pemisahan kation dan anion

Download Pemisahan Kation Dan Anion

Post on 04-Jun-2018

250 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/14/2019 Pemisahan Kation Dan Anion

    1/26

    .

    PENUNTUN PRAKTIKUM

    KIMIA ANALITIK

    Disusun Oleh :

    Team Analisis

    AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANANINDONESIA

    2007

  • 8/14/2019 Pemisahan Kation Dan Anion

    2/26

    PETUNJUK UMUM

    I. Sebelum Memulai Percobaan

    1. Pelajarilah petunjuk-petunjuk dan teori-teori yang berhubungan dengan percobaan yang akan dilakukan.

    2. Pahami teori dan petunjuk tersebut, bila ada hal-hal yang kurang jelas, carilahdi dalam pustaka yang dianjurkan atau dapat ditanyakan kepada asisten yang

    bertugas.3. Berpikir secara kritis terhadap petunjuk dan teori, ketidak berhasilan atas

    percobaan yang dilakukan dapat dihindari dengan memperhatikan petunjuk- petunjuk diatas.

    4. Pembicaraan atau diskusi mengenai petunjuk dan teori suatu percobaandengan asisten, ketelitian bekerja dan keberhasilan sudah berarti 50 % darihasil percobaan yang dilakukan, janganlah bekerja secara terburu-buru, tetapi

    bekerjalah dengan teliti dan sistematis.5. Pilihlah cara bekerja yang paling tepat sesuai dengan teorinya.6. Buku yangmemberikan petunjuk cara bekerja harus selalu ada di drat saudara,

    agar memudahkan membaca cara kerja di laboratorium.7. Pelajari aturan kerja yang dianut, bagian mana yang merupakan suatu

    kebulatan kerja, misalnya melarutkan, memanaskan, menambahkan pereaksi,melihat hasil reaksi dan sebagainya. Dengan mengetahui bagian percobaanyang merupakan kebulatan kerja ini, ada keuntungannya yaitu :

    a. Percobaan dapat dihentikan sementara untuk kemudian dilanjutkanlagi, karena kita tahu urutan bekerja tadi.

    b. Kemungkinan pekerjaan dilakukan bersama dari 2 bagian percobaan(misalnya suatu percobaan cairan harus dikisatkan dan bagian lain

    pereaksi harus segera dibuat, jika sekaligus dapat dilakukan sehinggadapat menghemat waktu.

    8. Periksalah alat-alat dan zat yang akan dipakai dalam percobaan sudah lengkap,sebab kekurang lengkapan alat dan zat yang diperlukan dan baru diketahuiditengah percobaan akan menggangu kelancaran praktikum. Bila sebelum

    percobaan dimulai ternyata ada alat dan zat yang tidak ada, maka bicarakanlahdengan asisten.

    9. Sediakanlah selalu buku cataan harian Journal Praktikum untuk mencatatsegala sesuatu yang akan dikerjakan dan diamati selama praktikum. Buku ini

    diisi langsung pada waktu praktikum. Arti catatan harian ini sangat penting,karena berdasarkan data-data yang dicatat nantinya dapat ditarik kesimpulandan disusun suatu laporan. Jagalah kebersiha dan ketelitian buku tersebut.

    10. Ingatlan bahwa sewaktu-waktu akan diadakan suatu test mengenai persiapansaudara.

    II. WAKTU PERCOBAAN DAN SESUDAHNYA1. Jagalah kebersihan dan keselamatan badan kita dan teman sesama praktikan

    terutama muka dan mata. Maka untuk itu hendaknya :a. Anggaplah semua zat di laboratorium adalah racun, jika tidak dikenal

    b. Larutan atau cairan dengan mudah dapat dituang dari botolnya, cara

    yang baik adalah pegang botol dengan tangan kanan, etiket tertutupoleh telapak tangan dan tuangkan melalui mulut botol.

  • 8/14/2019 Pemisahan Kation Dan Anion

    3/26

    2. Pakailah jas laboratorium untuk melindungi pakaian dan badan, rambut panjang dianjurkan untuk disanggulkan atau dikepang.

