan deviden (dividend policy) : keputusan sehubungan dengan berapa banyak laba perusahaan sebaiknya ditahan atau dibagikan sebagai deviden kepada para pemilik.

Faktor yang mempengaruhi dividend policy : Harapan Pemegang Saham : Cenderung selalu berharap

ada pembagian deviden jika sejak dulu menerima deviden Kebutuhan Pendanaan Perusahaan :

Karena kebutuhan dana untuk operasional perusahaan hanya sebagian kecil laba sebagai deviden,

Kekhawatiran pemodal akan menuntut deviden tinggi maka laba dialokasikan menambah/mengganti aktiva.

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 12: PENDANAAN

Equity Financing (lanjutan) MENERBITKAN SAHAM :

Saham biasa (common stock) : sekuritas yang menun-jukkan kepemilikan parsial atas sebuah perusahaan.

Berhak memberikan suara pada pada permasalahan penting perusahaan :

Pemilihan dewan direksi Keputusan menerbitkan saham biasa baru Keputusan penggabungan usaha

Saham preferen (preferred stock) : sekuritas yang mempunyai prioritas diatas saham biasa.

Perusahaan menjamin adanya pembayaran deviden Jika bangkrut memiliki prioritas klaim diatas pemegang saham

biasa Tidak memiliki hak suara atas keputusan penting perusahaan. Jarang dikeluarkan oleh perusahaan (lebih memilih saham biasa)

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007

Page 13: PENDANAAN

MENERBITKAN SAHAM : (lanjutan)

Saham untuk perusahaan modal ventura (venture capital firm): perusahaan yang terdiri dari individu-individu yang menempatkan investasi pada bisnis-bisnis kecil. Pada umumnya membiayai proyek yang berpotensi

pengembalian tinggi namun resiko juga tinggi. Pemodal tidak akan ikut campur dalam keputusan

manajemen perusahaan penerima modal Orientasi investor adalah keuntungan yang signifikan Kemampuan membuat kelayakan usaha merupakan syarat

untuk menarik perhatian investor modal ventura

Jeff Madura, Introduction To Business, 2007