    3. Selalu harus diperhatikan :a. Waktu mendidihkan larutan dalam tabung reaksi jangan

    menghadapkan mulut tabung itu ke diri sendiri atau teman mu.

    b. Janganlah memegang tabung reaksi atau alat lain sebelah bawahnyasewaktu melakukan suatu pereaksi. Mungkin akan timbul kalor yangakan membakar tangan.

    c. Jangan sekali-kali menjenguk atau mendekatkan muka pada zat yangsedang direaksikan atau dipanaskan karena pereaksi dapat masuk padamata. Apabila ingin membaui, kibaskanlah tangan mu bau tersebutkearah hidung mu.

    d. Jika akan mengencerkan Asam Sulfat pekat, tuangkan asam tersebut perlahan-lahan melalui dinding tabung yang dimiringkan yang berisiair. Jangan sekali-kali dibalik , sebab dapat terjadi pendidihan tiba-tiba dan terpelantingnya percikan asam kuat kemana-mana.

    4. Jika percobaan menggunakan zat yang mudah terbakar, hindarilah atau jauhilah pemakaian api.

    5. Alat pembakaran jangan dibiarkan menyala jika tidak dipakai, hal ini untukmenghindari kecelakaan atau pemborosan.

    6. Meja dan tempat bekerja selalu dibersihkan pada waktu terperciknya suatucairan.

    7. Sebelum memakai suatu pereaksi, bacalah etiketnya minimal dua kali. Etiketyang usang atau tidak jelas hendaknya segera diganti, buanglah zat-zat yangtidak diketahui dengan pasti, jika dalam jumlah besar tanyakan dulu padaasisten.

    8. Pergunakanlah sedikit pereaksi, banyak percobaan tidak berhasil karena pereaksi sangat berlebih, gunakan pipet tetes. Kelebihan pereaksi jangandikembalikan ke dalam botol pereaksi.

    9. Jagalah kemurnian pereaksi dengan jalan :a. Zat padat harus diambil dengan sendok atau sudip plastik yang kering

    dan bersih. b. Larutan atau cairan sebaiknya setelah digunakan tutup kembali dan

    gunakanlah pipet tetes serta kembalikan botolnya ketempat semula, jikalau selesai digunakan.

    c. Jangan mengalirkan gas kedalam larutan, tetapi harus diatasnta untukmenghiindari pengotoran pipa pemasukan. Kocoklah larutan ketika

    sedang dialiri gas. Setelah selesai mengalirkan gas hendaknya pipa pemasukan dicuci dengan air suling yang tealh disediakan.10. Campurkan zat yang harus direaksikan dengan sempurna dengan mengocok

    atau menuang kedalam tabung lain berkali-kali.11. Jika terjadi endapan periksalah endapan tersebut sempurna atau tidak dengan

    cara menambahkan setetes pereaksi pada cairan diatas endapan, tidak bolehada endapan lagi. Jika endapan itu dicuci hendaknya dicuci dengan air yangmengandung ion yang sama dengan pereaksi untuk mendapatkan endapanyang bersih dan sempurna.

    12. Jika akan melarutkan zat padat hendaknya dilakukan dengan sedikit mungkin pelarut kemudian tambahkan pelarut sedikit demi sedikit jika perlu

    dipanaskan.

  • 8/14/2019 Pemisahan Kation Dan Anion

    4/26

    13. Gunakan alat sentrifuga jika akan memisahkan endapan. Pada waktumenggunakan alat tersebut hendaknya digunakan dua tabung yang sama

    beratnya untuk menjaga keseimbangangan alat. Jangan menghentikan alat itudengan tangan. Biarkan berhenti dengan sendirinya jika dimatikan listriknya.

    14. Menuangkan suatu cairan atau endapan ketempat lain hendaknya melalui batang kaca untuk menghindari tumpahnya zat tersebut.

    15. Jika harus mengasamkan atau membasakan suatu larutan, maka selaludiperiksa dengan kertas indikator, jika menggunakan larutan indikator

    janganlah memasukkan larutan indikator kedalam larutan tetapi ambilahsetetes larutan lalu campurkan setetes larutan indikator diatas kaca arloji atau

    pelat tetes.16. Tabung reaksi boleh dipanaskan diatas api langsung dengan menggunakan

    penjepit. Cawan porselin dipanaskan diatas segi tiga dengan menyala terbuka,mula-mula api kecil kemudian diperbesar. Gelas kimia, labu, alat lain darigelas dipanaskan diatas kaca asbes.

    17. Jika hendak mengisatkan atau mengeringkan larutan hendaknya diatas penangas air, apa lagi pelarutnya mudah terbakar.

    18. Sesudah melakukan percobaan buanglah cairan, zat yang tidak dipakai dalam bak cuci dengan air mengalir deras. Sam dan basa kuat dibuang pada tempatkhusus dan disiram dengan iar. Korek api, kertas saring dan lain-lainhendaknya dibuang pada keranjang sampah.

    19. Cucilah alat-alat yang telah saudara pakai, hal ini untuk menghindari adanyakecelakaan akibat mengalami kekeringan serta untuk memudahkan saudarasewatu akan melakukan percobaan berikutnya.

    20. Setiap kecelakaan sekecil apapun juga hendaknya dilaporkan kepada asistenyang bertugas.

  • 8/14/2019 Pemisahan Kation Dan Anion

    5/26

    PENDAHULUAN

    Analisa Kimia Kualitatif Dasar bertujuan untuk mengidentifikasi ion-ion penyusun senyawa an organik, garam logam organik yang sering digunakan dalam

    dunia kefarmasian, baik sebagai zat berkhasiat ataupun sebagai bahan pembantu.

    Hal ini penting diketahui, untuk mengurangi pemalsuan atau untuk mengetahuisenyawa yang tidak diketahui.Untuk tujuan itu, ion-ion di dalam analisa kualitatif diklarisifikasikan menjadi

    beberapa golongan berdasarkan sifat atau reaksi ion itu kalau direaksikan dengan pereaksi.

    Reaksi-reaksi yang diinginkan di dalam analisis kualitatif adalah :1. Reaksi yang terjadi harus diamati dengan jelas, misalnya timbul gejala

    warna, bau dan lain-lain.2. Reaksi itu harus peka, artinya reaksi itu masih dapat menunjukan gejala

    yang diharapkan walaupun konsentrasinya relatif kecil.3. Reaksi itu harus khas atau sepecifik, artinya reaksi itu menghasilkan gejala

    yang khusus untuk senyawa yang diperiksa, tetapi gejala ini tidakdiberikan oleh senyawa-senyawa lain.

    4. Reaksi tersebut harus reproducible, artinya kekhasan dan kepekatan darireaksi itu tidak dipengaruhi maupun dikurangi bila dilakukan berulang kalidalam kondisi yang sama.

    Ditinjau dari jumlah zat dan pereaksi yang digunakan, analisis kualitatif dikenaldalam berbagai tipe yaitu :

    No Tipe Analisis Banyaknya Zat YangDigunakan

    Volume Zat YangDigunakan

    1.2.3.

    Analisa secara makroAnalisa semi mikroAnalisis secara mikro

    0,5 1 gram0,1 0,005 gram

    < 0,01 gram

    20 ml1 ml

    < 0,1 ml

    Umumnya analisis yang digunakan adalah tipe analisis secara semi mikro dengan berbagai keuntungan yang diantaranya :

    1. Hemat, karena menggunakan bahan kimia yang jumlahnya kecil tetapi

    masih dapat diamati dengan jelas.2. analisis yang dilakukan sangat cepat dan pemisahanya sempurna, hal inidapat menghemat waktu karena kita melakukan pemisahan dengan carasentrifuga, bukan filtrasi atau dekantasi.

    Pada prakteknya a